MTQH ke-55 di Kota Jambi: 3 Jalan Ditutup Total, Ini Jalur Alternatif dan Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat Kota Jambi perlu bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi akan menutup total tiga ruas jalan di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai saat pelaksanaan pawai ta’aruf, Sabtu 31 Oktober 2026.

Tiga ruas jalan yang akan ditutup yakni Jalan H Zainir Haviz, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dan Jalan H Agus Salim. Penutupan dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian pawai ta’aruf selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi, Amran, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.

“Penutupan Jalan H Agus Salim diberlakukan mulai dari depan Bajuran Budayo, yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja,” kata dia.

Bagi pengendara yang hendak menuju kawasan Mayang, Simpang Kawat, hingga Pal 10, dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kapten Sujono atau yang dikenal masyarakat sebagai Lorong Kolam Renang.

Sementara pengendara yang hendak menuju kawasan pasar, Jelutung, maupun Thehok dapat melintasi Jalan Bangka atau Jalan Yunus Sanis.

Selanjutnya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu, dari arah Perumnas Kota Baru, hingga kawasan depan RS Mitra.

Meski demikian, akses menuju RS Mitra tetap dibuka untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis dalam kondisi darurat.

“Akses masuk RS Mitra hingga putaran di depannya tidak kita sterilkan agar jika ada kegawatdaruratan masih bisa diakses,” ujar Amran.

Adapun Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi akan dimanfaatkan sebagai kawasan parkir selama kegiatan berlangsung.

Selain pawai ta’aruf, Dishub Kota Jambi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas saat pembukaan MTQH pada Minggu 1 November 2026 dan penutupan yang dijadwalkan Sabtu 7 November 2026.

Namun, penutupan jalan pada dua agenda tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh seperti saat pawai ta’aruf.

Jalan Jenderal Basuki Rahmat hanya ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu hingga Tugu Keris Siginjai.

Sementara Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi tetap dimanfaatkan sebagai kawasan parkir.

Pengendara dari arah Simpang Camat Kota Baru yang hendak menuju Jalan H Agus Salim masih dapat menggunakan Jalan Jenderal Basuki Rahmat.

Penutupan pada saat pembukaan dan penutupan MTQH juga diberlakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan rekayasa lalu lintas selama MTQH ke-55 berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.

Ia berharap masyarakat dapat memahami pengaturan tersebut dan turut mendukung Kota Jambi sebagai tuan rumah ajang keagamaan tingkat Provinsi Jambi.

“Yang terganggu kami mohon maaf kepada warga dan kami berharap ada dukungan dari masyarakat dan mohon doanya,” ujar Diza.

Sebagai informasi, berdasarkan data Pemerintah Kota Jambi per 26 Oktober 2026, sebanyak 629 peserta dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah terverifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik e-MTQ.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan kafilah pada 30 Oktober 2026. Pawai ta’aruf direncanakan melibatkan 16 sekolah dan delapan kategori peserta umum.

Selain menjadi ajang perlombaan dan syiar Islam, MTQH ke-55 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi berencana melibatkan sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan kegiatan.

Panitia juga telah diminta mengantisipasi potensi hujan pada akhir Oktober agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, memilih jalur alternatif, serta menghindari kawasan Tugu Keris Siginjai menjelang pelaksanaan kegiatan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran MTQH ke-55 sekaligus menyukseskan Kota Jambi sebagai tuan rumah perhelatan tingkat Provinsi Jambi.(*)