Sambut Idul Fitri 1447 H, Dinkes Muaro Jambi Siapkan Tenaga Medis 24 Jam di Posko Strategis

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi menyiagakan tenaga medis dan ambulans di lima posko pelayanan kesehatan strategis menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Langkah ini bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Aang Hambali, menyatakan setiap posko dilengkapi satu dokter, dua perawat, dan satu unit ambulans yang standby selama periode arus mudik.

“Di setiap posko kami siapkan tenaga medis lengkap dan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan pemudik,” ujar Aang.

Kelima posko kesehatan ditempatkan di kecamatan strategis dan dirancang untuk memberikan pelayanan cepat bagi pemudik yang mengalami kelelahan, sakit mendadak, maupun membutuhkan pertolongan medis darurat.

Selain itu, puskesmas yang beroperasi 24 jam tetap siap melayani masyarakat dan pemudik di wilayah Muaro Jambi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran arus mudik, sekaligus memastikan akses layanan kesehatan tetap terjamin.

“Dengan kesiapan tenaga medis dan ambulans di posko-posko ini, kami berharap pemudik merasa aman dan terbantu saat membutuhkan layanan kesehatan,” tambah Aang.(*)




11 Posko Nataru di Jambi, Fasilitas Lengkap untuk Pemudik dan Penanganan Darurat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebanyak 11 posko Nataru telah disiagakan di berbagai wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, lengkap dengan alat berat dan petugas lapangan.

Kepala BPJN Jambi, Dr. Dedy Hariadi, S.T., M.T., mengatakan posko tersebut sudah aktif sejak 10 Desember dan akan beroperasi hingga 4 Januari 2026.

“Di 11 titik tersebut seluruh manajerial ruas kita tempatkan di posko-posko itu dan alat berat juga kita standby-kan di setiap titik. Jadi, jika sewaktu-waktu terjadi bencana, penanganannya bisa langsung dilakukan,” jelas Dedy.

Posko Nataru BPJN Jambi tersebar di wilayah Sebapo, Batang Hari, Kerinci, Merangin, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.

Beberapa wilayah seperti Kerinci dan Bangko Merangin menjadi perhatian khusus karena berada di kawasan pegunungan yang rawan longsor.

BPJN Jambi mencatat terdapat 95 titik rawan longsor, 10 titik rawan banjir, dan 2 titik rawan banjir rob yang perlu diantisipasi selama musim hujan.

“Ada sekitar 107 titik rawan yang kita antisipasi. Titik rawan terbanyak berada di Kerinci dan Bangko Merangin karena kawasan pegunungan. Alat berat DRU sudah standby di lokasi tersebut,” tambah Dedy.

Selain itu, posko Nataru juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik, mulai dari ruang tunggu, tempat istirahat, fasilitas pijat, hingga toilet mobil.

Melalui penyiagaan ini, BPJN Jambi berharap arus lalu lintas selama libur Nataru di Provinsi Jambi berjalan aman, dan keberadaan posko tidak hanya menjadi pusat informasi.

Tetapi juga tempat singgah bagi pengendara yang membutuhkan bantuan di perjalanan.(*)