Pesan Menyentuh Wali Kota Jambi Jelang Puasa 1447 H, Tekankan Doa dan Kebersamaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rasa syukur karena kembali diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh ampunan dan keberkahan tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat di Kota Jambi untuk mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin, agar Ramadan tahun ini menjadi momentum perbaikan diri dan penguatan kebersamaan.

Menurutnya, menjelang Ramadan adalah saat terbaik untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan sebagai pemimpin pemerintahan, saya memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat sikap atau kebijakan yang kurang berkenan. Semua dilakukan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya tulus.

Maulana menegaskan, semangat saling memaafkan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.

Nilai tersebut harus benar-benar dihayati sebagai fondasi memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial.

Ia juga menyoroti besarnya tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi yang menaungi lebih dari 10 ribu aparatur serta melayani sekitar 654 ribu masyarakat.

Dengan cakupan pelayanan yang luas, ia menyadari masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu terus diperbaiki.

Dalam momentum Ramadan 1447 H, Maulana meminta seluruh aparatur sipil negara untuk tetap menjaga disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, Ramadan justru harus menjadi pendorong peningkatan etos kerja.

Selain itu, menghadapi tantangan global dan dinamika geopolitik yang tidak menentu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memperkuat ikhtiar spiritual melalui kegiatan doa dan istighosah rutin di lingkungan balai kota.

Ia juga mengajak para ulama, tokoh agama, serta pengurus masjid untuk terus mendoakan Kota Jambi agar tetap dalam suasana aman, damai, dan penuh keberkahan.

Tak hanya soal pemerintahan, Maulana turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Ramadan, menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan i’tikaf, serta mengajak generasi muda mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, memperbanyak sedekah, dan memperkuat kepedulian sosial,” tegasnya.

Pemerintah Kota Jambi berharap Ramadan 1447 H menjadi bulan yang membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat.(*)




Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya memperkuat peran tempat ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menyalurkan Bantuan Penunjang Operasional (BPO) kepada sejumlah masjid dan musala di Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Kerja Wali Kota Jambi dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari enam tempat ibadah, yang terdiri dari 3 masjid dan 3 musala.

Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 25 juta, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dan peningkatan sarana prasarana rumah ibadah.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan finansial, tapi bentuk komitmen kami untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan peran sosial keagamaan,” ujar Maulana.

Baca juga:  Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Maulana menjelaskan, program bantuan ini muncul dari hasil kunjungan rutin yang ia lakukan ke masjid dan musala di berbagai penjuru kota.

Melalui kegiatan Salat Subuh Keliling, Magrib Berjamaah, hingga khutbah Jumat, ia menyaksikan langsung kondisi tempat ibadah dan kebutuhan jamaah.

“Bantuan ini disalurkan secara merata, walau tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan manfaat bagi para jamaah, terutama dalam menunjang kenyamanan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masjid dan musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Oleh karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia, yang menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Langkah ini adalah bagian nyata dari pembangunan yang seimbang. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan karakter, spiritualitas, dan sosial masyarakat,” tutup Maulana.(*)