Mengenal Jenis Biji Kopi dan Karakter Rasanya, Mana Favoritmu?

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi banyak orang, kopi adalah teman setia di pagi hari atau penutup lelah setelah beraktivitas.
Namun, kopi bukan sekadar minuman penahan kantuk.
Di balik setiap cangkir, tersimpan cerita tentang jenis biji kopi yang menentukan rasa, aroma, hingga sensasi yang dirasakan saat diminum.
Mengenal jenis biji kopi akan membantumu menemukan karakter kopi yang paling sesuai dengan selera apakah kamu penyuka kopi hitam yang ringan, atau kopi kuat yang memberi dorongan energi ekstra.
Secara umum, ada empat jenis biji kopi yang paling dikenal dan beredar luas di pasaran.
1. Arabika, lembut dan aromatik
Arabika merupakan jenis biji kopi yang paling populer di dunia. Kopi ini tumbuh optimal di dataran tinggi dengan suhu sejuk.
Karakter rasanya cenderung ringan dengan tingkat keasaman yang seimbang.
Aroma Arabika dikenal kompleks, mulai dari floral, fruity, hingga manis alami.
Karena cita rasanya yang halus, Arabika sering dipilih untuk metode seduh manual seperti V60, pour over, atau French press, yang mampu menonjolkan aroma dan karakter alaminya.
2. Robusta, pahit kuat dan berkafein tinggi
Robusta memiliki karakter yang sangat berbeda dari Arabika. Rasanya lebih pahit, bold, dan cenderung earthy.
Kandungan kafeinnya juga jauh lebih tinggi, menjadikannya favorit bagi penikmat kopi yang menginginkan efek segar lebih kuat.
Jenis kopi ini banyak digunakan untuk kopi tubruk, kopi instan, serta campuran espresso karena mampu menghasilkan crema yang tebal dan konsisten.
3. Liberika, cita rasa unik yang jarang
Liberika termasuk jenis kopi yang tidak banyak dibudidayakan. Ukuran bijinya lebih besar dengan aroma yang cukup mencolok.
Rasa Liberika sering digambarkan memiliki sentuhan kayu, smoky, hingga fruity yang tidak biasa.
Karena karakternya yang khas, Liberika umumnya digemari oleh penikmat kopi yang senang bereksperimen dan mencari pengalaman rasa yang berbeda dari kopi pada umumnya.
4. Excelsa, segar dan kompleks
Excelsa masih satu keluarga dengan Liberika, tetapi memiliki profil rasa yang unik. Kopi ini dikenal dengan tingkat keasaman yang lebih tajam serta aroma buah yang kuat.
Excelsa jarang dikonsumsi sebagai single origin dan lebih sering digunakan sebagai campuran (blend) untuk menambah kedalaman dan kompleksitas rasa.
Selain jenis biji, cita rasa kopi juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti metode pengolahan, tingkat sangrai, hingga daerah asal penanaman.
Inilah yang membuat satu jenis biji kopi bisa menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda-beda.
Dengan memahami jenis biji kopi, kamu bisa lebih mudah memilih kopi sesuai selera.
Apakah kamu lebih cocok dengan Arabika yang ringan dan aromatik, Robusta yang kuat dan penuh energi, atau justru tertarik menjelajahi karakter unik Liberika dan Excelsa semuanya kembali pada preferensi masing-masing penikmat kopi.(*)