Lakukan Patroli Rutin, Polres Kerinci Sasar Lokasi Miras dan Titik Rawan Kejahatan

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kerinci, Tim Patko Elang Kota Sat Samapta Polres Kerinci menggelar patroli rutin pada Selasa malam (25/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi Kamtibmas serta mengawasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, menjelaskan bahwa patroli tersebut juga menindaklanjuti laporan masyarakat Desa Karangpandan mengenai dugaan peredaran minuman keras (miras) jenis tuak.

Tim patroli segera melakukan pengecekan dan penggeledahan di lokasi yang diduga sebagai tempat penjualan miras, namun hasilnya tidak ditemukan barang mencurigakan.

Baca juga: Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga: DPRD Kerinci Masih Tunggu Petunjuk Pusat Terkait Gaji PPPK Paruh Waktu

“Personel kami telah melakukan pengecekan di lokasi yang dilaporkan, tetapi tidak ditemukan miras atau barang mencurigakan lainnya,” ujar Kapolres Kerinci.

Selain itu, patroli juga dilakukan di sejumlah titik lainnya, seperti Jembatan Sandaran Agung, Jembatan Layang, dan sepanjang Jalan Koto Imam.

Hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas mencurigakan, dan situasi keamanan di lokasi tersebut tetap terkendali dengan baik.

“Patroli rutin ini akan terus kami lakukan untuk memantau dan menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kerinci,” tambahnya.

Kapolres Kerinci juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Ia berharap, masyarakat segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan agar bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan melapor jika melihat atau mendengar sesuatu yang tidak wajar,” pungkasnya.

Dengan upaya patroli yang rutin, Polres Kerinci berkomitmen untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga di wilayahnya.(*)




DPRD Kerinci Masih Tunggu Petunjuk Pusat Terkait Gaji PPPK Paruh Waktu

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pembahasan mengenai pengangkatan Honorer Kode R3 dan R3 menjadi P3K paruh waktu di Kabupaten Kerinci hingga kini belum menemui titik terang.

Terutama, terkait dengan besaran anggaran gaji yang akan disediakan.

Hal ini disebabkan karena belum adanya petunjuk lebih lanjut, dari pemerintah pusat.

Beberapa waktu lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci menggelar hearing bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Honorer.

Baca juga: Prabowo Subianto Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk: ‘Ndasmu!’

Baca juga: Rumah Sakit Adhyaksa di Jambi Dibangun, Ini Harapan Jaksa Agung

Namun, hingga kini, belum ada kejelasan mengenai alokasi anggaran untuk gaji para P3K paruh waktu.

Ketua DPRD Kerinci, Irwandri menyatakan bahwa, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait besaran gaji yang akan diberikan.

“Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai besaran anggaran untuk gaji P3K paruh waktu. Kami masih menunggu petunjuk dari pusat,” ujar Irwandri.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, para Honorer yang tidak terakomodasi dalam PPPK 2024 menyampaikan aspirasi mereka dalam hearing yang dipimpin langsung oleh Irwandri, bersama OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, BKPSDM, Dinas Kesehatan, dan BPKPD Kerinci.

Baca juga: Soal Perpanjangan Izin Stokpile Batu Bara PT SAS, Syarif Fasha: Kami akan Libatkan Gakkum dari LH!

Baca juga: Kini Lebih Mudah! Dukcapil Kota Jambi Sediakan Layanan Pencetakan KTP-el di 10 Titik

Mereka mengajukan permohonan agar pemerintah daerah menganggarkan dana untuk P3K paruh waktu, dan hingga kini mereka masih menunggu perkembangan lebih lanjut. (*)




Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga karet di Kabupaten Kerinci kini menunjukkan tren kenaikan yang menggembirakan bagi para petani.

Meskipun fluktuasi harga karet selama ini sering kali membuat petani cemas, mereka kini berharap harga bisa terus stabil agar tak ada lagi keraguan untuk menyadap karet.

Bustami, seorang petani dari Kecamatan Air Hangat Timur, menyatakan bahwa harga karet saat ini sudah cukup baik, di atas 11 ribu per kilogram.

Kenaikan ini sangat menggembirakan, terutama jika dibandingkan dengan beberapa bulan lalu ketika harga karet terjun bebas hingga hanya sekitar 8 ribu per kilogram.

BACA JUGA: Menyegarkan Suasana Kerja di Tengah Cuaca Terik: Aktivitas Menarik untuk Dilakukan

BACA JUGA: Mahasiswa JISIP UNJA Raih Silver Medal dan Best Paper di Pekan Riset Ilmiah Nasional

“Kami sangat senang jika harga karet bisa tetap stabil di atas 11 ribu. Tak ada lagi kekhawatiran harga naik turun,” ungkap Bustami penuh harap.

Selama ini, harga karet yang tidak stabil seringkali membuat para petani kelimpungan.

Ketika harga turun drastis, banyak yang terpaksa mengurangi jumlah pohon karet atau bahkan beralih ke tanaman lain.

“Kami sangat berharap harga karet tidak lagi turun. Dengan harga 11 ribu, kami sudah bisa meraih keuntungan karena perawatan pohon karet juga memerlukan biaya,” tambahnya.

Arsad, petani lainnya, mengungkapkan rasa syukurnya karena harga karet saat ini sudah mencapai 11.200 per kilogram.

Menurutnya, meskipun harga ini cukup tinggi, petani masih berharap agar harga tetap bertahan lama.

“Kami senang dengan harga yang saat ini, namun kami tak bisa melupakan pengalaman pahit sebelumnya, ketika harga karet turun hingga hanya 600 per kilogram. Itu sangat mengecewakan kami,” ujar Arsad.

Para petani di Kerinci kini berharap agar harga karet dapat terus stabil, memberikan kepastian bagi mereka untuk kembali mengembangkan usaha karet tanpa rasa khawatir.(*)