Polda Jambi Resmikan RTMC, Awasi Lalu Lintas Berbasis Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gedung Regional Traffic Management Centre (RTMC) Polda Jambi resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar, bersama Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, Senin (23/2/2025).

Peresmian ini menandai langkah strategis kepolisian dalam memodernisasi pengawasan lalu lintas berbasis teknologi.

Hadir pula pejabat utama Polda Jambi dalam acara yang menegaskan bahwa RTMC dirancang sebagai pusat kendali lalu lintas regional dengan berbagai fungsi penting.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Benny Cahyomo, menjelaskan bahwa RTMC bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan dan penindakan pelanggaran secara real time.

Termasuk menyediakan data serta analisis lalu lintas sebagai dasar pengambilan kebijakan, dan mendukung transparansi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Kamera akan otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas, data dianalisis di back office, lalu surat konfirmasi dikirimkan ke pemilik kendaraan. Konfirmasi dapat dilakukan daring, dan jika denda tidak dibayar, STNK bisa diblokir,” terang Kombes Benny.

Sistem ini juga diharapkan meminimalisir interaksi langsung antara petugas dan pelanggar, sehingga potensi pungutan liar dapat dicegah.

Selain itu, RTMC akan menjadi pusat edukasi keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat Jambi.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menekankan bahwa RTMC merupakan bagian dari transformasi digital Polri yang telah diterapkan di berbagai daerah.

Ia menegaskan pentingnya sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme ETLE secara jelas.

Sementara Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar mengatakan, kehadiran RTMC bukan sekadar simbol kemajuan infrastruktur.

“Tetapi menjadi pusat koordinasi, informasi, dan solusi untuk penanganan permasalahan lalu lintas di Provinsi Jambi,” kata dia.

“Ini juga mempermudah analisis data, mitigasi kecelakaan, serta meningkatkan keselamatan masyarakat,” timpalnya.

Dengan dioperasikannya RTMC Polda Jambi, pengawasan lalu lintas di provinsi ini semakin modern, transparan, dan efisien, sejalan dengan komitmen Polri untuk transformasi digital serta peningkatan keselamatan jalan bagi masyarakat.(*)




Polda Jambi Gelar Apel Siaga Ramadan 1447 H, Fokus Amankan Tarawih hingga Sahur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka pengamanan bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan hitam Mapolda Jambi itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar.

Apel ini menjadi penegasan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif selama umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ujian kesiapsiagaan aparat dalam menjamin rasa aman masyarakat.

“Apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapan kita menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Jambi,” tegasnya.

Kapolda menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk mengantisipasi pergerakan kelompok yang berpotensi memicu intoleransi.

Personel diminta aktif memantau dinamika sosial di lapangan.

Pengamanan difokuskan pada waktu-waktu rawan seperti:

  • Aktivitas ngabuburit

  • Pelaksanaan salat tarawih

  • Waktu sahur

  • Titik-titik blind spot yang berpotensi terjadi gangguan keamanan

Selain itu, personel juga diarahkan untuk memperhatikan stabilitas ekonomi masyarakat, terutama distribusi bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga akibat ulah spekulan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, menegaskan bahwa pengamanan Ramadan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta penegakan hukum secara tegas dan terukur bila diperlukan.

Sinergitas dengan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan akan terus diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman sepanjang Ramadan,” ujarnya.

Dengan apel siaga ini, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 H di Jambi berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.(*)




Ditlantas Polda Jambi Gelar Edukasi Safety Riding dan Aksi Simpatik di Sekolah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka Operasi Keselamatan 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi menggelar rangkaian kegiatan edukatif di sejumlah sekolah di Kota Jambi, Senin (9/2/2026).

Program ini menyasar para pelajar dengan pendekatan pembinaan karakter, edukasi keselamatan berlalu lintas, dan aksi simpatik pengecekan kendaraan.

Kegiatan perdana berlangsung di SMKN 2 Kota Jambi, dengan pengukuhan Paskibraka yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, AKBP Novrizal, sebagai Pembina Upacara.

Dalam amanat yang dibacakan, Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, Dirlantas Polda Jambi menekankan pentingnya preemtif terhadap generasi muda, mengingat tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada usia produktif.

Selanjutnya, para siswa menerima sosialisasi etika berkendara dan safety riding secara interaktif.

Aksi simpatik pengecekan kendaraan dilakukan secara humanis, meliputi helm SNI, spion, dan knalpot sesuai spesifikasi. Siswa yang belum memenuhi ketentuan diberikan edukasi tanpa penindakan tilang.

Di MAN 3 Kota Jambi, Subdit Bin Gakkum Ditlantas kembali mengedukasi ratusan siswa.

“Tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, tapi karena menghargai nyawa sendiri dan orang lain,” kata Kasubdit Bin Gakkum, Kompol Sandy Mutaqqin Pranayudha.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMAN 2 Kota Jambi oleh Kasat PJR AKBP Poeloeng Arsa Sidanu, serta di SMA Sari Putra oleh Kompol Sukarman.

Semua kegiatan menitikberatkan pada sosialisasi safety riding, etika berkendara, dan pemahaman kelengkapan surat kendaraan.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sejalan dengan target Operasi Keselamatan 2026 menekan angka fatalitas kecelakaan.

“Pihak sekolah sangat menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran polisi yang humanis di sekolah dapat membentuk karakter disiplin siswa dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Jambi,” ungkap Kabid Humas.(*)




Wakapolda Jambi Pimpin Apel Perdana, Tekankan Sinergi dan Disiplin Personel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. B. Ali, memimpin apel pagi perdana personel di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (9/2/2026).

Apel ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan disiplin internal Polri di wilayah hukum Polda Jambi.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya kolaborasi antarpersonel dan dengan instansi terkait sebagai kunci kelancaran tugas kepolisian.

“Saya minta rekan-rekan terus memperkuat kerja sama, termasuk dengan instansi terkait. Dengan kolaborasi yang solid, kinerja kita untuk Polda Jambi akan semakin optimal,” tegas Brigjen B. Ali.

Pemetaan Konflik dan Operasi Keselamatan

Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk mampu memetakan potensi konflik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk deteksi dini gangguan kamtibmas.

Terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan, ia menekankan agar anggota Polri menjadi teladan bagi masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

“Saat ini kita sedang melaksanakan Operasi Keselamatan. Saya harap kita menjadi contoh bagi masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Brigjen B. Ali menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak akan meningkatkan wawasan dan kemampuan personel dalam menghadapi dinamika kamtibmas, sehingga keamanan dan ketertiban di Jambi tetap terjaga kondusif.

Penguatan Disiplin dan Soliditas Internal

Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menambahkan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas kedinasan, tetapi juga sarana penguatan disiplin dan soliditas internal Polri.

“Hari ini merupakan apel perdana yang dipimpin Wakapolda. Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian arahan pimpinan sekaligus penguatan kedisiplinan personel. Diharapkan seluruh anggota semakin siap menjalankan tugas dan menjaga kamtibmas yang aman di wilayah Jambi,” ungkap Kombes Erlan.

Apel perdana ini sekaligus menjadi simbol komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kolaborasi internal dan eksternal, guna memastikan wilayah hukum Polda Jambi tetap aman, kondusif, dan tertib.(*)




Hari Pers Nasional 2026, Polda Jambi Puji Profesionalisme Insan Pers

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Polda Jambi memberikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang berperan aktif menghadirkan informasi akurat, mendidik, dan menyejukkan bagi masyarakat.

Peringatan HPN 2026, yang jatuh setiap 9 Februari, tahun ini dipusatkan di Provinsi Banten.

Momentum ini menjadi refleksi atas peran penting media dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa media merupakan rekan strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penyampaian informasi yang benar dan berimbang.

“Menjelang HPN 2026, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh insan pers yang telah bersinergi dengan Polda Jambi, memberikan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Erlan, Minggu (8/2/2026).

Ia menambahkan, di era digital yang serba cepat, tantangan di bidang informasi semakin kompleks.

Penyebaran hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian menjadi ancaman nyata yang bisa mengganggu stabilitas sosial.

Oleh karena itu, pers yang profesional dan berpegang pada kode etik jurnalistik menjadi benteng utama menjaga ruang informasi tetap sehat dan kondusif.

“Kami berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dengan media. Pers yang kuat dan independen akan mendorong terciptanya masyarakat cerdas serta demokrasi yang matang,” jelas Kabid Humas.

Insan pers juga diingatkan untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan menghadirkan produk jurnalistik yang berkualitas serta memberi nilai positif bagi publik.

Tema HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, menekankan pentingnya kualitas pers dalam mempengaruhi arah pembangunan bangsa.

Informasi yang jernih tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan nasional.

Melalui peringatan ini, Polda Jambi berharap sinergi antara Polri dan media semakin solid sehingga dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat, baik di Jambi maupun secara nasional.(*)




Tradisi Pedang Pora Warnai Perpisahan Wakapolda Jambi, Sambut Pengganti Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana haru menyelimuti Lapangan Hitam Mapolda Jambi saat Polda Jambi menggelar upacara perpisahan Wakapolda, Kamis (5/2/2026).

Tradisi ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Brigjen Pol. M. Mustaqim setelah mengabdi sekitar 10 bulan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, dihadiri pejabat utama Polda Jambi, Kapolres jajaran, serta seluruh personel.

Dalam kesempatan ini, Brigjen Pol. B. Ali resmi diperkenalkan sebagai Wakapolda Jambi yang baru.

Momen perpisahan berlangsung khidmat dengan tradisi pedang pora, menghormati Brigjen Pol. Mustaqim saat berpamitan.

Kapolda Jambi menyampaikan sambutan hangat untuk Wakapolda baru.

“Selamat datang kepada Brigjen Pol. B. Ali. Diharapkan beliau dapat segera bersinergi dan mendapat dukungan penuh seluruh personel Polda Jambi,” ujar Kapolda.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Wakapolda lama.

Brigjen Pol. Mustaqim mengucapkan terima kasih atas dukungan selama bertugas.

“Saya bersyukur atas kerja sama seluruh jajaran Polda Jambi. Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan dan saling mendoakan,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan salam perpisahan dan prosesi yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar Polda Jambi.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan, loyalitas dan dedikasi Brigjen Pol. Mustaqim selama bertugas menjadi contoh bagi seluruh personel.

“Beliau juga baru saja memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat, menjadi kebanggaan bersama. Polda Jambi akan selalu terbuka untuk beliau,” jelas Kabid Humas.(*)




Gotong Royong Lintas Sektor, Polda Jambi Siapkan Karya Bakti Sosial di Taman Eks MTQ

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan karya bakti sosial melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Gedung A Lantai 2 Mapolda Jambi, Rabu (4/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jambi serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Poerwanto, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Wadiri Intelkam AKBP S. Bagus Santoso, serta jajaran dari Pemprov dan Pemkot Jambi.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas secara menyeluruh rencana pelaksanaan kegiatan gotong royong bersama yang direncanakan dimulai dari kawasan Taman Eks MTQ Provinsi Jambi.

Kawasan ini dinilai strategis karena berfungsi sebagai ruang publik sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H Siregar menyampaikan bahwa Taman Eks MTQ perlu terus dijaga kebersihan dan kerapihannya agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk aktivitas olahraga maupun kegiatan sosial.

Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh pihak sebelum kegiatan dilaksanakan di lapangan.

Melalui koordinasi yang matang, pembagian tugas dan tanggung jawab antarinstansi dapat berjalan lebih jelas dan terarah.

Kapolda juga menekankan bahwa kegiatan karya bakti sosial ini diharapkan tidak hanya berjalan tertib dan efektif, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Keterlibatan Polda Jambi dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini menjadi dasar untuk menyusun rencana teknis pelaksanaan karya bakti sosial secara lebih terperinci.

Ia berharap semangat gotong royong yang dimulai dari kawasan Taman Eks MTQ dapat menjadi simbol sinergi nyata antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Jambi.(*)




Dugaan Pemerkosaan Remaja di Jambi oleh Oknum Polisi, UPTD PPA Kawal Pemulihan Mental Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Jambi, Rosa Rosilawati, memastikan pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada ANI (18), remaja yang menjadi korban dugaan pemerkosaan.

Pendampingan mencakup aspek psikologis, hukum, hingga pendampingan di pengadilan.

“Informasi yang kami terima, terjadi pencabulan oleh empat pria, dua di antaranya diduga anggota Kepolisian. Diduga kasus ini dipengaruhi oleh konten pornografi dan media sosial. Kami akan kawal pemulihan mental korban,” ujar Rosilawati.

Rosilawati menegaskan, pihaknya telah menyiapkan tim psikolog dan fasilitator hukum untuk mendampingi ANI dan memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal selama proses hukum berjalan.

Adapun inisial terduga pelaku yang dilaporkan keluarga korban adalah CS, IS, PSP, dan N.

Pihak masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Polda Jambi untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum anggotanya dan memastikan keadilan bagi korban.

Kronologi Dugaan Pemerkosaan dari Sudut Pandang Ibu Korban

Meski fokus berita adalah UPTD PPA, penting untuk menyoroti kronologi peristiwa agar publik memahami konteks:

  1. November 2025 – Awal perkenalan
    ANI berkenalan dengan seorang pria berinisial IN di sebuah gereja.

  2. 2 Januari 2026 – Fakta terungkap
    Monica, ibu korban, mengetahui kejadian sebenarnya setelah menemukan pesan curhat anaknya ke teman-temannya. ANI tidak berani bercerita langsung.

  3. Malam kejadian
    ANI berada di rumah rekannya LN. Pelaku IN menjanjikan akan menjemput korban untuk pulang. Namun, pelaku datang tengah malam dan membawa ANI pergi.

  4. Dibawa berkeliling dan ke rumah kos
    Korban dibawa ke kawasan Kebun Kopi dan kemudian ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona, yang disebut disewa oleh seorang anggota polisi. ANI dibawa dalam kondisi tidak sadar dan digotong.

  5. Ditinggalkan di Terminal Alam Barajo
    Setelah peristiwa tersebut, korban ditinggalkan begitu saja. ANI mengalami trauma berat, sering mengurung diri, dan sempat menyatakan keinginan untuk mengakhiri hidup.

Monica berharap proses hukum segera berjalan, sementara UPTD PPA siap memastikan pendampingan korban dari sisi hukum dan psikologis tetap berjalan hingga tuntas.(*)




Diperkosa oleh Diduga Oknum Anggota Polisi di Jambi, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi dan Kondisi sang Anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah tragedi menimpa remaja perempuan berinisial ANI (18), warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kronologi kejadian yang diceritakan oleh Monica, ibu korban, mengungkap detil mengerikan dari dugaan pemerkosaan yang dialami anaknya.

Menurut Monica, semuanya bermula pada November 2025, ketika ANI berkenalan dengan seorang pemuda berinisial IN di sebuah gereja.

“Awalnya, saya pikir itu hanya pertemanan biasa,” kata Monica.

Namun, kejadian sebenarnya baru terungkap pada 2 Januari 2026.

Monica mengetahui ada yang tidak beres setelah menemukan pesan-pesan curhat anaknya ke teman-temannya di ponsel.

ANI tidak berani bercerita langsung kepada orang tua.

“Dari pesan itu saya baru tahu apa yang terjadi. Hati saya hancur,” ungkap Monica.

Berikut kronologi yang dijelaskan Monica:

  1. Di rumah teman – Pada malam kejadian, ANI berada di rumah rekannya, LN. Saat itu, pelaku IN yang dikenal korban, menjanjikan akan menjemput ANI untuk pulang ke rumah.

  2. Penjemputan tengah malam – Pelaku datang jauh dari waktu yang dijanjikan, yakni tengah malam, dan membawa ANI pergi tanpa sepengetahuan orang tua.

  3. Dibawa berkeliling – Alih-alih diantar pulang, ANI dibawa berkeliling hingga ke kawasan Kebun Kopi. Menurut Monica, di sana para pelaku diduga mengonsumsi minuman keras.

  4. Dibawa ke rumah kos – Selanjutnya, korban dibawa ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona, yang disebut-sebut disewa oleh seorang anggota polisi. ANI dibawa dalam kondisi tidak sadar dan digotong oleh pelaku.

  5. Ditelantarkan di Terminal – Setelah peristiwa tersebut, korban ditinggalkan begitu saja di Terminal Alam Barajo, tanpa ada pendampingan.

Akibat pengalaman mengerikan itu, ANI mengalami trauma berat. Monica menuturkan, anaknya kini sering mengurung diri di kamar dan sempat menyatakan keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Kami hanya ingin keadilan. Saya mohon proses hukum cepat selesai demi memulihkan kondisi anak saya,” kata Monica dengan harap.

Keluarga korban sebelumnya telah melapor ke Polresta Jambi dan diarahkan ke Polda Jambi pada 3 Januari 2026.

Namun hingga kini, mereka merasa belum mendapat tanggapan memuaskan dari aparat penegak hukum.

Monica berharap, kasus ini tidak berhenti di laporan semata.

Ia menegaskan pentingnya pendampingan psikologis dan penegakan hukum secara serius, terutama jika benar melibatkan oknum aparat.(*)




Remaja 18 Tahun di Kota Jambi Diduga Diperkosa 4 Pria, Dua Disebut Oknum Polisi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa remaja putri berinisial ANI (18), warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Berdasarkan keterangan ibu korban, Monica, peristiwa tersebut bermula dari perkenalan korban dengan salah satu terduga pelaku berinisial IN di sebuah gereja pada November 2025 lalu.

Namun, kejadian kelam yang dialami ANI baru terungkap pada awal Januari 2026. Monica mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah menemukan pesan percakapan di ponsel anaknya pada 2 Januari 2026.

“Anak saya tidak berani cerita langsung. Dia curhat ke temannya lewat pesan daring. Dari situ baru kami tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Monica dengan suara bergetar.

Peristiwa itu disebut terjadi saat ANI berada di rumah seorang rekannya berinisial LN.

Salah satu pelaku, Indra, berjanji akan menjemput korban untuk mengantarkannya pulang. Namun, pelaku baru datang pada tengah malam dan justru membawa korban pergi tanpa tujuan yang jelas.

Alih-alih diantar pulang, ANI dibawa berkeliling hingga ke kawasan Kebun Kopi. Di lokasi tersebut, para terduga pelaku diduga mengonsumsi minuman keras.

Situasi semakin mencekam ketika korban kemudian dibawa ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona, yang disebut-sebut disewa oleh seorang anggota kepolisian.

Menurut pengakuan korban kepada keluarga, ANI dibawa dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar dan digotong oleh para pelaku.

Setelah kejadian itu, korban ditinggalkan begitu saja di Terminal Alam Barajo tanpa pendampingan.

Akibat peristiwa tersebut, kondisi psikologis ANI mengalami gangguan serius.

Monica menyebut anaknya kini sering mengurung diri di kamar, mengalami trauma mendalam, bahkan sempat mengutarakan keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Kami hanya ingin keadilan. Saya mohon agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan proses hukumnya berjalan cepat, demi pemulihan kondisi anak saya,” pintanya.

Diketahui, keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polresta Jambi dan kemudian diarahkan ke Polda Jambi pada 3 Januari 2026.

Namun hingga kini, pihak keluarga mengaku belum mendapatkan perkembangan penanganan yang jelas dari aparat penegak hukum.(*)