Program RLHB Kota Jambi: Ubah Nasib Mak Gambreng yang Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan yang selama puluhan tahun dipendam akhirnya mulai menjadi kenyataan bagi Sutirah (58), warga Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Perempuan yang akrab disapa Mak Gambreng itu kini mendapat bantuan bedah rumah setelah sekitar 30 tahun tinggal di rumah sederhana yang kondisinya memprihatinkan.

Program perbaikan rumah tersebut merupakan bagian dari Program Jambi Kota Peduli Rumah Layak Huni dan Bahagia (RLHB) 2026 yang dijalankan Pemerintah Kota Jambi bersama Baznas Kota Jambi dan Polresta Jambi.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, serta Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar di RT 05, Payo Sigadung, Kelurahan Rawasari, Sabtu 20 Juni 2026.

Rumah yang akan diperbaiki itu merupakan satu-satunya tempat tinggal Mak Gambreng yang selama ini ia tempati seorang diri.

Hidup Mandiri di Tengah Keterbatasan

Di usia yang tidak lagi muda, Mak Gambreng tetap berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan berjualan es batu rumahan dan membuka usaha sembako kecil-kecilan.

Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, warga sekitar mengenalnya sebagai sosok pekerja keras yang tidak pernah mengeluhkan keadaan.

Kondisi rumah yang dihuni selama puluhan tahun itu akhirnya menjadi perhatian setelah dilakukan pendataan dan verifikasi oleh perangkat lingkungan bersama pihak terkait.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah dipastikan bahwa lahan yang ditempati merupakan milik pribadi sehingga memenuhi syarat untuk program Rumah Layak Huni.

“Melalui kolaborasi Pemkot Jambi, Baznas, dan Polresta Jambi, bantuan ini diberikan untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan. Dana digunakan untuk pembelian material bangunan, sementara pengerjaannya dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat,” ujar Maulana.

Kolaborasi Sambut Hari Bhayangkara

Program bedah rumah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menyebut kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Baznas menjadi langkah nyata dalam membantu meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membuat Ibu Sutirah memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman,” katanya.

Air Mata Haru Mak Gambreng

Momen peletakan batu pertama berlangsung penuh haru. Dengan mata berkaca-kaca, Mak Gambreng mengaku tidak menyangka impiannya untuk memiliki rumah yang lebih layak akhirnya mendapat perhatian.

Selama ini ia hanya bisa berharap suatu hari memiliki rezeki untuk memperbaiki rumah yang sudah lama ditempatinya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu. Saya selalu berdoa agar suatu saat bisa memperbaiki rumah ini, dan hari ini doa itu dikabulkan,” ucapnya.

Warga Berharap Program Terus Berlanjut

Ketua RT 05 Kelurahan Rawasari, Wiwin, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Pemkot Jambi, Baznas Kota Jambi, dan Polresta Jambi.

Ia menilai bantuan tersebut tepat sasaran karena diberikan kepada warga yang selama ini hidup mandiri meski berada dalam keterbatasan.

Menurutnya, masih ada sejumlah warga kurang mampu di wilayahnya yang membutuhkan perhatian serupa, sehingga program sosial dan pemberdayaan masyarakat diharapkan terus berlanjut.

Selain itu, warga juga berharap pembangunan masjid, madrasah, dan penguatan sektor UMKM yang direncanakan di kawasan tersebut dapat segera terealisasi untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Program Rumah Layak Huni yang dijalankan melalui kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah warga.

Tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di Kota Jambi.(*)




Sekretariat DPRD Kota Jambi Rayakan Iduladha dengan Aksi Sosial dan Berbagi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Suasana kebersamaan dan semangat berbagi terasa hangat di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Jambi saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pegawai, tenaga pendukung hingga keluarga besar Sekretariat DPRD Kota Jambi.

Tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, momentum Iduladha kali ini juga dimaknai sebagai bentuk penguatan nilai keikhlasan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Kota Jambi, Feny Nivertity, mengatakan Iduladha memiliki makna mendalam dalam membangun rasa pengabdian dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya sebatas proses penyembelihan hewan ternak, tetapi juga menjadi pengingat penting agar manusia mampu mengendalikan sifat egois dan meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama.

“Kurban mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi. Nilai-nilai inilah yang ingin terus kita tumbuhkan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Feny.

Ia menjelaskan, kegiatan kurban tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Jambi.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar, pegawai honorer, tenaga pendukung, serta warga yang membutuhkan.

Proses pembagian dilakukan secara tertib dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan masyarakat dan membawa keberkahan bagi semua,” katanya.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berlangsung lancar dengan melibatkan sejumlah pegawai yang ikut membantu mulai dari proses pemotongan hingga pendistribusian daging kurban.

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar karena dinilai mampu memperkuat hubungan sosial dan rasa kepedulian di momentum Hari Raya Iduladha.

Pada kesempatan itu, keluarga besar Sekretariat DPRD Kota Jambi turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan di Hari Raya Iduladha ini membawa keberkahan serta mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” tutup Feny.(*)




TP-PKK Jambi Gelar Pojok Berkah, Makanan Gratis untuk Warga Meski WFH

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali digaungkan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi melalui kegiatan Pojok Berkah.

Biasanya digelar setiap hari Jumat, kegiatan kali ini dilaksanakan pada hari Rabu sebagai penyesuaian kebijakan work from home (WFH), bertempat di Sekretariat TP-PKK Provinsi Jambi.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, menegaskan bahwa perubahan jadwal tidak mengurangi semangat berbagi kepada masyarakat.

“Pojok Berkah tetap terbuka untuk siapa saja yang ingin menikmati sajian maupun berpartisipasi dalam sedekah,” ujarnya.

Sajian pada kegiatan kali ini berasal dari dana kotak sedekah yang terkumpul lebih dari satu juta rupiah, ditambah kontribusi dari pengurus TP-PKK.

Hj. Hesnidar Haris menekankan, sedekah tidak diukur dari besar kecilnya nominal, karena kontribusi sekecil Rp500 atau Rp1.000 tetap bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor TP-PKK Provinsi Jambi dan membagikan makanan gratis kepada petugas kebersihan, pekerja harian, serta warga yang melintas.

Antusiasme terlihat dari kehadiran masyarakat yang tertib menikmati sajian yang tersedia.

Selain berbagi makanan, Pojok Berkah menjadi wadah menumbuhkan nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Melalui kotak sedekah terbuka, TP-PKK mengajak seluruh elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam gerakan berbagi yang sederhana namun berdampak nyata.

Hj. Hesnidar Haris berharap program ini bisa terus berjalan dan memberikan berkah bagi semua pihak yang terlibat, baik pemberi maupun penerima.

“Mudah-mudahan rezeki kita semakin berkah dan semakin banyak orang yang merasakan manfaatnya. Amin,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam menjalankan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.(*)




Perkuat Kepedulian Sosial, Wali Kota Jambi Salurkan Santunan Bagi Anak Yatim dan Prasejahtra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama BAZNAS Kota Jambi menyalurkan santunan langsung kepada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di Rumah Singgah Gerakan Muda Relawan Bina Demokrasi (REBIDSI), Jumat (03/04/2026).

Lokasi kegiatan berada di Jalan Sunan Giri RT 36, Perumahan Guru No. 4 Gang 1, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bantuan Tidak Hanya Materi, Tapi Pendidikan

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sekadar berupa materi, melainkan juga pembinaan pendidikan, baik umum maupun keagamaan.

“Kami hadir untuk memberikan perhatian kepada anak-anak kita, khususnya yang berada di rumah singgah, anak-anak kurang mampu, dan anak yatim. Mari kita tingkatkan kepedulian bersama agar mereka mendapatkan pendidikan yang baik,” ujar Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhrudin, menyampaikan bahwa penyaluran santunan merupakan bagian dari program “Jambi Kota Peduli”.

Kali ini sebanyak 34 paket bantuan diserahkan, masing-masing senilai Rp300.000, dengan total dana Rp10.200.000, yang berasal dari infak masyarakat Kota Jambi.

“Bantuan ini melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran. Program lanjutan juga sedang dipersiapkan menjelang tahun ajaran baru, termasuk perlengkapan sekolah, pembayaran tunggakan, dan bantuan berobat,” tambah Fakhrudin.

Rumah Singgah REBIDSI: Pusat Pendidikan dan Pembinaan Sosial

Pengelola Rumah Singgah REBIDSI, Hermiati, menyebutkan kegiatan saat ini melibatkan 22 anak yatim dan yatim piatu, termasuk 3 anak penghafal Al-Qur’an dan 3 mualaf.

Anak-anak tersebut aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid selama Ramadan yang tersebar di enam kecamatan Kota Jambi.

Selain santunan, program ini mendukung pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dan wajib belajar 12 tahun, serta mengembangkan kegiatan sosial seperti rumah singgah, pendampingan lansia, dan pemberdayaan UMKM.

Organisasi ini berdiri sejak 2015 dan memiliki badan hukum resmi sejak 2017.

Ke depan, REBIDSI berencana membangun rumah singgah terpadu yang juga menjadi pusat produksi dan pemasaran UMKM serta pembinaan sosial untuk masyarakat terdampak KDRT dan anak terlantar.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Masa Depan Generasi Muda

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, BAZNAS, dan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian sosial demi masa depan anak-anak yang lebih baik, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia”.(*)




Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Dorong Solidaritas dan Keharmonisan di Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi, Naim, mengajak seluruh umat Muslim dan masyarakat di Kota Jambi khususnya, untuk menjaga ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat toleransi.

Dalam pernyataannya, Naim menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menunaikan ibadah puasa, melainkan juga momentum penting untuk meningkatkan kualitas moral, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk metode penentuan awal puasa yang berbeda-beda.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan waktu ini untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Naim mengimbau masyarakat agar menjaga sikap santun selama bulan suci, termasuk menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, Tadarus Al-Qur’an, dan I’tikaf di masjid-masjid.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam menghormati saudara yang tidak berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit atau dalam perjalanan (musafir), serta bersikap bijaksana terhadap warga non-Muslim di lingkungan sekitar.

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling menghargai. Hormati yang berpuasa, pahami yang memiliki uzur, dan tetap jalin keharmonisan dengan saudara-saudara yang berbeda keyakinan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naim berharap bulan suci ini menjadi momen untuk menumbuhkan solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperkuat persaudaraan.

Ia menekankan bahwa nilai toleransi dan ukhuwah harus menjadi pedoman, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga sepanjang tahun.

“Bersama-sama kita ciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Membantu Toko Ibu

Cerpen karya: Lilyana Agnesia. S

Rami yang berusia sebelas tahun berlari ke toko kecil milik orangtuanya di pinggir jalan.

Toko itu penuh dengan aroma nasi goreng dan ayam bakar.

Ayahnya sedang memasak di dapur, ibunya melayani pelanggan.

“Rami, tolong bantu ibu ya,” kata ibunya sambil tersenyum lelah.

Rami mengangguk cepat.

Ia tahu ia harus membantu, karena orangtuanya sibuk sekali hari ini karena memiliki banyak pelanggan.

Rami mulai mencuci piring di wastafel cuci piring.

Ia memutar keran, air mengalir deras, piring-piring kotor dari pelanggan sebelumnya menumpuk tinggi.

Rami menggosok kuat-kuat dengan sabun, air sabun berbuih putih.

Ia merasakan tangannya basah dan dingin, tapi ia terus bekerja.

“Aku bisa lakukan ini,” pikirnya.

Itu kesadaran dirinya sendiri, Rami tahu kekuatannya dan tidak akan merasa lelah segera.

Tiba-tiba, pintu toko terbuka lebar.

Masuklah teman-temannya yaitu Lina, Budi, Sari, dan Toni.

“Hai, Rami! Kami lapar nih,” kata Lina sambil melambaikan tangan.

Rami tersenyum lebar.

“Ayo, duduk dulu, aku lagi bantu ibu.”

Mereka duduk di meja kayu, memesan nasi goreng dan jus jeruk dengan uang jajan yang diberikan orangtua mereka masing-masing.

Ibunya sibuk melayani pelanggan lain.

Rami cepat membersihkan meja kosong dengan lap basah.

Ia menyeka kuat-kuat, debu dan remah-remah terbang.

“Meja ini harus bersih,” gumamnya.

Ia mengontrol emosinya, tidak marah meski tangannya pegal.

Itu pengendalian diri Rami tetap tenang dan fokus.

Lina yang melihat Rami bekerja merasa iba.

“Kami bantu ya, Rami,” katanya.

Mereka ikut membersihkan meja.

Budi menyapu lantai, Sari membereskan kursi-kursi, dan Toni mengambil sampah.

Rami merasakan hati hangat.

Ia terharu, bisa merasakan kelelahan ibunya dan kebaikan teman-temannya.

“Terima kasih, teman-teman. Ini membantu sekali,” kata Rami sambil tersenyum.

Ayahnya keluar dari dapur, membawa piring nasi goreng panas.

“Wah, banyak bantuan hari ini!” serunya.

Rami dan teman-temannya tertawa. Mereka makan bersama di meja yang sudah bersih.

Rami mengunyah nasi gorengnya, rasa pedas dan gurih.

Ia memotivasi untuk membantu lebih banyak, karena melihat teman-temannya bahagia.

Setelah makan, Lina dan yang lain membantu lagi.

Mereka mencuci gelas bekas jus. Rami memegang spons, menggosok gelas hingga berkilau.

“Ini seru, seperti main air!” kata Toni sambil menyemprot air.

Rami ikut tertawa.

Ia menggunakan keterampilan sosialnya berbagi tugas dan bekerja sama dengan teman-temannya.

Toko mulai sepi.

Ibunya duduk sebentar, minum air.

“Rami, kamu hebat sekali. Dan teman-temanmu juga,” katanya sambil memeluk Rami.

Rami merasa bangga.

“Aku senang bisa membantu, Bu. Dan teman-teman datang untuk makan, jadi lebih ramai.”

Mereka bermain sebentar di depan toko. Lina melempar bola kecil, Budi menangkapnya.

“Ayo, main lagi besok!” seru Sari.

Rami mengangguk.

Ia belajar bahwa membantu orangtua membuat hari lebih menyenangkan, dan teman-teman bisa jadi bagian dari itu.

Sore hari, Rami pulang sambil bergandengan dengan teman-temannya.

Ia tahu, kepedulian dan kebaikan itu membuat segalanya lebih baik.




Wawako Jambi Diza Hazra Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Mbah Mulyadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kota Jambi, Pemkot menyerahkan bantuan kursi roda lengkap kepada Mbah Mulyadi (77), warga Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi.

Mbah Mulyadi diketahui harus menjalani amputasi kaki kiri akibat infeksi tetanus yang bermula dari luka tertusuk paku beberapa bulan lalu.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai petani dan buruh harian, sehingga kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi aktivitas dan kehidupan keluarganya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi bersama jajaran BAZNAS dan pemerintah setempat membawa suasana hangat dan penuh empati.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu mobilitas Mbah Mulyadi sekaligus meringankan beban keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Yang kami dorong adalah kolaborasi. Dengan jumlah penduduk Kota Jambi yang besar, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS sangat dibutuhkan agar bantuan sosial dapat tepat sasaran,” ujar Diza.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, tetapi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup warga yang sedang diuji kesehatannya.

Pemerintah Kota Jambi, kata dia, juga akan menindaklanjuti dengan pemantauan kesehatan melalui tenaga medis.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana beliau tetap nyaman, sehat, dan bisa beraktivitas dengan lebih baik. Insyaallah, bantuan ini bisa memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, menjelaskan bahwa bantuan kursi roda tersebut berasal dari Program Jambi Sehat, salah satu program unggulan BAZNAS yang fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi mustahik.

“Setelah pengajuan masuk, tim BAZNAS langsung melakukan survei lapangan. Berdasarkan hasil verifikasi, Mbah Mulyadi dinyatakan layak menerima bantuan ini,” jelasnya.

Sanandar juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak warga yang terbantu, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Dengan sinergi antara Pemkot Jambi dan BAZNAS, bantuan sosial diharapkan terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Jambi yang lebih peduli dan berkeadilan sosial.(*)




Ketua DPRD Jambi Wujudkan Janji untuk Raffi, Warga Akhirnya Nikmati Jalan Layak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menepati janjinya kepada keluarga almarhum Raffi, seorang siswa sekolah dasar yang sebelumnya mengidap penyakit langka Sindrom Stevens-Johnson.

Janji tersebut disampaikan saat Kemas Faried melayat ke rumah duka beberapa bulan lalu. Kini, komitmen itu mulai direalisasikan melalui rencana pembangunan jalan lingkungan di kawasan tempat tinggal keluarga Raffi di Alam Barajo.

Saat kembali mengunjungi rumah keluarga Raffi, Minggu (1/2/2026), Kemas Faried menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

“Saya datang untuk memenuhi janji yang pernah saya sampaikan. Waktu itu saya melihat langsung kondisi jalan yang sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa akses jalan di kawasan tersebut selama bertahun-tahun masih berupa tanah dan belum pernah tersentuh pembangunan aspal.

“Jalan ini memang tidak layak. Warga sudah lama menantikan perbaikan karena kondisinya sangat memprihatinkan,” tambahnya.

Rencananya, pembangunan tahap awal akan dilakukan sepanjang 100 meter, menghubungkan rumah almarhum Raffi ke jalan utama. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun ini melalui anggaran aspirasi dewan.

Kemas Faried juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan kesiapan teknis sebelum pengerjaan dimulai.

Meski total jalan rusak di kawasan tersebut mencapai hampir satu kilometer, pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Ini pembangunan berkelanjutan. Tahap awal 100 meter dulu, insyaallah akan dilanjutkan di tahun berikutnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga berencana memberi nama jalan tersebut menggunakan nama almarhum Raffi sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan hidupnya.

Sementara itu, Novita, ibu almarhum Raffi, mengaku terharu atas kepedulian yang diberikan.

“Terima kasih Pak Kemas, sudah menepati janji kepada anak saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Menurutnya, pembangunan jalan ini bukan hanya menjadi solusi bagi warga, tetapi juga menjadi kenangan mendalam bagi keluarga.

“Jalan ini nanti akan memakai nama anak kami. Ini jadi bentuk cinta dan kenangan untuk Raffi,” tuturnya.

Pembangunan jalan ini diharapkan tidak hanya memberikan akses yang lebih layak bagi warga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan komitmen terhadap masyarakat yang membutuhkan.(*)




TP PKK Provinsi Jambi Gelar Jumat Berkah, Masyarakat Antusias Nikmati Sarapan Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di Pojok Berkah Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Jumat pagi, saat program Jumat Berkah digelar.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), membagikan sarapan pagi yang bersih, sehat, dan bergizi untuk masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TP PKK Provinsi Jambi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bergizi di pagi hari, khususnya bagi warga sekitar dan para pengemudi ojek daring yang rutin singgah.

Hj. Hesnidar Haris menyatakan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang semakin meningkat.

“Alhamdulillah, tadi sudah sama-sama menikmati nasi kuning di Halaman Rumah Berkah PKK Provinsi Jambi. Suasananya ramai, bahkan hari ini sarapannya habis lebih cepat, baru pukul 09.00 WIB sudah habis, padahal biasanya keramaian mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menu sarapan yang disajikan bukan sekadar makanan sederhana. Setiap sajian dirancang dengan gizi seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, serta pelengkap khas Jambi.

“Makanan yang kita siapkan sudah memperhatikan unsur gizi lengkap. Dan tentu, bagi masyarakat Jambi, harus ada sambal. Kalau sudah ada sambal, makannya jadi lebih bahagia,” tambahnya sambil tersenyum.

Lebih jauh, Hj. Hesnidar menegaskan bahwa Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi program berkelanjutan yang direncanakan hingga akhir masa kepengurusan TP PKK periode 2025–2029, bahkan diteruskan oleh kepengurusan berikutnya.

“Program ini sangat bermanfaat dan menyentuh langsung masyarakat. InsyaAllah siapapun Ketua TP PKK berikutnya dapat melanjutkan kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, TP PKK Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, untuk memperkuat sinergi dalam kegiatan sosial.

Selain itu, Hj. Hesnidar Haris membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bersedekah makanan dan minuman bagi masyarakat. “Silakan berkoordinasi langsung dengan Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi,” jelasnya.

Melalui Jumat Berkah, TP PKK Provinsi Jambi berharap menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pangan sehat dan bergizi.(*)




Demi Keselamatan, Warga Lorong Teratai Kota Jambi Patungan Perbaiki Jalan Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian dan solidaritas warga kembali terlihat di Lorong Teratai, Kelurahan Bakung Jaya, Kota Jambi.

Ratusan kepala keluarga secara swadaya menggelar gotong royong memperbaiki jalan utama lorong yang mengalami kerusakan cukup parah, Jumat (16/1/2026).

Sejak pagi hari, puluhan warga turun langsung ke lokasi untuk memperbaiki jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.

Perbaikan dilakukan dengan bantuan alat berat untuk mengeruk bagian jalan yang rusak, kemudian diisi batu makadam dan ditimbun abu batu.

Tahapan akhir akan dilakukan pelapisan menggunakan aspal siram.

Inisiatif gotong royong ini muncul setelah warga menilai kondisi jalan utama Lorong Teratai semakin membahayakan, terutama saat hujan dan malam hari.

Melalui musyawarah bersama, warga dari RT 37 Lorong Teratai, Perumahan BDT, Perumahan BCL, serta kawasan Limbat sepakat melakukan iuran guna mempercepat perbaikan jalan.

Ketua pelaksana kegiatan, Irwansyah, mengatakan perbaikan dilakukan pada sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang berbeda.

“Total jalan yang diperbaiki sekitar 350 meter. Ada lubang besar, kerusakan sedang, hingga lubang-lubang kecil yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Warga berharap, dengan perbaikan ini mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

Apalagi, jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuk Lorong Teratai yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

Perbaikan jalan direncanakan tidak selesai dalam satu hari. Setelah tahap pengerukan dan penimbunan, proses akan dilanjutkan hingga penyiraman aspal rampung.

Warga menargetkan jalan sudah layak digunakan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.(*)