Jembatan Siak Nyaris Selesai, Perkuat Konektivitas Tol Trans Sumatera di Pekanbaru

RIAU, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di berbagai wilayah, termasuk proyek Ruas Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru.

Hingga Januari 2026, progres konstruksi ruas tol tersebut telah mencapai 71,07 persen, sementara pengadaan lahan tercatat sebesar 83,52 persen.

Salah satu struktur vital pada ruas ini, yakni Jembatan Siak, kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Jembatan yang melintasi Sungai Siak tersebut mencatat progres konstruksi hingga 98 persen dan menjadi elemen penting dalam memperkuat konektivitas kawasan Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa Sungai Siak selama ini menjadi batas alami antarwilayah di Provinsi Riau.

Kehadiran Jembatan Siak STA 193+560 diharapkan mampu memperkuat jaringan transportasi regional.

“Sungai Siak dikenal sebagai salah satu sungai terdalam di Indonesia. Jembatan Siak ini menjadi jembatan kelima yang menghubungkan kawasan Pekanbaru dan Kampar, sekaligus memperkuat peran jalan tol sebagai jalur distribusi utama,” ujar Mardiansyah.

Jembatan Siak memiliki panjang total 214,5 meter dengan bentang utama sepanjang 97,5 meter.

Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong efisiensi distribusi barang dan jasa di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

Dari sisi teknis, pembangunan jembatan menggunakan struktur Box Girder dengan metode Balanced Cantilever menggunakan Form Traveller.

Pekerjaan struktur utama diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan, mencerminkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Ke depan, Ruas Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru akan terintegrasi dengan sejumlah ruas tol utama lainnya, seperti Tol Pekanbaru–Rengat, Tol Pekanbaru–Dumai, serta Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar yang merupakan bagian dari jaringan JTTS.

“Keberadaan Jembatan Siak sangat penting dalam memperkuat integrasi antar ruas tol di Provinsi Riau serta mendukung kelancaran distribusi logistik. Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Mardiansyah.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mengurangi beban lalu lintas di jalan arteri, proyek ini juga membuka akses menuju kawasan industri, perdagangan, dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di sekitar Pekanbaru.

Seluruh pekerjaan konstruksi dilaksanakan dengan penerapan standar keselamatan dan mutu yang ketat, serta berhasil mencapai capaian Zero Accident.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang sekitar 1.235 kilometer, baik yang telah beroperasi penuh maupun yang masih dalam tahap konstruksi.

Jaringan tol tersebut menjadi tulang punggung konektivitas darat Pulau Sumatra dan diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara merata.(*)




Rencana Tol Jambi–Rengat Dimatangkan, Target Selesaikan Konektivitas Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui percepatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II, khususnya di koridor Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 km.

Selain itu, perusahaan juga merencanakan pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat untuk memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas antarprovinsi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Jambi, Sumatra Selatan, hingga Riau.

Saat ini, Tol Betung–Tempino–Jambi terdiri dari segmen yang sudah beroperasi dan segmen konstruksi yang masih berjalan.

Segmen Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,10 km dan Tempino–Ness 18,49 km sudah beroperasi tanpa tarif.

Sementara itu, 118,14 km masih dalam tahap konstruksi, terbagi menjadi Seksi 1 (Betung–Tungkal Jaya) sepanjang 62,38 km dan Seksi 2 (Tungkal Jaya–Bayung Lencir) sepanjang 55,76 km.

“Misi kami adalah memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah arus logistik, dan memastikan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat serta pelaku usaha,” kata Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Hutama Karya.

Progres pembebasan lahan dan konstruksi tiap seksi menunjukkan capaian signifikan.

Seksi 1A mencatat 48,32% pembebasan lahan dan 57,64% konstruksi, dengan target selesai Kuartal I 2027.

Seksi 1B mencapai 41,14% lahan dan 13,39% konstruksi, target Kuartal I 2027.

Sementara itu, Seksi 2A mencapai 28,45% lahan dan 22,03% konstruksi, Seksi 2B 40,48% lahan dan 22,37% konstruksi, target penyelesaian Kuartal IV 2027.

Dalam rangka pengawasan dan sinergi lintas pemangku kepentingan, Kamis (29/01), dilakukan kunjungan kerja ke Gerbang Tol Pijoan.

Hadir dalam kunjungan anggota Komisi V DPR RI, pejabat Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan Pemprov Jambi, serta jajaran Hutama Karya.

Ketua rombongan A. Bakri menyampaikan dukungan penuh agar pembangunan Tol Jambi–Rengat dapat terealisasi.

Selain memperkuat konektivitas, proyek ini diharapkan memberikan dampak sosial positif, antara lain mendukung pengembangan UMKM lokal di rest area, menyediakan fasilitas overpass dan underpass, serta menjaga mobilitas masyarakat sekitar.

Ruas Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 km menjadi kelanjutan penting JTTS untuk menghubungkan Jambi dengan Riau dan pusat aktivitas ekonomi seperti kawasan industri Sungai Enok.

Tol ini juga membuka akses strategis ke destinasi wisata dan konservasi, seperti Kompleks Candi Muaro Jambi, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Berbak–Bukit Tigapuluh.

“Dengan pengembangan JTTS yang berkelanjutan, Hutama Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur andal dan terkoneksi, sehingga manfaatnya dirasakan langsung masyarakat dan mendukung daya saing ekonomi regional,” tutup Mardiansyah.(*)




Pemeliharaan Tol Terpeka, Palindra, dan Betejam Ditarget Rampung Januari 2026

SUMATERA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus berkomitmen menjaga kualitas layanan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan di sejumlah ruas tol yang dikelola.

Pemeliharaan tersebut mencakup Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka), Tol Palembang–Indralaya (Palindra), serta Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) dan ditargetkan selesai pada akhir Januari 2026.

Pada Ruas Tol Terpeka, pekerjaan pemeliharaan dilakukan di sejumlah titik, baik Jalur A maupun Jalur B. Beberapa di antaranya berada di KM 228 hingga KM 231, KM 232, KM 239 hingga KM 240, KM 196, KM 265, KM 272, serta KM 277.

Selain titik-titik tersebut, pemeliharaan juga mencakup koridor panjang mulai KM 140 hingga KM 330 untuk memastikan kondisi jalan tetap prima bagi pengguna.

Sementara itu, di Ruas Tol Palembang–Indralaya, Hutama Karya melakukan pemeliharaan pada beberapa titik di Jalur B, di antaranya KM 7 hingga KM 13.

Pekerjaan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus menjaga standar keselamatan jalan tol.

Khusus di Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi, pemeliharaan dilakukan pada Seksi 4 (Tempino–Simpang Ness), tepatnya di KM 045+875 hingga KM 045+910 Jalur A, dari arah Tempino menuju Simpang Ness.

Hutama Karya menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Rambu-rambu lalu lintas dipasang sesuai standar, serta petugas disiagakan di lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan mengarahkan pengguna jalan saat melintasi area pekerjaan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan selama pekerjaan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar Mardiansyah.

Untuk mendapatkan informasi terkini, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Integrasi Ruas Tol Sumbagsel untuk Tol Terpeka dan Tol Palindra melalui layanan telepon 150-700 atau WhatsApp 08112-77000.

Sementara itu, informasi Ruas Tol Betejam dapat diakses melalui Call Center 0821-8888-7710, serta akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan di Jalan Tol Trans Sumatera.(*)




Arus Balik Libur Isra Mi’raj, Jalan Tol Trans Sumatera Ramai, Ini Ruas Tersibuknya

SUAMTERA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melaporkan total 594.032 kendaraan melintasi ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur panjang Perayaan Isra Mi’raj pada 15–19 Januari 2026.

Angka ini menunjukkan kenaikan 25,78% dibanding volume lalu lintas (VLL) normal, menandakan mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode libur.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan, puncak arus kendaraan terjadi pada Minggu (18/1) dengan total 134.191 kendaraan, naik 27,31% dibanding trafik normal.

“Lonjakan ini dipicu oleh arus balik dan perjalanan wisata pada hari terakhir libur panjang, ketika masyarakat kembali ke pusat aktivitas dan memanfaatkan libur untuk bepergian antarkota,” jelasnya.

Ruas Tol dengan Trafik Tertinggi

Dari sisi volume, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1–4) mencatat trafik tertinggi dengan 130.298 kendaraan.

Tingginya mobilitas pada koridor ini disebabkan konektivitas ke kawasan permukiman dan destinasi wisata di Sumatera Utara, menjadikan tol sebagai pilihan utama karena lebih efisien dan nyaman dibanding jalur alternatif.

Sementara itu, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat pertumbuhan persentase tertinggi 67,78% dibanding trafik normal.

Lonjakan ini tidak hanya dipicu oleh pergerakan masyarakat ke kota Banda Aceh, tetapi juga mobilitas layanan dan akses ke wilayah terdampak bencana untuk mendukung distribusi bantuan serta logistik.

Strategi Kelancaran Arus Lalu Lintas

Hutama Karya menekankan keberhasilan pengelolaan layanan libur panjang ini sebagai hasil dari langkah antisipatif komprehensif, meliputi:

  • Kesiapan operasional seluruh ruas tol JTTS

  • Penguatan fasilitas dan layanan di rest area

  • Penambahan petugas siaga untuk menghadapi gangguan lalu lintas

  • Koordinasi intensif dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan

  • Informasi lalu lintas real-time melalui Variable Message Sign (VMS) dan kanal resmi

Mardiansyah menambahkan, evaluasi libur panjang ini akan menjadi persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, termasuk memastikan kecukupan personel, kecepatan respons penanganan gangguan, dan efektivitas penyampaian informasi perjalanan.

“Fokus kami adalah memastikan layanan jalan tol tetap andal, aman, dan nyaman, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun periode dengan mobilitas tinggi,” tutup Mardiansyah.

Hutama Karya juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk:

  • Mengutamakan keselamatan berkendara

  • Mematuhi batas kecepatan

  • Memastikan kondisi kendaraan prima

  • Mengikuti arahan petugas di lapangan

Informasi terbaru tentang kondisi lalu lintas JTTS bisa dipantau melalui media sosial @HutamaKaryaTollroad, @HutamaKarya, dan website resmi www.hutamakarya.com.(*)




Momen Nataru 2025/2026: Hutama Karya Catat 2,49 Juta Kendaraan Melintas di JTTS

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melakukan evaluasi layanan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Data dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencatat total kendaraan yang melintas sebanyak 2.491.021 unit, naik 43,32% dibanding trafik normal dan 7,63% dibanding Nataru 2024/2025.

Puncak arus mudik terjadi 21 Desember 2025 dengan 140.419 kendaraan, sementara puncak arus balik tercatat 4 Januari 2026 dengan 154.420 kendaraan.

Executive Vice President Hutama Karya, Mardiansyah, menekankan pentingnya pemantauan berbasis data untuk memastikan perjalanan pengguna aman dan nyaman.

“Kami memantau pergerakan kendaraan setiap hari dan menyiapkan langkah antisipasi agar arus tetap terkendali, terutama saat puncak mudik dan balik,” ujarnya.

Tol dengan Volume Lalu Lintas Tertinggi

  • Tol Kuala Tanjung – Sinaksak: 599.514 kendaraan, sebagai koridor vital pergerakan masyarakat dan wisata.

  • Tol Sigli – Banda Aceh: peningkatan tertinggi 87,50% dibanding normal, didorong pembukaan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum.

Dukungan Perjalanan Selama Nataru

  • Potongan tarif Natal 22–24 Desember dan Tahun Baru 31 Desember–1 Januari di sejumlah ruas tol utama.

  • Pengoperasian ruas fungsional: Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 dan Tol Palembang – Betung Seksi 2 untuk memperkuat akses selama libur.

  • Fasilitas rest area: Work From Anywhere (WFA), co-working space, free Wi-Fi, kursi pijat, charging station, kopi gratis.

“Potongan tarif membuat biaya perjalanan lebih ringan, sehingga masih ada sisa untuk kebutuhan lain selama liburan,” kata Pengguna jalan Tolusa Ramadhona dari Palembang.

Persiapan Layanan Masa Depan

Evaluasi Nataru menjadi dasar penyempurnaan layanan JTTS dan persiapan Mudik Lebaran 2026.

Termasuk penguatan informasi, rest area, dan pengendalian arus kendaraan.

Sepanjang 2025, Hutama Karya juga mengoperasikan 3 seksi tol baru dan 1 junction, meningkatkan konektivitas di Sumatera.

Yakni Tol Binjai–Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan, Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin, Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) Seksi Tempino–Ness, serta  Junction Palembang.

“Misi kami adalah memastikan pengguna jalan selalu merasakan perjalanan aman, nyaman, dan terbantu setiap kali melintas di JTTS,” tutup Mardiansyah.(*)




Tol Betung–Tempino Jambi Jadi Sorotan Arus Balik Nataru 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terasa signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya di ruas Tol Betung–Tempino Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup tinggi pada 1 Januari 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascaperayaan tahun baru.

Berdasarkan data Hutama Karya, Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino) dilintasi sebanyak 8.178 kendaraan, atau mengalami kenaikan 73,08 persen dibandingkan trafik normal.

Lonjakan ini menempatkan ruas tol Jambi sebagai salah satu koridor penting dalam pergerakan arus balik Nataru di Sumatera.

Secara keseluruhan, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 147.780 kendaraan, meningkat 65 persen dibandingkan kondisi normal

 Tingginya volume kendaraan menunjukkan bahwa fase awal arus balik Nataru 2025/2026 masih berlangsung dan diperkirakan terus bergerak dalam beberapa hari ke depan.

Selain Tol Jambi, peningkatan trafik juga tercatat di sejumlah ruas utama lainnya.

Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilalui 16.929 kendaraan, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebanyak 17.382 kendaraan, serta Tol Pekanbaru–Dumai mencapai 19.457 kendaraan.

Bahkan beberapa ruas mencatat lonjakan lebih dari 100 persen, seperti Tol Bengkulu–Taba Penanjung dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6.

Sementara itu, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Nataru, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 3.027 kendaraan.

Sedangkan Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dilintasi 3.048 kendaraan pada 1 Januari 2026.

Hutama Karya menyampaikan bahwa pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama arus balik.

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat.

Sebagai bagian dari pelayanan, pengguna jalan dapat memantau informasi terkini melalui media sosial resmi Jalan Tol Hutama Karya dan HK Toll Apps, yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time selama periode Nataru.(*)




Lonjakan Kendaraan di Tol Betung–Tempino Jambi Warnai Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ruas Tol Betung–Tempino Jambi mencatat lonjakan trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas tol tersebut hingga Kamis (25/12/2025), atau meningkat 97,18 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan signifikan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di Provinsi Jambi dan sekitarnya menjelang perayaan Natal.

Tol Betung–Tempino Jambi menjadi salah satu jalur strategis yang menunjang konektivitas antarwilayah di Sumatera bagian tengah.

Secara kumulatif, Hutama Karya mencatat total trafik harian di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 138.213 kendaraan, atau naik 49,63 persen dibandingkan kondisi normal.

Pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, lancar, dan nyaman selama periode libur panjang.

Selain Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami peningkatan trafik, antara lain Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 100,37 persen, serta Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 yang meningkat 99,52 persen. Meski demikian, lonjakan di Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi salah satu yang paling menonjol selama Nataru 2025/2026.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional jalan tol dengan menyiagakan petugas, memastikan kesiapan sarana pendukung, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan.

Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan berkendara tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan libur akhir tahun.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat diakses melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan trafik secara real-time.(*)




Trafik Tol Jambi Tertinggi di JTTS, Tol Lain Juga Naik Saat Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tol Jambi (Bayung Lencir – Tempino) mencatat lonjakan trafik kendaraan tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Hingga 24 Desember 2025, sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas ini, meningkat 97,18% dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.

PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik di seluruh ruas tol yang beroperasi untuk memastikan perjalanan aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Lonjakan ini menjadi perhatian khusus karena Tol Jambi menjadi salah satu jalur utama mobilitas di Sumatera Bagian Selatan.

Selain Tol Jambi, ruas tol lain yang juga mengalami kenaikan signifikan meliputi:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 17.133 kendaraan, naik 32,40%

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 18.595 kendaraan, naik 49,09%

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 8.147 kendaraan, naik 100,37%

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam): 5.764 kendaraan, naik 99,52%

Untuk ruas tol fungsional yang baru dioperasikan menjelang Nataru, tercatat:

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji): 1.665 kendaraan

  • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai): 3.116 kendaraan

Hutama Karya menegaskan komitmen menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan di seluruh JTTS.

Melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi dengan pihak terkait, setiap perjalanan di tol diharapkan aman bagi pemudik dan pengendara.

Pengguna jalan diimbau selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga kondisi pengemudi tetap prima, dan beristirahat di rest area bila merasa lelah.

Pastikan juga saldo dan kondisi kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.

Masyarakat dapat memantau kondisi terkini lalu lintas dan layanan tol melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya @hutamakaryatollroad di media sosial atau mengunduh aplikasi HK Toll Apps untuk iOS dan Android, yang menyediakan layanan informasi operasional dan pembaruan trafik real-time.(*)




Trafik Tol Jambi Meningkat Saat Libur Akhir Tahun, Hutama Karya Siaga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tol Jambi mencatat lonjakan lalu lintas signifikan menjelang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, hingga 22 Desember 2025, total kendaraan yang melintas di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 127.201 kendaraan, meningkat 43,09% dibandingkan trafik normal.

Khusus ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino), trafik meningkat 102,34%, tertinggi di Sumatera pada periode Nataru.

Sementara itu, ruas tol lain seperti Terpeka, Palindra, dan Permai juga mengalami peningkatan antara 30% hingga 50%.

Hutama Karya menegaskan komitmennya menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi.

Petugas siaga, fasilitas rest area, serta koordinasi lintas pihak terkait siap mendukung perjalanan masyarakat agar aman dan nyaman.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, memastikan pengemudi tetap prima, serta berhenti di rest area jika lelah.

Pastikan juga kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum masuk tol.

Informasi terkini mengenai kondisi trafik Tol Jambi dapat dipantau melalui media sosial resmi Hutama Karya @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang tersedia untuk iOS dan Android.

Aplikasi ini menyediakan update real-time, call center, dan informasi operasional setiap ruas tol.

Dengan pengawasan dan layanan maksimal, Hutama Karya memastikan perjalanan di Tol Jambi dan Jalan Tol Trans Sumatera semakin aman, nyaman, dan efisien selama libur Nataru.(*)




Libur Akhir Tahun, Volume Kendaraan di Tol Jambi Melonjak Tajam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hingga 21 Desember 2025, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 140.187 kendaraan atau naik 21,91 persen dibandingkan kondisi normal.

Khusus di Provinsi Jambi, ruas Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino) menunjukkan lonjakan trafik tertinggi.

Sebanyak 9.459 kendaraan tercatat melintasi ruas tersebut, meningkat drastis hingga 80,76 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur akhir tahun.

Hutama Karya terus melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol, khususnya pada jalur strategis yang menjadi penghubung utama antarprovinsi di Sumatera.

Selain Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami kenaikan trafik, di antaranya Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih, serta Tol Pekanbaru–Dumai.

Sementara itu, beberapa ruas tol mencatat penurunan volume kendaraan akibat faktor konektivitas dan kondisi jalan.

Pada periode Nataru 2025/2026, Hutama Karya juga mengoperasikan beberapa ruas tol secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 menjadi alternatif jalur yang dimanfaatkan masyarakat selama libur akhir tahun.

Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol agar selalu mempersiapkan kendaraan dengan baik, memastikan kondisi pengemudi tetap prima, serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah.

Pengguna juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi, dapat dipantau melalui akun resmi media sosial Jalan Tol Hutama Karya serta aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan trafik secara real-time.(*)