Truk Sawit Ambil Jalur Lawan, Pengendara Motor Tewas di Jalan Jambi–Sengeti

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di jalur padat Jalan Lintas Jambi–Sengeti.

Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk bermuatan kelapa sawit ini merenggut nyawa seorang pengendara roda dua, Senin (26/1/2026) siang.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban diketahui bernama Amat Ripai (32), warga Teluk Nilau, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi BH 2813 ZR, melaju dari arah Sengeti menuju Kota Jambi.

Dari arah berlawanan, sebuah truk Hino bermuatan kelapa sawit bernomor polisi BH 8076 YV datang melaju dan diduga mengambil jalur lawan saat berusaha mendahului kendaraan lain.

Tabrakan keras tak terhindarkan di perbatasan Desa Rengas Bandung dan Kedemangan, tepatnya di RT 10 Desa Rengas Bandung.

Benturan menyebabkan korban terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sepeda motor korban rusak parah, sementara truk mengalami kerusakan di bagian depan kanan.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kecelakaan terjadi.

“Dari arah Kota Jambi, truk itu terlihat kencang. Saat menyalip, posisinya sudah masuk ke jalur lawan,” ujar seorang saksi mata.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Muaro Jambi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Ahmad Ripin Sengeti guna proses penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, sopir truk tidak ditemukan di lokasi saat petugas tiba.

Warga setempat menyebutkan bahwa pengemudi truk telah diamankan oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian pengemudi truk.(*)




Truk Box Tabrak Motor Pelajar, Satu Korban Meninggal di Sekernan Muaro Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Jambi – Merlung, tepatnya di Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (14/1/2026) pagi.

Insiden ini melibatkan truk box dan sepeda motor yang ditumpangi dua pelajar SMA, menewaskan satu siswa dan melukai satu lainnya.

Kanitlantas Polres Muaro Jambi, Iptu Suwondo, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 07.20 WIB.

Truk box Hino bernopol B 9008 NEN yang dikemudikan Supriyanto (35) melaju dari arah Jambi menuju Merlung.

Saat berada di lokasi kejadian, truk berusaha mendahului kendaraan lain dengan mengambil lajur kanan.

Bersamaan dengan itu, sepeda motor Honda Beat BH 2874 IG yang dikendarai Hayatun Nailah (16) dengan penumpang Nur Hafizah (16) datang dari arah berlawanan.

Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari, dan bagian kanan truk menghantam sepeda motor tersebut.

Akibat kecelakaan itu, Hayatun Nailah meninggal dunia, sementara penumpangnya, Nur Hafizah, mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kedua korban merupakan pelajar SMAN 8 Muaro Jambi.

Petugas kepolisian segera mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, dan melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) melalui Unit Gakkum Satlantas.

Hingga kini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan dilaporkan lancar, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden maut tersebut.(*)




Capai 3.136 Orang! Korban Laka Lantas di Jambi Sepanjang Tahun 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sepanjang tahun 2025, Polda Jambi mencatat 1.875 kasus kecelakaan lalu lintas, meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 1.719 kasus.

Data ini dirilis Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi, menunjukkan adanya peningkatan insiden di jalan raya.

Kecelakaan tersebut menelan korban 372 orang meninggal, 317 orang luka berat, dan 2.447 orang luka ringan.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 8,7 miliar, naik dari Rp 7,4 miliar pada 2024.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi, Kompol Sandy Mutaqqin, menyatakan bahwa minimnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara menjadi faktor dominan peningkatan kasus.

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan sarana prasarana lalu lintas di beberapa titik rawan juga memengaruhi angka kecelakaan.

“Jumlah kecelakaan memang meningkat, namun korban meninggal justru turun dari 421 orang menjadi 372 orang, atau turun 11,64 persen,” kata dia.

“Faktor utama tetap kesadaran berkendara, ditambah kondisi cuaca dan sarana prasarana yang belum optimal,” ujar Sandy.

Meski jumlah korban luka berat meningkat tipis menjadi 317 kasus dan luka ringan naik signifikan menjadi 2.447 kasus.

Pihak kepolisian menegaskan komitmen memperkuat edukasi, penindakan, dan perbaikan keselamatan lalu lintas di seluruh wilayah Jambi.

Ditlantas Polda Jambi berencana memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, sebagai langkah antisipatif menekan angka kecelakaan di tahun mendatang.

Sandy menambahkan, upaya ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dan keselamatan di jalan, sehingga kasus kecelakaan dapat ditekan lebih rendah pada 2026.(*)




Sopir Hilang Kendali, Kecelakaan di Desa Suka Maju Tewaskan Warga Geragai

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan lintas Jambi–Muara Sabak, tepatnya di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur, Jumat (31/10/2025) pagi.

Peristiwa maut ini melibatkan mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi BH 1454 TI dan sepeda motor Honda Scoopy hitam bernopol BH 2486 ZS.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Tanjab Timur Iptu Meiselin Lobat mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Mobil Avanza yang dikemudikan Jenny LP (26), warga Desa Pandan Makmur, Geragai, melaju dari arah Jambi menuju Geragai dengan empat penumpang di dalamnya.

“Diduga sopir mengantuk dan kehilangan kendali, sehingga mobil masuk ke jalur berlawanan,” jelas Iptu Meiselin.

Pada saat bersamaan, datang sepeda motor yang dikendarai Solikin (51), warga Desa Rantau Karya, Geragai, dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.

“Pengemudi mobil berusaha banting stir ke kiri, namun motor tetap terseret hingga menyebabkan pengendaranya meninggal di tempat,” tambahnya.

Beruntung, sopir dan penumpang mobil tidak mengalami luka. Namun, kendaraan sempat keluar dari badan jalan dan masuk ke semak belukar di pinggir jalan.

Saat ini Satlantas Polres Tanjab Timur masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi serta pengemudi mobil. Kedua kendaraan juga telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.(*)




Pelaku Melarikan Diri Tinggalkan Mobil, Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Sungai Gelam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peristiwa tragis kembali terjadi di jalur lintas Desa Tangkit Lama, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Sebuah kecelakaan tabrak lari yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil menyebabkan seorang ibu meninggal dunia, Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian bermula saat dua sepeda motor bersenggolan, yang menyebabkan satu motor yang ditumpangi sekeluarga terjatuh.

Nahas, seorang ibu yang menjadi penumpang terlempar ke jalan dan langsung dilindas mobil pribadi berwarna putih, diduga berjenis Daihatsu Xenia, yang melaju dari arah yang sama.

Baca juga:  Perampokan Sadis di Jambi! Pelaku Terpantau Masuk Tol Sebapo Jambi Pakai Mobil Curian, Kabur ke Arah Sumsel

Baca juga:  Fakta Baru Sidang Korupsi PT PAL: Saksi Sebut Izin Bodong, Uang Rp400 Juta Mengalir ke PTSP

“Motor disenggol motor lain, mereka jatuh. Ibunya pas jatuh langsung kena mobil,” kata Syahril, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Korban tewas di tempat akibat luka berat di bagian kepala. Kedua anaknya turut mengalami luka-luka, salah satunya mengalami dugaan patah tulang, sementara suaminya mengalami pendarahan di bagian kepala.

Menurut kesaksian warga, mobil yang menabrak korban sempat berhenti.

Namun, pengemudi justru meninggalkan kendaraannya dan melarikan diri. Mobil pelaku akhirnya diamankan warga, termasuk plat nomornya yang telah dicatat sebagai barang bukti.

Baca juga:  Gawat! Data ESDM Ungkap Banyak Tambang Galian C di Tanjab Barat Belum Punya Izin Lengkap

Baca juga:  Semoga Cepat Tertangkap! Polisi Tengah Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Talang Bakung

“Kita lihat sopirnya kabur, mobil ditinggal begitu saja,” ujar Rendi, warga yang ikut membantu mengevakuasi korban.

Identitas korban belum diketahui secara pasti, namun menurut informasi sementara, korban berasal dari keturunan Tionghoa dan sedang dalam perjalanan dari arah Kota Jambi menuju Sungai Gelam.

Pengendara motor lain yang diduga menyenggol korban saat ini sedang mendapat perawatan di Puskesmas Tangkit Baru.

Jenazah korban telah dibawa oleh keluarganya, sementara tiga anggota keluarga lainnya segera dilarikan ke RS Siloam Jambi untuk penanganan medis lebih lanjut.

Salah satu saksi kunci yang merupakan mekanik bengkel dekat lokasi kejadian enggan memberikan keterangan karena masih mengalami trauma atas kejadian tersebut.(*)