Wawako Diza: Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Jambi Menuju MANTAP 2029

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Selasa pagi (06/01/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa adat Melayu Jambi yang kental.

Kegiatan peringatan HUT Provinsi Jambi tingkat Kota Jambi tersebut diikuti unsur Forkopimda Kota Jambi, jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi, ASN, serta tamu undangan lainnya yang mengenakan pakaian adat khas Melayu Jambi.

Dalam upacara itu, Wakil Wali Kota Diza membacakan amanat Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H, yang menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jambi mengusung tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029.”

Melalui amanat tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa HUT Provinsi Jambi bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Melainkan momentum refleksi terhadap perjalanan panjang pembangunan daerah, mulai dari masa perjuangan hingga berbagai capaian yang telah dirasakan masyarakat saat ini.

“Di tengah dinamika politik dan kondisi ekonomi nasional yang penuh tantangan, Provinsi Jambi tetap mampu menjaga arah pembangunan. Hal ini tidak terlepas dari sinergi seluruh lapisan masyarakat dan unsur pemerintahan,” ujar Al Haris dalam amanat yang dibacakan Wawako Diza.

Selain itu, disampaikan pula sejumlah capaian positif Provinsi Jambi di berbagai sektor, di antaranya pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Usai upacara, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta Forkopimda dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Pesan utama dari amanat Bapak Gubernur adalah bagaimana seluruh jajaran pemerintah dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Diza.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Diza.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan Provinsi Jambi demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Diza juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Jambi atas nama Pemerintah Kota Jambi.

Ia berharap Provinsi Jambi semakin maju, berdaya saing, dan mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Semoga kita senantiasa diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)




Atasi Kemacetan, BPJN Jambi Kebut Pelebaran Jalan di Pasar Singkut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – BPJN Jambi memastikan pembangunan pelebaran dua jalur Jalan Lintas Sumatera di kawasan Pasar Singkut, Kabupaten Sarolangun, terus dikebut dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, mengatakan saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pengaspalan.

Proses tersebut dilakukan secara intensif agar ruas jalan yang diperlebar dapat segera difungsikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

“Kami terus memacu pekerjaan. Saat ini fokus utama berada pada pengaspalan dan penataan jalur agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan ini dilakukan sebagai respons atas tingginya mobilitas kendaraan dan kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Singkut yang selama ini kerap mengalami kemacetan.

Dedy menambahkan, seluruh proses pembebasan lahan pada ruas jalan tersebut telah rampung.

Dengan tidak adanya kendala lahan, pekerjaan fisik dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

“Pembebasan lahan sudah selesai, sehingga tidak ada hambatan berarti di lapangan. Ini sangat membantu percepatan progres pekerjaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, BPJN Jambi juga telah menyiapkan rencana lanjutan untuk memastikan pelebaran jalan benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas.

Pada tahun 2026 ini, pelebaran dua jalur tersebut direncanakan akan dilanjutkan kembali sepanjang kurang lebih satu kilometer.

“Untuk tahun 2026, pelebaran dua jalur ini akan kita lanjutkan lagi sekitar satu kilometer,” ungkap Dedy.

Pembangunan dua jalur Jalan Lintas Sumatera di Singkut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan keselamatan jalan nasional, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan.

BPJN Jambi berharap, dengan selesainya proyek ini secara bertahap.

Arus kendaraan di kawasan Pasar Singkut dapat semakin lancar, waktu tempuh menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang jalur nasional tersebut.(*)




DPRD Muaro Jambi Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Banjir Mestong

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan banjir yang rutin melanda kawasan Tempino dan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, kembali menjadi fokus perhatian DPRD.

Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Sartono, mendampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, meninjau langsung lokasi yang sering terdampak banjir.

Genangan air di Tempino dan Pondok Meja kerap muncul setiap hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Banjir tidak hanya meluas ke permukiman warga, tetapi juga mengganggu akses jalan utama yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Kondisi ini menegaskan adanya masalah pada sistem drainase dan aliran air yang belum ditangani secara menyeluruh.

Sartono, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Mestong, menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.

Masalah ini melibatkan berbagai tingkatan infrastruktur, mulai dari jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten.

Diperlukan langkah terpadu antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di tingkat pusat.

“Kami meninjau langsung saluran air, gorong-gorong, dan titik rawan genangan agar dapat melihat kondisi sebenarnya,” kata dia.

“Penanganan banjir harus terintegrasi agar tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujar Sartono.

DPRD Muaro Jambi mendorong agar hasil tinjauan ini segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan balai jalan dan pengelola sumber daya air.

Sartono menegaskan, komitmen bersama antarinstansi menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan ini.

“DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat agar penanganan banjir masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur daerah,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, sehingga masyarakat Tempino dan Pondok Meja tidak lagi dihantui banjir tahunan yang mengganggu aktivitas ekonomi, keselamatan, dan kualitas hidup warga.(*)




Inflasi Jambi Melonjak, Kabupaten Kerinci Tertinggi Sepanjang 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat tingkat inflasi tahunan di Provinsi Jambi sepanjang tahun 2025 telah melampaui target nasional.

Secara year on year, inflasi Jambi tercatat sebesar 3,71 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, menyampaikan bahwa target inflasi nasional berada di angka 2,5 persen dengan batas toleransi maksimal 3,5 persen.

Dengan capaian tersebut, inflasi Jambi telah berada di atas ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Dengan angka 3,71 persen, artinya inflasi Provinsi Jambi pada tahun 2025 sudah melampaui target nasional,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pada Desember 2025 inflasi bulanan Jambi tercatat sebesar 0,62 persen dibandingkan November 2025.

Kenaikan harga tersebut terutama dipicu oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

Sejumlah komoditas memberikan andil terbesar terhadap inflasi Desember 2025, di antaranya daging ayam ras, bawang merah, cabai rawit, serta emas perhiasan.

Berdasarkan sebaran wilayah, BPS mencatat perbedaan tingkat inflasi antar daerah di Provinsi Jambi.

Kabupaten Kerinci menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi sepanjang tahun 2025. Sementara Kota Jambi mencatat inflasi terendah.

“Jika dilihat dari wilayah penghitungan inflasi, Kabupaten Kerinci mengalami inflasi tertinggi sebesar 5,52 persen, sedangkan Kota Jambi terendah dengan 3,03 persen,” jelas Agus.

Selain perkembangan inflasi, BPS juga merilis data kinerja ekspor Provinsi Jambi.

Pada November 2025, nilai ekspor Jambi tercatat mengalami penurunan sebesar 5,48 persen dibandingkan Oktober 2025.

Secara kumulatif, ekspor Jambi dari Januari hingga November 2025 juga turun sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Agus, penurunan ekspor terutama dipengaruhi oleh melemahnya kinerja sektor pertambangan.

Khususnya komoditas minyak bumi, gas, dan batu bara yang mengalami penurunan hingga 34,48 persen.

Meski demikian, sektor pertanian justru menunjukkan kinerja positif.

Ekspor pertanian Provinsi Jambi tercatat melonjak signifikan hingga 91,95 persen, didorong oleh meningkatnya ekspor komoditas seperti pinang, ikan, dan udang.(*)




HUT Jambi ke-69, Al Haris Singgung Wacana Abadikan Nama Mantan Gubernur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris membuka wacana penamaan fasilitas publik menggunakan nama mantan Gubernur Jambi sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun daerah.

Wacana tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri ziarah dan tabur bunga dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-69, Senin (5/1/2026).

Menurut Al Haris, pemberian nama tokoh pada fasilitas publik tidak semata-mata dikaitkan dengan siapa yang membangun fasilitas tersebut.

Melainkan sebagai simbol penghargaan dan pengingat bagi generasi penerus terhadap kontribusi para pemimpin terdahulu.

“Menamai sebuah tempat bukan soal siapa yang membangun, tetapi sebagai bentuk menghargai jasa. Itu untuk mengenang dan menghormati pengabdian para pemimpin Jambi,” ujar Al Haris.

Ia mencontohkan sejumlah fasilitas publik di Jambi yang telah lebih dulu menggunakan nama tokoh daerah sebagai bentuk penghormatan, meskipun tidak dibangun langsung oleh tokoh yang bersangkutan.

“Seperti Rumah Sakit Raden Mattaher atau Bandara Sultan Thaha. Itu adalah contoh penghargaan terhadap jasa tokoh Jambi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Haris mengungkapkan keinginannya untuk mengabadikan nama dua mantan Gubernur Jambi, yakni H. Zulkifli Nurdin dan H. Abdurrahman Sayoeti, pada kawasan atau fasilitas tertentu di Provinsi Jambi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa wacana tersebut tidak akan dipaksakan apabila terdapat perbedaan pandangan dari masyarakat maupun keluarga tokoh yang bersangkutan.

“Kalau memang ada yang tidak dikehendaki, tentu tidak bisa dipaksakan. Intinya, semangat kita adalah menghormati dan mengenang jasa para pemimpin Jambi,” tegasnya.

Al Haris berharap, melalui penamaan fasilitas publik maupun bentuk penghormatan lainnya, generasi muda Jambi dapat mengenal sejarah kepemimpinan daerah serta menghargai kontribusi para tokoh yang telah berjasa dalam pembangunan Provinsi Jambi.(*)