Pergerakan Mudik di Jalan Tol Trans Sumatera, Tol Jambi Catat Lonjakan 25%

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan pada trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya di koridor yang melintasi Provinsi Jambi, menjelang libur Mudik Lebaran 2026.

Data pada 14 Maret 2026 menunjukkan peningkatan trafik hingga 25,35% pada ruas Tol Betung – Tempino – Jambi, dibandingkan kondisi normal.

Kenaikan trafik ini sejalan dengan persiapan masyarakat menyambut libur Lebaran dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang akan berlaku mulai 16 Maret 2026.

Secara total, trafik harian pada ruas tol JTTS yang beroperasi tercatat mencapai 135.924 kendaraan, naik 31,16% dari trafik normal.

Rekap Trafik Tol Jambi (14 Maret 2026):

  • Tol Betung – Tempino – Jambi: 10.526 kendaraan (+25,35% dibanding normal)

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih: 22.464 kendaraan (+60,27%)

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung: 21.655 kendaraan (+59,89%)

Selain itu, ruas tol fungsional yang melayani arus Mudik Lebaran, seperti Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) dan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1, tercatat total 8.827 kendaraan.

PT Hutama Karya terus memantau kondisi lalu lintas untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.

Masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan prima, serta beristirahat di rest area bila merasa lelah.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran dan keselamatan di Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi, melalui kesiapan petugas dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar pihak Hutama Karya.

Informasi terkini mengenai kondisi trafik dan layanan jalan tol dapat dipantau melalui akun resmi @hutamakaryatollroad serta aplikasi HK Toll Apps, yang menyediakan update operasional secara real-time.

Mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat, dan Tol Jambi menjadi salah satu jalur utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lebih awal, seiring mobilitas masyarakat yang terus bertumbuh.(*)




Catat! Tips Mudik Lebaran agar Perjalanan Tetap Nyaman

SEPUCUKJAMBI.ID – Mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang selalu dinantikan banyak orang.

Momen ini menjadi kesempatan untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga setelah sekian lama beraktivitas di perantauan.

Namun perjalanan mudik sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti kemacetan panjang, perjalanan yang melelahkan, hingga kondisi tubuh yang menurun karena perjalanan jauh.

Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan nyaman.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu perjalanan mudik menjadi lebih lancar dan menyenangkan.

1. Susun Rencana Perjalanan Sejak Awal

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah merencanakan perjalanan dengan baik.

Tentukan waktu keberangkatan, jalur yang akan dilalui, serta moda transportasi yang akan digunakan.

Perencanaan yang jelas membantu mengurangi kebingungan saat perjalanan berlangsung.

Selain itu, memantau kondisi lalu lintas juga penting agar kamu bisa menentukan jalur alternatif jika terjadi kemacetan di rute utama.

2. Periksa Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat

Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima menjadi hal yang wajib dilakukan.

Periksa berbagai komponen penting seperti mesin, rem, ban, lampu, hingga oli kendaraan.

Pemeriksaan ini penting untuk menghindari gangguan teknis selama perjalanan, terutama jika harus menempuh jarak yang cukup jauh.

3. Jaga Kondisi Tubuh Tetap Fit

Perjalanan mudik sering memakan waktu lama sehingga dapat menyebabkan kelelahan. Karena itu, menjaga kondisi tubuh sangat penting sebelum dan selama perjalanan.

Usahakan untuk tidur cukup sebelum berangkat dan beristirahat secara berkala selama perjalanan.

Jika merasa lelah atau mengantuk saat mengemudi, sebaiknya segera berhenti di rest area untuk beristirahat sejenak.

Mengemudi dalam kondisi lelah dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

4. Siapkan Bekal Selama Perjalanan

Membawa perlengkapan dan bekal yang cukup juga dapat membuat perjalanan lebih nyaman. Air minum, makanan ringan, serta obat-obatan pribadi sebaiknya disiapkan sebelum berangkat.

Bekal ini membantu menjaga stamina selama perjalanan sekaligus menghindari kesulitan jika sulit menemukan tempat makan di sepanjang perjalanan.

Mudik Nyaman Berawal dari Persiapan

Mudik seharusnya menjadi momen yang menyenangkan, bukan justru menimbulkan stres di perjalanan.

Dengan perencanaan yang matang, kondisi kendaraan yang siap, serta tubuh yang tetap prima, perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Persiapan sederhana ini bisa membantu pemudik menikmati perjalanan tanpa drama dan tiba di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.(*)




Mudik Nataru Aman dan Nyaman, Kemenhub Sediakan 33.000 Kuota Penumpang

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menghadirkan program mudik gratis untuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Program ini bertujuan memudahkan masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

Tahun ini, Kemenhub menyiapkan 33.039 kuota penumpang dan 5.628 kuota sepeda motor.

Program mudik gratis mencakup tiga moda transportasi: darat, kereta api, dan laut.

Baca juga:  Sudah Dibuka! Ini Cara Daftar Mudik Gratis Nataru 2025/2026 Kemenhub, Jangan Lupa Cek Syarat dan Rutenya

  • Angkutan darat: disediakan 70 bus untuk 10 rute dari Jakarta menuju berbagai kota di Jawa.

  • Kereta api: kuota untuk 12.720 penumpang dan 5.568 sepeda motor.

  • Angkutan laut: melayani 17.239 penumpang melalui 55 rute.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Rabu (10/12/2025).

Program mudik gratis ini diharapkan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi atau sepeda motor ke angkutan umum.

Sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan menekan kepadatan kendaraan di jalan.

Prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi sekitar 24 Desember 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 2 Januari 2026.

Dengan hadirnya program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur Nataru dengan aman, nyaman, dan tertib.

Sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.(*)