Indosat Perluas Jaringan 5G Medan, Cakupan Lebih dari 99 Persen

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat kualitas dan keamanan jaringan di Kota Medan melalui perluasan jaringan 5G Indosat yang didukung oleh teknologi AIvolusi5G.

Saat ini, jaringan 5G Indosat telah menjangkau lebih dari 99% populasi Medan, dengan dukungan lebih dari 340 site BTS, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan internet lebih cepat, stabil, cerdas, dan aman.

Untuk mendukung transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi kreatif, Indosat menggelar rangkaian program dimulai pada 18 Januari 2026, yang dibuka dengan Launching 5G bersamaan Car Free Day (CFD).

Acara ini dimeriahkan parade marching band mengelilingi Lapangan Merdeka, sebagai simbol pusat kota Medan, dan dilanjutkan dengan Market Convoy untuk memperkenalkan keunggulan 5G secara langsung.

Selain itu, Indosat mengadakan Retail Gathering pada 19 Januari 2026 guna memperkuat kolaborasi dengan para mitra retailer sebagai ujung tombak layanan pelanggan.

“AIvolusi5G hadir sebagai bentuk nyata visi kami memberdayakan masyarakat. Dengan cakupan lebih dari 340 site di Medan, warga bisa merasakan koneksi yang stabil, sekaligus terlindungi dari ancaman digital seperti spam dan scam melalui deteksi pola otomatis,” sebut Agus Sulistio, Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison.

AIvolusi5G bekerja langsung di tingkat jaringan untuk mengelola trafik secara cerdas dan memberikan perlindungan otomatis.

Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam memblokir panggilan dan SMS mencurigakan tanpa perlu aplikasi tambahan. Sejak diluncurkan pada 7 Agustus 2025 hingga November 2025, teknologi ini telah:

  • Memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko,

  • Memberikan peringatan atas lebih dari 90 juta pesan mencurigakan,

  • Melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan.

Integrasi AIvolusi5G diterapkan di seluruh lini layanan Indosat—IM3, Tri, dan HiFi Air—sehingga pelanggan merasakan peningkatan jaringan dan perlindungan digital secara otomatis.

Layanan internet rumah HiFi Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA) kini lebih stabil dan berlatensi rendah berkat optimasi jaringan 5G dan AIvolusi5G.

Agus menambahkan, “Untuk pengalaman 5G maksimal, pastikan perangkat mendukung 5G dan pengaturan sinyal 5G telah diaktifkan.”

Indosat juga meluncurkan berbagai produk 5G terbaru dengan kuota khusus 5G.

Aktivasi paket dapat dilakukan melalui MyIM3 atau bima+, serta pengecekan saldo dan promo melalui kanal resmi Indosat.

Warga Medan dapat memastikan berada di area jaringan 5G melalui situs im3.id/5G atau tri.co.id/5G.(*)




Indosat Perkuat Jaringan AI, Trafik Data Naik Signifikan Selama Nataru 2025

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat lonjakan signifikan trafik data sepanjang tahun 2025, seiring meningkatnya konsumsi layanan digital masyarakat Indonesia. Puncak kenaikan terjadi pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yakni pada 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Selama periode tersebut, trafik data nasional meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal, serta lebih dari 20 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Lonjakan ini mencerminkan semakin meluasnya aktivitas digital masyarakat, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di wilayah wisata dan daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas.

Didukung oleh jaringan yang andal di ribuan titik strategis, Indosat memastikan lonjakan kebutuhan data tetap dapat terlayani secara stabil.

Kesiapan ini ditopang oleh perluasan infrastruktur jaringan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

Optimalisasi Jaringan Berbasis AI

Untuk menjaga kualitas layanan selama lonjakan trafik, Indosat mengoptimalkan jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real-time.

Pemanfaatan teknologi AI ini memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan secara adaptif di lokasi-lokasi dengan lonjakan trafik tertinggi.

Dengan demikian, pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap dapat menikmati koneksi yang stabil, termasuk untuk aktivitas video streaming dan gaming, bahkan di tengah tingginya konsumsi data secara serentak.

“Pertumbuhan trafik data bukan sekadar indikator teknis, tetapi gambaran nyata perkembangan ekonomi digital Indonesia. Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota besar, melainkan juga di kawasan wisata dan pusat ekonomi baru,” ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Ia menambahkan, dukungan teknologi AI di DIOC memungkinkan tim teknis Indosat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat dan presisi, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di berbagai kondisi.

Perkuat Jaringan di Titik Trafik Tertinggi

Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di berbagai wilayah yang mencatat trafik tertinggi.

Di antaranya Bogor, Sukabumi, dan Tangerang di wilayah Jabodetabek; Garut, Bandung, dan Klaten di Pulau Jawa; serta Kota Denpasar, Tabanan, dan Bandung di wilayah Bali dan Nusra.

Penguatan jaringan juga dilakukan di wilayah Sumatera seperti Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin, serta di Kalimantan dan Sulawesi, termasuk Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba.

Pada periode yang sama, lima aplikasi dengan lonjakan penggunaan tertinggi tercatat adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Saat ini, Indosat didukung oleh lebih dari 208 ribu BTS 4G serta 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah BTS 4G tersebut tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan bagi pelanggan.

Pemulihan Konektivitas di Wilayah Bencana

Selain menjaga kualitas layanan selama Nataru, Indosat juga terus mempercepat pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Provinsi Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera.

Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Aceh telah mencapai 97,5 persen.

Pemulihan ini menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk terus hadir mendampingi masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat hingga fase pemulihan, dengan memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai sarana utama koordinasi dan akses informasi.

Indosat juga menambah jumlah personel teknis di wilayah terdampak serta berkoordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan kelancaran pasokan bahan bakar serta akses ke wilayah yang sempat terisolasi.

Sebagai langkah tambahan, Indosat menempatkan tim siaga di berbagai lokasi strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, dan area pengungsian.

Selain itu, Posko Pemantauan (Command Center) tetap dioperasikan secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk mendukung seluruh tim di lapangan.(*)