Kerinci Siap Perkuat Ketahanan Pangan, Monadi Dorong Penguatan Irigasi Pertanian

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian dan kesiapan menghadapi ancaman kekeringan yang dapat mengganggu produksi pangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kerinci, Monadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta.

Forum nasional ini menjadi ajang strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyatukan langkah menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak langsung pada sektor pertanian.

Fokus utama Rakornas adalah penguatan mitigasi kekeringan serta optimalisasi sumber daya daerah untuk mendukung kemandirian pangan nasional yang mencakup sektor pangan, protein, biodiesel, hingga bioenergi.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Ia menyebut bahwa daerah memiliki posisi strategis dalam memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian melalui penguatan infrastruktur seperti embung, jaringan irigasi, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

“Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan. Tidak boleh ada daerah yang bergerak sendiri,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kerinci Monadi menyatakan kesiapan daerahnya untuk mendukung penuh program nasional tersebut melalui langkah konkret di lapangan.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci akan fokus pada penguatan sistem irigasi, optimalisasi lahan pertanian, serta peningkatan ketahanan petani dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kerinci memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis daerah ini dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Monadi.

Selain itu, Pemkab Kerinci juga mengajukan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat, terutama terkait percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pengairan pertanian.

Menurut Monadi, Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus membuka peluang program dukungan dari pemerintah pusat bagi daerah.

Dengan potensi pertanian yang dimiliki, Kerinci dinilai mampu menjadi salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.(*)




PNS SMPN 22 Kerinci Ditemukan Meninggal di Parit, Keluarga Tolak Autopsi

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jajaran Satreskrim Polres Kerinci menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan mayat seorang pria di parit pinggir jalan raya antara Desa Sungai Pegeh dan Desa Sungai Lebuh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Sabtu (27/12/2025) sore.

Korban diketahui bernama Arman Danil alias Pak Hapit (55), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SMPN 22 Kerinci dan warga Dusun II, Desa Sungai Pegeh.

Penemuan bermula sekitar pukul 16.05 WIB ketika seorang warga melihat korban tergeletak di parit. Warga kemudian heboh dan segera melaporkan kejadian tersebut

Jenazah korban dievakuasi ke rumah istrinya, dan pihak keluarga bersama petugas kesehatan melakukan pengecekan fisik luar.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Satreskrim Polres Kerinci, tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka fisik pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi penemuan.

Keterangan keluarga dan Kepala Desa Baru Sungai Pegeh menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit stroke.

Korban dikenal rutin berolahraga jalan kaki setiap pagi. Pada hari kejadian, korban keluar rumah sekitar pukul 06.00 WIB untuk berolahraga sebelum akhirnya ditemukan meninggal.

Polisi telah berkoordinasi dengan pihak keluarga, yang menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Jenazah sudah diserahkan ke keluarga untuk proses pemakaman setelah mereka menandatangani surat pernyataan,” ujar Kasat Reskrim Polres Kerinci.

Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Polres Kerinci mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa di lingkungan masing-masing.(*)