Cara Sehat Mengolah Tepung Ketan agar Tetap Kenyal dan Bergizi

SEPUCUKJAMBI.ID – Tepung ketan bukan sekadar bahan untuk membuat kue tradisional seperti onde-onde, klepon, atau mochi.
Dengan tekstur kenyal dan lengket, tepung ketan memiliki karakteristik unik serta sejumlah kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh jika diolah dengan tepat.
Dibuat dari beras ketan yang digiling halus, tepung ketan berbeda dari tepung beras biasa.
Selain memberikan tekstur khas, tepung ini bebas gluten sehingga bisa menjadi alternatif bagi orang yang sensitif terhadap gluten atau sedang menjalani pola makan bebas gluten.
Tepung ketan kaya akan karbohidrat, sumber energi cepat yang mudah dicerna.
Selain itu, tepung ini juga mengandung mineral dalam jumlah kecil yang membantu mendukung fungsi tubuh.
Teksturnya yang padat membuat makanan berbahan tepung ketan lebih mengenyangkan.
Tetapi kandungan kalorinya cukup tinggi sehingga perlu dikonsumsi dengan porsi seimbang.
Terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang menjaga berat badan.
Agar tetap sehat dan lezat, berikut beberapa tips mengolah tepung ketan:
-
Kurangi gula: Banyak kue ketan tinggi gula, jadi mengurangi takarannya membantu menjaga keseimbangan nutrisi.
-
Pilih cara kukus daripada goreng: Mengukus mengurangi lemak tambahan dibanding menggoreng.
-
Tambahkan bahan bergizi: Campurkan kacang, kelapa, atau biji-bijian untuk meningkatkan nilai nutrisi.
-
Perhatikan porsi: Karena tinggi energi dan mengenyangkan, konsumsi secukupnya sudah cukup.
-
Simpan dengan benar: Simpan tepung ketan di wadah tertutup rapat agar tetap kering dan terhindar dari serangga.
Dengan pengolahan yang tepat, tepung ketan tetap bisa dinikmati sebagai bagian dari pola makan sehat, tanpa mengorbankan rasa dan kenikmatan camilan favorit.
Kuncinya adalah memahami cara mengolah dan mengatur porsinya agar manfaat nutrisi maksimal tetap terjaga.(*)
