Jambi Raih 19 Medali di PON Bela Diri 2025, Emas Datang dari Cabang Wushu

KUDUS, SEPUCUKJAMBI.ID — Kontingen Provinsi Jambi berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.

Meski hanya membawa pulang satu medali emas, tim Jambi tetap menunjukkan kemajuan pesat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 19 medali terdiri dari 1 emas, 8 perak, dan 10 perunggu.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Jambi di kancah nasional.

“Saya ucapkan terima kasih atas perjuangan para atlet dan pelatih,” sebu Mat Sanusi, Minggu (28/10).

“Hasil di PON Bela Diri 2025 ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian di PON Aceh–Sumut 2024,” ujar Mat Sanusi.

Menurutnya, pada PON 2024 Aceh–Sumut, cabang bela diri Jambi hanya berhasil mengoleksi 1 perak dan 10 perunggu.

Tambahan 1 emas dan 7 perak di Kudus tahun ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pembinaan olahraga bela diri di Provinsi Jambi.

“Sebagian besar atlet yang tampil di Kudus juga merupakan peserta PON sebelumnya. Artinya, pembinaan kita berjalan dan berbuah hasil,” kata dia.

“Ke depan, pembinaan ini akan terus ditingkatkan menuju PON 2028 di NTB dan NTT,” tegasnya.

 Rincian Perolehan Medali Kontingen Jambi di PON Bela Diri 2025

  • Wushu (1 emas, 2 perak, 4 perunggu)

    • Emas: Candika & Maulana Ahmad (duilian putra)

    • Perak: Anastasya Astuti & Kenya Fatharah Arsy (duilian putri), Risky Rama Desriani (sanda putri 48 kg)

    • Perunggu: Candika Nugraha, Anastasya Astuti, Dewi Erviani, Candika (jianshu putra)

  • Taekwondo (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: M. Wijaya Hamzah (under 75 kg putra)

    • Perunggu: Marcellino Wira Utama (under 68 kg putra)

  • Judo (2 perak)

    • Perak: Leovi Awtatia Santri (63–70 kg), Silvia Wulandari (70–78 kg)

  • Gulat (3 perunggu)

    • Perunggu: Adelia Azzahra (50 kg), Ayu Wulandari (53 kg), Eva Aulia Putri (62 kg)

  • Tarung Derajat (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: Gilang Desprianto (75,1–80 kg putra)

    • Perunggu: Rahma Tia (45–50 kg putri)

  • Pencak Silat (1 perak)

    • Perak: Andhini Ayu Puspita Dewi (kelas D 60–65 kg putri)

  • Karate (1 perak, 1 perunggu)

    • Perak: Novisa Inri Salin (kata perorangan putri)

    • Perunggu: Ahmad Wahidin Syaputra (kata perorangan putra). (*)




Jelang PON Bela Diri 2025, KONI Jambi Aktif Pantau Latihan Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus, melakukan peninjauan langsung ke lokasi latihan atlet yang dipersiapkan menuju PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (25/9), sebagai bagian dari monitoring kesiapan atlet menjelang pelaksanaan multi event olahraga bela diri yang akan digelar pada 11–26 Oktober 2025.

“Kami bersama wakil ketua umum dan bidang pembinaan prestasi serta kesehatan melakukan peninjauan ke venue-venue latihan. Kami melihat langsung semangat para atlet serta mendengarkan kebutuhan mereka,” kata Mat Sanusi.

Dalam kunjungan tersebut, KONI Jambi tak hanya memantau latihan, tapi juga memberikan dukungan moral dan bantuan vitamin untuk menunjang kondisi fisik para atlet yang saat ini berada dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

“Kami ingin memastikan kondisi fisik dan mental para atlet benar-benar siap. Mereka telah menjalani tahapan tes kesehatan dan fisik yang diselenggarakan oleh bidang pembinaan prestasi KONI,” jelas Mat Sanusi.

Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) bela diri akan mewakili Jambi di PON Bela Diri 2025.

Di antaranya adalah Taekwondo, Kempo, Karate, Pencak Silat, Gulat, Judo, Wushu dan Tarung Derajat.

Para atlet saat ini masih berada di bawah pembinaan pengurus cabor masing-masing sebelum secara resmi masuk ke program Pelatda KONI Jambi dalam waktu dekat.

Mat Sanusi berharap para atlet bisa memberikan hasil terbaik dan mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Jambi.

“Kami optimistis dari delapan cabor ini akan ada medali emas yang bisa dibawa pulang. Semangat dan progres latihan mereka menunjukkan kesiapan menuju PON,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Jambi, AS Budianto, menegaskan bahwa timnya sedang menyusun program Pelatda lanjutan yang maksimal dan berbasis hasil evaluasi tes kesehatan dan fisik sebelumnya.

“Kami akan pastikan program Pelatda berjalan optimal agar para atlet bisa meraih hasil terbaik di Kudus nanti,” pungkasnya.(*)




KONI Jambi Jalin Sinergi dengan DPRD, Bahas Porprov 2026 dan PON Beladiri 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke DPRD Provinsi Jambi pada Kamis, 25 September 2025.

Pertemuan ini menjadi ajang penguatan kolaborasi antara KONI dan legislatif dalam mendorong kemajuan dunia olahraga di Jambi.

Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus memperkenalkan susunan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan sejumlah agenda strategis.

Di antaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Tanjung Jabung Barat dan persiapan PON Beladiri 2025 di Kudus.

“Kami ingin memastikan sinergi kelembagaan terus terjalin demi keberlanjutan program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Jambi,” ujar Mat Sanusi.

Dari DPRD Provinsi Jambi hadir Ketua DPRD Hafidz, Wakil Ketua DPRD Ivan Wirata, Samsul Ridwan, serta anggota DPRD Zulkifli Linus.

Ketua DPRD menegaskan dukungan legislatif terhadap upaya pembinaan olahraga daerah, meski di tengah keterbatasan fiskal.

“Prestasi olahraga bukan hanya soal medali, tapi juga membawa nama baik daerah. Kami mendukung penuh peran KONI untuk meningkatkan pembinaan cabang olahraga prioritas,” ujar Hafidz.

Sementara itu, Ivan Wirata menambahkan bahwa DPRD siap membantu penguatan program olahraga melalui alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar kemitraan KONI dan DPRD terus terjalin, mendorong prestasi olahraga Jambi di level regional maupun nasional.(*)




Jadi Ajang Penjaringan Atlet Muda Jambi, Gelaran Kejurprov Bola Voli Indoor U-17

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U-17 resmi dimulai di Gedung SPN Jambi.

Ajang ini dibuka secara meriah dengan kehadiran Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, dan Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, yang menandakan dukungan kuat terhadap pembinaan atlet muda di Jambi.

Dalam suasana penuh semangat, kedua tokoh tersebut tampak akrab berbincang sebelum pembukaan dimulai.

Momen ini menjadi simbol sinergi antara dunia olahraga dan institusi kepolisian dalam mendukung kemajuan olahraga daerah.

Ketua KONI Jambi, Mat Sanusi, menegaskan pentingnya Kejurprov ini sebagai ajang penjaringan bakat muda potensial di cabang bola voli.

“Kejurprov ini adalah momentum strategis untuk mencari dan membina atlet muda Jambi. Kami harap lahir pemain-pemain unggul yang bisa membawa nama daerah ke level nasional dan internasional,” ujar Mat Sanusi.

Ia juga memastikan bahwa, KONI akan terus mendukung program pembinaan berjenjang yang digagas PBVSI Jambi.

“Dukungan kami penuh terhadap PBVSI dalam menjalankan program pembinaan atlet yang terstruktur. Dengan kerja sama yang baik antara pelatih, atlet, dan pengurus, prestasi voli Jambi pasti meningkat,” tambahnya.

Mat Sanusi turut mengapresiasi kehadiran Kapolda Jambi dalam acara ini, dan berharap kolaborasi terus berjalan.

“Terima kasih kepada Kapolda Jambi atas dukungannya. Sinergi ini sangat penting untuk mendorong perkembangan olahraga di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah,” tutupnya.

Kejurprov Bola Voli Indoor U-17 ini menjadi bagian penting dalam kalender pembinaan olahraga Jambi, serta menjadi ajang kompetisi sehat untuk mengasah mental dan kemampun.(*)




Pemilihan Ketua KONI Jambi Diulang, KONI Pusat Nyatakan Musorprov Deadlock

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jambi resmi dinyatakan deadlock setelah situasi forum memanas hingga Rabu malam (14/5/2025).

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pun turun tangan dan mengambil alih penuh jalannya Musorprov.

Mayor Jenderal TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, selaku Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, langsung menyatakan forum tidak lagi kondusif dan memutuskan untuk menghentikan Musorprov.

“Saya menggunakan wewenang saya, melihat situasi ini, saya nyatakan Musorprov ini deadlock,” tegas Eko Budi di hadapan peserta forum.

Ia menyatakan bahwa seluruh proses pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi akan ditarik ke tingkat nasional dan berada di bawah kendali KONI Pusat.

Sebagai langkah lanjutan, KONI Pusat akan menunjuk karateker (pelaksana tugas) untuk mempersiapkan Musorprov ulang secara menyeluruh.

“Kita akan tunjuk karateker yang bertugas menyiapkan ulang proses Musorprov KONI Jambi, termasuk pembukaan pendaftaran calon ketua,” jelas Eko.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses akan dimulai dari nol, termasuk verifikasi bakal calon Ketua Umum KONI Jambi.

“Semua punya peluang untuk mendaftar ulang, termasuk nama-nama yang sebelumnya disebut akan mencalonkan diri,” tambahnya.

KONI Pusat juga akan melibatkan lembaga arbitrase olahraga jika diperlukan untuk menyelesaikan sengketa yang muncul selama proses sebelumnya.

“Kita targetkan Musorprov ulang bisa segera digelar. Jadwalnya akan ditentukan kemudian,” pungkas Eko Budi.(*)