Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Ini Tipsnya

SEPUCUKJAMBI.ID – Perayaan Lebaran selalu identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera.

Beragam menu khas seperti Ketupat, Opor Ayam, hingga Rendang biasanya tersaji di meja makan saat keluarga berkumpul.

Namun di balik kenikmatan tersebut, banyak orang khawatir berat badan akan meningkat karena terlalu banyak menyantap makanan tinggi kalori selama hari raya.

Meski begitu, menikmati hidangan Lebaran sebenarnya tetap bisa dilakukan tanpa harus khawatir berat badan melonjak.

Dengan beberapa langkah sederhana, kamu tetap bisa menjaga pola makan sekaligus menikmati momen spesial bersama keluarga.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu menjaga berat badan tetap stabil selama Lebaran.

1. Ambil Porsi Makan Secukupnya

Saat memilih makanan, usahakan mengambil porsi yang tidak berlebihan. Mengisi piring dengan jumlah yang cukup membantu mengontrol asupan kalori tanpa harus melewatkan hidangan favorit.

Cara ini juga membuatmu tetap bisa mencicipi berbagai menu Lebaran tanpa merasa terlalu kenyang.

2. Makan dengan Tempo Lebih Santai

Makan secara perlahan dapat membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik. Umumnya, otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menerima sinyal kenyang dari perut.

Dengan mengunyah makanan secara perlahan, kamu bisa menghindari kebiasaan makan berlebihan yang sering terjadi saat berkumpul bersama keluarga.

3. Tetap Aktif Bergerak

Meski aktivitas selama Lebaran sering dipenuhi dengan kunjungan keluarga atau menerima tamu, penting untuk tetap menjaga tubuh agar tetap aktif.

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, membantu menyiapkan hidangan, atau melakukan kegiatan ringan di rumah dapat membantu membakar kalori dan menjaga tubuh tetap bugar.

4. Pilih Minuman yang Lebih Sehat

Saat Lebaran, minuman manis seperti sirup atau minuman bersoda sering menjadi pelengkap hidangan. Minuman tersebut dapat menambah asupan gula dan kalori tanpa disadari.

Sebagai alternatif, pilih minuman yang lebih sehat seperti air putih, teh tanpa gula, atau infused water agar asupan gula tetap terkontrol.

5. Pertahankan Kebiasaan Makan yang Seimbang

Setelah menjalani puasa selama bulan Ramadan, menjaga pola makan tetap teratur sangat penting. Usahakan tetap mengatur waktu makan dengan baik agar tubuh tidak mengalami lonjakan rasa lapar yang berlebihan.

Dengan pola makan yang seimbang, kamu akan lebih mudah mengontrol porsi saat menikmati hidangan Lebaran.

6. Nikmati Makanan Tanpa Berlebihan

Tidak ada salahnya mencicipi berbagai menu khas Lebaran. Namun, sebaiknya tetap memilih makanan secara bijak dan tidak mencoba semuanya dalam satu waktu.

Menikmati sedikit dari setiap hidangan favorit dapat membantu menjaga keseimbangan asupan kalori tanpa mengurangi keseruan momen Lebaran.

Menikmati Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik

Lebaran adalah momen kebersamaan yang penuh kehangatan. Menjaga berat badan selama hari raya tidak berarti harus menghindari semua makanan lezat.

Dengan mengatur porsi makan, makan lebih perlahan, memilih minuman yang lebih sehat, serta tetap aktif bergerak, kamu tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa harus khawatir berat badan meningkat.(*)




Cara Alami Membantu Meredakan Gejala Gondongan di Rumah

SEPUCUKJAMBI.ID – Gondongan merupakan infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar air liur, terutama kelenjar parotis di area pipi dan rahang.

Kondisi ini kerap disertai nyeri saat menelan atau mengunyah, serta dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga sistem kekebalan tubuh berhasil melawan virus penyebabnya.

Karena belum ada obat khusus yang dapat membunuh virus gondongan secara langsung, perawatan umumnya difokuskan pada meredakan gejala dan membantu tubuh pulih dengan lebih nyaman.

Dalam praktiknya, sejumlah bahan alami sering digunakan sebagai pendukung selama masa pemulihan.

Salah satu langkah paling sederhana adalah memperbanyak minum air putih. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga hidrasi tubuh, mendukung fungsi sistem imun, serta mencegah dehidrasi yang bisa terjadi saat demam.

Lidah buaya juga kerap dimanfaatkan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat pembengkakan.

Gel lidah buaya dapat diaplikasikan secara luar pada area wajah yang bengkak sebagai kompres dingin alami. Sensasi sejuknya membantu meredakan nyeri dan memberi rasa nyaman sementara.

Untuk keluhan nyeri di tenggorokan, berkumur dengan air garam hangat sering menjadi pilihan.

Larutan ini membantu menjaga kebersihan rongga mulut sekaligus meredakan iritasi ringan di sekitar jaringan yang terdampak.

Dari sisi nutrisi, beberapa bahan alami dikenal dapat mendukung daya tahan tubuh. Bawang putih, misalnya, mengandung senyawa allicin yang sering dikaitkan dengan dukungan sistem imun.

Mengonsumsinya sebagai bagian dari makanan hangat seperti sup dapat membantu tubuh tetap bertenaga selama masa pemulihan.

Jahe juga kerap dipilih karena sifatnya yang menghangatkan dan membantu meredakan peradangan ringan.

Jahe bisa diolah menjadi minuman hangat atau ditambahkan ke dalam masakan untuk membantu memberikan rasa nyaman pada tubuh.

Untuk pembengkakan di area kelenjar, kompres dingin menggunakan es batu yang dibungkus kain lembut dapat dicoba. Suhu dingin membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri secara sementara.

Perlu diingat, bahan-bahan alami ini hanya bersifat pendukung, bukan pengganti penanganan medis. Gondongan umumnya akan membaik seiring kerja sistem imun.

Namun jika gejala bertambah berat, nyeri semakin hebat, atau tidak menunjukkan perbaikan, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.(*)




Bukan Sekadar Pendek, Ini Dampak Serius Stunting bagi Masa Depan Anak

SEPUCUKJAMBI.ID – Stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

Masalah ini tidak hanya menyangkut tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya, tetapi juga berkaitan dengan kualitas tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mulai dari kesehatan fisik, kecerdasan, hingga kesiapan menghadapi masa depan.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama.

Periode paling krusial terjadinya stunting adalah 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Pada fase ini, otak dan organ tubuh berkembang sangat cepat dan menentukan kualitas hidup anak di kemudian hari.

Sayangnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa stunting disebabkan faktor keturunan.

Padahal, faktor genetik hanya berpengaruh kecil. Penyebab utama stunting justru berasal dari kurangnya asupan gizi seimbang, minimnya protein hewani, serta pola asuh yang belum optimal sejak dini.

Selain faktor gizi, lingkungan dan kondisi sosial turut berperan besar. Akses air bersih yang terbatas, sanitasi yang buruk, serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan ibu dan anak meningkatkan risiko infeksi berulang.

Infeksi yang sering terjadi pada anak dapat menghambat penyerapan nutrisi, sehingga pertumbuhan pun terhambat.

Dampak stunting tidak hanya terlihat secara fisik. Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki sistem imun lebih lemah, sehingga lebih mudah sakit.

Selain itu, perkembangan kognitifnya berisiko terganggu, yang berdampak pada kemampuan belajar, konsentrasi, dan prestasi akademik.

Dalam jangka panjang, stunting dapat menurunkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa.

Upaya pencegahan stunting seharusnya dimulai sejak sebelum kehamilan. Calon ibu perlu memastikan status gizi yang baik, termasuk kecukupan zat besi, asam folat, protein, dan mikronutrien lainnya.

Pemeriksaan kesehatan rutin sebelum dan selama kehamilan menjadi langkah penting untuk memastikan janin tumbuh optimal.

Setelah bayi lahir, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan fondasi utama pencegahan stunting. ASI mengandung nutrisi lengkap dan antibodi yang melindungi bayi dari infeksi.

Setelah itu, MPASI harus diberikan secara bertahap dengan menu yang beragam, bergizi seimbang, dan sesuai usia anak.

Protein hewani seperti telur, ikan, daging, dan susu memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan otak anak.

Kombinasi protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral harus menjadi bagian dari menu harian anak.

Tak kalah penting, lingkungan yang bersih dan sehat menjadi faktor pendukung utama.

Kebiasaan mencuci tangan, penggunaan air bersih, sanitasi layak, serta imunisasi lengkap membantu mencegah penyakit infeksi yang dapat memperburuk risiko stunting.

Stunting memang bukan masalah yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

Namun, dengan edukasi yang tepat, keterlibatan aktif orang tua, serta dukungan dari lingkungan dan layanan kesehatan, angka stunting dapat ditekan secara signifikan.

Menjaga tumbuh kembang anak sejak dini merupakan investasi jangka panjang demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.(*)




Gerakan Tulus Hati, Upaya PKK Kota Jambi Dukung Tumbuh Kembang Anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Tim Penggerak PKK Kota Jambi menggelar kegiatan edukasi kesehatan melalui Gerakan Tulus Hati (Timbang, Usap, Elus, dan Hangatkan Buah Hati), Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan kader posyandu mengenai pentingnya sentuhan serta stimulasi dini dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua TP PKK Kota Jambi, dr. Nadiya Maulana, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama TP PKK Kota Jambi dengan para kader posyandu, khususnya melalui pelatihan praktik pijat bayi.

Menurutnya, pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang terbukti memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan perkembangan anak.

“Melalui Gerakan Tulus Hati, kader posyandu kami latih untuk melakukan pijat bayi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa pijat bayi membuat anak lebih tenang, membantu tumbuh kembang, serta berkontribusi dalam pencegahan stunting,” ujar dr. Nadiya.

Ia menyebutkan, program tersebut sejalan dengan tren penurunan angka stunting di Kota Jambi.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Kota Jambi mengalami penurunan dari 13,5 persen pada 2023 menjadi 10,3 persen.

Meski demikian, dr. Nadiya menegaskan bahwa upaya penanganan stunting harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat.

“Alhamdulillah angka stunting di Kota Jambi menurun, tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Upaya harus terus dilakukan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelasnya.

Selain stunting, TP PKK Kota Jambi juga menyoroti cakupan ASI eksklusif. Berdasarkan data kesehatan anak dari Susenas 2024, cakupan ASI eksklusif di Kota Jambi baru mencapai 74,73 persen.

Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya penguatan edukasi kesehatan keluarga melalui posyandu.

dr. Nadiya menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan tumbuh kembang yang optimal, baik secara fisik maupun mental.

Proses tersebut, menurutnya, harus dimulai dari keluarga dengan memberikan kasih sayang, sentuhan, serta stimulasi yang tepat sejak dini.

“Pijatan yang dilakukan dengan penuh kasih sayang terbukti mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus anak usia 3 hingga 24 bulan,” sebutnya.

“Ini merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” katanya.

Sebagai mitra strategis pemerintah, PKK melalui 10 Program Pokok PKK terus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga, termasuk di bidang kesehatan ibu dan anak.

dr. Nadiya berharap para kader posyandu dapat menerapkan ilmu yang diperoleh serta menyebarkannya kepada para orang tua balita di wilayah masing-masing.

“Kami berharap pengetahuan ini bisa diterapkan di keluarga dan disebarluaskan melalui posyandu. Dengan kader yang terampil, tumbuh kembang anak di Kota Jambi akan semakin optimal,” pungkasnya. (*)




Atasi Jamur Hitam di Rumah dengan Cara Aman dan Efektif

SEPUCUKJAMBI.ID – Pernah melihat bercak hitam di sudut kamar mandi atau dapur rumahmu, lalu mengabaikannya karena terlihat sepele?

Padahal, bercak itu bisa jadi tanda munculnya black mold jamur hitam yang tak hanya merusak estetika rumah, tapi juga berpotensi membahayakan kesehatan.

Black mold tumbuh subur di tempat lembab, minim ventilasi, dan jarang tersinari matahari.

Dari langit-langit, dinding, hingga sudut tersembunyi di balik lemari, jamur ini bisa menyebar dengan cepat tanpa disadari.

Yang lebih berbahaya, spora halusnya bisa terhirup dan memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari alergi ringan, iritasi kulit dan mata, hingga gangguan pernapasan serius, terutama bagi anak-anak, lansia, atau penderita asma.

Untungnya, black mold bisa diatasi dengan langkah yang tepat.

Mulai dari menemukan sumber kelembaban, menggunakan alat pelindung, memilih cairan pembersih yang aman, hingga memastikan area yang dibersihkan kering sempurna.

Pencegahan jangka panjang juga penting, seperti menjaga ventilasi tetap baik, mengontrol kelembaban udara, dan memanfaatkan dehumidifier jika perlu.

Dengan memahami cara yang benar untuk menyingkirkan jamur hitam, rumahmu bisa kembali bersih, sehat, dan nyaman.

Tidak hanya untuk tampilannya, tapi juga demi keselamatan seluruh penghuni rumah.

Berikut tips dan caranya:

1. Temukan dan Atasi Sumber Kelembaban

Langkah paling penting adalah mencari penyebab utama munculnya jamur. Black mold berkembang pesat di lingkungan yang lembab dan kurang sirkulasi udara.

Periksa area rawan seperti kamar mandi, dapur, balik furnitur, plafon, serta sudut dinding yang jarang terlihat.

Kebocoran pipa, atap rusak, rembesan tembok, atau ruangan tertutup tanpa ventilasi bisa menjadi pemicu utama.

Jika sumber kelembaban tidak ditangani, jamur akan terus muncul meski sudah dibersihkan berulang kali.

2. Gunakan Alat Pelindung Diri

Membersihkan black mold tidak boleh dilakukan tanpa perlindungan. Spora jamur dapat memicu iritasi dan gangguan pernapasan.

Gunakan sarung tangan karet, masker respirator tipe N95, serta kacamata pelindung sebelum mulai membersihkan.

Disarankan juga mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang yang dapat langsung dicuci setelah proses pembersihan selesai.

3. Siapkan Cairan Pembersih yang Tepat

Untuk membersihkan area yang terkontaminasi jamur, gunakan larutan pembersih yang efektif namun aman.

Beberapa pilihan yang bisa digunakan antara lain:

– Campuran deterjen cair dan air hangat
– Larutan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:10
– Hidrogen peroksida 3% yang disemprotkan langsung ke permukaan

Bahan-bahan tersebut dikenal mampu membunuh jamur secara efektif.

Namun, penting untuk diingat agar tidak mencampur pemutih dengan amonia karena dapat menghasilkan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan.

Larutan karbol yang telah diencerkan juga bisa menjadi alternatif untuk membasmi jamur hitam.

4. Bersihkan Area yang Terinfeksi Secara Menyeluruh

Semprotkan atau oleskan larutan pembersih ke permukaan yang berjamur, lalu diamkan beberapa menit agar bekerja maksimal.

Setelah itu, gosok area tersebut menggunakan sikat, spons kasar, atau kain lap hingga jamur benar-benar hilang.

Pembersihan tidak hanya dilakukan pada noda yang terlihat, tetapi juga di area sekitarnya karena spora jamur dapat menyebar tanpa terlihat.

Untuk material berpori seperti gypsum, wallpaper, atau kayu yang sudah rusak parah, penggantian material sering kali menjadi solusi terbaik.

5. Keringkan Area dan Buang Limbah dengan Aman

Pastikan area yang telah dibersihkan benar-benar kering. Gunakan kipas angin, blower, atau dehumidifier untuk mempercepat pengeringan.

Sisa kelembaban dapat memicu pertumbuhan jamur kembali.

Alat pembersih yang telah digunakan sebaiknya dimasukkan ke dalam kantong plastik tertutup dan dibuang.

Jangan menggunakan kembali alat tersebut untuk area lain karena berisiko menyebarkan spora.

6. Cegah Jamur Agar Tidak Muncul Kembali

Pencegahan menjadi kunci utama agar black mold tidak kembali. Jaga kelembaban udara di dalam rumah tetap di bawah 50 persen.

Pastikan ventilasi berfungsi dengan baik, rutin membuka jendela, membersihkan filter AC, serta segera memperbaiki kebocoran.

Perhatikan pula area tersembunyi di balik furnitur atau sudut ruangan yang jarang dibersihkan karena sering menjadi tempat favorit tumbuhnya jamur.

7. Manfaatkan Dehumidifier sebagai Perlindungan Tambahan

Penggunaan dehumidifier dapat menjadi solusi jangka panjang.

Alat ini membantu menurunkan kadar kelembaban udara dan menciptakan lingkungan yang tidak ideal bagi pertumbuhan jamur.

Tempatkan di ruangan yang lembab atau minim ventilasi, seperti kamar mandi tanpa jendela atau ruang penyimpanan. (*)




Gatal karena Gigitan Nyamuk dan Serangga, Ini Solusinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Gigitan serangga kerap terjadi saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada musim hujan atau di lingkungan yang banyak nyamuk dan serangga kecil.

Reaksi yang muncul biasanya berupa rasa gatal, kemerahan, bengkak, hingga bentol pada kulit.

Kondisi ini terjadi karena zat yang dilepaskan serangga memicu reaksi peradangan dan pelepasan histamin, sehingga menimbulkan sensasi tidak nyaman.

Meski umumnya tidak berbahaya dan bisa mereda dalam beberapa hari, rasa gatal akibat gigitan serangga sering kali cukup mengganggu aktivitas.

Untungnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan gatal dan iritasi, baik menggunakan bahan alami maupun obat bebas yang mudah ditemukan.

Salah satu bahan alami yang banyak digunakan adalah gel lidah buaya. Kandungan alaminya memiliki efek menenangkan dan membantu mengurangi peradangan pada kulit.

Mengoleskan gel lidah buaya secara langsung pada area gigitan dapat memberikan sensasi sejuk dan meredakan rasa gatal.

Jika gatal terasa cukup berat, obat antihistamin oral dapat menjadi pilihan. Antihistamin bekerja dengan menekan reaksi histamin dalam tubuh yang memicu gatal dan pembengkakan.

Meski tersedia bebas, penggunaan obat ini sebaiknya tetap sesuai anjuran atau atas saran tenaga kesehatan.

Minyak kelapa, terutama jenis extra virgin, juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan melembapkan.

Mengoleskannya pada kulit yang tergigit dapat membantu mengurangi iritasi sekaligus menjaga kelembapan kulit agar tidak semakin kering dan gatal.

Dari sisi produk farmasi, losion atau krim anti-gatal yang mengandung calamine atau hydrocortisone kerap direkomendasikan.

Produk ini dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi sensasi gatal akibat gigitan serangga ringan.

Beberapa bahan herbal lain juga dapat dimanfaatkan, seperti kunyit yang mengandung kurkumin dengan sifat antiinflamasi dan antimikroba.

Selain itu, minyak tea tree dikenal mampu membantu menenangkan kulit dan mencegah infeksi ringan, asalkan digunakan dengan campuran minyak pembawa agar aman bagi kulit.

Selain mengatasi gejala, langkah pencegahan juga penting dilakukan.

Menggunakan pakaian tertutup saat berada di luar ruangan serta mengoleskan lotion anti serangga dapat membantu mengurangi risiko gigitan.

Namun, bila gigitan serangga disertai gejala serius seperti demam tinggi, pembengkakan luas, nyeri hebat, atau tanda infeksi.

Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(*)