HUT ke-81 TNI di Tanjab, Wabup Katamso Tegaskan Pentingnya Sinergi

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Markas Kodim 0419/Tanjab, Senin 5 Oktober 2026.

Kehadiran Wabup Katamso bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanjung Jabung Barat dan unsur Forkopimda Tanjung Jabung Timur menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keutuhan wilayah.

Upacara berlangsung di halaman Makodim 0419/Tanjab dan dipimpin langsung Komandan Kodim 0419/Tanjab, Letkol Inf. Zulhiardi, S.I.P., M.Han.

Para prajurit TNI, ASN TNI jajaran Tanjab Barat, serta Ketua dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Tanjab Barat turut mengikuti rangkaian upacara tersebut.

Usai mengikuti upacara, Wabup Katamso menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar TNI yang memperingati HUT ke-81.

“Atas nama unsur Forkopimda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kami mengucapkan selamat Dirgahayu TNI ke-81 Tahun. TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur,” ujar Katamso.

Menurutnya, peringatan HUT TNI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Sinergi tersebut menjadi penting dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat persatuan, serta menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam amanatnya, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi menyoroti perubahan lingkungan strategis yang berlangsung semakin dinamis.

Ia menyebut ketidakpastian global, perkembangan ruang informasi dan kognitif, ancaman keamanan wilayah, serta kebutuhan integrasi pengelolaan sumber daya nasional sebagai tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Menurut Zulhiardi, perubahan tersebut menuntut TNI tetap memegang teguh jati diri dan arah pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Menghadapi dinamika tersebut, TNI harus tetap kokoh pada jati diri dan jelas pada arah pengabdiannya,” ujar Zulhiardi.

Ia menilai momentum HUT ke-81 TNI perlu menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara.

Peringatan HUT TNI ke-81 di Tanjab juga mempertemukan unsur TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan elemen masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.

Kehadiran unsur Forkopimda Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur memperlihatkan koordinasi lintas daerah yang terus berjalan dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan sekaligus menjaga situasi daerah tetap kondusif.

Setelah upacara, rangkaian peringatan HUT TNI ke-81 dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan pemotongan tumpeng oleh Dandim 0419/Tanjab.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.(*)




Pemkab Tanjab Timur Genjot KDKMP, Sejumlah Titik Masih Verifikasi Lahan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi-UKM dan Kodim 0419/Tanjab.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tanjab Timur, Hermantoni, mengatakan dari total 92 lokasi yang direncanakan untuk pembangunan KDKMP, sebanyak 49 lokasi telah masuk dalam portal pembangunan.

Sementara itu, 27 lokasi lainnya sudah dinyatakan lolos verifikasi lahan berdasarkan data terbaru per 8 April 2026.

“Masih terdapat 16 lokasi yang belum masuk verifikasi karena terkendala luas lahan yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Hermantoni menjelaskan, 16 lokasi tersebut tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Muarasabak Barat sebanyak 3 lokasi, Muarasabak Timur 4 lokasi, Dendang 2 lokasi, Kuala Jambi 1 lokasi, Mendahara Ulu 4 lokasi, Mendahara 1 lokasi, serta Berbak 1 lokasi.

Selain progres lahan, perkembangan pembangunan fisik KDKMP juga terus berjalan dengan capaian yang bervariasi.

Tercatat, 2 unit pembangunan telah mencapai progres di atas 80 persen, 2 unit di atas 50 persen, 8 unit di atas 30 persen, 13 unit di atas 20 persen, 17 unit di atas 10 persen, serta 7 unit masih berada di bawah 10 persen.

Menurut Hermantoni, pemerintah daerah bersama pihak Koramil akan segera melakukan peninjauan ulang terhadap lokasi yang belum memenuhi syarat verifikasi, khususnya terkait luas lahan.

“Kami bersama pihak Koramil akan turun langsung untuk meninjau lokasi yang belum memenuhi syarat agar segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa nantinya akan disiapkan satu lokasi KDKMP yang direncanakan menjadi titik peresmian atau launching serentak secara nasional yang rencananya akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan KDKMP ini dapat segera selesai sesuai target dan memberikan manfaat bagi penguatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan di Tanjab Timur.(*)




71 Lokasi Sudah Diverifikasi, Pemkab Tanjab Timur Kebut Koperasi Merah Putih

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus menggenjot realisasi program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayahnya.

Program ini ditargetkan menjangkau 11 kecamatan di daerah berjuluk Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung tersebut.

Upaya percepatan pembangunan turut mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI, khususnya Kodim 0419/Tanjab yang terlibat dalam proses identifikasi lahan hingga pengawasan progres pembangunan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tanjab Timur, Hermantoni, bersama Pabung Kodim 0419/Tanjab, Ahmad Riadh, melakukan peninjauan ke sejumlah titik pembangunan di Kecamatan Muarasabak Barat dan Kecamatan Geragai.

Dari hasil evaluasi sementara, pembangunan KDKMP telah berjalan di 32 lokasi.

Sementara itu, 39 lokasi lainnya sudah terverifikasi namun belum memasuki tahap konstruksi.

Kabupaten Tanjab Timur sendiri memiliki 73 desa dan 20 kelurahan.

Dua desa di Kecamatan Rantau Rasau diputuskan akan berbagi satu lokasi koperasi karena jumlah penduduk yang relatif sedikit.

Dengan skema tersebut, total KDKMP yang direncanakan berdiri mencapai 92 unit.

Saat ini, total lokasi yang sudah masuk tahap progres dan terverifikasi mencapai 71 titik. Artinya, masih ada 21 lokasi yang belum lolos verifikasi.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain:

  • Lokasi berada di tanah desa atau aset pemerintah yang dinilai kurang strategis

  • Luas lahan di bawah ketentuan minimal 1.000 meter persegi

  • Penyesuaian administrasi hibah lahan dari masyarakat

Sesuai regulasi, setiap KDKMP wajib berdiri di atas lahan minimal 1.000 meter persegi agar dapat menunjang operasional dan pengembangan usaha ke depan.

Pemkab Tanjab Timur berharap kehadiran KDKMP mampu menjadi pusat penggerak ekonomi lokal.

Produk unggulan desa dan kelurahan nantinya akan dipasarkan melalui gerai koperasi tersebut, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sistem koperasi yang berkelanjutan.

Di akhir kunjungan, pihak Dinas Koperasi dan UKM menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0419/Tanjab atas dukungan aktif dalam proses identifikasi lahan, pengawalan pembangunan, hingga pengawasan di lapangan.(*)