Cahya Supriadi Diprediksi Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Pelatih PSIM Bongkar Alasannya

YOGYAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penampilan konsisten Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta terus menuai pujian.

Penjaga gawang muda itu kini bahkan diprediksi memiliki peluang besar menjadi kiper utama Timnas Indonesia pada masa mendatang.

Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.

Pelatih asal Belanda itu menilai perkembangan Cahya Supriadi berlangsung sangat pesat dan masih menyimpan potensi besar untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.

Menurut Van Gastel, usia muda menjadi salah satu modal penting yang dimiliki Cahya.

Dengan proses pembinaan dan jam terbang yang terus bertambah, ia optimistis sang kiper mampu bersaing menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.

“Saya pikir di masa depan dia mungkin bisa menjadi kiper utama tim nasional,” ujar Van Gastel.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas kepercayaan penuh yang diberikan PSIM kepada Cahya Supriadi.

Belakangan sempat muncul kabar klub promosi Liga 1 itu akan mendatangkan penjaga gawang asing, namun isu tersebut langsung dibantah oleh sang pelatih.

Van Gastel memastikan manajemen dan tim pelatih tidak memiliki rencana mengganti Cahya.

Menurutnya, performa yang ditunjukkan kiper asal Karawang itu sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai pilihan utama PSIM.

“Saya mendengar ada rumor bahwa kami akan mendatangkan kiper asing, tetapi bukan itu yang akan kami lakukan. Kami akan mempertahankan Cahya karena kami percaya kepadanya,” tegas Van Gastel.

Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut juga menilai kemampuan Cahya mulai menarik perhatian sejumlah klub besar di kompetisi domestik.

Meski demikian, ia menegaskan fokus PSIM saat ini adalah mempertahankan pemain berusia muda tersebut sebagai bagian penting dari proyek tim.

Van Gastel mengakui ketertarikan klub lain merupakan hal yang wajar mengingat perkembangan Cahya dalam beberapa musim terakhir.

Namun, ia memastikan belum ada rencana melepas sang penjaga gawang.

“Sudah jelas dia akan diminati klub-klub yang lebih besar di liga ini. Akan sangat menarik bagi mereka, tetapi untuk saat ini dia tetap bersama kami,” katanya.

Ia kembali menepis rumor mengenai perekrutan penjaga gawang asing.

Baginya, Cahya telah menunjukkan kapasitas sebagai kiper utama sehingga tidak ada alasan mencari pengganti dari luar negeri.

“Mendatangkan kiper asing untuk menggantikan Cahya? Tidak. Saya tidak tahu dari mana rumor itu berasal, tetapi saya tidak akan mendatangkan kiper asing. Cahya tetap menjadi pilihan utama kami,” ujar Van Gastel.

Kepercayaan dari pelatih PSIM menjadi modal berharga bagi Cahya Supriadi yang saat ini juga tengah memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026

Penampilan konsisten bersama klub maupun tim nasional membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu penjaga gawang muda paling menjanjikan di Indonesia.(*)