Jangan Nekat! Ini Tips Aman Mudik Pakai Sepeda Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat untuk kembali ke kampung halaman.

Di Jambi, banyak pemudik memilih sepeda motor sebagai moda transportasi karena dinilai lebih praktis dan efisien.

Namun, perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor bukan tanpa risiko.

Kepadatan lalu lintas, kondisi cuaca yang berubah-ubah, hingga kelelahan saat berkendara menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan, ada beberapa tips safety riding yang penting untuk diperhatikan para pemudik.

Rencanakan Perjalanan dengan Matang

Sebelum berangkat, pastikan rute perjalanan sudah direncanakan dengan baik.

Cari informasi terbaru mengenai kondisi jalan, titik SPBU, rest area, hingga posko mudik.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui wilayah rawan kemacetan atau tindak kejahatan, serta menyimpan nomor darurat yang bisa dihubungi sewaktu-waktu.

Pastikan Kondisi Motor Prima

Pemeriksaan kendaraan menjadi hal wajib sebelum melakukan perjalanan jauh.

Pastikan seluruh sistem penerangan seperti lampu utama, lampu rem, dan lampu sein berfungsi dengan baik.

Ganti oli mesin agar performa tetap optimal, serta cek kondisi rem dan ban.

Ban yang sudah aus sangat berisiko, terutama saat melewati jalan basah atau licin.

Perhatikan Penumpang dan Barang

Saat mudik menggunakan sepeda motor, jumlah penumpang maksimal hanya satu orang.

Pastikan pengendara dan penumpang menggunakan perlengkapan lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu.

Hindari membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak atau tidak seimbang bisa mengganggu kestabilan motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Tetap Fokus dan Waspada

Kondisi jalan saat musim mudik cenderung padat. Oleh karena itu, pengendara harus tetap fokus dan menjaga konsentrasi selama perjalanan.

Selalu perhatikan kondisi di depan dan sekitar, serta jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk menghindari potensi bahaya.(*)




Lonjakan Kendaraan dari Jawa, Kapolda Jambi Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Krisno H. Siregar turun langsung meninjau kondisi lalu lintas di sejumlah jalur strategis.

Termasuk ruas Tol Jambi–Palembang hingga Pos Pelayanan di kawasan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa 17 Maret 2026 sore kemarin.

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya volume kendaraan yang mulai terasa menjelang puncak arus mudik.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi jajaran pejabat utama Polda Jambi, mulai dari Dirlantas, Karo Ops, Kabid Humas, hingga Kapolres Muaro Jambi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di wilayah Jambi terpantau mengalami peningkatan, terutama kendaraan pribadi dan bus antarkota dengan pelat nomor dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa.

“Dari hasil pengecekan di jalur tol perbatasan Sumatera Selatan hingga Mestong, kondisi lalu lintas masih aman dan terkendali. Memang ada peningkatan kendaraan, namun masih bisa diantisipasi dengan baik,” ujar Krisno.

Ia menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di berbagai titik strategis, termasuk pos pelayanan dan pos pengamanan, merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat selama perjalanan mudik.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Kapolda juga mengingatkan pentingnya keselamatan bagi para pemudik. Ia mengimbau agar pengendara tetap tertib dan tidak memaksakan diri selama perjalanan.

“Keselamatan adalah yang utama. Tidak perlu terburu-buru, yang penting sampai tujuan dengan selamat,” tegasnya.

Dengan pengawasan intensif dari aparat kepolisian serta koordinasi dengan instansi terkait, arus mudik di wilayah Jambi diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga puncak Lebaran 2026.(*)




Tips Praktis Berboncengan Motor Bagi Pemula dan Anak Muda di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBerboncengan sepeda motor bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan.

Mulai dari anak muda hingga orang tua, tidak semua pengendara merasa nyaman mengendarai motor sendiri.

Karena itu, penumpang perlu tahu posisi dan tata cara yang tepat agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Tim Safety Riding Honda Sinsen membagikan tips berboncengan motor yang aman:

  1. Duduk Menghadap Lurus
    Posisi duduk harus sejajar dengan pengendara. Duduk miring atau menyamping dapat mengganggu keseimbangan motor dan menyulitkan pengendara saat berbelok.

  2. Posisi Tangan yang Tepat
    Penumpang dianjurkan memeluk ringan pengendara atau menumpukan tangan di paha sendiri. Hindari memegang besi belakang motor karena dapat membuat tubuh tidak stabil saat menikung.

  3. Lutut Mengapit Pengendara
    Lutut sebaiknya mengapit tubuh pengendara agar lebih stabil. Lutut yang terbuka lebar berisiko tersenggol kendaraan lain, terutama di jalan padat.

  4. Kaki Menginjak Footstep
    Pastikan kaki menapak pada pijakan yang tersedia. Hindari kaki menggantung agar tidak tersangkut saat melewati polisi tidur atau lubang jalan.

Frank Setia, Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), menekankan bahwa edukasi keselamatan tidak hanya untuk pengendara, tetapi juga bagi penumpang.

“Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab pengendara dan penumpang. Penting memahami posisi berboncengan yang benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Frank.

Instruktur Safety Riding Honda Sinsen, Agung, menambahkan bahwa perlengkapan berkendara wajib digunakan oleh penumpang, seperti helm standar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

Dengan perlengkapan lengkap, risiko cedera bisa diminimalkan.

Melalui edukasi ini, Honda Sinsen berharap masyarakat Jambi semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara. Selalu utamakan keselamatan dan #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.




Sepekan Terakhir, Satlantas Polresta Jambi Catat 11 Kecelakaan

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi mencatat sebanyak 11 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kota Jambi selama periode 21 hingga 27 Februari 2026.

Dari total kejadian tersebut, tidak ada korban meninggal dunia. Namun, sebanyak 15 orang mengalami luka ringan dengan total kerugian material mencapai Rp3.300.000.

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, mengatakan bahwa angka kecelakaan selama sepekan terakhir didominasi kendaraan roda dua.

“Dari 11 kasus yang terjadi, seluruhnya melibatkan sepeda motor. Ini menjadi perhatian serius kami karena pengendara roda dua masih menjadi kelompok paling rentan dalam kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Hadi Siswanto.

Berdasarkan analisis waktu kejadian, kecelakaan paling banyak terjadi pada pukul 15.00–18.00 WIB serta 21.00–24.00 WIB, masing-masing tercatat tiga kasus.

AKP Hadi Siswanto menegaskan bahwa waktu tersebut bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat saat ngabuburit menjelang berbuka puasa dan setelah pelaksanaan salat tarawih.

“Kalau dilihat dari jam kejadian, kecelakaan lebih banyak terjadi saat masyarakat ngabuburit dan setelah salat tarawih. Mobilitas meningkat, banyak warga keluar rumah, sehingga potensi kecelakaan juga ikut naik. Kami mengimbau agar masyarakat tetap tertib dan tidak terburu-buru di jalan,” jelasnya.

Adapun jenis kecelakaan yang tercatat meliputi:

  • Laka tunggal: 4 kasus

  • Tabrak lari: 1 kasus

  • Tabrakan beruntun: 1 kasus

  • Depan-belakang: nihil

Dari sisi lokasi, kecelakaan paling banyak terjadi di jalan kota dengan 6 kejadian, disusul jalan provinsi sebanyak 4 kejadian.

Korban kecelakaan didominasi usia produktif serta pelajar, dengan rincian usia terbanyak 20–24 tahun sebanyak 4 orang. Sementara berdasarkan pekerjaan, pelajar menjadi kelompok terbanyak dengan 5 orang.

Faktor penyebab kecelakaan antara lain:

  • Melampaui batas kecepatan

  • Ceroboh terhadap arus lalu lintas dari depan

  • Ceroboh saat berbelok

  • Gagal menjaga jarak aman

  • Tertidur atau kelelahan

Selain itu, ditemukan tiga pengendara yang tidak memiliki SIM.

AKP Hadi Siswanto menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan edukasi keselamatan berlalu lintas selama bulan Ramadhan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak berkendara dalam kondisi lelah, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Satlantas Polresta Jambi berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas Ramadhan.(*)




Hari ke-10 Operasi Keselamatan 2026, Ditlantas Polda Jambi Masih Temukan Banyak Pelanggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki hari ke-10 Operasi Keselamatan 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi masih menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas di berbagai titik, baik di dalam Kota Jambi maupun wilayah kabupaten.

KBO Ditlantas Polda Jambi, Kompol Karman, mewakili Dirlantas Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menyampaikan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat menjadi penyebab utama masih tingginya angka pelanggaran.

“Kesadaran berlalu lintas masih perlu ditingkatkan. Banyak pelanggaran terjadi karena kelalaian terhadap aturan dasar,” ujar Kompol Karman.

ETLE Lebih Diutamakan

Pada Operasi Keselamatan tahun ini, penegakan hukum lebih mengedepankan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Hingga periode yang sama, tercatat 23 pelanggaran ditindak melalui ETLE.

Sebagai perbandingan, pada minggu pertama Operasi Keselamatan 2025, sebanyak 161 pelanggaran ditindak melalui tilang manual.

Menurut Kompol Karman, perbedaan angka tersebut bukan berarti pelanggaran menurun drastis, melainkan karena pola penindakan kini lebih berbasis teknologi dan terukur.

“Tilang manual tetap kami lakukan, khusus untuk pelanggaran yang sangat membahayakan seperti ugal-ugalan, melawan arus, atau kendaraan yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Wilayah Tanpa ETLE, Teguran Humanis

Untuk daerah yang belum terpasang perangkat ETLE, pendekatan persuasif lebih diutamakan.

Petugas memberikan teguran tertulis sebagai peringatan awal.

Namun, bagi pelanggaran berat yang membahayakan pengguna jalan lain, penindakan manual tetap dilakukan.

Pelanggaran Paling Dominan

Berdasarkan evaluasi sementara, pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain:

  • Tidak memakai helm

  • Tidak menggunakan sabuk pengaman

  • Tidak memasang spion

  • Menerobos lampu merah

  • Berboncengan lebih dari dua orang

“Helm dan sabuk pengaman adalah perlindungan utama. Jika aturan mendasar saja dilanggar, risiko fatalitas kecelakaan semakin besar,” ujar Kompol Karman.

Usia Produktif dan Anak di Bawah Umur Mendominasi

Ditlantas Polda Jambi juga menyoroti dominasi pelanggar dari kalangan usia produktif, bahkan anak di bawah umur.

Hal ini dinilai memprihatinkan dan membutuhkan peran aktif orang tua serta pihak sekolah.

“Kami mengajak guru dan orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak terlibat pelanggaran lalu lintas,” imbaunya.

Edukasi Masif Jelang Ops Ketupat

Selain penindakan, Ditlantas terus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah serta melalui media massa.

Operasi Keselamatan 2026 juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Operasi Ketupat Idul Fitri.

“Kami ingin saat arus mudik nanti, masyarakat sudah lebih disiplin dan angka pelanggaran bisa ditekan,” jelasnya.

Ditlantas juga mengingatkan agar kendaraan digunakan sesuai peruntukan, termasuk larangan kendaraan barang mengangkut penumpang serta imbauan kepada travel gelap agar tidak beroperasi tanpa izin resmi.

Ribuan Kecelakaan Sepanjang 2025

Data tahun 2025 mencatat sebanyak 1.965 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Jambi. Dari jumlah tersebut:

  • 387 orang meninggal dunia

  • 334 orang luka berat

  • 2.557 orang luka ringan

Angka ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran lalu lintas bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyangkut keselamatan jiwa.

“Setiap angka adalah nyawa. Tertib berlalu lintas harus lahir dari kesadaran, bukan sekadar takut ditilang,” tutup Kompol Karman.(*)




Wujudkan Komitmen ESG Lewat Program Sinergi Bagi Negeri, Jadi Aksi Nyata Sinsen Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama seluruh jaringan Main Dealer di Indonesia terus menegaskan komitmen sosial dan lingkungan melalui kampanye Sinergi Bagi Negeri.

PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) mewujudkan komitmen tersebut dengan berbagai program yang menyentuh masyarakat secara langsung sepanjang tahun 2025.

Program ini mencakup kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, pembagian sembako, aksi donasi kemanusiaan, serta kegiatan pelestarian lingkungan seperti penanaman pohon dan edukasi gaya hidup berkelanjutan (sustainable lifestyle).

Tidak hanya itu, Sinsen juga aktif menggelar program donor darah bagi karyawan, sebagai bentuk solidaritas dan kontribusi nyata dalam bidang kemanusiaan.

Di tingkat internal, perusahaan memastikan kesejahteraan karyawan dengan program cek kesehatan rutin, menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Di sektor pendidikan, Sinsen mendukung lahirnya generasi unggul melalui beberapa program, antara lain AHM Best Student (AHMBS) bagi siswa berprestasi se-Provinsi Jambi, pembinaan SMK binaan Honda yang sesuai kebutuhan industri, serta program Guru Inspiratif sebagai bentuk apresiasi kepada guru berprestasi.

“Seluruh kegiatan ini merupakan wujud komitmen Sinsen untuk menguatkan Sinergi Bagi Negeri. Memasuki 2026, kami bertekad menghadirkan lebih banyak kegiatan berdampak, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Syahbilla Putri Andinny, Public Relation PT Sinar Sentosa Primatama.

Sinergi Bagi Negeri menjadi payung besar bagi AHM dan jaringan Main Dealer Honda untuk terus hadir dalam pembangunan Indonesia, melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan keselamatan berkendara.(*)




Edukasi Keselamatan Berkendara Anak, Honda Raih Peringkat Kedua Asia-Oceania

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi membanggakan diraih para instruktur Safety Riding Astra Honda Motor (AHM) dengan menempati peringkat kedua terbaik pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept yang digelar secara daring pada Kamis, 29 Januari 2026.

Prestasi ini menjadi bukti kemampuan instruktur Honda dalam menciptakan inovasi edukasi keselamatan berkendara yang inspiratif, khususnya bagi anak-anak usia dini.

Indonesia diwakili oleh lima instruktur Safety Riding Honda, yaitu M. Zakky Zulfiar, Dwi Oktawijaya, Deni Surahman, Hari Setiawan, dan Yosepth K.L Dwiyanto.

Mereka menghadirkan inovasi edukasi dengan miniatur lalu lintas interaktif untuk anak-anak usia Golden Age (2-6 tahun), disertai metode pembelajaran dua arah yang menyenangkan, sehingga anak-anak lebih mudah memahami rambu lalu lintas, keselamatan berkendara berboncengan, dan kesadaran terhadap blindspot.

“Terima kasih atas dukungan dan apresiasi pada ajang ini. Prestasi ini mendorong kami untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi baru demi keselamatan berkendara di Indonesia,” ujar Zakky.

Ajang ini diikuti oleh tujuh negara Asia-Oceania lain, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan, serta dinilai langsung oleh juri dari Honda Motor Co., Ltd., Asian Honda Co., Ltd., dan Suzuka Traffic Education Center Manager.

Metode edukasi yang dikembangkan para instruktur Honda berhasil mendapat apresiasi sebagai juara kedua.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menekankan pentingnya inovasi dalam edukasi keselamatan berkendara.

“Capaian penghargaan ini memperkuat semangat kami dan jaringan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia untuk menanamkan budaya berkendara aman sejak usia dini,” ujar Andy.

Saat ini, AHM memiliki 120 instruktur Safety Riding dan fasilitas pelatihan di 9 lokasi Safety Riding Center, termasuk Banten, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Riau, Medan, Bandung, dan AHM Safety Riding Park, pusat pelatihan terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, terdapat 6 sekolah binaan yang telah memiliki Safety Riding Lab, sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara di sekolah.

Dengan capaian ini, AHM menunjukkan komitmen jangka panjang dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara anak-anak di Indonesia melalui metode edukasi inovatif dan interaktif.(*)




Wakil Ketua DPRD Wiranto Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Muaro Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Wiranto, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2026 yang digelar di Lapangan Mapolres Muaro Jambi, Desa Bukit Baling, Senin (2/2/2026) pagi.

Apel ini dipimpin Kapolres Muaro Jambi, didampingi Sekretaris Daerah Budhi Hartono, serta diikuti personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Kegiatan ini menandai dimulainya langkah preventif kepolisian dalam menjaga ketertiban lalu lintas di Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Wiranto menyampaikan dukungan penuh legislatif terhadap operasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamsektibcarlantas).

“Kami mendukung penuh operasi ini agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara, sekaligus menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan Kabupaten Muaro Jambi,” ujar Wiranto usai apel.

Operasi Keselamatan 2026 juga diproyeksikan sebagai langkah deteksi dini menjelang Operasi Ketupat 2026 pada musim mudik lebaran.

“Tujuannya agar pola lalu lintas tertata, kesadaran masyarakat meningkat, dan keceriaan menyambut hari raya tidak terganggu insiden di jalan,” tambah Wiranto.

Poin Utama Operasi Keselamatan 2026

  • Pengendara melanggar marka jalan

  • Pengendara di bawah umur

  • Penggunaan ponsel saat berkendara

  • Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Pendekatan yang digunakan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara elektronik dan teguran simpatik.

Target utama adalah menurunkan angka fatalitas kecelakaan serta meningkatkan disiplin berlalu lintas.

Wiranto juga mengimbau masyarakat selalu melengkapi surat kendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas, bukan hanya karena ada operasi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.(*)




Pemeliharaan Tol Terpeka, Palindra, dan Betejam Ditarget Rampung Januari 2026

SUMATERA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus berkomitmen menjaga kualitas layanan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan di sejumlah ruas tol yang dikelola.

Pemeliharaan tersebut mencakup Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka), Tol Palembang–Indralaya (Palindra), serta Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) dan ditargetkan selesai pada akhir Januari 2026.

Pada Ruas Tol Terpeka, pekerjaan pemeliharaan dilakukan di sejumlah titik, baik Jalur A maupun Jalur B. Beberapa di antaranya berada di KM 228 hingga KM 231, KM 232, KM 239 hingga KM 240, KM 196, KM 265, KM 272, serta KM 277.

Selain titik-titik tersebut, pemeliharaan juga mencakup koridor panjang mulai KM 140 hingga KM 330 untuk memastikan kondisi jalan tetap prima bagi pengguna.

Sementara itu, di Ruas Tol Palembang–Indralaya, Hutama Karya melakukan pemeliharaan pada beberapa titik di Jalur B, di antaranya KM 7 hingga KM 13.

Pekerjaan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus menjaga standar keselamatan jalan tol.

Khusus di Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi, pemeliharaan dilakukan pada Seksi 4 (Tempino–Simpang Ness), tepatnya di KM 045+875 hingga KM 045+910 Jalur A, dari arah Tempino menuju Simpang Ness.

Hutama Karya menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Rambu-rambu lalu lintas dipasang sesuai standar, serta petugas disiagakan di lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan mengarahkan pengguna jalan saat melintasi area pekerjaan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan selama pekerjaan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar Mardiansyah.

Untuk mendapatkan informasi terkini, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Integrasi Ruas Tol Sumbagsel untuk Tol Terpeka dan Tol Palindra melalui layanan telepon 150-700 atau WhatsApp 08112-77000.

Sementara itu, informasi Ruas Tol Betejam dapat diakses melalui Call Center 0821-8888-7710, serta akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan di Jalan Tol Trans Sumatera.(*)




Keselamatan Berkendara Motor, Ini Tips dari PT Sinar Sentosa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Berkendara dengan sepeda motor menjadi aktivitas sehari-hari bagi masyarakat, namun sering kali keselamatan terganggu akibat kurangnya perhatian terhadap kondisi kendaraan.

Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Sinar Sentosa Primatama (Honda Sinsen) membagikan tips pengecekan kendaraan sederhana namun penting sebelum berangkat, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.

Tips Pengecekan Sepeda Motor Sebelum Berkendara

  1. Bahan Bakar
    Pastikan tangki bahan bakar cukup untuk perjalanan, terutama saat jauh dari SPBU, agar menghindari risiko kehabisan bahan bakar di tengah jalan.

  2. Lampu Kendaraan
    Periksa semua lampu, termasuk lampu sein, lampu rem, dan lampu utama. Lampu berfungsi tidak hanya sebagai penerangan, tetapi juga komunikasi dengan pengendara lain.

  3. Sistem Pengereman
    Rem adalah komponen vital keselamatan. Pastikan sistem pengereman berfungsi optimal untuk mengantisipasi berbagai potensi bahaya, seperti jalan rusak atau pengguna jalan lain.

  4. Ban
    Ban adalah satu-satunya titik kontak dengan jalan. Periksa tekanan angin dan kondisi alur ban. Ban aus atau tipis dapat meningkatkan risiko selip atau bocor saat berkendara.

Selain pengecekan kendaraan, pengendara juga dianjurkan menggunakan perlindungan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu, untuk meminimalkan risiko cedera jika terjadi kecelakaan.

“Keselamatan berkendara dimulai dari kepedulian terhadap kondisi kendaraan dan kebiasaan berkendara yang baik. Melalui kampanye #Cari_Aman, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa perjalanan aman adalah kunci untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain,” kata Frank Setia, Assistant Manager Marketing Communication Honda Sinsen.

PT Sinar Sentosa mengajak seluruh pengendara sepeda motor untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Ingat, tanpa keselamatan, kita bisa kehilangan hal-hal berharga. Selalu #Cari_Aman.(*)