Tujuh Rumah Hangus di Danau Sipin, Maulana Pastikan Bantuan dan Konsumsi Korban Ditanggung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2 RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memastikan korban terdampak mendapat perhatian dan bantuan maksimal.

Peristiwa kebakaran yang terjadi Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB itu menghanguskan tujuh unit rumah semi permanen dan permanen.

Sebanyak delapan kepala keluarga atau 26 jiwa terdampak dalam musibah tersebut.

Dalam kunjungannya, Maulana didampingi jajaran Pemkot serta Badan Amil Zakat Nasional Kota Jambi menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga.

“Kami sangat prihatin, apalagi ini terjadi di bulan suci Ramadan. Saat masyarakat fokus beribadah, justru mendapat ujian kebakaran,” ujarnya.

Maulana memastikan kebutuhan konsumsi korban selama satu pekan ke depan akan ditanggung melalui Baznas Kota Jambi.

Makanan berbuka puasa dan sahur akan disiapkan oleh rumah makan terdekat agar korban tidak perlu memikirkan kebutuhan harian.

“Untuk sementara korban belum bisa beraktivitas normal. Karena itu kebutuhan makan kami tanggung selama satu minggu,” tegasnya.

Selain kebutuhan dasar, Pemkot Jambi juga menyalurkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak, seperti seragam, tas, dan buku, agar proses belajar tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyoroti meningkatnya frekuensi kebakaran selama Ramadan. Berdasarkan catatan Pemkot, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi empat kali kebakaran di Kota Jambi.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama memastikan instalasi listrik aman, mencabut colokan yang tidak digunakan, serta memastikan kompor dalam keadaan mati saat hendak tarawih atau memasak sahur.

Respons cepat petugas pemadam kebakaran turut diapresiasi. Armada Damkar disebut tiba di lokasi hanya dalam waktu sembilan menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 112.

Kecepatan tersebut dinilai berhasil mencegah api meluas di kawasan permukiman padat dengan kondisi angin cukup kencang saat kejadian.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, aparat kecamatan, dan warga yang bahu-membahu membantu proses pemadaman.

Pemkot Jambi memastikan korban mendapatkan kemudahan pengurusan administrasi, termasuk penerbitan surat keterangan musibah serta penggantian dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga yang hilang atau terbakar.

Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan sumber api dari dapur.

Menjelang Idulfitri, Maulana kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.

“Kita berharap tidak ada lagi kebakaran menjelang Idulfitri, sehingga masyarakat bisa merayakan hari raya dengan aman dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.(*)




Tenang tapi Berwibawa, Ini Zodiak yang Tak Mudah Direndahkan

SEPUCUKJAMBI.ID – Kekuatan sejati tidak selalu ditunjukkan lewat suara keras atau sikap dominan.

Ada orang-orang yang justru tampak tenang, fokus, dan percaya diri tanpa perlu banyak pembuktian.

Saat diremehkan, mereka tidak terpancing emosi. Kritik dan sindiran justru menjadi pemicu untuk tumbuh lebih kuat.

Dalam astrologi, beberapa zodiak dikenal memiliki mental tangguh yang membuat mereka sulit dipandang sebelah mata.

Berikut deretan zodiak yang dikenal tenang, berwibawa, dan tidak mudah diremehkan.

Aries (21 Maret – 19 April)

Aries dikenal berani dan percaya diri. Mereka tidak larut dalam komentar negatif dan jarang membiarkan keraguan orang lain memengaruhi langkahnya.

Saat jatuh, Aries cenderung cepat bangkit dan kembali mencoba dengan energi baru.

Mental pantang menyerah inilah yang membuat mereka sulit dijatuhkan.

Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus memancarkan ketenangan yang solid. Mereka bukan tipe yang reaktif terhadap kritik atau provokasi.

Ketika diragukan, Taurus memilih membuktikannya lewat konsistensi dan hasil nyata.

Kekuatan batin yang stabil membuat mereka tetap kokoh meski berada di bawah tekanan.

Leo (23 Juli – 22 Agustus)

Leo memiliki kepercayaan diri alami yang tidak berisik. Mereka tahu nilai dirinya dan tidak merasa perlu bersaing secara tidak sehat.

Kombinasi antara karisma, ketegasan, dan sikap menghargai orang lain membuat Leo tetap disegani tanpa harus merendahkan siapa pun.

Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Scorpio dikenal tenang di permukaan, namun sangat kuat secara emosional. Mereka tidak mudah terpancing ketika diremehkan.

Alih-alih bereaksi impulsif, Scorpio memilih mengamati, menyusun strategi, dan memperkuat posisinya secara diam-diam.

Ketajaman emosinya membuat mereka sulit dipermainkan.

Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn memancarkan kesan dewasa dan dapat diandalkan. Mereka tidak banyak bicara soal rencana, tapi konsisten dalam tindakan.

Saat diragukan, Capricorn justru semakin fokus mengejar target jangka panjang.

Keraguan orang lain sering kali berubah menjadi motivasi terbesar mereka.

Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius memiliki kekuatan pada prinsip hidupnya. Mereka tidak mudah goyah hanya demi diterima lingkungan.

Meski sering dianggap berbeda atau nyentrik, Aquarius tetap teguh pada nilai yang diyakininya.

Kebebasan berpikir dan konsistensi inilah yang menjadi sumber kekuatan mental mereka.

Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo mungkin tidak paling menonjol, tetapi ketelitian dan kecerdasan emosionalnya membuat mereka sulit diremehkan.

Mereka menghadapi kritik dengan logika dan evaluasi diri, bukan emosi. Ketenangan dan perhitungan matang membuat Virgo selalu selangkah lebih siap.

Tidak mudah diremehkan bukan soal tampil paling dominan, melainkan tentang memahami diri sendiri, menjaga ketenangan saat diuji, dan tetap konsisten pada tujuan.

Zodiak-zodiak ini membuktikan bahwa mental kuat sering kali hadir dalam bentuk yang tenang, terkontrol, dan penuh keyakinan.(*)




Rumah Terbakar di Jambi Selatan, Seorang Pemuda Tewas Terjebak di Dalam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali dilanda musibah kebakaran. Sebuah rumah warga di Jalan Bangau I, Lorong Suka Mulya, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, hangus dilalap api pada Rabu (28/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut menewaskan seorang pemuda berusia 24 tahun yang terjebak di dalam rumah.

Korban diketahui bernama Vito Venom Hariyanto.

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Informasi dari warga sekitar menyebutkan, saat kejadian orang tua korban sedang tidak berada di rumah.

“Waktu kejadian orang tuanya tidak ada. Jadi korban sendirian dan terkunci di dalam rumah,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Warga mulai menyadari kebakaran setelah melihat asap tebal keluar dari dalam rumah.

Sejumlah warga kemudian berusaha mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman secara manual sebelum api membesar.

“Kami melihat asap tebal, lalu langsung berlari ke sana dan mencoba memadamkan api sebisanya,” jelas warga tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa korban diduga terbakar saat berusaha mencari jalan keluar dari dalam rumah, namun terjebak dan tidak dapat menyelamatkan diri.

Menurut Mustari, laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 10.13 WIB. Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Tim berangkat pukul 10.16 WIB dan tiba di lokasi pukul 10.21 WIB. Respon time kami sekitar delapan menit dari Mako,” kata Mustari.

Ia menambahkan, sebelum petugas tiba, warga sempat mencoba menolong korban dengan mendobrak pintu rumah.

Namun api dengan cepat membesar dan bahkan terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas.

“Setelah mendapat informasi dari keluarga bahwa masih ada korban di dalam rumah, tim rescue langsung melakukan pencarian,” ungkapnya.

Korban akhirnya ditemukan di dalam kamar mandi dalam kondisi telungkup.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu dan fire blanket, sebelum korban dibawa menggunakan ambulans PSC 119 ke RS Bhayangkara Jambi.

Dalam penanganan kebakaran ini, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sebanyak 110 personel yang terdiri dari pleton Mako, Posyankar Paal Merah, Posyankar Jambi Timur, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar)

Operasi didukung dua unit armada komando, enam unit armada tempur, dan dua unit armada suplai air.

Pemadaman berlangsung sekitar dua jam dengan total penggunaan air mencapai 19.500 liter.

Api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Mustari mengakui proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan yang sempit serta kondisi permukiman yang padat penduduk.

“Akses menuju lokasi cukup sulit dan warga cukup banyak mendekat. Namun kami tetap fokus pada pemadaman, pengamanan, dan penyelamatan,” ujarnya.

Pihak Damkar juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik, serta dengan TNI dan Polri guna pengamanan area kebakaran.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih kami dalami bersama kepolisian. Lokasi sudah dipasang garis polisi,” tegas Mustari.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami mengingatkan agar tidak mengunci rumah saat masih ada anggota keluarga di dalam, serta tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama,” pungkasnya.(*)




Respons Cepat Damkartan Kota Jambi, Kebakaran Enam Kios Berhasil Dipadamkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda deretan kios di Jalan H Adam Malik, RT 37, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (21/1/2026) siang.

Kebakaran yang menghanguskan enam unit kios tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.42 WIB. Petugas Damkartan langsung bergerak menuju lokasi hanya empat menit setelah laporan diterima dan tiba di tempat kejadian dalam waktu 11 menit dari Mako Damkartan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan respons cepat dilakukan begitu laporan masuk melalui layanan darurat.

“Begitu laporan kami terima, seluruh personel langsung bergerak. Total ada 120 personel yang kami turunkan dengan 11 armada, terdiri dari armada komando, armada tempur, dan armada suplai,” ujar Mustari.

Objek yang terbakar meliputi tiga kios pakaian, satu kios kelontong, satu kios nasi uduk, dan satu kios nasi goreng. Sedikitnya enam kepala keluarga dengan total 20 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Dalam operasi pemadaman, Damkartan Kota Jambi mengerahkan Pleton III Mako, seluruh Pos Pemadam Kebakaran Kota Jambi, serta personel Latihan Gabungan dari Muaro Jambi.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama sekitar satu jam 30 menit dengan total penggunaan air mencapai 64.000 liter.

Mustari mengungkapkan, salah satu kendala di lapangan adalah kemacetan lalu lintas dan banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

“Akses menuju lokasi sempat terhambat karena kemacetan dan warga yang berkerumun. Namun hal tersebut bisa kami atasi, sehingga pemadaman tetap berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Selain melakukan pemadaman, Damkartan juga melakukan evakuasi korban. Berdasarkan laporan di lokasi, terdapat satu orang yang terjebak di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.

“Petugas kami langsung menggunakan baju tahan api untuk melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, posisi telungkup di depan pintu kamar mandi,” kata Mustari.

Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PSC 119 dan dibawa ke RS Bhayangkara Jambi setelah Damkartan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan.

Terkait penyebab kebakaran, Mustari menyebutkan dugaan sementara berasal dari kebocoran dan ledakan tabung gas.

“Indikasi awal diduga dari kebocoran dan ledakan tabung gas. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh proses penanganan kebakaran dilakukan sesuai prosedur tetap Damkartan dengan prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

“Keselamatan warga dan petugas menjadi prioritas utama kami. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, terutama di kawasan padat penduduk,” pungkas Mustari.

Seluruh personel Damkartan kembali ke mako dan pos masing-masing pada pukul 16.30 WIB setelah memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.(*)




Kebakaran Kios di Jalan Adam Malik Jambi, Satu Orang Tewas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda deretan kios di Jalan Adam Malik, Beringin, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Rabu (21/1/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu menghanguskan sedikitnya lima bangunan dan menewaskan satu orang warga.

Kebakaran terjadi di kawasan padat aktivitas, tepat di pinggir jalan utama dekat Masjid Saadatutdarain. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain, sehingga membuat warga sekitar panik.

Selain kios pakaian, api juga melalap toko kelontong, kios gorengan nasi uduk, kios nasi goreng, serta sebuah rumah warga.

Total sedikitnya lima unit bangunan terdampak dalam insiden tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengerahkan 11 unit armada ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam hingga api berhasil dikendalikan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia.

“Korban satu orang meninggal dunia. Saat kejadian, korban berada di dalam kamar mandi dan terjebak saat api mulai membesar. Korban ditemukan di depan kamar mandi dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujarnya.

Menurut Mustari, dugaan sementara kebakaran dipicu ledakan tabung gas, diduga berasal dari kios nasi goreng. Namun, penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan.

“Indikasi awal ada ledakan tabung gas dari kios nasi goreng. Dugaan awal memang ada ledakan, tapi masih kami investigasi,” jelasnya.

Sebelumnya, warga sekitar juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar.

Hingga sore hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pengamanan lokasi, sementara arus lalu lintas di Jalan Adam Malik sempat tersendat.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, khususnya di kawasan padat penduduk dan pertokoan, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)




Rp308 Juta untuk Korban Bencana Alam, Walikota Jambi: Semoga Bisa Dimanfaatkan dengan Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di wilayah Kota Jambi, Selasa (30/12/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jambi dan diberikan kepada 19 orang korban bencana.

Yang terdiri dari, korban kebakaran dan angin puting beliung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, dan Kecamatan Jelutung.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp308.500.000.

Bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi oleh tim gabungan dari Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan setempat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Pemkot Jambi yang memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima.

“Ini telah sesuai hasil verifikasi dari tim yang dibagi menjadi tiga golongan, yaitu ringan sedang hingga berat,” katanya.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan, penyaluran bantuan bencana yang saat ini berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) akan dialihkan menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dengan perubahan tersebut, Damkartan diharapkan dapat lebih fokus pada upaya pencegahan, penanganan, serta edukasi kebakaran kepada masyarakat.

Wali Kota Jambi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Ia memastikan jajaran Pemkot Jambi akan turun langsung bersama tim untuk membantu warga yang terdampak.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kota Jambi Maria Magdalena, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Jambi, para camat dan lurah, serta para penerima bantuan.(*)




Tumpahan Solar Gudang PT Kerinci Toba Abadi Diduga Picu Kebakaran di Paal Merah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (20/12/2025) siang, diduga kuat dipicu oleh tumpahan minyak solar yang sebelumnya mencemari lingkungan sekitar.

Solar tersebut diketahui berasal dari gudang PT Kerinci Toba Abadi (KTA) dan telah menyebar hingga ke saluran air serta parit-parit kecil di permukiman warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tumpahan solar pertama kali terjadi pada Senin (15/12/2025) dini hari.

Cairan bahan bakar tersebut tidak hanya mengalir di badan jalan, tetapi juga meresap dan mengendap di kanal serta parit lingkungan, sehingga menciptakan potensi bahaya kebakaran yang tinggi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengungkapkan bahwa, solar yang masuk ke saluran air terbuka sangat mudah tersulut api, terutama jika terpapar percikan kecil sekalipun.

“Solar yang sudah masuk ke parit dan lubang-lubang tanah sangat berisiko. Dalam kondisi kering dan panas, api bisa cepat menyambar,” ujar Mustari.

Ia menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT, agar segera melakukan langkah pencegahan di area terdampak.

Penanganan darurat dinilai penting untuk menekan potensi kebakaran susulan.

“Parit atau lubang yang terkontaminasi solar sebaiknya segera ditutup dengan pasir atau dilakukan penyedotan. Jangan sampai dibiarkan terbuka,” tegasnya.

Mustari juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi memicu api.

Seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah, terutama di sekitar lokasi yang telah tercemar solar.

“Kawasan tersebut cukup padat aktivitas, ada bengkel dan kegiatan lain yang bisa memicu percikan api. Kalau tidak ditangani cepat, risikonya sangat besar,” jelasnya.

Terkait insiden kebakaran Sabtu siang, Mustari memastikan api berhasil dikendalikan dengan cepat oleh tim Damkartan.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan metode khusus untuk kebakaran bahan bakar cair.

“Kami menggunakan campuran air dan liquid foam untuk memutus reaksi api pada solar. Setelah itu dilakukan pendinginan agar api tidak kembali muncul,” katanya.

Dalam operasi pemadaman tersebut, Damkartan mengerahkan sekitar 17.500 liter air dan 30 liter cairan liquid foam BindOil.

Api berhasil dipadamkan dengan aman tanpa menimbulkan kebakaran lanjutan di area sekitar.(*)




Gunakan Liquid Foam, Damkartan Kota Jambi Kendalikan Kebakaran yang Berasal dari Solar di Paal Merah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Damkartan Kota Jambi berhasil menangani kebakaran minyak solar yang terjadi di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah, pada Sabtu (20/12/2025).

Laporan kebakaran diterima Damkartan Kota Jambi pada pukul 11.42 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar.

Tim bergerak cepat menuju lokasi hanya lima menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pada pukul 11.57 WIB, dengan jarak tempuh sekitar 6,1 kilometer dari markas komando.

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Sekretaris Damkartan Kota Jambi, dengan dukungan pejabat struktural serta personel dari beberapa pos pelayanan, yakni Posyankar Paal Merah, Kota Baru, dan Jambi Timur.

Sebanyak 40 personel diterjunkan dengan dukungan armada komando dan tujuh unit armada tempur, dilengkapi alat pelindung diri lengkap.

Dalam proses penanganan, petugas melakukan penyemprotan air yang dicampur cairan liquid foam untuk memadamkan api yang berasal dari minyak solar.

Selain itu, dilakukan pendinginan di sekitar lokasi guna mencegah api menyebar, menggunakan liquid foam BindOil.

Total air yang digunakan mencapai 17.500 liter, dengan 30 liter cairan foam.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur dan standar keselamatan yang berlaku.

“Alhamdulillah, kebakaran minyak solar dapat dikendalikan dengan aman dan lancar. Petugas bekerja sesuai standar operasional dengan prinsip 5T, yaitu terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat dan profesional kepada masyarakat,” ujar Mustari Affandy.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terlibat dalam respons cepat di lokasi kejadian, seperti Polsek Jambi Selatan, pihak kelurahan, PLN, Bhabinkamtibmas, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar).

Operasi pemadaman berlangsung sekitar dua jam, dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 13.05 WIB. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Damkartan Kota Jambi menegaskan bahwa seluruh pelayanan kebakaran dan penyelamatan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Gedung BPTPH Jambi Terbakar, Damkartan Kota Jambi Kerahkan 65 Personel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah kebakaran besar terjadi di Gedung Kantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jambi, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Minggu (23/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kobaran api cepat membesar dan menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, armada Damkar Kota Jambi dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran.

Seorang saksi, Ronal, menyebutkan bahwa ia pertama kali melihat asap tebal mengepul dari bagian atas gedung sebelum api muncul.

“Awalnya hanya asap di atas, kemudian api mulai terlihat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan bahwa proses pemadaman sempat terhambat karena tebalnya asap di lantai dua gedung.

“Ada kertas, kursi, dan peralatan lainnya, sehingga kami harus menggunakan alat pernapasan SCBA,” jelasnya.

Sebanyak empat petugas menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk mencegah sesak napas saat melakukan pendinginan area kebakaran.

Kondisi atap gedung yang rawan runtuh juga menjadi perhatian serius.

“Kami mengimbau warga untuk tidak mendekat, karena reruntuhan bisa membahayakan,” tegas Mustari.

Selain itu, akses menuju gedung yang berada di jalur protokol membuat pemadaman lebih sulit karena banyak warga yang menonton dari dekat.

“Kesulitan lainnya adalah lokasi ini berada di jalur protokol sehingga banyak masyarakat yang menonton,” tambah Mustari.

Sebanyak 12 unit armada pemadam, 65 personel, dan 63 ribu liter air dikerahkan untuk memadamkan api yang menyebar ke dalam bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Pihak kepolisian memasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Mustari mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, dengan titik api berasal dari plafon gedung.

@sepucukjambi.id Ya allah, belakangan ini banyak kali kejadian kebakaran di Kota Jambi… yok warga Kota Jambi kita lebih berhati-hati.. ini siang tadi kejadian di sekitar puskesmas paduan baru #viraltiktok #kabarhariini #fypシ゚ #damkarkotajambi #kotajambi

♬ Situasi Darurat – Luwla Sound

“Kemungkinan lain bisa karena peralatan listrik yang tidak dicabut atau instalasi listrik yang sudah tua,” ujarnya.(*)




BREAKING NEWS: Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Diduga Gudang Minyak di Bagan Pete

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran tragis terjadi di Jalan Pazero, RT 11, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (20/11/2025) malam.

Peristiwa ini menewaskan satu orang yang ditemukan dalam kondisi hangus dan tertimpa lembaran seng di dekat mobil tangki BBM yang terbakar.

Korban, yang hingga kini belum teridentifikasi, ditemukan di bagian belakang kendaraan oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi saat proses pemadaman berlangsung.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, yang memimpin langsung operasi di lapangan, menjelaskan bahwa api sudah membesar saat tim tiba di lokasi.

“Kami menemukan seorang korban meninggal dunia di bagian belakang mobil tangki, tertimpa seng dan dalam kondisi terbakar. Identitasnya belum diketahui dan langsung kami koordinasikan dengan pihak kepolisian,” ujar Mustari Affandy.

Korban kemudian dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Jambi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan BBM.

Damkartan Kota Jambi menerima laporan kejadian pada pukul 19.56 WIB, dan dalam waktu 14 menit tim telah tiba di lokasi.

Sebanyak 45 personel dan 6 armada dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar satu unit mobil tangki BBM milik PT Putra Mauli Energi.

@sepucukjambi.id satu mobil tangki BBM milik PT Putra Mauli Energi ikut terbakar lokasi kejadian di Rt 11 Bagan Pete, Alam Barajo malam tadi selain itu ada korban nyawa juga akibat tertimpa seng damkar Kota Jambi sigap memadamkan api #kotajambi #viraltiktok #kabarhariini #fypシ゚ #viralvideo

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Situasi di lapangan sempat menyulitkan proses pemadaman karena akses jalan yang sempit, licin, minim penerangan.

Serta keberadaan tiga drum berisi BBM yang berpotensi meledak.

Petugas juga meminta PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi untuk mencegah korsleting.

Setelah 1 jam 30 menit, api berhasil dipadamkan dan tidak menyebar ke area lain.

Total air yang digunakan mencapai 10.000 liter.

“Proses pemadaman berjalan lancar, tetapi fokus utama kami adalah memastikan keamanan area mengingat adanya material BBM dan korban jiwa,” tambah Mustari.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa kondisi mobil tangki dan lingkungan sekitar untuk menentukan penyebab pasti kebakaran.(*)