Cara Sehat Mengolah Tepung Ketan agar Tetap Kenyal dan Bergizi

SEPUCUKJAMBI.ID – Tepung ketan bukan sekadar bahan untuk membuat kue tradisional seperti onde-onde, klepon, atau mochi.

Dengan tekstur kenyal dan lengket, tepung ketan memiliki karakteristik unik serta sejumlah kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh jika diolah dengan tepat.

Dibuat dari beras ketan yang digiling halus, tepung ketan berbeda dari tepung beras biasa.

Selain memberikan tekstur khas, tepung ini bebas gluten sehingga bisa menjadi alternatif bagi orang yang sensitif terhadap gluten atau sedang menjalani pola makan bebas gluten.

Tepung ketan kaya akan karbohidrat, sumber energi cepat yang mudah dicerna.

Selain itu, tepung ini juga mengandung mineral dalam jumlah kecil yang membantu mendukung fungsi tubuh.

Teksturnya yang padat membuat makanan berbahan tepung ketan lebih mengenyangkan.

Tetapi kandungan kalorinya cukup tinggi sehingga perlu dikonsumsi dengan porsi seimbang.

Terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang menjaga berat badan.

Agar tetap sehat dan lezat, berikut beberapa tips mengolah tepung ketan:

  1. Kurangi gula: Banyak kue ketan tinggi gula, jadi mengurangi takarannya membantu menjaga keseimbangan nutrisi.

  2. Pilih cara kukus daripada goreng: Mengukus mengurangi lemak tambahan dibanding menggoreng.

  3. Tambahkan bahan bergizi: Campurkan kacang, kelapa, atau biji-bijian untuk meningkatkan nilai nutrisi.

  4. Perhatikan porsi: Karena tinggi energi dan mengenyangkan, konsumsi secukupnya sudah cukup.

  5. Simpan dengan benar: Simpan tepung ketan di wadah tertutup rapat agar tetap kering dan terhindar dari serangga.

Dengan pengolahan yang tepat, tepung ketan tetap bisa dinikmati sebagai bagian dari pola makan sehat, tanpa mengorbankan rasa dan kenikmatan camilan favorit.

Kuncinya adalah memahami cara mengolah dan mengatur porsinya agar manfaat nutrisi maksimal tetap terjaga.(*)




Resep Klepon Manis dengan Isian Gula Merah Lumer

SEPUCUKJAMBI.ID – klepon merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang hingga kini masih digemari masyarakat.

Kue berbentuk bulat kecil berwarna hijau ini dikenal dengan isian gula merah cair yang memberikan sensasi manis saat digigit.

Cita rasanya yang khas membuat klepon tetap eksis di tengah beragamnya pilihan camilan modern.

Klepon sering kali ditemukan di pasar tradisional,bahan-bahan yang digunakan tergolong sederhana dan mudah diperoleh, sehingga proses pembuatannya dapat dicoba oleh siapa saja.

Bahan- bahan:

  • 1/2 butir kelapa, diparut
  • 1/2 sdt garam
  • 210  Santan Cair
  • 200 gr tepung ketan
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 1/2 sdt garam
  • 3 lembar daun pandan
  • 12 lembar daun suji (alternatif: pasta pandan)

Bahan Isi Klepon:

  • 150 gr gula merah
  • 150 ml air

Cara membuat klepon:

1. Campurkan kelapa parut, garam, dan daun pandan hingga merata.

2. Kukus kelapa parut selama 15 menit, lalu sisihkan.

3. Rebus gula merah bersama air hingga larut, kemudian dinginkan.

4. Masukkan tepung ketan, tepung tapioka, dan garam ke dalam wadah, lalu aduk rata.

5. Blender daun pandan, daun suji, dan santan, kemudian saring hingga memperoleh 210 ml cairan.

6. Masak santan pandan hingga mendidih sambil terus diaduk.

7. Tuang santan panas ke campuran tepung, lalu uleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.

8. Ambil adonan secukupnya, pipihkan, isi dengan gula merah cair, lalu bulatkan.

9.Rebus klepon hingga mengapung, kemudian angkat dan tiriskan.

10. Gulingkan klepon ke dalam kelapa parut hingga seluruh permukaannya tertutup.

Klepon pun siap disajikan dan dinikmati sebagai camilan tradisional yang legit dan menggugah selera.(*)