Jejak Hidup Vidi Aldiano Semasa Hidup, Melawan Kanker Sejak 2019

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia hiburan Indonesia berduka atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sore di usia 35 tahun.
Pelantun lagu Nuansa Bening tersebut wafat setelah beberapa tahun terakhir berjuang melawan penyakit Kanker Ginjal.
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh ayah Vidi, Harry Kiss, kepada kerabat dan rekan dekat keluarga.
“Telah wafat anak saya, Vidi Aldiano. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar,” ujar Harry Kiss dalam pesan yang beredar.
Perjuangan Melawan Kanker Sejak 2019
Sebelum meninggal dunia, Vidi diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019.
Saat itu ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga dan harus menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal.
Setelah operasi tersebut, kondisi kesehatannya sempat membaik.
Namun, Vidi tetap menjalani berbagai pengobatan serta pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau perkembangan penyakitnya.
Meski menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi tetap aktif berkarya di industri musik.
Ia bahkan sering membagikan perjalanan pengobatannya melalui media sosial sebagai bentuk motivasi bagi para pejuang kanker lainnya.
Dimakamkan di Tanah Kusir
Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan pada Minggu (8/3/2026) pagi di TPU Tanah Kusir. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 08.15 WIB dalam suasana penuh duka.
Hujan yang turun sejak pagi turut mengiringi prosesi pemakaman sang penyanyi. Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami’ Ath-Thoyyibah yang berada tidak jauh dari rumah duka.
Sejumlah Selebritas Hadiri Pemakaman
Selain keluarga besar, sejumlah rekan dari kalangan selebritas juga hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya terlihat Anya Geraldine, Aqsa Aswar, dan Rachel Theresia.
Kehadiran mereka menunjukkan besarnya kehilangan yang dirasakan oleh sahabat dan rekan sesama artis di industri hiburan Indonesia.
Ucapan Duka dari Rekan Selebritas
Kabar wafatnya Vidi Aldiano langsung memicu gelombang ucapan duka dari berbagai kalangan. Banyak musisi dan selebritas menyampaikan rasa kehilangan mereka melalui media sosial.
Salah satunya datang dari aktor dan presenter Denny Sumargo, yang mengungkapkan kesedihannya atas kepergian sahabatnya tersebut.
“Hatiku hancur. Sangat hancur. Kau pergi terlalu cepat,” tulis Denny Sumargo dalam unggahannya.
Karier Musik yang Dikenang Penggemar
Vidi Aldiano dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai kariernya sejak akhir 2000-an. Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008.
Album tersebut melahirkan sejumlah lagu populer yang hingga kini masih sering diputar, termasuk Nuansa Bening dan Status Palsu.
Kepergian Vidi Aldiano menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Meski telah tiada, karya-karya yang ia tinggalkan diyakini akan terus dikenang oleh para penggemar dan pecinta musik Tanah Air.(*)