Menjauh Sejenak dari Rutinitas, Clan of Classy Vol. 3 Eksplorasi Jalur Yogyakarta hingga Ambarawa

YOGYAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Menjauh sejenak dari rutinitas tidak selalu harus dilakukan dengan perjalanan jauh.

Bagi puluhan pengendara Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid, momen tersebut diwujudkan melalui perjalanan penuh eksplorasi dalam Clan of Classy Vol. 3 yang berlangsung di Yogyakarta pada 13-14 September 2026.

Mengusung tema “Get Lost”, kegiatan yang digelar Yamaha Indonesia ini tidak sekadar mengajak peserta melakukan touring.

Mereka justru diberi pengalaman untuk keluar dari rute perjalanan yang monoton melalui permainan petunjuk, eksplorasi destinasi, camping, hingga aktivitas di Rawa Pening.

Konsep tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan Clan of Classy yang sebelumnya digelar di Malang, Jawa Timur.

Kali ini, Yogyakarta dipilih sebagai titik awal perjalanan dengan rute yang membawa peserta menuju kawasan Borobudur, Kopeng, Ambarawa, hingga kembali ke Yogyakarta.

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan konsep kegiatan dirancang untuk memberi ruang kepada pengguna Classy Yamaha dalam mengekspresikan diri sekaligus mempererat hubungan antarpengendara.

“Get Lost” menjadi cara Yamaha menerjemahkan karakter Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid yang dekat dengan gaya hidup serta kreativitas anak muda.

“Acara Clan of Classy ini juga terus kami hadirkan sebagai ruang untuk para pengendara Classy Yamaha untuk bertemu, berbagi pengalaman, dan mengekspresikan karakternya masing-masing,” ujar Rifki.

Perjalanan dari Yogyakarta menuju Magelang menjadi bagian paling menantang pada hari pertama.

Peserta dibagi ke dalam empat kelompok dan tidak langsung diberikan rute perjalanan secara lengkap.

Masing-masing kelompok mendapatkan sejumlah petunjuk yang harus dipecahkan untuk menemukan destinasi berikutnya di sekitar kawasan Borobudur.

Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari tantangan tersebut antara lain Watu Putih View, Candi Pawon, Candi Ngawen, hingga Pasar Kayu di Muntilan yang pernah digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar serial Gadis Kretek.

Tidak berhenti pada pencarian lokasi, peserta juga mendapat tantangan membuat video kreatif di setiap destinasi.

Konsep ini membuat perjalanan terasa berbeda. Peserta tidak hanya mengejar jarak tempuh, tetapi juga dituntut berkomunikasi, membaca petunjuk, menentukan arah, dan menikmati pengalaman “tersesat” bersama.

Setelah menyelesaikan rangkaian tantangan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kopeng.

Kawasan dengan lanskap hijau dan panorama pegunungan tersebut menjadi lokasi peserta beristirahat sekaligus bermalam dalam suasana camping.

Ketika matahari mulai tenggelam, peserta berkumpul menikmati panorama senja. Suasana kemudian berganti dengan aktivitas malam di sekitar api unggun dan makan malam bersama.

Bagi Yamaha, sesi tersebut menjadi bagian penting dari konsep Clan of Classy.

Interaksi yang sebelumnya terbentuk selama perjalanan berkembang menjadi hubungan yang lebih dekat antarpengendara.

Bukan hanya soal kendaraan, perjalanan dua hari tersebut menjadi ruang bagi para pengguna Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid untuk bertukar pengalaman serta membangun relasi dalam komunitas.

Eksplorasi berlanjut pada hari kedua. Setelah menikmati suasana pagi di kawasan kaki Gunung Merbabu, rombongan bergerak menuju Rawa Pening di Ambarawa.

Kali ini, kendaraan ditinggalkan sejenak. Peserta diajak mengeksplorasi kawasan perairan menggunakan kano.

Aktivitas tersebut memberikan pengalaman berbeda setelah sebelumnya peserta melewati berbagai karakter jalan dengan sepeda motor.

Lanskap pegunungan dan perairan Rawa Pening menjadi latar perjalanan sebelum rombongan kembali menuju Yogyakarta.

Total perjalanan yang ditempuh mencapai sekitar 190 kilometer, melewati berbagai karakter jalan termasuk jalur berkelok, tanjakan, dan turunan di kawasan Kopeng serta Ketep Pass.

Perjalanan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk merasakan kemampuan dua model dalam jajaran Classy Yamaha, yakni Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid.

Keduanya menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc yang dirancang untuk memadukan performa dan efisiensi dalam penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak lebih jauh.

Karakter jalur yang beragam menjadi salah satu pengujian alami selama perjalanan.

Tanjakan dan kelokan di kawasan pegunungan menuntut pengendara untuk menyesuaikan gaya berkendara dengan kondisi jalan.

Naomi Anna Silaban, salah satu peserta Clan of Classy Vol. 3 sekaligus pengguna Fazzio Hybrid, menyebut perjalanan tersebut menjadi pengalaman touring jarak jauh pertamanya.

“Selama 2 hari pergi bareng Yamaha Indonesia lewat acara Clan of Classy ini benar-benar seru banget, mulai dari touringnya, camping, dan jadi momen yang tidak terlupakan,” ujar Naomi.

Menurutnya, kenyamanan motor menjadi salah satu hal yang dirasakan selama perjalanan, termasuk ketika melewati jalur menanjak.

Perjalanan Clan of Classy Vol. 3 akhirnya ditutup dengan sunset hangout di salah satu kafe di kawasan Kaliurang, Yogyakarta.

Peserta kembali berkumpul sembari menikmati kopi dan suasana sore di sekitar kaki Gunung Merapi. Momen tersebut menjadi ruang untuk membagikan cerita mengenai perjalanan selama dua hari.

Dari permainan mencari lokasi, perjalanan antarkota, camping, hingga menyusuri Rawa Pening dengan kano, konsep “Get Lost” yang dibawa Clan of Classy Vol. 3 pada akhirnya bukan hanya soal mencari destinasi baru.

Perjalanan tersebut juga menjadi cara bagi komunitas pengguna Classy Yamaha untuk keluar sejenak dari rutinitas, menemukan pengalaman baru, sekaligus memperkuat hubungan antarpengendara.(*)




Yamaha Beri Dukungan Penuh! Fazzio On The Street, Ajang Silaturahmi Anak Muda Pengguna Yamaha Fazzio

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena konvoi kecil pengguna Yamaha Fazzio terlihat ramai di beberapa titik pusat kota Jambi setiap akhir pekan.

Pada Sabtu dan Minggu sore, belasan anak muda sekitar 10 hingga 15 orang terlihat berkendara bersama dengan tampilan outfit kekinian sambil menunggangi skutik Yamaha Fazzio.

Biasanya, para pengguna Fazzio ini berkumpul di pusat keramaian Kota Jambi sebelum berkeliling kota dan menutup kegiatan dengan nongkrong bersama di lokasi favorit anak muda.

Salah satu peserta, Radja, pengendara Fazzio Neo warna putih yang ditemui di kawasan Soemantri, mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung rutin setiap akhir pekan dengan agenda yang berbeda-beda.

“Ini ajang silaturahmi sesama pengguna Yamaha Fazzio. Setiap weekend kami keliling dan kumpul bareng. Seru karena bisa saling berbagi informasi dan update soal motor juga,” ujarnya.

Radja menyebutkan bahwa kegiatan ini murni terbentuk secara organik dari pengguna Fazzio di Jambi.

Kebersamaan dengan komunitas kecil itu membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan.

Sementara itu, pihak Yamaha Jambi turut mengapresiasi kegiatan positif tersebut.

Didit, selaku Promosi Yamaha Jambi, mengatakan bahwa mereka siap memberikan dukungan penuh.

“Ini kegiatan organik yang berjalan dari pengguna sendiri. Kami sangat mengapresiasi dan siap mendukung karena bisa menjadi cikal bakal acara yang lebih besar untuk pengguna Yamaha Fazzio di Jambi,” ujarnya.

Yamaha Fazzio pertama kali meluncur di Indonesia pada awal 2022 sebagai bagian dari kategori Classy Yamaha.

Mengusung teknologi Hybrid, desain stylish, fitur modern, serta pilihan warna atraktif, skutik ini memang banyak digemari anak muda yang aktif dan dinamis.(*)