Modus Rental, Wanita di Kota Jambi Ini Malah Gadaikan Motor Rentalan!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polsek Kota Baru mengungkap kasus tindak pidana penggelapan sepeda motor rental yang terjadi di Jalan Serma Dahlan Ishak, RT 19, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Penangkapan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kejadian berawal pada Sabtu, 13 September 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelapor, Andi Febrian (23), seorang karyawan swasta asal Teluk Nilai, menyatakan bahwa sepeda motornya jenis Honda Scoopy warna biru, Nopol BH 5519 EB, disewa oleh terlapor, Vitria Jurnalianti Liwa (35), warga Villa Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai.

Namun, setelah masa sewa berakhir, terlapor menghilang dan mengelak ketika dihubungi.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa terlapor telah menggadaikan sepeda motor tanpa seizin pemilik.

Barang bukti yang diamankan meliputi STNK asli dan surat perjanjian sewa sepeda motor.

“Tim Opsnal Kota Baru bersama Tim Sidik 1 telah melakukan penangkapan terhadap terlapor di Polsek Kota Baru setelah panggilan pertama dan kedua tidak diindahkan,” ujar Kompol Jimi Fernando.

Saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi terkait, serta melengkapi berkas perkara sebelum diserahkan ke tahap penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam usaha rental motor dan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap penyewa agar tidak merugikan pemilik kendaraan.(*)




Satu Pelaku Ditangkap! Pemunuhan Seorang Janda di Alam Barajo Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Ditreskrimum, bekerja sama dengan Polresta Jambi dan Polsek Kota Baru, mengungkap kasus pembunuhan terhadap Linceria Silalahi (51) yang ditemukan tewas di dalam ruko miliknya di kawasan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada Senin (24/11/2025).

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Jimmy Christian Samma membenarkan, bahwa satu pelaku telah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

“Pelaku yang kita amankan berinisial EG, ditangkap di wilayah Kabupaten Muaro Jambi,” ujarnya, Jumat (05/11/2025).

Menurut Kombes Pol Jimmy, penyidik masih terus mendalami berbagai petunjuk terkait kasus tersebut, termasuk motif dan peran para pelaku.

“Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Kami menduga sedikitnya tiga pelaku terlibat, masing-masing dengan peran berbeda,” jelasnya.

Hasil autopsi menunjukkan adanya luka serius akibat benda tajam pada bagian kepala dan wajah korban, menguatkan dugaan bahwa pembunuhan dilakukan secara brutal.

Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Reni Ermida Silalahi (54), yang curiga karena adiknya tidak merespons panggilannya.

Saat memeriksa bagian belakang ruko, Reni mendapati pintu dapur dalam keadaan terbuka.

Setelah masuk bersama anggota keluarga lainnya, mereka melihat korban sudah tergeletak bersimbah darah.

“Ku gedor-gedor, dak ado bunyi. Ku ke belakang tengok pintu dapur terbuka. Ku telepon adik-adik aku. Pas adik buka pintu, ternyata dak dikunci. Masuk, langsung ketemu dia tergaletak, darah di mana-mana,” ujar Reni.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap pelaku lain yang diduga turut serta dalam aksi pembunuhan tersebut.(*)




Bawa Kabur Pajero, Pelaku Lepas Plat Asli dan Pasang Plat Palsu demi Hilangkan Jejak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi licik pelaku pencurian dengan kekerasan di Kota Jambi akhirnya terbongkar.

Dede Maulana alias Diki (33), warga Sumatera Selatan, ditangkap setelah mencuri satu unit mobil Mitsubishi Pajero milik warga Talang Bakung, Jambi.

Untuk mengelabui aparat, pelaku melepas plat nomor palsu dan membuang ponsel korban agar tidak terlacak.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polresta Jambi, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan, dan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, di sebuah rumah kos di Sungai Kedukan, Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin malam (6/10/2025).

Baca juga:  Kronologi Lengkap Pencurian Pajero di Jambi, Pelaku Sempat Hubungi Korban via FB

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Kasus ini bermula pada Selasa pagi, 2 Oktober 2025, saat warga menemukan korban tergeletak bersimbah darah di dalam kamar rumahnya.

Hasil penyelidikan menunjukkan, pelaku sebelumnya menghubungi korban lewat Facebook dan WhatsApp, berpura-pura tertarik membeli mobil Pajero yang diiklankan secara online.

Pada malam hari sebelum kejadian, pelaku datang melihat unit mobil dan menyepakati transaksi dilakukan keesokan paginya. Namun, niat jahat sudah direncanakan.

Sekitar pukul 05.30 WIB, pelaku kembali ke rumah korban dan meminta kunci mobil.

Saat korban menolak, pelaku mengejar dan memukul korban dengan sebatang kayu sebanyak tiga kali, hingga korban terkapar di lantai kamar.

Pelaku kemudian mengambil kunci, BPKB, dan ponsel korban, lalu kabur menggunakan mobil Pajero milik korban.

Setelah melarikan diri, pelaku melepas plat nomor palsu AD 77 RA di sekitar belakang Bandara Jambi. Ia juga membuang ponsel korban di lokasi yang sama untuk menghindari pelacakan digital.

Pelaku kemudian menuju Sumatera Selatan dan bersembunyi di rumah kos.

Petunjuk penting muncul dari akun Facebook bernama “Sultan Mah Bebas” yang digunakan pelaku untuk menjebak korban.

Dari media sosial, polisi menelusuri postingan pelaku tentang rumah kontrakan di Sumsel, yang kemudian mengarah ke lokasi persembunyian.

Barang bukti yang diamankan, 1 unit mobil Mitsubishi Pajero putih (B 2682 SJH), 1 helai jaket hitam yang dikenakan saat aksi, Plat palsu AD 77 RA .

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar mengapresiasi respons cepat tim dalam mengungkap kasus ini.

“Pelaku sengaja mengganti plat dan membuang ponsel untuk mengaburkan identitas. Ini menunjukkan tingkat perencanaan kejahatan yang serius,” ujar Kapolda.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap transaksi online yang melibatkan pertemuan langsung.

“Kejahatan dengan modus digital makin berkembang. Jangan mudah percaya, apalagi jika dilakukan tanpa pendampingan atau pada jam-jam rawan,” tegasnya.

Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.(*)




Perampokan Sadis di Jambi! Pelaku Terpantau Masuk Tol Sebapo Jambi Pakai Mobil Curian, Kabur ke Arah Sumsel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus pembunuhan sadis terhadap Nindia Novrin (38), seorang pengusaha jual beli mobil asal Jambi, mulai mengarah ke titik terang.

Korban ditemukan bersimbah darah di rumahnya di Lorong Ahmad Hasyim, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, pada Kamis pagi, 2 Oktober 2025.

Polisi menduga kuat, pelaku perampokan sekaligus pembunuhan itu melarikan diri menggunakan mobil korban, Mitsubishi Pajero Sport warna putih, dengan pelat nomor yang sudah dicopot, untuk menghindari pelacakan.

Mobil tersebut terekam CCTV memasuki Gerbang Tol Muaro Sebapo sekitar pukul 06.20 WIB, lebih dari satu jam sebelum korban ditemukan dalam kondisi kritis oleh asisten rumah tangganya.

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Baca juga:  Semoga Cepat Tertangkap! Polisi Tengah Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Talang Bakung

“Mobil korban masuk tol tanpa pelat nomor. Pelaku diduga melarikan diri ke arah Bayung Lencir, Sumatera Selatan,” ujar sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Korban pertama kali ditemukan oleh Aslamah (45), asisten rumah tangga korban, sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu pintu rumah masih terkunci dari dalam, namun terdengar suara lirih, “Aduh sakit…” dari kamar korban.

Pintu kamar dikunci menggunakan tali gorden dari dalam.

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

Baca juga:  Fakta Baru Sidang Korupsi PT PAL: Saksi Sebut Izin Bodong, Uang Rp400 Juta Mengalir ke PTSP

Setelah berhasil dibuka melalui pintu samping, korban ditemukan dalam kondisi luka parah akibat senjata tajam, dan segera dilarikan ke RS Siloam.

Sayangnya, nyawa korban tak tertolong.

Beberapa barang milik korban yang dilaporkan hilang antara lain, 1 mobil Mitsubishi Pajero Sport putih (Nopol: AD 77 RA pelat diduga dicopot), 1  iPhone dan 1  HP biasa.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain, pisau dapur yang diduga senjata pelaku, sepasang sepatu coklat milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian.

Polresta Jambi telah memeriksa empat saksi, termasuk asisten rumah tangga, warga sekitar, serta saksi mata yang ikut dalam evakuasi korban. Garis polisi telah dipasang, dan penyelidikan dilakukan secara intensif dengan melibatkan koordinasi lintas provinsi.

Baca juga:  AJI Jambi dan WWF Indonesia Gelar Nobar Film Dokumenter 'Berbagi Ruang' tentang Konflik Gajah Sumatera

Baca juga:  Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

“Kami sudah mengantongi beberapa petunjuk dan saat ini fokus pengejaran pelaku yang melarikan diri ke arah Sumsel,” jelas sumber dari pihak kepolisian.

Meski dalam data kependudukan korban tercatat sebagai ibu rumah tangga, warga mengenalnya sebagai pengusaha jual beli mobil yang aktif berjualan via media sosial.

Polisi kini meminta bantuan masyarakat jika melihat mobil Pajero putih tanpa pelat nomor melintas di jalur lintas timur Sumatera atau wilayah perbatasan Jambi–Sumatera Selatan.

Kematian tragis Nindia Novrin menambah panjang daftar kasus perampokan kendaraan bermotor disertai kekerasan di Provinsi Jambi.

Modus pelaku yang mencopot pelat kendaraan dan meninggalkan senjata tajam mengindikasikan bahwa aksi ini telah direncanakan secara matang.(*)




Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peristiwa penemuan jasad seorang wanita bernama Nindia (38) menggemparkan warga RT 22, Jalan Ria Graphic, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, pada Kamis pagi, 2 Oktober 2025.

Menurut keterangan saksi mata dan warga sekitar, kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB, saat suara mobil milik korban terdengar meninggalkan rumah.

Meski terdengar tidak seperti biasanya, tidak ada yang mencurigai hal aneh saat itu.

Sekitar pukul 08.30 WIB, asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah korban tiba dan menemukan pintu dalam keadaan tidak terkunci.

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Baca juga:  PAD Jadi Andalan Pembangunan, Wali Kota Maulana Instruksikan Lurah Gencarkan Sosialisasi Pajak

Saat masuk ke kamar, ia terkejut mendapati Nindia sudah dalam kondisi tergeletak di bawah tempat tidur dengan tubuh bersimbah darah.

“Teriakan pembantunya langsung bikin warga keluar rumah dan datang ke lokasi,” ungkap Doni, salah satu warga yang pertama datang dan turut membantu evakuasi korban.

Doni menjelaskan, kondisi korban sangat mengenaskan.

“Lukanya di bagian kepala belakang, terus dari leher sampai ke bahu kiri. Darahnya banyak, kental. Saya sempat pegang juga pas bantu angkat ke mobil,” ujarnya.

Baca juga:  Hati-Hati! Balap Liar di Jalan Umum Bisa Masuk Penjara, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi

Baca juga:  Nekat Curi Motor untuk Pulang Kampung Hingga Hilangkan Nyawa Korban, Pelaku Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Tebo

Menurut Doni, korban tinggal hanya bersama ART karena suaminya bekerja di luar daerah dan jarang pulang. Ia juga menyebut korban sempat berencana menjual mobil miliknya.

“Setahu saya, mobil Pajero itu punya dia sendiri. Katanya memang mau dijual. Tapi saya nggak tahu siapa yang mau beli,” jelasnya.

Saksi lain yang enggan disebut namanya menambahkan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan suaminya lewat aplikasi pesan sebelum kejadian.

Mereka membahas soal seseorang yang ingin melihat mobil Pajero putih milik korban. Orang tersebut dikabarkan berangkat dari arah Sengeti dan tiba pagi hari saat lingkungan masih sepi.

Baca juga:  Aksi Tawuran Digagalkan, Ditreskrimum Polda Jambi Tangkap 5 Pemuda

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

Setelah kejadian, mobil Pajero dengan nomor polisi AD 77 RA dinyatakan hilang. Selain itu, kamar korban berantakan, dan dokumen penting seperti STNK juga raib.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, melalui Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kita masih dalam tahap penyelidikan. Satu unit mobil hilang. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujar Kompol Hendra singkat.(*)




Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana pagi di Jalan Ria Graphic, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi mendadak heboh.

Seorang wanita bernama Nindia (38) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis (2/10/2025).

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh asisten rumah tangganya.

Saat itu, Nindia tergeletak dalam kondisi mengenaskan di bawah tempat tidur, dengan luka serius di bagian kepala dan leher yang diduga akibat senjata tajam.

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

Baca juga:  Restorative Justice KDRT, Istri di Sarolangun Cabut Laporan Usai Suami Minta Maaf

Selain kehilangan nyawa, korban juga kehilangan mobil pribadi jenis Pajero putih dengan nomor polisi AD 77 RA, yang raib dari lokasi kejadian. Polisi menduga kuat bahwa Nindia menjadi korban perampokan disertai kekerasan.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Serahkan Santunan Rp42 Juta untuk Keluarga Tukang Ojek yang Tewas Kecelakaan

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Saksi mata, Doni, yang ikut mengevakuasi jenazah ke rumah sakit, menjelaskan bahwa luka yang dialami korban cukup dalam dan parah.

“Darahnya banyak dan kental. Saya juga sempat melihat langsung lukanya di belakang kepala hingga ke pundak kiri,” ujar Doni.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, sekitar pukul 05.30 WIB terdengar suara mobil Nindia, namun tak ada yang curiga.

Sekitar pukul 08.30 WIB, teriakan ART yang menemukan korban membuat warga berbondong-bondong datang ke rumah tersebut.

Baca juga:  Hati-Hati! Balap Liar di Jalan Umum Bisa Masuk Penjara, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi

Baca juga:  Polresta Jambi Rutin Gelar Binrohtal, Wujudkan Polisi Religius dan Profesional

Saksi lain menyebut, sebelum kejadian, korban sempat berkomunikasi dengan suaminya melalui aplikasi pesan.

Mereka membahas soal calon pembeli mobil Pajero yang kabarnya datang dari arah Sengeti. Diduga, pelaku adalah orang yang berpura-pura ingin membeli mobil.

Kondisi rumah korban juga terlihat acak-acakan. Berkas-berkas pribadi berserakan, dan STNK kendaraan ikut hilang.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung mengonfirmasi bahwa, pihaknya masih menunggu hasil otopsi.

Baca juga:  Nekat Curi Motor untuk Pulang Kampung Hingga Hilangkan Nyawa Korban, Pelaku Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Tebo

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

“Kami masih mendalami kasus ini. Satu unit mobil juga turut hilang. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujar Kompol Hendra.(*)




Montir di Jambi Gelapkan Motor Konsumen, Ditangkap Saat Sedang Bekerja di Bengkel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rizki Syaifa Zulfikar Amirin (27) ditangkap tim buser Polsek Jambi Selatan setelah dilaporkan membawa kabur sepeda motor milik konsumen yang hendak diservis.

Pria yang berprofesi sebagai montir di bengkel ini, diamankan saat tengah bekerja di sebuah bengkel di kawasan Bagan Pete, pada Jumat malam (2/5/2025).

Penangkapan ini berawal dari laporan korban, Ericsan Petrus Sitanggang, yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy putih setelah mempercayakan servis kendaraan di bengkel Moel Motor, Simpang Persijam, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, pada 23 Maret 2025.

“Pelaku mengatakan motor tidak bisa selesai diperbaiki dalam sehari. Namun saat korban hendak mengambil kembali, pelaku menghilang bersama sepeda motor,” ungkap Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku yang tinggal di Perumahan Telaga Beliung Regency, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Saat rumahnya didatangi, pelaku tidak berada di tempat. Informasi dari ibu kandung pelaku mengarah pada lokasi tempatnya bekerja di Bengkel Habib Motor, Jalan Lingkar Barat II, lorong penerangan.

Tim buser kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku tanpa perlawanan sekitar pukul 20.45 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BH 4761 OT. STNK motor tersebut tercatat atas nama AIDA, dengan nilai kerugian korban ditaksir mencapai Rp13 juta.

“Pelaku kini diamankan di Polsek Jambi Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” jelas Ipda Deddy.(*)