Kartu Bahagia, Rumel, dan Kampung Bahagia: Transformasi Kota Jambi di Tahun Pertama Maulana-Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tepat satu tahun kepemimpinan Walikota Jambi Dr dr H Maulana, MKM dan Wakil Walikota Diza Hazra Aljosa SE MA, berbagai program strategis telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Kepemimpinan periode 2025–2030 menekankan kesejahteraan warga, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Kartu Bahagia: Masyarakat Lebih Sejahtera
Program Kartu Bahagia telah memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga Kota Jambi:
-
49.212 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapat layanan kesehatan gratis.
-
3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 PHL, dan 1.316 petugas syara terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.
-
111.762 warga menjalani pengecekan kesehatan gratis.
-
2.070 peserta didik memperoleh beasiswa.
-
13.235 rumah terpasang jaringan gas, bagian dari target 100.000 sambungan.
-
Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete menampung 1.080 peserta didik dari SD hingga SMA.
“Program Kartu Bahagia memastikan setiap warga, terutama yang kurang mampu, merasakan manfaat pembangunan kota. Sehat, berpendidikan, dan sejahtera adalah hak semua warga,” kata Walikota Maulana.
Balai Latihan Kerja Tematik dan BanHarkat: SDM Tangguh dan UMKM Mandiri
-
Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) menyiapkan SDM Kota Jambi yang terampil, dengan lebih dari 2.000 orang terserap di industri dan program magang luar negeri.
-
BanHarkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) memberikan modal usaha ringan bunga 3% per tahun senilai Rp 111,4 miliar, mendukung UMKM dan pengusaha pemula.
“Dengan akses modal mudah dan terjangkau, UMKM bisa tumbuh dan mendorong ekonomi kota,” ujar Wawako Diza.
Ruang Milenial dan Kampung Bahagia
-
Ruang Milenial (Rumel) hadir sebagai fasilitas produktivitas generasi muda dengan internet gratis di Terminal Rawasari, Pasar Jambi, dan Taman Banjuran Budayo.
-
Kampung Bahagia menekankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dengan semangat gotong royong:
-
1.650 Ketua RT dilantik dan mengikuti retret serentak.
-
67 RT pilot project menunjukkan realisasi 125–200%, dengan 212 kegiatan fisik dan 439 non-fisik.
-
Lansia Bahagia dan Kota Tangguh
-
Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) memberikan pendidikan non-formal agar lansia tetap produktif.
-
Infrastruktur kota diperkuat dengan:
-
459 jalan diperbaiki dan 1 jembatan baru dibangun.
-
Normalisasi sungai dan drainase, serta pembangunan kolam retensi 9 hektar yang juga jadi destinasi wisata.
-
Sistem pengelolaan sampah lebih modern, termasuk gerobak motor, industri briket TPA Talang Gulo, dan mobil angkut sampah ramah lingkungan.
-
Angkutan umum listrik dan bus listrik gratis diluncurkan.
-
Bahagia Berbudaya dan Aparatur Pelayanan Kompeten
-
Festival budaya lokal dan sport tourism digelar untuk melestarikan identitas Melayu dan suku lain.
-
Melalui Apel Kota (Aparatur Pelayanan Kompeten dan Berintegritas) dan Balap (Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli):
-
5.000 tenaga honorer diangkat PPPK.
-
ASN diperkuat kapasitasnya.
-
Kota Jambi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
-
-
Call Center Bahagia 112 merespon 6.152 keluhan masyarakat, dengan tingkat penyelesaian 97,15%.
“Setahun ini bukti kerja nyata untuk kesejahteraan warga, kota tangguh, dan pelayanan cepat, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” tambah Maulana.
“Setiap program kami rancang untuk memberdayakan semua warga, dari generasi muda hingga lansia, UMKM hingga pekerja rentan,” timpal Diza.(*)



