Jalan Rusak di STM Atas Ancam Pengendara, DPRD Jambi Minta Perbaikan Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Respons cepat ditunjukkan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan STM Atas.

Tepatnya di ruas Jalan Kapten Bakarudin, kondisi jalan berlubang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi laporan yang beredar, Ivan langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi secara langsung.

Ia juga segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jambi, khususnya bidang Bina Marga, guna mempercepat penanganan.

Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa perbaikan jalan sebenarnya telah direncanakan.

Namun, proses tersebut terkendala oleh keberadaan jaringan utilitas milik Telkom Indonesia yang berada di bawah badan jalan.

Ivan pun memberikan ultimatum kepada pihak terkait untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Jika dalam waktu tiga hari tidak ada tindak lanjut, maka akan dilakukan penutupan dan penanganan secara mandiri. Keselamatan pengguna jalan tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, perbaikan sementara langsung dilakukan melalui pengerasan jalan agar arus lalu lintas tetap lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Penanganan darurat ini diperkirakan berlangsung selama satu minggu sebelum dilakukan pengaspalan permanen.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi, Iwan Rahmadi, menjelaskan bahwa langkah tersebut bersifat fungsional untuk mengurangi potensi kecelakaan dalam waktu dekat.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerusakan di lokasi tersebut bukan pertama kali terjadi.

Perbaikan sebelumnya, termasuk pengecoran, sudah dilakukan beberapa kali, namun kerusakan kembali muncul akibat masalah utilitas di bawah permukaan jalan.

“Permasalahan ini berkaitan dengan jaringan Telkom. Jika tidak segera diselesaikan, maka akan kami tangani langsung demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat keluhan masyarakat sekaligus memastikan keamanan infrastruktur jalan.

Mengingat kondisi kerusakan sudah berlangsung cukup lama, penanganan menyeluruh dinilai menjadi kebutuhan mendesak.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Tinjau Rumah Warga Amblas di Sungai Putri, Ini Langkah yang Diambil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Farid Alfarely, meninjau kondisi rumah warga yang mengalami amblas di RT 20, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, pada Senin (5/4/2026).

Ini merupakan kunjungan kedua setelah insiden sebelumnya. Kemas Farid bersama OPD terkait meninjau potensi rumah lain yang berisiko amblas.

“Minggu lalu kami sudah melihat kondisi rumah yang amblas, hari ini kami datang lagi untuk mencari solusi bersama dinas terkait,” ujar Kemas Farid.

Ia menekankan bahwa kontur tanah di Sungai Putri cukup curam dan berbukit, sementara drainase yang kurang memadai meningkatkan risiko kejadian serupa.

Tidak hanya rumah, beberapa jalan di kawasan tersebut juga memerlukan perhatian.

Kemas Farid mengatakan telah meminta Dinas PU Kota Jambi melakukan kajian teknis dan menyusun rancangan penanganan darurat.

Termasuk langkah untuk menahan dinding dan pondasi agar mengurangi risiko longsor.

“Kami akan menghitung bersama Dinas PU untuk merancang penanganan darurat. Minimal untuk menahan dinding dan pondasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD menyatakan akan berkoordinasi dengan Wali Kota Jambi untuk menemukan solusi jangka panjang.

“Jangan sampai kejadian ini terulang dua kali,” tegasnya.(*)




Angkutan Batubara Picu Masalah, Pemkab Muaro Jambi Tekan PT SAS Percepat Proyek Jalan Khusus

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mulai mengambil sikap tegas terkait dampak yang ditimbulkan angkutan batubara yang masih melintasi jalan umum.

Selama bertahun-tahun, aktivitas angkutan batubara dinilai telah memicu berbagai persoalan serius, mulai dari kemacetan panjang, kerusakan infrastruktur jalan, hingga meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas yang meresahkan masyarakat.

Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Pemerintah daerah mendesak investor PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) agar segera menuntaskan pembangunan jalan khusus batubara.

“Kami mendukung investasi, tetapi kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Jalan khusus ini diharapkan menjadi solusi dari berbagai persoalan yang terjadi,” ujar Budhi, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, wilayah Muaro Jambi menjadi salah satu daerah yang paling terdampak karena dilalui jalur angkutan batubara dalam jumlah besar setiap harinya.

Pemerintah daerah berharap, kehadiran jalan khusus tersebut nantinya mampu mengalihkan seluruh aktivitas angkutan batubara dari jalan umum, sehingga beban masyarakat dapat berkurang secara signifikan.

Dalam rapat pemaparan progres pembangunan yang digelar di Kantor Bupati Muaro Jambi, sejumlah aspirasi masyarakat juga mencuat.

Warga meminta agar jalur jalan khusus tetap memperhatikan akses mereka, khususnya untuk menuju kebun dan permukiman.

Selain itu, masyarakat juga mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut, serta meminta adanya langkah mitigasi terhadap dampak lingkungan seperti debu dan kebisingan.

Budhi menyebut, pihak PT SAS telah merespons berbagai masukan tersebut secara positif dan menyatakan komitmennya untuk menjalankan pembangunan secara bertanggung jawab.

“Kita berharap pembangunan ini tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial masyarakat,” tambahnya.

Dukungan Serupa dari Batang Hari

Dorongan percepatan pembangunan jalan khusus batubara juga datang dari Pemerintah Kabupaten Batang Hari.

Sekretaris Daerah Batang Hari, Mula P. Rambe, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh percepatan proyek tersebut, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan sudah sangat dirasakan masyarakat.

“Jalan khusus ini harus segera direalisasikan karena sangat dibutuhkan. Dampaknya sudah terlalu besar bagi masyarakat,” tegas Rambe.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membantu apabila terdapat kendala dalam proses pembangunan, mengingat proyek ini dinilai penting bagi kepentingan publik.

Sebagai informasi, PT SAS saat ini tengah membangun jalan khusus sepanjang 108 kilometer yang menghubungkan wilayah tambang di Sarolangun hingga ke Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Kota Jambi.

Keberadaan jalur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan angkutan batubara yang selama ini membebani jalan umum di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.(*)




Demi Keselamatan, Warga Lorong Teratai Kota Jambi Patungan Perbaiki Jalan Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian dan solidaritas warga kembali terlihat di Lorong Teratai, Kelurahan Bakung Jaya, Kota Jambi.

Ratusan kepala keluarga secara swadaya menggelar gotong royong memperbaiki jalan utama lorong yang mengalami kerusakan cukup parah, Jumat (16/1/2026).

Sejak pagi hari, puluhan warga turun langsung ke lokasi untuk memperbaiki jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.

Perbaikan dilakukan dengan bantuan alat berat untuk mengeruk bagian jalan yang rusak, kemudian diisi batu makadam dan ditimbun abu batu.

Tahapan akhir akan dilakukan pelapisan menggunakan aspal siram.

Inisiatif gotong royong ini muncul setelah warga menilai kondisi jalan utama Lorong Teratai semakin membahayakan, terutama saat hujan dan malam hari.

Melalui musyawarah bersama, warga dari RT 37 Lorong Teratai, Perumahan BDT, Perumahan BCL, serta kawasan Limbat sepakat melakukan iuran guna mempercepat perbaikan jalan.

Ketua pelaksana kegiatan, Irwansyah, mengatakan perbaikan dilakukan pada sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang berbeda.

“Total jalan yang diperbaiki sekitar 350 meter. Ada lubang besar, kerusakan sedang, hingga lubang-lubang kecil yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Warga berharap, dengan perbaikan ini mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

Apalagi, jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuk Lorong Teratai yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

Perbaikan jalan direncanakan tidak selesai dalam satu hari. Setelah tahap pengerukan dan penimbunan, proses akan dilanjutkan hingga penyiraman aspal rampung.

Warga menargetkan jalan sudah layak digunakan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.(*)




Jalan Padang Lamo Tebo-Sumbar Diperbaiki Bertahap, Butuh Dana hingga Rp200 Miliar

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi Jalan Padang Lamo, yang menjadi penghubung Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat (Sumbar), kian memprihatinkan.

Lubang besar di sepanjang ruas jalan membuat masyarakat kesulitan melintas, terutama pada saat hujan.

Meski berstatus sebagai jalan provinsi, jalur ini masih menjadi akses utama bagi warga setempat.

Gubernur Jambi Al Haris, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tebo, menjelaskan bahwa Jalan Padang Lamo sebenarnya sudah masuk dalam program pembangunan multiyears sebelum kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan.

“Sudah kita hitung dananya lebih dari Rp200 miliar. Saya juga sudah berbicara dengan dewan, tapi kemudian badai efisiensi datang. Tentu sulit membangun jalan dengan biaya sebesar itu. Ke depan, kita akan coba perbaiki lubangnya terlebih dahulu,” ujar Al Haris.

Ia menambahkan bahwa, Pemerintah Provinsi Jambi tetap melakukan perbaikan darurat setiap tahun dengan menutup lubang-lubang jalan menggunakan anggaran tanggap darurat.

“Setiap tahun jalan Padang Lamo selalu diperbaiki. Lubang-lubangnya kita tutup dengan anggaran tanggap darurat,” katanya.

Menurut Al Haris, pembangunan permanen Jalan Padang Lamo sangat penting karena jalur tersebut merupakan akses alternatif, terutama ketika terjadi jalan putus di jalur utama.

“Saya ingin sekali membangun jalan Padang Lamo itu, karena jalur alternatif. Kemarin sempat ada jalan putus dan warga harus lewat situ, tapi lagi-lagi tergantung keuangan,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan perbaikan besar dalam waktu dekat, ia menyampaikan bahwa pemerintah sedang menghitung kemampuan anggaran daerah.

“Kita hitung dulu berapa kemampuan keuangan kita. Sekarang sedang dibahas anggaran 2026, mudah-mudahan bisa kita masukkan di situ,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Janjikan Perbaikan Jalan Rusak Jambi di Alam Barajo Jadi Prioritas

Wali Kota Jambi Maulana tinjau jalan rusak Jambi di Alam Barajo

KotaJambi, SEPUCUKJAMBI.ID -Wali Kota Jambi, Maulana, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan di sejumlah titik. Hal ini ia sampaikan saat meninjau rumah warga penerima bantuan program perbaikan di RT 16, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Rabu (27/8/2025).

Dalam kunjungannya, Maulana mengaku terkejut ketika melihat kondisi akses jalan menuju lokasi masih rusak parah. Padahal, rumah warga penerima bantuan sudah direnovasi dan terlihat lebih layak. “Saya merasa kaget melihat jalan menuju lokasi rumah warga ini masih rusak,” ungkap Maulana di hadapan warga.

Ia bahkan menyebut jalan berlubang tersebut membuat perjalanan terasa tidak nyaman. “Ini akan menjadi prioritas, karena saya sudah melewati jalan ini. Rumahnya bagus, tapi jalannya hancur. Lewat sini bisa sakit pinggang,” ujarnya sembari tersenyum.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Maulana menegaskan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi agar segera melakukan perbaikan. Ia memastikan akses jalan di kawasan itu akan dimasukkan dalam daftar prioritas pembangunan.

Baca juga:  Tegas! Walikota Jambi Maulana sebut Tak Ada 'Fresh Money' untuk PT Siginjai Sakti

Keresahan warga pun turut mencuat saat orang nomor satu di Kota Jambi itu menyampaikan pernyataannya. Sejumlah ibu-ibu yang hadir menyebut kondisi jalan rusak kerap menimbulkan korban. “Jalan ini sudah ada makan korban, Pak,” kata seorang warga dengan nada prihatin.

Menjawab hal itu, Maulana menegaskan bahwa pemerintah kota terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur. Tahun ini, kata dia, ada 456 ruas jalan di berbagai wilayah Kota Jambi yang sedang diperbaiki secara bertahap.

“Di wilayah ini memang belum mendapat giliran, tapi saya pastikan akan menjadi prioritas. Perbaikan jalan penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Maulana.

Dengan adanya perbaikan yang direncanakan, pemerintah berharap akses jalan di Kelurahan Beliung segera lebih baik sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan lancar. (*)




Fraksi Golkar Desak Perusahaan Salurkan CSR untuk Perbaikan Jalan Rusak di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musim hujan yang terus mengguyur berbagai wilayah di Provinsi Jambi menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah daerah pemilihan (dapil).

Menyikapi hal tersebut, Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jambi mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Fraksi Golkar, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam penanganan infrastruktur, khususnya saat anggaran pemerintah terbatas. CSR dinilai menjadi solusi strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi telah mengganggu mobilitas dan ekonomi warga. Kami mendorong perusahaan menyalurkan CSR mereka untuk memperbaiki jalan rusak di semua dapil,” ujar Sartono, anggota Fraksi Golkar dari Muaro Jambi, Selasa (6/5/2025).

Empat bentuk kontribusi CSR yang dinilai strategis antara lain:

  1. Pemeliharaan Jalan: Bantuan dana atau alat untuk perbaikan kerusakan ringan hingga sedang.

  2. Pembangunan Infrastruktur Pendukung: Seperti jembatan, drainase, dan trotoar untuk mencegah kerusakan berulang.

  3. Bantuan Langsung Masyarakat: Logistik, makanan, atau tempat tinggal sementara di sekitar lokasi jalan rusak.

  4. Sinergi dengan Pemda: Menentukan prioritas pembangunan secara kolaboratif.

Fraksi Golkar juga menegaskan pentingnya pelaksanaan CSR yang transparan dan berkelanjutan.

“CSR bukan hanya kewajiban moral, tapi juga tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sosial tempat mereka beroperasi,” tegas Sartono.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan kerusakan jalan akibat musim hujan dapat segera diatasi dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.(*)