UIN STS Jambi Gelar ICoIEB 2026, Bahas Masa Depan Industri Halal Global

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Perkembangan industri halal global menjadi perhatian dalam The 2nd International Conference on Islamic Economics and Business (ICoIEB) 2026 yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., secara resmi membuka konferensi internasional tersebut pada Kamis 1 Oktober 2026 di Aston Hotel Jambi.

ICoIEB 2026 mengangkat tema “Advancing the Global Halal Industry: Innovation, Sustainability and Inclusive Islamic Economic Development”.

Tema tersebut membawa pembahasan konferensi pada tiga isu utama, yakni inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan ekonomi Islam yang inklusif dalam mendorong perkembangan industri halal di tingkat global.

UIN STS Jambi Ingin Konferensi Berdampak

Kasful Anwar mengatakan forum internasional tidak semestinya berhenti pada pertukaran gagasan akademik.

Ia berharap hasil pembahasan dalam ICoIEB 2026 dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Atas nama Rektor UIN STS Jambi, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya ICoIEB 2026. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan yang berdampak, sesuai arahan Kementerian Agama bahwa setiap kegiatan yang kita laksanakan harus memberikan dampak terhadap masyarakat,” ujar Kasful Anwar.

Menurutnya, konferensi internasional juga membuka ruang bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan sekaligus membangun jejaring kerja sama.

Ia berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sehingga berbagai gagasan yang muncul selama konferensi dapat berkembang menjadi kontribusi yang lebih luas.

Dari Seminar Daring ke Pertemuan Akademik Tatap Muka

Kasful Anwar menyebut UIN STS Jambi sebelumnya telah banyak menggelar seminar internasional dengan melibatkan peserta dari berbagai negara.

Namun, sebagian kegiatan tersebut berlangsung secara daring.

“UIN STS Jambi sebelumnya sudah sangat banyak menyelenggarakan seminar internasional, namun kegiatannya diadakan secara online dengan berbagai negara,” katanya.

ICoIEB 2026 menghadirkan format pertemuan akademik secara langsung.

Kondisi tersebut membuka ruang interaksi yang lebih luas antara akademisi, peneliti, dan praktisi yang memiliki perhatian terhadap ekonomi Islam serta perkembangan industri halal.

Forum ini juga menjadi tempat bagi peserta untuk mempresentasikan hasil penelitian, membahas tantangan dan peluang, serta menjajaki kerja sama akademik dan kelembagaan.

Industri Halal Jadi Ruang Kolaborasi

Melalui tema yang diangkat, ICoIEB 2026 tidak hanya membicarakan perkembangan ekonomi dan bisnis Islam dari sisi akademik.

Konferensi tersebut juga menempatkan industri halal sebagai isu strategis yang membutuhkan inovasi dan pendekatan berkelanjutan.

Pembahasan mengenai pembangunan ekonomi Islam yang inklusif juga membuka ruang untuk melihat bagaimana perkembangan industri halal dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi UIN STS Jambi, forum seperti ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Kasful Anwar berharap ICoIEB 2026 dapat menghasilkan gagasan yang relevan bagi pengembangan ekonomi dan bisnis Islam serta memperkuat kerja sama UIN STS Jambi dengan mitra akademik di tingkat nasional maupun internasional.

FEBI UIN STS Jambi Apresiasi Peserta

Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, menyampaikan apresiasi kepada para tamu undangan, narasumber, akademisi, peneliti, dan peserta yang mengikuti konferensi tersebut.

“Terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan ICoIEB 2026. Kehadiran dan partisipasi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan konferensi internasional ini,” ujar Rafidah.

Menurut FEBI UIN STS Jambi, penyelenggaraan ICoIEB 2026 menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk menghadirkan ruang akademik yang produktif dan mendorong pertukaran gagasan.

Forum tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat inovasi dan penelitian di bidang ekonomi serta bisnis Islam.

Perkuat Posisi UIN STS di Forum Internasional

ICoIEB 2026 juga menjadi salah satu upaya UIN STS Jambi memperluas keterhubungan akademiknya dengan komunitas internasional.

Melalui pertemuan yang mempertemukan berbagai latar belakang akademik dan praktisi, konferensi ini diharapkan membuka peluang kolaborasi baru dalam riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kelembagaan.

Dengan mengangkat isu industri halal global, inovasi, keberlanjutan, dan ekonomi Islam inklusif, ICoIEB 2026 menempatkan Jambi sebagai ruang pertemuan gagasan untuk membahas perkembangan ekonomi halal yang terus bergerak di tingkat global.(*)