Walikota Maulana Soroti TPS Dekat Drainase, Berpotensi Picu Banjir di Jelutung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Kota Jambi, Maulana, menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada dekat saluran drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Temuan tersebut disampaikan Maulana saat meninjau langsung kondisi drainase di kawasan tersebut belum lama ini.

Peninjauan dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir di tengah meningkatnya curah hujan di Kota Jambi.

Menurut Maulana, keberadaan TPS yang terlalu dekat dengan saluran air berpotensi menyebabkan penyumbatan drainase dan memperparah risiko banjir saat musim hujan.

“Selain sedimentasi, kita juga melihat ada TPS yang lokasinya tidak jauh dari drainase. Ini tentu perlu kita tata agar tidak menimbulkan masalah lingkungan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Maulana juga menemukan sejumlah saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi.

“Setelah kita cek, ada sedimen yang menutupi saluran dan langsung kita kerjakan hari ini. Namun ada juga drainase yang tertutup total sehingga membutuhkan bantuan alat berat. Nanti akan kita hitung kebutuhan pengerjaannya,” jelasnya.

Ia menegaskan penanganan drainase harus dilakukan secara bertahap dan melibatkan partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong.

Terkait keberadaan TPS di kawasan tersebut, Maulana mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan solusi melalui Program Kampung Bahagia yang akan dijalankan tahun ini.

Melalui program tersebut, pengelolaan sampah akan dilakukan dengan sistem penjemputan langsung dari rumah warga menggunakan kendaraan bentor.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua RT. Program Kampung Bahagia akan berjalan tahun ini. Silakan membeli bentor untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga sehingga TPS ini bisa kita tutup secara permanen,” kata Maulana.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga akan menambah armada pengangkut sampah untuk meningkatkan pelayanan kebersihan di kota tersebut.

Maulana menyebutkan sekitar 20 unit armada pengangkut sampah direncanakan akan ditambah pada April mendatang.

“Insya Allah pada April nanti kita tambah sekitar 20 unit armada pengangkut sampah. Kemudian sekitar Mei atau Juni akan diresmikan pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo. Kebersihan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas agar lingkungan semakin nyaman,” pungkasnya.(*)




Wagub Jambi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Kawasan Wisata Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Gotong Royong Massal sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di kawasan wisata Danau Sipin, Sabtu pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, bersama seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jambi.

Apel bersama menandai komitmen pemerintah daerah untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembenahan lingkungan dan penguatan budaya gotong royong di Indonesia.

Wagub Sani menegaskan pentingnya gotong royong sebagai budaya yang harus terus hidup di masyarakat, terutama di era modernisasi dan perubahan gaya hidup.

“Gotong royong ini jangan berhenti hari ini saja. Jadikan kebiasaan sehari-hari di rumah, kantor, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Dengan kepedulian seluruh masyarakat terhadap kebersihan, lingkungan yang aman, sehat, dan indah akan terwujud secara berkelanjutan,” ujar Wagub Sani.

Kegiatan di Danau Sipin menjadi simbol penting karena kawasan ini merupakan ikon wisata Kota Jambi sekaligus ruang interaksi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi memprioritaskan penataan dan kebersihan danau untuk meningkatkan citra daerah dan daya tarik wisata.

Seluruh OPD aktif membersihkan area sekitar danau, mengangkut sampah, menata fasilitas umum, dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kelestarian lingkungan.

Sinergi lintas perangkat daerah ini menunjukkan langkah konkret pemerintah sebelum mengajak masyarakat lebih luas untuk turut serta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan semakin menguat, mendukung terciptanya Jambi yang bersih, sehat, tertata, dan menarik sebagai destinasi wisata serta tempat tinggal nyaman bagi masyarakat.(*)