Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Dinkes: Warga Rentan Jangan Banyak Beraktivitas di Luar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi mulai mengkhawatirkan.

Asap yang diduga berkaitan dengan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 190, atau berada dalam kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muaro Jambi.

Masyarakat diminta tidak menganggap sepele paparan asap, terutama karena partikulat halus yang terkandung di dalamnya dapat masuk ke saluran pernapasan.

Kepala Dinkes Muaro Jambi Aang Hambali mengatakan memburuknya kualitas udara dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari iritasi saluran pernapasan hingga batuk.

“Kondisi seperti ini dapat meningkatkan rasa iritasi pada saluran pernapasan, batuk, atau gangguan kesehatan lainnya, terutama bagi kelompok rentan,” kata Aang Hambali, Senin 10 Agustus 2026.

Menurut Aang, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian lebih bagi masyarakat yang masuk kelompok rentan.

Anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki penyakit jantung atau gangguan paru-paru dinilai lebih berisiko mengalami dampak ketika kualitas udara memburuk.

Karena itu, Dinkes meminta kelompok tersebut mengurangi aktivitas di luar ruangan selama ISPU masih berada pada kategori tidak sehat.

“Batasi kegiatan di luar ruangan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit jantung atau paru-paru. Kalau tidak ada keperluan penting, sebaiknya hindari aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, perlindungan saluran pernapasan juga menjadi hal yang penting.

Dinkes menyarankan penggunaan masker yang mampu menyaring partikulat halus.

Aang secara khusus menyebut masker N95 atau KF94 sebagai pilihan perlindungan ketika masyarakat harus berada di tengah kondisi udara yang tercemar asap.

“Jika terpaksa keluar rumah, pakailah masker pelindung seperti N95 atau KF94. Ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikulat halus ke saluran pernapasan,” tandasnya.

Meningkatnya ISPU menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi kebakaran.

Asap dapat terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara di wilayah permukiman maupun pusat aktivitas masyarakat.

Dinkes Muaro Jambi mengimbau warga terus memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas apabila kondisi semakin memburuk.

Kewaspadaan terutama diperlukan bagi kelompok rentan.

Dengan ISPU yang telah mencapai 190, masyarakat diimbau mengambil langkah perlindungan sejak dini untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dan partikulat halus.(*)




Sambut Idul Fitri 1447 H, Dinkes Muaro Jambi Siapkan Tenaga Medis 24 Jam di Posko Strategis

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi menyiagakan tenaga medis dan ambulans di lima posko pelayanan kesehatan strategis menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Langkah ini bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Aang Hambali, menyatakan setiap posko dilengkapi satu dokter, dua perawat, dan satu unit ambulans yang standby selama periode arus mudik.

“Di setiap posko kami siapkan tenaga medis lengkap dan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan pemudik,” ujar Aang.

Kelima posko kesehatan ditempatkan di kecamatan strategis dan dirancang untuk memberikan pelayanan cepat bagi pemudik yang mengalami kelelahan, sakit mendadak, maupun membutuhkan pertolongan medis darurat.

Selain itu, puskesmas yang beroperasi 24 jam tetap siap melayani masyarakat dan pemudik di wilayah Muaro Jambi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran arus mudik, sekaligus memastikan akses layanan kesehatan tetap terjamin.

“Dengan kesiapan tenaga medis dan ambulans di posko-posko ini, kami berharap pemudik merasa aman dan terbantu saat membutuhkan layanan kesehatan,” tambah Aang.(*)