OJK Minta Korban Penipuan Investasi di Purwokerto Segera Melapor

PURWOKERTO, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah cepat merespons munculnya kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah.

Lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut memastikan penanganan kasus ini berjalan dan korban mendapat pendampingan.

OJK juga mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan agar segera melapor melalui Kantor OJK Purwokerto atau kanal resmi seperti Kontak Konsumen OJK di nomor (021) 157, WhatsApp 081157157157, serta Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) melalui https://kontak157.ojk.go.id.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah laporan menyebut adanya praktik investasi yang diduga tidak sesuai ketentuan, dengan terlapor merupakan mantan pegawai Bank Mandiri Taspen (Mantap) Kantor Cabang Purwokerto.

Sejumlah korban disebut-sebut tergiur dan menempatkan dana, bahkan sebagian menggunakan fasilitas pinjaman dari bank untuk mengikuti skema investasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, OJK melalui fungsi perlindungan konsumen telah memanggil Direksi Bank Mantap untuk meminta klarifikasi dan penjelasan atas kasus yang terjadi.

OJK juga meminta pihak bank melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pendataan korban, besaran kerugian, serta langkah pendampingan terhadap nasabah yang terdampak.

Selain itu, OJK turut menelusuri kemungkinan adanya korban dari bank lain di wilayah Purwokerto yang ikut terlibat dalam skema investasi tersebut.

Sebagai langkah percepatan penanganan, OJK berencana membuka Posko Pengaduan langsung di Kantor OJK Purwokerto.

Fasilitas ini disiapkan agar masyarakat dapat menyampaikan laporan secara lebih mudah dan cepat.

OJK juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mendalami dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.

OJK kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa risiko yang jelas.

Masyarakat diminta menerapkan prinsip “2L” sebelum berinvestasi, yakni:

Legal – memastikan lembaga atau produk investasi telah memiliki izin resmi dari OJK atau otoritas berwenang.
Logis – mewaspadai imbal hasil tidak wajar, terutama yang menjanjikan keuntungan tetap (fixed return) dalam waktu singkat.

OJK juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang ingin memastikan legalitas produk investasi melalui Kontak 157, WhatsApp resmi, maupun kantor OJK terdekat.(*)




Dieng Bukan Sekadar Dingin, Ini Daya Tarik yang Jarang Disadari

SEPUCUKJAMBI.ID – Dieng dikenal sebagai kawasan dataran tinggi yang berada di perbatasan Jawa Tengah, dengan ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.

Begitu memasuki kawasan ini, udara dingin langsung menyambut, bahkan saat matahari bersinar terang.

Kabut tipis yang kerap turun perlahan menambah kesan dramatis, membuat Dieng sering dijuluki sebagai negeri di atas awan.

Bentang alam Dieng didominasi perbukitan hijau, ladang kentang milik warga, serta lanskap vulkanik yang masih aktif.

Salah satu destinasi yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Kawah Sikidang.

Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat langsung aktivitas geotermal dari dekat.

Uap panas keluar dari permukaan tanah, aroma belerang tercium kuat, dan warna tanah yang kontras menciptakan pemandangan unik yang jarang ditemui di daerah lain.

Tak jauh dari kawasan kawah, Telaga Warna menjadi daya tarik berikutnya.

Danau ini terkenal karena warna airnya yang bisa berubah-ubah, tergantung pantulan cahaya matahari dan kandungan mineral di dalamnya.

Dalam kondisi tertentu, air telaga tampak hijau, biru, hingga kekuningan.

Lingkungan sekitar yang masih asri membuat kawasan ini cocok untuk berjalan santai sambil menikmati udara sejuk pegunungan.

Dieng juga menyimpan nilai sejarah yang kuat melalui kompleks candi Hindu kuno.

Candi Arjuna dan beberapa candi di sekitarnya menjadi bukti peradaban lama yang pernah berkembang di kawasan ini.

Pada pagi hari, area candi sering diselimuti kabut, menciptakan suasana hening yang memberi kesan sakral dan magis.

Banyak wisatawan memilih datang lebih awal untuk menikmati suasana tersebut.

Keunikan Dieng tidak hanya terletak pada alam dan sejarahnya, tetapi juga pada budaya masyarakat setempat. Fenomena anak berambut gimbal menjadi ciri khas yang masih dijaga hingga kini.

Rambut gimbal tersebut dipercaya memiliki makna khusus dan hanya bisa dipotong melalui ritual adat tertentu.

Tradisi ini biasanya menjadi bagian dari Dieng Culture Festival, sebuah acara tahunan yang menampilkan pertunjukan seni, upacara adat, dan pelepasan lampion.

Cuaca ekstrem juga menjadi bagian dari kehidupan di Dieng. Pada musim kemarau tertentu, embun es atau embun upas dapat muncul di pagi hari.

Lapisan es tipis ini membuat permukaan tanaman dan tanah tampak memutih seperti salju.

Meski indah, fenomena ini cukup menantang bagi petani karena dapat merusak tanaman.

Dieng mungkin bukan destinasi wisata yang menawarkan kenyamanan maksimal, namun justru di situlah daya tariknya.

Perpaduan udara dingin, alam vulkanik yang aktif, sejarah panjang, serta tradisi yang masih terjaga menjadikan Dieng sebagai destinasi dengan karakter kuat.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di pegunungan, Dieng tetap menjadi tujuan yang layak untuk dikunjungi.(*)