Posko Polisi Jambi Bakal Terhubung CCTV Pemkot, Pemantauan Keamanan Diperkuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang mengecek Posko Polisi Bersama Masyarakat di Mapolresta Jambi, Sabtu 17 Oktober 2026.

Posko ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pelayanan kepolisian, memantau situasi keamanan, dan meningkatkan koordinasi dengan masyarakat.

Polresta Jambi juga merencanakan integrasi posko tersebut dengan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) milik Pemerintah Kota Jambi.

Rencana ini diharapkan membantu petugas memantau situasi wilayah dan merespons potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara lebih efektif.

Selain mendukung pemantauan keamanan, posko tersebut berfungsi sebagai basis data kegiatan Polresta Jambi dalam mendukung program pimpinan Polri.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto Herlambang mengatakan, keberadaan posko harus mendukung komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dengan masyarakat.

“Posko Polisi Bersama Masyarakat ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman serta lebih mudah menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Ananto menjelaskan, rencana konektivitas dengan CCTV milik Pemerintah Kota Jambi menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemantauan situasi wilayah.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi perlu mendukung langkah pencegahan gangguan keamanan sekaligus membantu petugas menentukan tindakan berdasarkan informasi yang tersedia.

“Ke depan, kami berharap posko ini dapat terintegrasi dengan CCTV Pemerintah Kota Jambi sehingga pemantauan aktivitas masyarakat dapat dilakukan lebih efektif. Namun, yang terpenting adalah bagaimana teknologi tersebut mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Rencana integrasi tersebut masih memerlukan tindak lanjut dari pihak terkait.

Aspek teknis konektivitas, mekanisme akses kamera, dan penerapan perlindungan data juga menjadi hal penting dalam pengembangan sistem pemantauan.

Melalui penguatan fungsi posko, Polresta Jambi mendorong peningkatan koordinasi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Keberadaan posko diharapkan memudahkan penyampaian informasi mengenai potensi gangguan kamtibmas sekaligus mendukung pelaksanaan program kepolisian di wilayah Kota Jambi.

Sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemantauan keamanan.

Dengan dukungan teknologi dan keterlibatan masyarakat, Polresta Jambi berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Meski demikian, efektivitas posko dan rencana integrasi CCTV nantinya akan bergantung pada kesiapan sistem, koordinasi antarinstansi, serta tindak lanjut petugas terhadap informasi yang masuk.(*)




Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Polda Jambi, Kapolda Tekankan Profesionalitas Polri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momentum bagi jajaran Polda Jambi untuk kembali menegaskan pentingnya nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Upacara dipimpin Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., selaku inspektur upacara. Kegiatan diikuti para Pejabat Utama Polda Jambi serta personel kepolisian.

Rangkaian upacara berlangsung dengan sejumlah agenda, mulai dari laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu bangsa, hingga pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam upacara tersebut juga dibacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dan doa sebelum rangkaian kegiatan ditutup dengan Andhika Bhayangkari serta penghormatan pasukan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, peringatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi personel Polri untuk mengimplementasikan nilai Pancasila dalam menjalankan tugas.

“Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi personel Polri, nilai tersebut harus diwujudkan melalui sikap profesional, integritas, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Erlan menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Menurutnya, nilai Pancasila juga memiliki relevansi dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Karena itu, kepolisian mendorong seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kerukunan dan menghormati perbedaan.

“Polri, khususnya Polda Jambi, berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat persatuan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Bagi jajaran Polda Jambi, momentum tersebut sekaligus dikaitkan dengan pelaksanaan tugas kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Melalui peringatan tersebut, Polda Jambi menegaskan kembali komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendorong penguatan persatuan di tengah masyarakat yang beragam.(*)




DPRD Kota Jambi dan Polresta Perkuat Sinergi, Sepakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – DPRD Kota Jambi dan Polresta Jambi memperkuat komitmen membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penguatan kolaborasi itu ditandai dengan pertemuan silaturahmi Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Jambi dengan pimpinan DPRD Kota Jambi, Kamis 6 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempererat koordinasi antara kepolisian dan lembaga legislatif guna mendukung terciptanya situasi Kota Jambi yang aman, kondusif, sekaligus menunjang kelancaran pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolresta Jambi yang baru menjabat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antarinstansi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik silaturahmi Kapolresta Jambi beserta jajaran. Sinergi yang kuat antara DPRD dan Polresta sangat penting untuk mendukung pelayanan publik sekaligus menjaga keamanan di Kota Jambi,” ujar Kemas Faried.

Ia menilai kolaborasi tersebut tidak hanya sebatas membangun komunikasi, tetapi juga membuka peluang kerja sama dalam berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Ke depan tentu banyak program yang bisa disinergikan bersama Polresta Jambi. Harapan kami, kerja sama ini semakin memperkuat pelayanan publik dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dengan DPRD Kota Jambi sebagai mitra strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, menciptakan keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD dan pemerintah daerah.

“Kami hadir bersama para pejabat utama Polresta Jambi untuk membangun sinergitas dengan DPRD Kota Jambi. Harapannya semakin banyak program yang dapat dikolaborasikan demi kepentingan masyarakat,” ujar Ananto.

Ia menegaskan, tujuan utama dari kolaborasi tersebut adalah menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat ditangani secara bersama,” tegasnya.

Melalui penguatan komunikasi antara DPRD Kota Jambi dan Polresta Jambi, kedua institusi berharap koordinasi dalam mendukung pembangunan daerah, pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan dapat berjalan lebih efektif demi terciptanya Kota Jambi yang aman dan kondusif.(*)




Polda Jambi Rangkul Insan Pers, Erlan Munaji: Media Mitra Strategis Jaga Kepercayaan Publik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jambi memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan Coffee Morning yang digelar di Cafe Kesiko, Kamis 30 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan jurnalis untuk membahas penguatan komunikasi, keterbukaan informasi publik, hingga peningkatan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji dan dihadiri jajaran Bidhumas serta perwakilan media massa dari berbagai platform di Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan itu, Erlan menegaskan media memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus membangun edukasi publik.

“Melalui kegiatan Coffee Morning ini, kami ingin terus memperkuat komunikasi dan menjalin hubungan yang semakin baik dengan rekan-rekan media,” sebutnya.

Sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, forum tersebut juga dimanfaatkan para jurnalis untuk menyampaikan berbagai masukan kepada jajaran Bidhumas Polda Jambi.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain peningkatan akses informasi, percepatan distribusi rilis berita, penguatan komunikasi dua arah, hingga optimalisasi kerja sama dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Erlan menyatakan seluruh saran dari insan pers akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Polda Jambi.

Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik dan masukan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk membangun komunikasi publik yang profesional, transparan, dan responsif.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas menegaskan bahwa hubungan yang baik antara Polri dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolda Jambi mengapresiasi sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara Polda Jambi dan insan pers.

“Kami berharap komunikasi dan kolaborasi ini terus terjaga sehingga berbagai informasi mengenai pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dapat tersampaikan secara objektif, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Erlan menyampaikan pesan Kapolda.

Lanjutnya, media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga kepercayaan publik serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Jambi.

Melalui forum seperti Coffee Morning, Polda Jambi berharap komunikasi dengan media semakin erat sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, terbuka, dan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.(*)




Wali Kota Jambi Tegaskan Perang terhadap Berandalan Bermotor, Ajak Orang Tua Awasi Anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah tegas untuk mencegah berkembangnya aktivitas berandalan bermotor yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Bersama Polri, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga berbagai elemen masyarakat, Pemkot Jambi menggelar penandatanganan komitmen bersama menolak segala bentuk aktivitas berandalan bermotor, Rabu 29 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban kota bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan keluarga, lingkungan, sekolah, serta masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam aksi kriminal jalanan.

“Komitmen ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga Kota Jambi tetap aman, nyaman, dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama mengawasi lingkungan dan membina anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas berandalan bermotor,” tegas Wali Kota.

Ia menilai aksi berandalan bermotor tidak hanya mengganggu keamanan masyarakat, tetapi juga mengancam masa depan para remaja yang terlibat di dalamnya.

Karena itu, Pemkot Jambi akan terus memperkuat sinergi dengan kepolisian, TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam melakukan edukasi, pembinaan, serta pencegahan sejak dini.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok yang melakukan tindakan melanggar hukum dan mengganggu ketertiban umum.

“Kami akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang dilakukan kelompok berandalan bermotor. Namun di sisi lain, langkah pencegahan juga terus kami lakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops Polresta Jambi Kompol Yumika Putra mengungkapkan hasil pemetaan kepolisian terhadap kelompok berandalan bermotor di Kota Jambi.

Polisi mengidentifikasi dua aliansi besar, yakni Awan Hitam yang menaungi sekitar 50 kelompok kecil, serta Para Bintang yang membawahi sekitar 30 kelompok kecil.

Menurut Yumika, kedua kelompok tersebut umumnya berkomunikasi melalui media sosial, terutama Instagram, untuk saling menantang hingga menentukan lokasi tawuran.

Beberapa titik yang kerap menjadi lokasi bentrokan antara lain kawasan Kuburan Cina, Simpang Bata, WTC, Sijenjang, hingga perbatasan Simpang Rimbo menuju Mendalo.

Polisi juga menemukan para pelaku kerap membawa senjata tajam seperti celurit, parang, samurai, egrek, busur panah, hingga petasan.

Berdasarkan hasil pemantauan kepolisian, aksi tersebut sebagian besar dilakukan demi membuat konten yang kemudian diunggah ke media sosial, selain dipengaruhi faktor ekonomi dan pencarian pengakuan kelompok.

Melalui deklarasi bersama tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat upaya pencegahan sehingga Kota Jambi tetap aman, nyaman, dan terbebas dari aktivitas berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat.(*)




Polisi Petakan Dua Aliansi Besar Berandalan Bermotor di Kota Jambi, Tawuran Diatur Lewat Instagram

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polresta Jambi mengungkap hasil pemetaan terhadap kelompok berandalan bermotor yang selama ini meresahkan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan dan media sosial, polisi mengidentifikasi dua aliansi besar yang menjadi payung bagi puluhan kelompok kecil di Kota Jambi.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Jambi, Kompol Yumika Putra, mengatakan dua aliansi tersebut yakni Awan Hitam yang membawahi sekitar 50 kelompok kecil, serta Para Bintang yang memiliki sekitar 30 kelompok kecil.

Menurutnya, kedua aliansi tersebut kerap memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi hingga memancing bentrokan antarkelompok.

“Mereka saling menantang melalui Instagram, kemudian menentukan lokasi dan waktu untuk melakukan tawuran,” ujar Kompol Yumika Putra usai kegiatan penandatanganan komitmen bersama penolakan aktivitas berandalan bermotor di Kota Jambi, Rabu 29 Juli 2026.

Dari hasil pemetaan kepolisian, aksi tawuran umumnya berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Sebelum melakukan aksi, para pelaku disebut kerap mengonsumsi minuman keras.

Sejumlah lokasi yang sering dijadikan arena bentrokan di antaranya kawasan Kuburan Cina, Simpang Bata, WTC, Sijenjang, hingga kawasan perbatasan Simpang Rimbo menuju Mendalo.

Polisi juga menemukan para pelaku menggunakan berbagai senjata berbahaya seperti celurit, egrek, parang, samurai, busur panah, hingga petasan saat melakukan aksi kekerasan.

Kompol Yumika menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring media sosial, sebagian besar aksi yang dilakukan kelompok tersebut bukan hanya dipicu konflik antarkelompok, tetapi juga demi mengejar popularitas di dunia maya.

“Dari monitoring media sosial yang kami lakukan, salah satu tujuan mereka adalah membuat konten yang kemudian diunggah dan menjadi kepuasan tersendiri. Ada juga yang dipengaruhi faktor ekonomi dengan mencari keuntungan melalui cara-cara yang melanggar hukum,” jelasnya.

Untuk menekan aktivitas kelompok tersebut, Polresta Jambi tidak hanya mengedepankan penegakan hukum.

Tetapi juga melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat, termasuk kepada pelaku usaha penyewaan perlengkapan tertentu agar tidak melayani anak di bawah umur.

Serta memberikan imbauan kepada jasa ekspedisi agar lebih selektif terhadap pengiriman barang yang berpotensi digunakan dalam aksi kriminal.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polresta Jambi akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang dilakukan kelompok berandalan bermotor,” kata dia.

“Namun di sisi lain, kami juga mengedepankan langkah preventif melalui sinergi dengan pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Menurut Ananto, keberadaan kelompok berandalan bermotor tidak hanya mengancam keamanan, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda apabila tidak segera dicegah.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan deklarasi bersama antara Pemerintah Kota Jambi, Polresta Jambi, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kesepakatan bersama menolak segala bentuk aktivitas berandalan bermotor di Kota Jambi.(*)




Kapolresta Jambi Baru Silaturahmi ke Pemkot, Maulana Tegaskan Komitmen Kolaborasi Jaga Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Pemerintah Kota Jambi, Selasa 21 Juli 2026.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antara Polresta Jambi dan Pemkot Jambi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Kedatangan Kapolresta Jambi yang baru tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Ananto Herlambang didampingi Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polresta Jambi.

Kapolresta Jambi mengatakan, kunjungan ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru Polresta Jambi sekaligus memperkuat hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi.

“Kunjungan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolresta Jambi yang mendapatkan amanah dari pimpinan. Kedua, memperkuat sinergi dan kesepahaman bersama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ujar Ananto.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh kepolisian saja. Dibutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia berharap kerja sama yang selama ini telah berjalan dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, memberikan pelayanan terbaik, serta menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan Kota Jambi.

“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mendukung kemajuan Kota Jambi,” katanya.

Maulana: Sinergi Polri dan Pemkot Kunci Kota Jambi Kondusif

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik kunjungan Kapolresta Jambi beserta jajaran.

Menurut Maulana, kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan Kota Jambi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Jambi sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kapolresta Jambi beserta jajaran. Kami siap bekerja sama dan mendukung berbagai langkah positif yang dilakukan Polresta Jambi demi kepentingan masyarakat,” ujar Maulana.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara Pemkot Jambi dan Polresta Jambi dapat terus berjalan secara optimal, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pencegahan tindak kriminalitas, hingga dukungan terhadap berbagai program pembangunan di Kota Jambi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, kedua pihak optimistis berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat serta menciptakan lingkungan Kota Jambi yang semakin aman dan kondusif.(*)




Kapolresta Jambi Ajak Warga Manfaatkan Call Center 110 untuk Laporkan Gangguan Kamtibmas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan memanfaatkan layanan Call Center Polri 110.

Menurutnya, laporan cepat dari masyarakat menjadi kunci mencegah gangguan keamanan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Jambi saat memberikan imbauan kepada masyarakat, Selasa 21 Juli 2026.

Ia menegaskan, menjaga situasi Kamtibmas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Kehadiran kepolisian di setiap sudut kota tidak akan maksimal tanpa dukungan, partisipasi, dan laporan cepat dari masyarakat. Mata dan telinga kami yang paling luas adalah masyarakat sendiri,” ujar Kombes Pol Ananto Herlambang.

Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Gangguan Keamanan

Kapolresta menyampaikan, secara umum kondisi keamanan di wilayah hukum Polresta Jambi masih kondusif.

Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai berbagai potensi gangguan, mulai dari kriminalitas, gangguan ketertiban umum, hingga konflik sosial yang dapat berkembang apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Selain itu, warga juga diimbau terus menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Call Center 110 Siaga 24 Jam

Ananto menjelaskan, Call Center Polri 110 beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, di antaranya:

  • Tindak kriminalitas seperti pencurian, perampokan, dan kekerasan.
  • Gangguan ketertiban umum, seperti tawuran, geng motor, keributan, maupun perkelahian massal.
  • Kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penanganan cepat.
  • Ancaman yang membahayakan keselamatan masyarakat.
  • Pengaduan, saran, maupun keluhan terkait pelayanan kepolisian.

Polisi Pastikan Setiap Laporan Ditindaklanjuti

Kapolresta Jambi memastikan setiap laporan yang diterima melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti sesuai prosedur oleh petugas yang berwenang.

Ia juga menegaskan identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan ragu menghubungi layanan Call Center Polri 110 jika melihat atau mengalami hal yang mencurigakan maupun membahayakan. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula potensi gangguan dapat dicegah,” katanya.

Imbau Tidak Menyalahgunakan Layanan 110

Di akhir keterangannya, Ananto mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panggilan palsu atau menggunakan layanan 110 untuk hal-hal yang tidak bersifat darurat.

Menurutnya, penyalahgunaan layanan dapat menghambat masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga pelajar untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif demi kenyamanan serta kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Antusias! Ribuan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Hitam Mapolda Jambi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina melawan Timnas Spanyol, Minggu 19 Juli 2026 malam hingga Senin 20 Juli 2026 dini hari.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak beberapa jam sebelum kick-off. Warga dari berbagai wilayah di Kota Jambi mulai berdatangan bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 melalui videotron berukuran besar yang disiapkan Polda Jambi.

Antusiasme Warga Padati Area Mapolda Jambi

Tingginya animo masyarakat membuat kawasan Mapolda Jambi dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Area parkir di bagian depan, samping, hingga belakang Mapolda Jambi dipadati ratusan kendaraan milik warga yang ingin menikmati suasana nobar bersama.

Selain menyaksikan pertandingan final, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan panitia, mulai dari penampilan musik hingga sajian kuliner dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Panitia juga menyediakan berbagai doorprize yang menambah semarak suasana nobar Final Piala Dunia 2026.

Polda Jambi Kerahkan Personel Pengamanan

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polda Jambi mengerahkan personel di sejumlah titik strategis.

Petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Mapolda Jambi selama acara berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan agar ribuan masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman.

Polda Jambi: Nobar Jadi Ajang Pererat Kebersamaan

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan salah satu bentuk upaya Polri menghadirkan ruang kebersamaan yang positif bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Masyarakat Diajak Junjung Sportivitas

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favoritnya.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari pertandingan.

Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Menang ataupun kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan, menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Erlan Munaji.(*)




Kapolda Jambi: Intelijen Harus Cegah Ancaman Sebelum Terjadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Jambi Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Balai Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Intelijen Keamanan Polri yang Presisi Siap Mendukung, Mengamankan, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026” dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Jambi, termasuk Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, serta para Kasat dan Kanit Intelkam dari polres dan polsek jajaran.

Sejumlah narasumber turut dihadirkan dalam forum tersebut, di antaranya Dr. Moch. Farisi, Dr. Akbar Kurnia, Ari Wahyudi, dan Robert Aritonang yang memberikan penguatan materi terkait strategi intelijen dan keamanan nasional.

Intelkam Diminta Perkuat Deteksi Dini

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa fungsi Intelkam merupakan garda terdepan Polri dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menyoroti dinamika kerawanan di wilayah Jambi yang terus berkembang, mulai dari konflik agraria, illegal logging, peredaran narkotika lintas daerah, hingga potensi radikalisme dan dinamika politik lokal yang membutuhkan pendekatan intelijen yang lebih prediktif.

“Intelijen harus mampu membaca situasi sebelum kejadian terjadi. Keberhasilan terbesar bukan saat ancaman ditangani, tetapi ketika ancaman berhasil dicegah sejak awal,” tegas Kapolda.

Rakernis Jadi Evaluasi dan Penyelarasan Strategi

Rakernis Intelkam 2026 juga menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penyelarasan program kerja tahun 2026 agar selaras dengan kebijakan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Kapolda menekankan sejumlah poin penting kepada jajaran Intelkam, di antaranya penguatan sistem deteksi dini dan early warning system, peningkatan analisis intelijen, penguasaan wilayah, penguatan sinergi dengan TNI, BIN Daerah, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan cyber intelligence dalam mendukung tugas intelijen modern.

Apresiasi untuk Kinerja Intelkam

Kapolda Jambi turut memberikan apresiasi kepada jajaran Ditintelkam Polda Jambi serta Sat Intelkam Polres atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Jambi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Rakernis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran intelijen dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Melalui Rakernis ini diharapkan kemampuan deteksi dini semakin kuat, sinergi lintas sektor semakin solid, serta pemanfaatan teknologi informasi dan cyber intelligence semakin optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fungsi Intelkam memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sehingga stabilitas keamanan di Provinsi Jambi tetap terjaga secara kondusif.(*)