Naim Ungkap Sosok HA Bakri di Mata Kader PAN: Sederhana, Bijaksana, dan Peduli

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Kepergian Anggota DPR RI asal Provinsi Jambi, HA Bakri, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Partai Amanat Nasional (PAN).

Di mata para kader, almarhum bukan sekadar pimpinan partai, tetapi juga sosok pembimbing yang dikenal sederhana, rendah hati, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat Jambi.

Ungkapan duka itu disampaikan Sekretaris DPD PAN Kota Jambi sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Jambi periode 2024–2029, Naim, yang mengaku kehilangan sosok panutan yang selama ini menjadi tempat belajar bagi banyak kader PAN.

“Kami sangat kehilangan. Bagi saya pribadi, almarhum bukan hanya seorang senior di partai, tetapi juga sosok panutan yang banyak memberikan nasihat dan semangat kepada kader. Beliau selalu mengajarkan pentingnya menjaga kebersamaan, bekerja untuk masyarakat, dan tetap rendah hati dalam setiap amanah,” ujar Naim, Selasa 29 Juli 2026.

Menurut Naim, selama memimpin PAN Provinsi Jambi hingga dipercaya menjadi anggota DPR RI, HA Bakri dikenal sebagai figur yang terbuka, mudah berdiskusi, dan dekat dengan kader maupun masyarakat.

Ia menilai dedikasi almarhum dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Jambi di tingkat nasional menjadi teladan yang harus terus dijaga oleh generasi penerus di PAN.

“Beliau adalah tokoh yang selalu memikirkan kemajuan daerah. Banyak kader yang tumbuh dan berkembang berkat arahan serta bimbingan beliau,” sebutnya.

“Insyaallah, segala kebaikan dan perjuangan beliau akan terus kami kenang dan lanjutkan,” katanya.

Atas nama keluarga besar DPD PAN Kota Jambi dan unsur pimpinan DPRD Kota Jambi, Naim juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kami mendoakan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” kata dia.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ucapnya.

HA Bakri meninggal dunia pada Senin 28 Juli 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di RS Siloam Lippo Village Karawaci, Jakarta, setelah menjalani perawatan.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh politik berpengaruh asal Jambi.

Selain menjadi anggota DPR RI, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Jambi dan aktif memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Jambi di tingkat nasional.

Kepergian HA Bakri tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi kader PAN dan masyarakat Jambi yang mengenalnya sebagai figur yang konsisten mengabdikan diri untuk daerah.(*)




HA Bakri Berpulang, Politikus Senior Asal Jambi Tutup Usia di Jakarta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar duka datang dari dunia politik nasional. Anggota DPR RI asal Provinsi Jambi, HA Bakri, meninggal dunia pada Senin malam, 28 Juli 2025, sekitar pukul 20.30 WIB, setelah menjalani perawatan di RS Siloam Lippo Village Karawaci, Jakarta.

Kepergian politisi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi itu membawa duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Jambi.

Informasi wafatnya HA Bakri disampaikan langsung oleh pihak keluarga melalui pesan duka yang beredar pada Senin malam.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah suami, Papa, Paman, Om, Kakak, Adik kami, HA Bakri bin HM Musa,” tulis pihak keluarga.

Dalam pesan tersebut, keluarga memohon doa dari seluruh kerabat, sahabat, dan masyarakat agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Keluarga juga meminta agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup dapat dimaafkan.

Rencananya, jenazah akan diberangkatkan dari RS Siloam menuju San Diego Funeral House Lippo Karawaci sebelum dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa pagi.

Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan ke Provinsi Jambi untuk dimakamkan di Pemakaman Pribadi Keluarga Daeng Magguna, yang berlokasi di Jalan Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Semasa hidupnya, HA Bakri dikenal sebagai salah satu tokoh politik asal Jambi yang berkiprah di tingkat nasional.

Ia dipercaya menjadi anggota DPR RI dan pernah memimpin DPW PAN Provinsi Jambi.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Sri Uleng Z Bakri, serta tiga orang anak, yakni Khalillah Zayyan Bakri, M. Naufal Azka Bakri, dan Aburizal Bakri, beserta keluarga besar.

Pihak keluarga kembali memohon doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, segala dosa diampuni, dilapangkan alam kuburnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidup serta mohon doa terbaik untuk almarhum,” demikian pesan keluarga.(*)




Kisah Duka Mahasiswi Jambi Korban Kecelakaan Kereta, Wali Kota Pastikan Hak Terpenuhi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhumah Nur Alimatun Citra Lestari (19), mahasiswi asal Kota Jambi yang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi.

Wali Kota Jambi, Maulana, turut hadir langsung ke rumah duka di kawasan Jalan Camar II, Kelurahan Sei Asam, Kecamatan Pasar, Rabu (29/4/2026), sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kedatangan jenazah sekitar pukul 08.15 WIB disambut isak tangis keluarga dan kerabat.

Kehilangan sosok muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi ini meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa almarhumah.

“Kami sangat berduka. Almarhumah sedang menuntut ilmu, namun musibah ini terjadi. Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan turut merasakan kesedihan keluarga,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kota Jambi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk santunan dari pihak terkait seperti Jasa Raharja.

Maulana menegaskan bahwa kehadiran pemerintah juga untuk memastikan proses penyaluran santunan berjalan dengan baik.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jambi, A.A.N. Agung Abimanyu, menyampaikan bahwa santunan sebesar Rp50 juta telah diberikan kepada ahli waris korban.

Santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan, yang disalurkan dalam waktu maksimal 1×24 jam setelah kejadian.

Berdasarkan data terbaru, kecelakaan kereta api di Bekasi tersebut melibatkan lebih dari 100 korban.

Sebanyak 88 orang mengalami luka-luka, sementara 15 orang dilaporkan meninggal dunia.

Ayah korban, Ruslan, mengungkapkan bahwa pihak keluarga menerima kabar duka pada Selasa sore (28/4/2026) dari anaknya yang berada di Bekasi.

Almarhumah diketahui merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan dikenal sebagai pribadi yang rajin serta fokus dalam menempuh pendidikan.

Ia tercatat sebagai mahasiswi semester IV di Sekolah Tinggi Manajemen Administrasi Trisakti dan tinggal bersama kakaknya selama menjalani perkuliahan di Bekasi.

Sehari-hari, korban menggunakan kereta api sebagai transportasi menuju kampus. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat almarhumah dalam perjalanan pulang dari aktivitas kuliah.

Kepergian Nur Citra Lestari tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga menjadi duka bagi masyarakat Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan seluruh korban kecelakaan agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.(*)