UIN STS Jambi Juara Umum PEKSIMIDA 2026, Bukti Konsisten Cetak Mahasiswa Berprestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Kampus ini berhasil meraih Juara Umum Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Jambi Tahun 2026, setelah tampil dominan di berbagai cabang perlombaan seni.

Keberhasilan tersebut menegaskan konsistensi UIN STS Jambi dalam membina mahasiswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni, budaya, dan kreativitas.

Ajang PEKSIMIDA 2026 digelar pada 22–25 Juli 2026 dengan Universitas Jambi (UNJA) sebagai tuan rumah.

Sebanyak 167 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi se-Provinsi Jambi berkompetisi dalam 15 tangkai seni, mulai dari seni pertunjukan, sastra, seni rupa, hingga media.

Sepanjang kompetisi, kontingen UIN STS Jambi berhasil menunjukkan performa terbaik dan mengumpulkan prestasi yang mengantarkan kampus tersebut menjadi juara umum.

Keberhasilan itu merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Para mahasiswa menjalani latihan intensif bersama pelatih dan dosen pendamping sebelum mengikuti kompetisi.

Dukungan penuh dari pimpinan universitas juga menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan kontingen sehingga mampu bersaing dan tampil maksimal di setiap cabang yang diikuti.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian sebagai Juara Umum PEKSIMIDA Provinsi Jambi Tahun 2026 merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh kontingen UIN STS Jambi,” katanya.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, pelatih, dosen pendamping, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan hingga berhasil membawa nama baik kampus.

Menurut Jamaluddin, prestasi tersebut membuktikan bahwa mahasiswa UIN STS Jambi memiliki kreativitas, kemampuan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Kami berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama UIN STS Jambi pada ajang-ajang berikutnya, khususnya di tingkat nasional melalui PEKSIMINAS,” ujarnya.

Ia menambahkan, universitas akan terus memperkuat pembinaan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan agar lahir lebih banyak prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Keberhasilan menjadi Juara Umum PEKSIMIDA 2026 juga menjadi momentum bagi UIN STS Jambi untuk semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak lulusan unggul, kreatif, dan berkarakter.

Kontingen yang berhasil lolos pada ajang ini selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Jambi di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) dengan harapan mampu kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.(*)




UNJA Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Siapkan Lulusan Teknologi Pertanian Lebih Siap Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA), terus memperkuat kualitas pendidikan dengan menyempurnakan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Langkah ini dilakukan agar lulusan memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Kurikulum Jurusan Teknologi Pertanian Berbasis OBE yang diselenggarakan Program Studi Teknologi Industri Pertanian di Gedung Unifac Universitas Jambi pada 23–24 Juli 2026.

Workshop menghadirkan akademisi dari IPB University, Dr. Ir. Elisa Anggraeni, S.TP., M.Sc., sebagai narasumber.

Kegiatan ini diikuti pimpinan jurusan, pengelola program studi, dosen, hingga unsur Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNJA.

Berbagai materi dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari penyusunan kurikulum berbasis OBE, perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga sistem evaluasi pembelajaran.

Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian UNJA, Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si., mengatakan workshop ini menjadi kesempatan untuk mempelajari praktik terbaik penerapan kurikulum OBE dari IPB University.

“Kami berharap memperoleh berbagai masukan dari narasumber, khususnya terkait praktik baik dalam penyusunan kurikulum, termasuk penerapan pembelajaran berbasis proyek yang tetap selaras dengan penyelesaian skripsi mahasiswa. Semoga hasil workshop ini dapat menjadi acuan dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Teknologi Industri Pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Elisa Anggraeni menjelaskan bahwa konsep Outcome-Based Education menempatkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai dasar utama dalam penyusunan kurikulum.

Menurutnya, seluruh proses pembelajaran, mulai dari mata kuliah, penyusunan RPS, hingga metode asesmen, harus saling terhubung untuk memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang terukur.

“Tujuan utama kurikulum berbasis OBE adalah memastikan setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap capaian pembelajaran lulusan. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih terarah dan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa evaluasi kurikulum harus dilakukan secara berkelanjutan agar mutu pendidikan terus meningkat dan mampu menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja maupun perkembangan teknologi.

“Evaluasi kurikulum tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan mutu. RPS yang disusun pada awal semester perlu dievaluasi pada akhir semester untuk memastikan ketercapaian pembelajaran. Tidak semua capaian pembelajaran harus muncul pada setiap mata kuliah, tetapi seluruh mata kuliah harus saling mendukung dalam membentuk kompetensi lulusan yang utuh,” katanya.

Melalui penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian UNJA berharap mampu menghasilkan lulusan yang lebih adaptif, kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan industri pertanian modern.(*)




Wisuda Angkatan IV IAIMA Jambi, Maulana Dorong Kontribusi Nyata untuk Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi kembali mencatatkan momen penting dengan menggelar Wisuda Angkatan IV, Rabu (14/1/2026).

Sebanyak 210 mahasiswa dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai lulusan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.

Pendiri IAIMA Jambi yang juga Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Maulana mengapresiasi perkembangan IAIMA Jambi yang dinilai terus menunjukkan kemajuan signifikan dari tahun ke tahun.

Ia menyampaikan penghargaan kepada Rektor IAIMA Jambi beserta seluruh civitas akademika atas komitmen dan konsistensi dalam membangun kualitas pendidikan tinggi.

Khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di Kota Jambi dan Provinsi Jambi.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Kami berharap IAIMA Jambi terus berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas SDM, baik di tingkat kota maupun provinsi,” ujar Maulana.

Sebagai pendiri kampus, Maulana mengaku bangga dengan pencapaian IAIMA Jambi yang kini telah mengembangkan program pascasarjana.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mutu akademik serta meningkatkan daya saing pendidikan tinggi di daerah.

Pada kesempatan itu, Maulana juga memberikan pesan khusus kepada para wisudawan dan wisudawati agar ilmu yang diperoleh selama masa studi dapat dimanfaatkan secara luas dan bertanggung jawab.

“Ilmu yang dimiliki tidak hanya untuk kepentingan pribadi atau keluarga, tetapi juga harus mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat,” tegasnya.

Prosesi Wisuda Angkatan IV IAIMA Jambi turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, para dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya, baik di dunia kerja, pendidikan lanjutan, maupun pengabdian kepada masyarakat.(*)