Tak Cukup Edukasi, DPRD Kota Jambi Minta Pemkot Intervensi Masalah Gizi Siswa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persoalan pemenuhan gizi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah menjadi perhatian DPRD Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi didorong tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menyiapkan langkah konkret berupa bantuan makanan bergizi bagi anak sekolah yang membutuhkan.

Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi keluarga dapat menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam upaya memastikan kebutuhan gizi anak sekolah tetap terpenuhi.

Karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dinilai perlu menyiapkan pola penanganan yang tidak berhenti pada penyuluhan mengenai pentingnya gizi.

“Pemerintah perlu melihat kondisi anak secara langsung, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” menjadi poin utama dorongan Maria agar intervensi dapat dilakukan secara tepat.

Bantuan Makanan Bergizi Perlu Tepat Sasaran

Maria mendorong Pemkot Jambi mempertimbangkan penyaluran bantuan makanan bergizi kepada siswa dari keluarga kurang mampu.

Namun, menurutnya, pemberian bantuan tersebut harus didukung mekanisme yang jelas agar tidak salah sasaran.

Pendataan penerima menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan sebelum program dijalankan. Dengan demikian, bantuan pangan bergizi dapat diberikan kepada siswa yang memang membutuhkan.

Maria juga mendorong adanya koordinasi antara Dinas Kesehatan dan pihak sekolah dalam menentukan calon penerima bantuan.

Sekolah dinilai memiliki peran penting karena berinteraksi langsung dengan siswa dan dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran mengenai kondisi anak yang membutuhkan perhatian.

Dinkes dan Sekolah Diminta Bersinergi

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan sekolah juga diperlukan untuk memantau kondisi siswa secara berkelanjutan.

Menurut Maria, pola tersebut dapat membantu memastikan bantuan yang diberikan tidak sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan siswa.

Pendekatan tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu mencegah persoalan kekurangan gizi pada anak yang berkaitan dengan keterbatasan kemampuan ekonomi keluarga.

DPRD Dorong Program Berkelanjutan

Maria berharap perhatian terhadap pemenuhan gizi siswa tidak hanya muncul ketika ditemukan persoalan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah.

Ia menilai edukasi mengenai gizi tetap penting, namun perlu diikuti dukungan nyata bagi kelompok siswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Dengan skema pendataan, koordinasi sekolah dan Dinas Kesehatan, serta mekanisme distribusi yang jelas, bantuan makanan bergizi diharapkan dapat menjangkau siswa yang membutuhkan.

DPRD Kota Jambi pun mendorong pemerintah daerah mengkaji kebutuhan tersebut agar kebijakan yang diambil dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)