Police Go To Pesantren, Ditlantas Polda Jambi Edukasi Santri Soal Keselamatan Berkendara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan santri.

Salah satunya melalui program “Police Go To Pesantren” yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al Islami, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Novrizal bersama personel Subdit Kamsel Ditlantas.

Edukasi yang diberikan meliputi etika berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu, hingga pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI.

Program ini merupakan bagian dari arahan Adi Benny Cahyono yang menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan, termasuk pesantren, dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Dalam keterangannya, Adi Benny menegaskan bahwa santri memiliki peran penting sebagai generasi muda yang dapat menjadi contoh dalam disiplin berlalu lintas.

“Kami ingin para santri tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga menjadi teladan dalam keselamatan berkendara. Disiplin di lingkungan pesantren harus sejalan dengan disiplin di jalan raya,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para santri.

Pihak pesantren pun menyambut baik program ini. Pimpinan pondok, Erman Al-Hafiz, mengapresiasi langkah Polda Jambi dalam memberikan edukasi yang dinilai sangat bermanfaat.

Menurutnya, pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas sangat penting bagi santri, terutama saat mereka beraktivitas di luar lingkungan pesantren.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari pihak kepolisian. Ini menjadi bentuk sinergi positif antara ulama dan aparat dalam membina generasi muda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga dapat menekan angka kecelakaan di wilayah Jambi.(*)




Edukasi Safety Riding di Jambi, Sinsen Ajak Masyarakat Berkendara Lebih Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara terus digencarkan PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) melalui program edukasi safety riding yang digelar di Sinsen Safety Riding Center (SRC), berlokasi di Dealer Sinsen Motora Cabang Paal 6, Kota Jambi.

Program ini tidak hanya memberikan materi teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik langsung bagi peserta dari berbagai kalangan.

Hal ini menjadi langkah nyata dalam membentuk kebiasaan berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dasar keselamatan berkendara, mulai dari teknik pengereman yang benar, menjaga keseimbangan, hingga teknik manuver seperti putar balik dan lintasan figure 8.

Seluruh materi kemudian dipraktikkan langsung di lintasan khusus safety riding.

Instruktur safety riding Sinsen, Agung Sanjaya, menekankan pentingnya praktik dalam memahami teknik berkendara yang aman.

“Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mencoba di lintasan. Ini penting agar mereka terbiasa dan lebih percaya diri saat berkendara di kondisi nyata, sekaligus menerapkan prinsip keselamatan di jalan,” jelasnya.

Sinsen Safety Riding Center sendiri hadir sebagai fasilitas edukasi yang dirancang untuk mendukung pelatihan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Lingkungan latihan yang aman dan nyaman menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran peserta.

Sementara itu, Assistant Manager Marketing Communication Sinsen, Frank Setia, menyampaikan bahwa program ini akan terus diperluas agar menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Edukasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya keselamatan berkendara. Dengan dukungan fasilitas dan praktik langsung, kami berharap manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Program pelatihan safety riding ini dilaksanakan secara rutin dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat mendaftar melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan oleh pihak Sinsen.(*)




Pejuang Muda Keselamatan Jalan, AHM Dorong Generasi Muda Edukasi Berkendara Aman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali ambil bagian dalam program “Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia”, inisiatif dari Indonesia Road Safety Partnership (IRSP) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan RI.

Kegiatan edukasi bagi mahasiswa sebagai duta keselamatan berkendara ini digelar pada 5 – 13 November 2025 di Yogyakarta, Bali, dan Cikarang – Jawa Barat.

Program yang telah berlangsung sejak 2021 ini memasuki tahun keempat, dengan 125 mahasiswa terpilih dari berbagai institusi, antara lain STTD, PKTJ, Politeknik Transportasi Darat Bali, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, dan Universitas Gadjah Mada.

Peserta tidak hanya mempelajari keterampilan dasar berkendara, tetapi juga edukasi keselamatan berkendara dengan pendekatan kreatif anak muda.

Para mahasiswa mendapatkan praktek safety riding dari instruktur Honda bersertifikat.

Di Bali, 25 peserta mengikuti pembekalan di Poltrada Bali, di Yogyakarta 25 mahasiswa berlatih di Astra Motor Safety Riding Center, sedangkan 75 mahasiswa lainnya mendapatkan edukasi di AHM Safety Riding Park (SRP) Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Selain keterampilan berkendara, peserta juga dilatih komunikasi efektif dan penggunaan media sosial untuk menyebarkan kampanye keselamatan.

Program ini mendorong mahasiswa menjadi inspirator bagi teman sebayanya dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui inovasi dan program kreatif.

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menekankan peran penting generasi muda dalam kampanye keselamatan:

“Program Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia sejalan dengan visi keselamatan berkendara AHM. Dengan pendekatan khas anak muda, kami harapkan kreativitas mereka dalam mengedukasi masyarakat terus berkembang,” ujarnya.

Sepanjang 2025, AHM berhasil mengedukasi 1.070.814 peserta melalui 6.926 kegiatan edukasi keselamatan berkendara. Program ini terbagi menjadi dua kategori:

  • Anak-anak hingga pelajar: 196.550 peserta mengikuti 3.260 kegiatan, termasuk pengenalan lalu lintas melalui dongeng, simulasi menggunakan maket atau taman lalu lintas, dan edukasi perilaku berbahaya di jalan.

  • Dewasa (mahasiswa hingga karyawan): 874.264 peserta dalam 3.666 kegiatan, mencakup pengenalan potensi bahaya di jalan, keterampilan berkendara, dan edukasi sepeda motor listrik. Kegiatan dilaksanakan di kampus, perusahaan, café, dan 8 Safety Riding Center di Tangerang, Serang, Yogyakarta, Sidoarjo, Bandung, Jambi, Pekanbaru, Medan, serta di AHM SRP Deltamas Cikarang.

Andy menegaskan, AHM berkomitmen membangun budaya keselamatan berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta terus memperbarui materi edukasi untuk generasi muda Indonesia.(*)