Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Dorong Solidaritas dan Keharmonisan di Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi, Naim, mengajak seluruh umat Muslim dan masyarakat di Kota Jambi khususnya, untuk menjaga ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat toleransi.

Dalam pernyataannya, Naim menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menunaikan ibadah puasa, melainkan juga momentum penting untuk meningkatkan kualitas moral, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk metode penentuan awal puasa yang berbeda-beda.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan waktu ini untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Naim mengimbau masyarakat agar menjaga sikap santun selama bulan suci, termasuk menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, Tadarus Al-Qur’an, dan I’tikaf di masjid-masjid.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam menghormati saudara yang tidak berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit atau dalam perjalanan (musafir), serta bersikap bijaksana terhadap warga non-Muslim di lingkungan sekitar.

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling menghargai. Hormati yang berpuasa, pahami yang memiliki uzur, dan tetap jalin keharmonisan dengan saudara-saudara yang berbeda keyakinan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naim berharap bulan suci ini menjadi momen untuk menumbuhkan solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperkuat persaudaraan.

Ia menekankan bahwa nilai toleransi dan ukhuwah harus menjadi pedoman, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga sepanjang tahun.

“Bersama-sama kita ciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Membantu Toko Ibu

Cerpen karya: Lilyana Agnesia. S

Rami yang berusia sebelas tahun berlari ke toko kecil milik orangtuanya di pinggir jalan.

Toko itu penuh dengan aroma nasi goreng dan ayam bakar.

Ayahnya sedang memasak di dapur, ibunya melayani pelanggan.

“Rami, tolong bantu ibu ya,” kata ibunya sambil tersenyum lelah.

Rami mengangguk cepat.

Ia tahu ia harus membantu, karena orangtuanya sibuk sekali hari ini karena memiliki banyak pelanggan.

Rami mulai mencuci piring di wastafel cuci piring.

Ia memutar keran, air mengalir deras, piring-piring kotor dari pelanggan sebelumnya menumpuk tinggi.

Rami menggosok kuat-kuat dengan sabun, air sabun berbuih putih.

Ia merasakan tangannya basah dan dingin, tapi ia terus bekerja.

“Aku bisa lakukan ini,” pikirnya.

Itu kesadaran dirinya sendiri, Rami tahu kekuatannya dan tidak akan merasa lelah segera.

Tiba-tiba, pintu toko terbuka lebar.

Masuklah teman-temannya yaitu Lina, Budi, Sari, dan Toni.

“Hai, Rami! Kami lapar nih,” kata Lina sambil melambaikan tangan.

Rami tersenyum lebar.

“Ayo, duduk dulu, aku lagi bantu ibu.”

Mereka duduk di meja kayu, memesan nasi goreng dan jus jeruk dengan uang jajan yang diberikan orangtua mereka masing-masing.

Ibunya sibuk melayani pelanggan lain.

Rami cepat membersihkan meja kosong dengan lap basah.

Ia menyeka kuat-kuat, debu dan remah-remah terbang.

“Meja ini harus bersih,” gumamnya.

Ia mengontrol emosinya, tidak marah meski tangannya pegal.

Itu pengendalian diri Rami tetap tenang dan fokus.

Lina yang melihat Rami bekerja merasa iba.

“Kami bantu ya, Rami,” katanya.

Mereka ikut membersihkan meja.

Budi menyapu lantai, Sari membereskan kursi-kursi, dan Toni mengambil sampah.

Rami merasakan hati hangat.

Ia terharu, bisa merasakan kelelahan ibunya dan kebaikan teman-temannya.

“Terima kasih, teman-teman. Ini membantu sekali,” kata Rami sambil tersenyum.

Ayahnya keluar dari dapur, membawa piring nasi goreng panas.

“Wah, banyak bantuan hari ini!” serunya.

Rami dan teman-temannya tertawa. Mereka makan bersama di meja yang sudah bersih.

Rami mengunyah nasi gorengnya, rasa pedas dan gurih.

Ia memotivasi untuk membantu lebih banyak, karena melihat teman-temannya bahagia.

Setelah makan, Lina dan yang lain membantu lagi.

Mereka mencuci gelas bekas jus. Rami memegang spons, menggosok gelas hingga berkilau.

“Ini seru, seperti main air!” kata Toni sambil menyemprot air.

Rami ikut tertawa.

Ia menggunakan keterampilan sosialnya berbagi tugas dan bekerja sama dengan teman-temannya.

Toko mulai sepi.

Ibunya duduk sebentar, minum air.

“Rami, kamu hebat sekali. Dan teman-temanmu juga,” katanya sambil memeluk Rami.

Rami merasa bangga.

“Aku senang bisa membantu, Bu. Dan teman-teman datang untuk makan, jadi lebih ramai.”

Mereka bermain sebentar di depan toko. Lina melempar bola kecil, Budi menangkapnya.

“Ayo, main lagi besok!” seru Sari.

Rami mengangguk.

Ia belajar bahwa membantu orangtua membuat hari lebih menyenangkan, dan teman-teman bisa jadi bagian dari itu.

Sore hari, Rami pulang sambil bergandengan dengan teman-temannya.

Ia tahu, kepedulian dan kebaikan itu membuat segalanya lebih baik.




Wawako Jambi Diza Hazra Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Mbah Mulyadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kota Jambi, Pemkot menyerahkan bantuan kursi roda lengkap kepada Mbah Mulyadi (77), warga Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi.

Mbah Mulyadi diketahui harus menjalani amputasi kaki kiri akibat infeksi tetanus yang bermula dari luka tertusuk paku beberapa bulan lalu.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai petani dan buruh harian, sehingga kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi aktivitas dan kehidupan keluarganya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi bersama jajaran BAZNAS dan pemerintah setempat membawa suasana hangat dan penuh empati.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu mobilitas Mbah Mulyadi sekaligus meringankan beban keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Yang kami dorong adalah kolaborasi. Dengan jumlah penduduk Kota Jambi yang besar, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS sangat dibutuhkan agar bantuan sosial dapat tepat sasaran,” ujar Diza.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, tetapi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup warga yang sedang diuji kesehatannya.

Pemerintah Kota Jambi, kata dia, juga akan menindaklanjuti dengan pemantauan kesehatan melalui tenaga medis.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana beliau tetap nyaman, sehat, dan bisa beraktivitas dengan lebih baik. Insyaallah, bantuan ini bisa memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, menjelaskan bahwa bantuan kursi roda tersebut berasal dari Program Jambi Sehat, salah satu program unggulan BAZNAS yang fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi mustahik.

“Setelah pengajuan masuk, tim BAZNAS langsung melakukan survei lapangan. Berdasarkan hasil verifikasi, Mbah Mulyadi dinyatakan layak menerima bantuan ini,” jelasnya.

Sanandar juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak warga yang terbantu, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Dengan sinergi antara Pemkot Jambi dan BAZNAS, bantuan sosial diharapkan terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Jambi yang lebih peduli dan berkeadilan sosial.(*)




TP PKK Provinsi Jambi Gelar Jumat Berkah, Masyarakat Antusias Nikmati Sarapan Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di Pojok Berkah Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Jumat pagi, saat program Jumat Berkah digelar.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), membagikan sarapan pagi yang bersih, sehat, dan bergizi untuk masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TP PKK Provinsi Jambi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bergizi di pagi hari, khususnya bagi warga sekitar dan para pengemudi ojek daring yang rutin singgah.

Hj. Hesnidar Haris menyatakan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang semakin meningkat.

“Alhamdulillah, tadi sudah sama-sama menikmati nasi kuning di Halaman Rumah Berkah PKK Provinsi Jambi. Suasananya ramai, bahkan hari ini sarapannya habis lebih cepat, baru pukul 09.00 WIB sudah habis, padahal biasanya keramaian mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menu sarapan yang disajikan bukan sekadar makanan sederhana. Setiap sajian dirancang dengan gizi seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, serta pelengkap khas Jambi.

“Makanan yang kita siapkan sudah memperhatikan unsur gizi lengkap. Dan tentu, bagi masyarakat Jambi, harus ada sambal. Kalau sudah ada sambal, makannya jadi lebih bahagia,” tambahnya sambil tersenyum.

Lebih jauh, Hj. Hesnidar menegaskan bahwa Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi program berkelanjutan yang direncanakan hingga akhir masa kepengurusan TP PKK periode 2025–2029, bahkan diteruskan oleh kepengurusan berikutnya.

“Program ini sangat bermanfaat dan menyentuh langsung masyarakat. InsyaAllah siapapun Ketua TP PKK berikutnya dapat melanjutkan kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, TP PKK Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, untuk memperkuat sinergi dalam kegiatan sosial.

Selain itu, Hj. Hesnidar Haris membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bersedekah makanan dan minuman bagi masyarakat. “Silakan berkoordinasi langsung dengan Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi,” jelasnya.

Melalui Jumat Berkah, TP PKK Provinsi Jambi berharap menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pangan sehat dan bergizi.(*)




Demi Keselamatan, Warga Lorong Teratai Kota Jambi Patungan Perbaiki Jalan Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian dan solidaritas warga kembali terlihat di Lorong Teratai, Kelurahan Bakung Jaya, Kota Jambi.

Ratusan kepala keluarga secara swadaya menggelar gotong royong memperbaiki jalan utama lorong yang mengalami kerusakan cukup parah, Jumat (16/1/2026).

Sejak pagi hari, puluhan warga turun langsung ke lokasi untuk memperbaiki jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.

Perbaikan dilakukan dengan bantuan alat berat untuk mengeruk bagian jalan yang rusak, kemudian diisi batu makadam dan ditimbun abu batu.

Tahapan akhir akan dilakukan pelapisan menggunakan aspal siram.

Inisiatif gotong royong ini muncul setelah warga menilai kondisi jalan utama Lorong Teratai semakin membahayakan, terutama saat hujan dan malam hari.

Melalui musyawarah bersama, warga dari RT 37 Lorong Teratai, Perumahan BDT, Perumahan BCL, serta kawasan Limbat sepakat melakukan iuran guna mempercepat perbaikan jalan.

Ketua pelaksana kegiatan, Irwansyah, mengatakan perbaikan dilakukan pada sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang berbeda.

“Total jalan yang diperbaiki sekitar 350 meter. Ada lubang besar, kerusakan sedang, hingga lubang-lubang kecil yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Warga berharap, dengan perbaikan ini mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

Apalagi, jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuk Lorong Teratai yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

Perbaikan jalan direncanakan tidak selesai dalam satu hari. Setelah tahap pengerukan dan penimbunan, proses akan dilanjutkan hingga penyiraman aspal rampung.

Warga menargetkan jalan sudah layak digunakan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.(*)




Malam Tahun Baru Penuh Makna, Donasi Korban Bencana di Kota Jambi Tembus Rp1,09 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Solidaritas dan kepedulian masyarakat Kota Jambi tercermin kuat di malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Dalam waktu singkat, donasi sebesar Rp1.090.000.000 berhasil terkumpul untuk membantu korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalangan dana tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pada Rabu malam (31/12/2025) di Taman Banjuran Budayo.

Kegiatan ini menjadi alternatif perayaan malam tahun baru tanpa euforia, tanpa pesta kembang api, dan diganti dengan doa serta aksi kemanusiaan.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul merupakan hasil partisipasi berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, komunitas seni, hingga masyarakat umum.

“Dalam waktu yang sangat singkat, alhamdulillah terkumpul kembali donasi Rp1,09 miliar. Ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya kita juga telah mengumpulkan Rp1,2 miliar. Seluruh bantuan akan disalurkan melalui Baznas kepada daerah yang membutuhkan, terutama Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, besarnya donasi tersebut menjadi bukti nyata tingginya solidaritas sosial warga Kota Jambi, sekaligus menunjukkan bahwa perayaan tahun baru dapat dimaknai dengan cara yang lebih bermanfaat dan bermakna.

“Kegiatan yang biasanya diisi euforia, malam ini kita ganti dengan doa dan berbagi. Ini jauh lebih bernilai bagi sesama,” tuturnya.

Selain penggalangan dana, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi juga diisi dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Enam agama resmi di Indonesia turut menyampaikan doa, harapan, dan pesan persaudaraan demi kedamaian Kota Jambi dan bangsa Indonesia.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, serta Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi, Baznas, FKUB, perangkat daerah, komunitas seni budaya, UMKM, yayasan sosial, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat empati sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama unsur Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)