JKN di Jambi: Keaktifan Peserta 81%, Daerah Raih UHC Awards 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – BPJS Kesehatan Cabang Jambi kembali membuktikan kualitas pelayanan kesehatan yang mumpuni dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) yang sangat tinggi.

Per 1 Januari 2026, Kota Jambi mencatat kepesertaan UHC sebesar 99,81% dengan tingkat keaktifan 81,69%.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengikuti dengan UHC 99,21% dan keaktifan 81,92%, sementara Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai UHC 99,58% dengan keaktifan 80,02%.

Prestasi ini mendapat pengakuan melalui UHC Awards 2026, yang diberikan kepada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota atas keberhasilan mereka mendorong kepesertaan Program JKN.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen kepala daerah dalam memastikan masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang merata.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan.

Hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta Program JKN telah menembus 282,7 juta jiwa, atau lebih dari 98% penduduk Indonesia, dengan keaktifan 81,45%, melampaui target nasional RPJMN 2025–2029.

“Peran aktif pemerintah daerah sangat strategis untuk mendaftarkan penduduk dan menjaga keaktifan kepesertaan. Dengan sinergi seluruh pihak, perlindungan kesehatan masyarakat dapat terwujud secara lebih adil,” jelas Ghufron.

Capaian UHC juga berdampak signifikan terhadap kesejahteraan sosial. Penelitian LPEM FEB UI tahun 2025 menunjukkan bahwa wilayah yang sudah UHC memiliki tingkat kesakitan lebih rendah, akses layanan lebih mudah, serta pengeluaran kesehatan rumah tangga yang lebih ringan.

Rata-rata, peserta JKN kini melakukan dua juta kunjungan per hari ke fasilitas kesehatan, mencerminkan meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan Cabang Jambi terus memperkuat layanan dengan teknologi digital, termasuk Mobile JKN, PANDAWA WhatsApp 08118165165, Care Center 165, dan fitur i-Care JKN yang memudahkan dokter mengakses riwayat pelayanan peserta selama satu tahun terakhir.

Dalam UHC Awards 2026, daerah yang berprestasi dikategorikan dalam tiga level: Utama, Madya, dan Pratama, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi daerah lain untuk memperluas kepesertaan Program JKN.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya JKN sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari risiko kemiskinan akibat sakit.

“Masyarakat sehat berarti bangsa kuat dan sejahtera. Program JKN menjadi fondasi utama dalam menciptakan kesejahteraan dan daya saing nasional,” kata Cak Imin.

Target pemerintah hingga 2029 adalah 99% kepesertaan JKN, sekaligus peningkatan kualitas layanan agar manfaat program dirasakan optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

UHC Awards 2026 diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi daerah yang belum mencapai cakupan maksimal.(*)




INASIA 2025 Warnai Jambi, Wali Kota Maulana Apresiasi Kontribusi Dunia Medis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi menjadi tuan rumah perhelatan akbar 7th Annual Scientific Meeting of INASIA (Indonesian Society of Intensivist Anesthesiologist) 2025, yang digelar pada 30 April hingga 4 Mei 2025.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) menggelar gala dinner dan pengukuhan dokter spesialis di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat malam (2/5/2025).

Kegiatan ilmiah nasional yang mengangkat tema “Critical Care on the Edge: Strategies and Innovations for Saving Lives in Limited Resources” ini dihadiri lebih dari 500 dokter anestesiologi dari seluruh Indonesia.

Acara juga turut dihadiri Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, bersama istri Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyambut baik kedatangan para dokter spesialis, seraya menyebut bahwa kegiatan nasional ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan budaya, sejarah, dan kuliner khas Jambi.

Ia juga menekankan dampak positif kegiatan terhadap perekonomian lokal.

“Event seperti ini mendorong pertumbuhan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif Jambi,” ujarnya.

Puncak acara INASIA 2025 akan digelar Minggu (4/5/2025) dengan agenda pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada 1.400 ASN, yang ditargetkan memecahkan rekor MURI untuk pelatihan RJP terbanyak secara serentak.

Ketua INASIA, Dr. dr. Faisal Muchtar, Sp.An-TI, Subsp.TI, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menyebut INASIA 2025 juga menjadi momen bersejarah dengan hadirnya pelatihan pertama di Indonesia untuk dokter umum yang bertugas di ICU.

Ketua Perdatin Jambi, dr. Ade Susanti, Sp.An-TIC KIC, menjelaskan kegiatan lain selama acara berlangsung, mulai dari webinar ilmiah nasional, workshop pelatihan ICU, lomba mini soccer, lomba poster ilmiah berbasis kasus, hingga city tour ke berbagai destinasi wisata di Jambi.

Acara gala dinner juga dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Johansyah, SE, ME, Sekda Kota Jambi, serta perwakilan OPD Pemerintah Kota Jambi.(*)