Arus Balik Libur Isra Mi’raj, Jalan Tol Trans Sumatera Ramai, Ini Ruas Tersibuknya

SUAMTERA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melaporkan total 594.032 kendaraan melintasi ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur panjang Perayaan Isra Mi’raj pada 15–19 Januari 2026.

Angka ini menunjukkan kenaikan 25,78% dibanding volume lalu lintas (VLL) normal, menandakan mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode libur.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan, puncak arus kendaraan terjadi pada Minggu (18/1) dengan total 134.191 kendaraan, naik 27,31% dibanding trafik normal.

“Lonjakan ini dipicu oleh arus balik dan perjalanan wisata pada hari terakhir libur panjang, ketika masyarakat kembali ke pusat aktivitas dan memanfaatkan libur untuk bepergian antarkota,” jelasnya.

Ruas Tol dengan Trafik Tertinggi

Dari sisi volume, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1–4) mencatat trafik tertinggi dengan 130.298 kendaraan.

Tingginya mobilitas pada koridor ini disebabkan konektivitas ke kawasan permukiman dan destinasi wisata di Sumatera Utara, menjadikan tol sebagai pilihan utama karena lebih efisien dan nyaman dibanding jalur alternatif.

Sementara itu, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat pertumbuhan persentase tertinggi 67,78% dibanding trafik normal.

Lonjakan ini tidak hanya dipicu oleh pergerakan masyarakat ke kota Banda Aceh, tetapi juga mobilitas layanan dan akses ke wilayah terdampak bencana untuk mendukung distribusi bantuan serta logistik.

Strategi Kelancaran Arus Lalu Lintas

Hutama Karya menekankan keberhasilan pengelolaan layanan libur panjang ini sebagai hasil dari langkah antisipatif komprehensif, meliputi:

  • Kesiapan operasional seluruh ruas tol JTTS

  • Penguatan fasilitas dan layanan di rest area

  • Penambahan petugas siaga untuk menghadapi gangguan lalu lintas

  • Koordinasi intensif dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan

  • Informasi lalu lintas real-time melalui Variable Message Sign (VMS) dan kanal resmi

Mardiansyah menambahkan, evaluasi libur panjang ini akan menjadi persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, termasuk memastikan kecukupan personel, kecepatan respons penanganan gangguan, dan efektivitas penyampaian informasi perjalanan.

“Fokus kami adalah memastikan layanan jalan tol tetap andal, aman, dan nyaman, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun periode dengan mobilitas tinggi,” tutup Mardiansyah.

Hutama Karya juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk:

  • Mengutamakan keselamatan berkendara

  • Mematuhi batas kecepatan

  • Memastikan kondisi kendaraan prima

  • Mengikuti arahan petugas di lapangan

Informasi terbaru tentang kondisi lalu lintas JTTS bisa dipantau melalui media sosial @HutamaKaryaTollroad, @HutamaKarya, dan website resmi www.hutamakarya.com.(*)




Momen Nataru 2025/2026: Hutama Karya Catat 2,49 Juta Kendaraan Melintas di JTTS

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melakukan evaluasi layanan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Data dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencatat total kendaraan yang melintas sebanyak 2.491.021 unit, naik 43,32% dibanding trafik normal dan 7,63% dibanding Nataru 2024/2025.

Puncak arus mudik terjadi 21 Desember 2025 dengan 140.419 kendaraan, sementara puncak arus balik tercatat 4 Januari 2026 dengan 154.420 kendaraan.

Executive Vice President Hutama Karya, Mardiansyah, menekankan pentingnya pemantauan berbasis data untuk memastikan perjalanan pengguna aman dan nyaman.

“Kami memantau pergerakan kendaraan setiap hari dan menyiapkan langkah antisipasi agar arus tetap terkendali, terutama saat puncak mudik dan balik,” ujarnya.

Tol dengan Volume Lalu Lintas Tertinggi

  • Tol Kuala Tanjung – Sinaksak: 599.514 kendaraan, sebagai koridor vital pergerakan masyarakat dan wisata.

  • Tol Sigli – Banda Aceh: peningkatan tertinggi 87,50% dibanding normal, didorong pembukaan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum.

Dukungan Perjalanan Selama Nataru

  • Potongan tarif Natal 22–24 Desember dan Tahun Baru 31 Desember–1 Januari di sejumlah ruas tol utama.

  • Pengoperasian ruas fungsional: Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 dan Tol Palembang – Betung Seksi 2 untuk memperkuat akses selama libur.

  • Fasilitas rest area: Work From Anywhere (WFA), co-working space, free Wi-Fi, kursi pijat, charging station, kopi gratis.

“Potongan tarif membuat biaya perjalanan lebih ringan, sehingga masih ada sisa untuk kebutuhan lain selama liburan,” kata Pengguna jalan Tolusa Ramadhona dari Palembang.

Persiapan Layanan Masa Depan

Evaluasi Nataru menjadi dasar penyempurnaan layanan JTTS dan persiapan Mudik Lebaran 2026.

Termasuk penguatan informasi, rest area, dan pengendalian arus kendaraan.

Sepanjang 2025, Hutama Karya juga mengoperasikan 3 seksi tol baru dan 1 junction, meningkatkan konektivitas di Sumatera.

Yakni Tol Binjai–Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan, Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin, Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) Seksi Tempino–Ness, serta  Junction Palembang.

“Misi kami adalah memastikan pengguna jalan selalu merasakan perjalanan aman, nyaman, dan terbantu setiap kali melintas di JTTS,” tutup Mardiansyah.(*)




Tol Betung–Tempino Jambi Jadi Sorotan Arus Balik Nataru 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terasa signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya di ruas Tol Betung–Tempino Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup tinggi pada 1 Januari 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascaperayaan tahun baru.

Berdasarkan data Hutama Karya, Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino) dilintasi sebanyak 8.178 kendaraan, atau mengalami kenaikan 73,08 persen dibandingkan trafik normal.

Lonjakan ini menempatkan ruas tol Jambi sebagai salah satu koridor penting dalam pergerakan arus balik Nataru di Sumatera.

Secara keseluruhan, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 147.780 kendaraan, meningkat 65 persen dibandingkan kondisi normal

 Tingginya volume kendaraan menunjukkan bahwa fase awal arus balik Nataru 2025/2026 masih berlangsung dan diperkirakan terus bergerak dalam beberapa hari ke depan.

Selain Tol Jambi, peningkatan trafik juga tercatat di sejumlah ruas utama lainnya.

Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilalui 16.929 kendaraan, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebanyak 17.382 kendaraan, serta Tol Pekanbaru–Dumai mencapai 19.457 kendaraan.

Bahkan beberapa ruas mencatat lonjakan lebih dari 100 persen, seperti Tol Bengkulu–Taba Penanjung dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6.

Sementara itu, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Nataru, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 3.027 kendaraan.

Sedangkan Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dilintasi 3.048 kendaraan pada 1 Januari 2026.

Hutama Karya menyampaikan bahwa pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama arus balik.

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat.

Sebagai bagian dari pelayanan, pengguna jalan dapat memantau informasi terkini melalui media sosial resmi Jalan Tol Hutama Karya dan HK Toll Apps, yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time selama periode Nataru.(*)




Lonjakan Kendaraan di Tol Betung–Tempino Jambi Warnai Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ruas Tol Betung–Tempino Jambi mencatat lonjakan trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas tol tersebut hingga Kamis (25/12/2025), atau meningkat 97,18 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan signifikan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di Provinsi Jambi dan sekitarnya menjelang perayaan Natal.

Tol Betung–Tempino Jambi menjadi salah satu jalur strategis yang menunjang konektivitas antarwilayah di Sumatera bagian tengah.

Secara kumulatif, Hutama Karya mencatat total trafik harian di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 138.213 kendaraan, atau naik 49,63 persen dibandingkan kondisi normal.

Pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, lancar, dan nyaman selama periode libur panjang.

Selain Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami peningkatan trafik, antara lain Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 100,37 persen, serta Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 yang meningkat 99,52 persen. Meski demikian, lonjakan di Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi salah satu yang paling menonjol selama Nataru 2025/2026.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional jalan tol dengan menyiagakan petugas, memastikan kesiapan sarana pendukung, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan.

Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan berkendara tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan libur akhir tahun.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat diakses melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan trafik secara real-time.(*)




Trafik Tol Jambi Tertinggi di JTTS, Tol Lain Juga Naik Saat Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tol Jambi (Bayung Lencir – Tempino) mencatat lonjakan trafik kendaraan tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Hingga 24 Desember 2025, sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas ini, meningkat 97,18% dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.

PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik di seluruh ruas tol yang beroperasi untuk memastikan perjalanan aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Lonjakan ini menjadi perhatian khusus karena Tol Jambi menjadi salah satu jalur utama mobilitas di Sumatera Bagian Selatan.

Selain Tol Jambi, ruas tol lain yang juga mengalami kenaikan signifikan meliputi:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 17.133 kendaraan, naik 32,40%

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 18.595 kendaraan, naik 49,09%

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 8.147 kendaraan, naik 100,37%

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam): 5.764 kendaraan, naik 99,52%

Untuk ruas tol fungsional yang baru dioperasikan menjelang Nataru, tercatat:

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji): 1.665 kendaraan

  • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai): 3.116 kendaraan

Hutama Karya menegaskan komitmen menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan di seluruh JTTS.

Melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi dengan pihak terkait, setiap perjalanan di tol diharapkan aman bagi pemudik dan pengendara.

Pengguna jalan diimbau selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga kondisi pengemudi tetap prima, dan beristirahat di rest area bila merasa lelah.

Pastikan juga saldo dan kondisi kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.

Masyarakat dapat memantau kondisi terkini lalu lintas dan layanan tol melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya @hutamakaryatollroad di media sosial atau mengunduh aplikasi HK Toll Apps untuk iOS dan Android, yang menyediakan layanan informasi operasional dan pembaruan trafik real-time.(*)




Trafik Tol Jambi Meningkat Saat Libur Akhir Tahun, Hutama Karya Siaga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tol Jambi mencatat lonjakan lalu lintas signifikan menjelang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, hingga 22 Desember 2025, total kendaraan yang melintas di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 127.201 kendaraan, meningkat 43,09% dibandingkan trafik normal.

Khusus ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino), trafik meningkat 102,34%, tertinggi di Sumatera pada periode Nataru.

Sementara itu, ruas tol lain seperti Terpeka, Palindra, dan Permai juga mengalami peningkatan antara 30% hingga 50%.

Hutama Karya menegaskan komitmennya menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi.

Petugas siaga, fasilitas rest area, serta koordinasi lintas pihak terkait siap mendukung perjalanan masyarakat agar aman dan nyaman.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, memastikan pengemudi tetap prima, serta berhenti di rest area jika lelah.

Pastikan juga kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum masuk tol.

Informasi terkini mengenai kondisi trafik Tol Jambi dapat dipantau melalui media sosial resmi Hutama Karya @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang tersedia untuk iOS dan Android.

Aplikasi ini menyediakan update real-time, call center, dan informasi operasional setiap ruas tol.

Dengan pengawasan dan layanan maksimal, Hutama Karya memastikan perjalanan di Tol Jambi dan Jalan Tol Trans Sumatera semakin aman, nyaman, dan efisien selama libur Nataru.(*)




Libur Akhir Tahun, Volume Kendaraan di Tol Jambi Melonjak Tajam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hingga 21 Desember 2025, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 140.187 kendaraan atau naik 21,91 persen dibandingkan kondisi normal.

Khusus di Provinsi Jambi, ruas Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino) menunjukkan lonjakan trafik tertinggi.

Sebanyak 9.459 kendaraan tercatat melintasi ruas tersebut, meningkat drastis hingga 80,76 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur akhir tahun.

Hutama Karya terus melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol, khususnya pada jalur strategis yang menjadi penghubung utama antarprovinsi di Sumatera.

Selain Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami kenaikan trafik, di antaranya Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih, serta Tol Pekanbaru–Dumai.

Sementara itu, beberapa ruas tol mencatat penurunan volume kendaraan akibat faktor konektivitas dan kondisi jalan.

Pada periode Nataru 2025/2026, Hutama Karya juga mengoperasikan beberapa ruas tol secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 menjadi alternatif jalur yang dimanfaatkan masyarakat selama libur akhir tahun.

Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol agar selalu mempersiapkan kendaraan dengan baik, memastikan kondisi pengemudi tetap prima, serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah.

Pengguna juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi, dapat dipantau melalui akun resmi media sosial Jalan Tol Hutama Karya serta aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan trafik secara real-time.(*)




Libur Nataru 2025/2026, 9.473 Kendaraan Melintas di Tol Betung–Tempino Jambi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Hingga 20 Desember 2025, volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Secara kumulatif, total trafik harian pada seluruh ruas tol yang telah beroperasi mencapai 132.863 kendaraan.

Angka tersebut meningkat sebesar 37,69 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya dalam memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna.

Berdasarkan data rekapitulasi, beberapa ruas tol mengalami lonjakan trafik cukup tinggi.

Ruas Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dilalui 17.172 kendaraan atau naik 27,45 persen.

Tol Palembang–Prabumulih mencatat 17.344 kendaraan atau meningkat 29,11 persen.

Tol Bengkulu–Taba Penanjung dilalui 2.392 kendaraan atau naik 10,64 persen.

Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan 4 dengan 9.473 kendaraan atau meningkat 86,59 persen dari kondisi normal.

Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dilalui 7.716 kendaraan, Tol Pekanbaru–Dumai sebanyak 18.636 kendaraan.

Tol Indrapura–Kisaran mencatat 11.602 kendaraan, masing-masing mengalami peningkatan di atas 20 persen.

Sementara itu, Tol Padang–Sicincin mencatat penurunan trafik sebesar 48,23 persen akibat terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.

Sebaliknya, Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) mengalami peningkatan signifikan dengan 5.482 kendaraan atau naik 65,47 persen.

Untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Nataru 2025/2026, Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau) mencatat trafik sebanyak 2.730 kendaraan sejak dibuka pada 20 Desember 2025.

Sementara Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) yang beroperasi sejak 7 Desember 2025 dilalui 1.893 kendaraan.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama libur Nataru melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan rest area untuk beristirahat, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.

Informasi terkini terkait kondisi lalu lintas dan layanan JTTS dapat dipantau melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad maupun aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan lalu lintas secara real-time.(*)




Optimalkan JTTS di Momen Nataru, Hutama Karya Operasikan Tol Palembang–Betung! Cek Waktu dan Ketentuannya di Sini

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mengoptimalkan pengoperasian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Sejumlah ruas tol dan jalur fungsional dioperasikan secara khusus untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di jalur utama Sumatera.

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah pengoperasian ruas fungsional Junction Palembang yang mencakup Ramp I, Ramp V, Ramp VI, Ramp VII B, dan Ramp VIII.

Ruas ini mulai difungsikan sejak 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan beroperasi penuh selama 24 jam untuk mendukung distribusi arus kendaraan di wilayah Palembang dan sekitarnya.

Selain itu, Hutama Karya juga mengoperasikan Tol Palembang–Betung Seksi 1 (Musi Landas–Pulau Rimau) secara fungsional mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan waktu operasional pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Pengoperasian ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalur nasional dan mempercepat waktu tempuh pengguna jalan.

Di wilayah Aceh, ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) telah lebih dahulu difungsikan sejak 7 Desember 2025 dan akan tetap beroperasi hingga 4 Januari 2026.

Kehadiran ruas ini menjadi salah satu penopang utama mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas di ruas tol utama, Hutama Karya bersama instansi terkait turut menerapkan rekayasa lalu lintas.

Termasuk skema holding system di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP). Skema ini bertujuan mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di jalur utama tol.

Ketua Tim Penanganan Layanan Nataru Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, menyampaikan bahwa berdasarkan analisis lalu lintas, puncak arus mudik Natal diperkirakan terjadi pada 20–21 Desember 2025.

Sedangkan arus balik Tahun Baru diproyeksikan pada 1 serta 3–4 Januari 2026.

“Kami mengimbau pengguna JTTS untuk merencanakan perjalanan dengan bijak dan memilih waktu perjalanan yang tepat agar terhindar dari kepadatan, sehingga perjalanan selama libur Nataru tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Dengan pengoperasian ruas tol fungsional dan penerapan manajemen lalu lintas terpadu, Hutama Karya berharap JTTS dapat berfungsi optimal sebagai tulang punggung konektivitas Sumatera selama periode libur panjang.(*)




JTTS Permudah Akses dan Percepat Logistik, Sumatera Kini Lebih Dekat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai infrastruktur vital yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Pulau Sumatra.

Sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Nasional 2025 bertema Bakti Transportasi untuk Negeri, kehadiran JTTS tak hanya mempercepat waktu tempuh.

Tetapi juga menghubungkan pusat-pusat ekonomi strategis serta membuka ruang tumbuhnya sektor UMKM, logistik, dan pariwisata lokal.

“JTTS menjadi simpul konektivitas vital dan katalisator ekonomi di Sumatra. Selain memangkas waktu dan biaya logistik, tol ini juga mendorong pertumbuhan UMKM dan daya saing daerah,” ungkap Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Kamis (25/9/2025).

Banyak pelaku usaha mengaku merasakan dampak langsung dari keberadaan JTTS.

Salah satunya Eka, pengusaha ekspedisi asal Pekanbaru.

“Dulu biaya bahan bakar tinggi dan pengiriman tidak pasti. Sekarang lebih hemat dan waktu kirim lebih singkat. Klien kami juga puas,” jelasnya.

Sementara itu, M. Fikhri Johar, warga Dumai, mengungkapkan bahwa perjalanan Pekanbaru–Dumai kini hanya memakan waktu sekitar 1,5–2 jam, jauh lebih singkat dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 5–7 jam.

Hingga kini, Hutama Karya telah mengoperasikan 791,85 km ruas JTTS, menghubungkan berbagai kota dan kabupaten penting di Sumatra.

Selain mempercepat akses, Hutama Karya juga mengembangkan pelayanan digital melalui aplikasi HK Toll Apps, CCTV live monitoring, hingga fasilitas pendukung seperti:

  • Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)

  • Ruang laktasi

  • Ladies parking

  • Area bermain anak

  • Tenant UMKM lokal (lebih dari 50% ruang di rest area dialokasikan khusus untuk pelaku UMKM)

Sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan jalan tol, Hutama Karya meluncurkan kampanye Sumatera Sudah Dekat, menekankan bahwa JTTS bukan sekadar infrastruktur, tapi simbol aksesibilitas dan pemerataan ekonomi.

“Sumatra kini lebih terhubung, lebih cepat dijangkau, dan punya peluang besar untuk tumbuh bersama. Ini bentuk nyata Bakti Transportasi untuk Negeri,” tutup Adjib.(*)