Wali Kota Maulana Serahkan Hasil Kampung Bahagia, Warga Kini Kelola Langsung Fasilitas RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Program Kampung Bahagia tahap pertama di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, resmi rampung.

Seluruh rukun tetangga (RT) yang mengikuti program tersebut menyatakan pekerjaan telah selesai dan mulai merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan berbasis kebutuhan masyarakat.

Momentum penyelesaian program itu ditandai dengan serah terima hasil pekerjaan yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana kepada para ketua RT, Sabtu 4 Juli 2026.

Kegiatan juga dirangkai dengan tasyakuran warga sebagai bentuk syukur atas selesainya pelaksanaan program di tingkat lingkungan.

Ketua Forum Ketua RT (FKRT) Kelurahan Selamat, Bambang Sipon, mengatakan pelaksanaan Program Kampung Bahagia periode pertama berlangsung sekitar tiga bulan dan melibatkan 15 RT.

Menurutnya, RT 11 tidak lagi mengikuti program tahun ini karena sebelumnya telah menjadi lokasi percontohan (pilot project) pada 2025.

Bambang menjelaskan pelaksanaan program diawali dengan berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi kepada warga, musyawarah lingkungan, pembentukan kelompok kerja (Pokja), pemetaan potensi swadaya masyarakat, penyusunan rencana kerja hingga penyampaian laporan pertanggungjawaban.

“Seluruh tahapan telah diselesaikan sesuai perencanaan dan hari ini kami melakukan serah terima sekaligus tasyakuran bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang ikut bergotong royong, baik melalui dukungan tenaga, pemikiran maupun swadaya selama program berlangsung.

Sementara itu, warga RT 10 Kelurahan Selamat, Agus, mengaku mulai merasakan perubahan yang cukup signifikan sejak Program Kampung Bahagia dijalankan.

Menurutnya, salah satu dampak yang paling terlihat adalah meningkatnya kebersihan lingkungan melalui penerapan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang telah berjalan sekitar dua bulan.

Ia mengatakan tempat pembuangan sampah (TPS) di wilayahnya telah dibongkar dan masyarakat kini mulai mengikuti sistem pengelolaan sampah yang baru sehingga kebiasaan membuang sampah sembarangan mulai berkurang.

Selain persoalan kebersihan, Agus menyebut program tersebut juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah warga menerima bantuan peralatan usaha, mulai dari mesin jahit hingga gerobak motor untuk mendukung aktivitas berdagang.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu hasil yang langsung dirasakan masyarakat.

Salah satunya pembangunan jalan rigid beton sepanjang sekitar 32 meter di samping masjid yang sebelumnya sering tergenang dan berlumpur saat hujan.

“Dulu akses menuju tempat wudhu sering becek ketika hujan. Setelah dibangun melalui Program Kampung Bahagia, jamaah kini jauh lebih nyaman,” katanya.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan seluruh fasilitas yang telah dibangun melalui Program Kampung Bahagia kini menjadi milik masyarakat dan diharapkan dapat dijaga serta dimanfaatkan bersama.

Ia meminta seluruh ketua RT menyampaikan secara terbuka kepada warga mengenai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan agar masyarakat mengetahui penggunaan anggaran sekaligus ikut menjaga fasilitas yang sudah tersedia.

Menurut Maulana, semangat musyawarah dan gotong royong menjadi nilai utama yang membedakan Program Kampung Bahagia dengan pola pembangunan sebelumnya.

“Seluruh program lahir dari hasil musyawarah masyarakat. Warga menentukan prioritas, melaksanakan, sekaligus merasakan langsung manfaat pembangunan yang dilakukan bersama,” ujarnya.(*)




Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, secara resmi mengukuhkan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Jelutung. Acara pengukuhan berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Senin siang (29/9/2025).

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan sumpah dan janji secara simbolis oleh perwakilan Satlinmas dari kedua kecamatan.

Selain itu, penyematan tanda keanggotaan juga dilakukan langsung oleh Wali Kota Maulana, didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Pada kesempatan ini, para anggota Satlinmas juga mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber ahli.

Hadir memberikan materi antara lain Kompol Akil selaku Kasat Binmas Polresta Jambi, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Mustari Affandi.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, peran Satlinmas sangat vital dalam menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita kukuhkan Satlinmas di dua kecamatan. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada TNI-Polri, Satpol PP, atau Dinas Perhubungan. Dibutuhkan peran aktif dari masyarakat di tingkat RT, dan di sinilah Satlinmas mengambil peran penting,” tegas Maulana.

Ia juga menyebutkan bahwa, keberadaan Satlinmas mendukung langsung program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni Kota Tangguh, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran dan banjir.

“Dinas Damkar dan instansi terkait akan memberikan pelatihan penanggulangan bencana. Ini penting agar masyarakat siap menghadapi kondisi darurat,” ungkapnya.

Maulana berharap keberadaan Satlinmas bisa membantu meminimalisir potensi gangguan keamanan di masyarakat, seperti geng motor atau tindakan kriminal lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia, yang ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi keluarga prasejahtera.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Program-program ini berjalan bertahap dan membutuhkan sinergi semua pihak. Mari kita jaga kekompakan untuk menciptakan kenyamanan di Kota Jambi, demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Maulana.

Secara bertahap, pengukuhan Satlinmas akan dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Total anggota Satlinmas mencapai 2.040 orang, yang direkrut dari masyarakat melalui seleksi ketat di tingkat RT, disahkan oleh Lurah, dan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota.(*)




Rumah Baca Ditpolairud Jambi, Tempat Belajar dan Mengaji Anak-anak Pulau Pandan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan karakter anak, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi berinisiatif mendirikan Rumah Baca di kawasan pemukiman Pulau Pandan RT 31, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Rumah Baca ini ditujukan untuk anak-anak dan remaja di wilayah perairan tersebut sebagai sarana belajar mengaji, memperdalam ilmu agama, dan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Kami sudah menyediakan tempatnya, namun kondisinya masih perlu perbaikan. Rehabilitasi ringan harus dilakukan agar bisa digunakan dengan layak,” ujar Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Kamis (7/8/2025).

Untuk merealisasikan program ini, Ditpolairud membuka kesempatan partisipasi dari masyarakat dan para donatur.

Bantuan dalam bentuk material atau dana dapat disalurkan melalui Ketua RT setempat.

“Kami berharap masyarakat ikut mendukung program ini sebagai bagian dari gerakan bersama mencerdaskan anak bangsa,” imbuh Kombes Pol Agus.

Program ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat ikatan sosial antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di daerah pesisir dan perairan Kota Jambi.(*)