Jelang HCS 2026, Pemprov dan Pemkot Jambi Cek Jalan, IPAL hingga Kolam Retensi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi mematangkan persiapan Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22–25 November 2026 di Kota Jambi.

Sejumlah infrastruktur, fasilitas lingkungan, akses jalan, dan lokasi wisata mulai ditinjau untuk mendukung rangkaian kegiatan nasional tersebut.

Gubernur Jambi Al Haris bersama Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan peninjauan lapangan pada Rabu 28 Oktober 2026.

Rombongan menggunakan bus listrik Kota Jambi untuk mengunjungi sejumlah titik yang berpotensi masuk dalam agenda kunjungan delegasi.

Lokasi yang ditinjau meliputi Depo Sampah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur; akses menuju kawasan Candi Muaro Jambi; Kolam Retensi Telago Kajang Lako di Paal Lima, Kecamatan Kota Baru; serta Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah untuk memastikan akses perjalanan, kondisi jalan, dan fasilitas pendukung siap sebelum kegiatan berlangsung.

Gubernur Jambi, Al Haris menegaskan bahwa, persiapan HCS 2026 harus mencakup seluruh kebutuhan kegiatan, mulai dari lokasi acara hingga rute perjalanan para tamu.

Menurutnya, Kota Jambi perlu mempersiapkan diri sebagai tuan rumah pertemuan Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional yang direncanakan menghadirkan kepala daerah, pejabat kementerian dan lembaga, serta delegasi dari berbagai wilayah Indonesia.

“Kita berharap Bapak Presiden dapat hadir. Karena itu, semua perlu dipersiapkan sejak awal, termasuk rute perjalanan dan lokasi kegiatan. Nantinya, tim dari pemerintah pusat juga akan meninjau lokasi untuk menentukan tempat yang paling sesuai,” ujar Al Haris.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan instansi teknis agar kebutuhan infrastruktur serta fasilitas pendukung dapat terpenuhi sesuai jadwal.

Meski pemerintah daerah berharap Presiden Republik Indonesia menghadiri kegiatan tersebut, kepastian kehadiran masih menunggu konfirmasi.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk mematangkan rangkaian HCS 2026.

Pemerintah juga telah menyampaikan undangan kepada kementerian terkait, termasuk Kementerian Koordinator dan Kementerian Kesehatan.

Menurut Maulana, para delegasi direncanakan tiba melalui Bandara Sultan Thaha Jambi.

Pemerintah kota juga menyiapkan dukungan akomodasi dengan ketersediaan sekitar 4.000 kamar hotel.

Rangkaian kegiatan direncanakan mencakup pembukaan resmi, pertemuan kepala daerah, kunjungan ke sejumlah lokasi strategis, serta wisata kota atau city tour.

“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan menjadi momentum penting bagi Kota Jambi serta Provinsi Jambi sebagai tuan rumah,” kata Maulana.

Ketersediaan kamar hotel menjadi salah satu aspek penting dalam menyambut delegasi.

Namun, jumlah kamar yang tersedia tidak serta-merta menunjukkan tingkat pemesanan atau jumlah peserta yang akan menginap selama kegiatan.

Sejumlah lokasi yang masuk dalam peninjauan menggambarkan ragam isu pembangunan yang ingin diperkenalkan pemerintah daerah kepada delegasi.

Depo sampah dan IPAL di Sijenjang berkaitan dengan pengelolaan sampah serta sanitasi lingkungan.

Sementara itu, Kolam Retensi Telago Kajang Lako menjadi salah satu lokasi yang dapat memperlihatkan upaya pemerintah dalam pengelolaan air dan pengendalian banjir.

Pemerintah juga merencanakan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dan program Kampung Bahagia, serta kawasan wisata sejarah Candi Muaro Jambi.

Melalui agenda tersebut, Pemkot Jambi ingin memperkenalkan program pembangunan dan pelayanan publik yang berkaitan dengan kualitas lingkungan, infrastruktur, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata.

Namun, kesiapan lokasi dan hasil pembangunan tetap menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

Keberhasilan sebuah kota sehat tidak hanya bergantung pada agenda kunjungan, tetapi juga pada keberlanjutan layanan dan manfaatnya bagi warga.

Selain menjadi forum pertemuan nasional, HCS 2026 diharapkan membuka peluang bagi sektor ekonomi lokal.

Kedatangan delegasi berpotensi meningkatkan permintaan terhadap layanan hotel, kuliner, transportasi, pariwisata, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Maulana mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Kota Jambi untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Peluang ekonomi tersebut tetap bergantung pada jumlah delegasi yang hadir, lama kunjungan, pola belanja peserta, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rangkaian kegiatan.

Karena itu, persiapan HCS 2026 tidak hanya berkaitan dengan lokasi acara dan kenyamanan delegasi, tetapi juga bagaimana manfaat kegiatan dapat menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di Kota Jambi.

Pemerintah daerah mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan pelayanan yang ramah kepada para tamu.

Melalui koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat, Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi berharap HCS ke-7 Tahun 2026 berjalan lancar serta memberi manfaat bagi daerah.(*)




Walikota Maulana Ajak Kolaborasi Sumbagsel, Usai Tinjau IPAL Sijenjang dan Percandian Muaro Jambi

JAMBI, SEPUUCKJAMBI.ID – Rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Kota Jambi diisi dengan kegiatan visitasi lapangan oleh para wali kota peserta.

Sebanyak sembilan wali kota se-Sumbagsel mengunjungi dua titik strategis: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang dan Kawasan Percandian Muaro Jambi.

Rombongan disambut langsung Wali Kota Jambi, Maulana, yang memaparkan fungsi IPAL Terpusat Sijenjang sebagai infrastruktur penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Kota Jambi yang bersih dan berkelanjutan.

“IPAL Sijenjang adalah bagian dari komitmen Kota Jambi menuju kota yang lebih sehat. Kunjungan ini menjadi ruang berbagi praktik baik antar daerah agar pembangunan lingkungan hidup di wilayah Sumbagsel terus meningkat,” ujar Maulana.

Di lokasi, para kepala daerah meninjau sistem pretreatment, kolam aerasi, hingga unit pengolahan akhir.

Mereka juga mendapatkan penjelasan teknis terkait kapasitas layanan serta rencana pengembangan jaringan perpipaan kota.

Setelah dari IPAL, rombongan melanjutkan visitasi ke Kawasan Percandian Muaro Jambi, situs sejarah besar yang menjadi salah satu pusat peradaban Sriwijaya.

Para wali kota mendapat pemaparan tentang pengelolaan kawasan, upaya pelestarian, dan pengembangan pariwisata berbasis heritage.

Wali Kota Maulana menyampaikan kekaguman para Walikota yang hadir terhadap kondisi kawasan dan menilai Percandian Muaro Jambi memiliki potensi besar untuk mendorong sektor pariwisata sejarah.

“Kawasan percandian ini harus segera diresmikan dan dibuka lebih luas untuk publik agar pariwisata heritage berkembang,” kata Maulana.

Sambungnya, semua daerah memiliki jejak sejarah yang apabila dirangkai akan membentuk satu kesatuan cerita besar. Kerajaan Sriwijaya memiliki peradaban yang kuat dan unggul.

“Kolaborasi antarwali kota se-Sumbagsel sangat penting untuk membangun ekonomi maju bersama,” tegas Maulana.

Kunjungan ini menjadi rangkaian penting Muskomwil II APEKSI yang tidak hanya membahas isu pemerintahan, tetapi juga memperkenalkan potensi lokal Kota Jambi dari sisi infrastruktur modern hingga kekayaan sejarah dan budaya.(*)




Peserta Muskomwil II Sumbagsel Tinjau IPAL Terpusat Sijenjang, Lanjut Eksplorasi Candi Muaro Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Kota Jambi hari ini diisi dengan kegiatan visitasi lapangan oleh para wali kota peserta.

Sebanyak 9 wali kota se-Sumbagsel mengikuti kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, salah satu infrastruktur strategis milik Pemerintah Kota Jambi.

Rombongan para kepala daerah disambut langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, yang menjelaskan peran IPAL Terpusat Sijenjang dalam peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“IPAL Sijenjang adalah bagian dari komitmen Kota Jambi menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata dia.

“Kami berharap kunjungan ini bisa menjadi ruang berbagi praktik baik antar daerah, sehingga pembangunan lingkungan hidup di wilayah Sumbagsel dapat terus ditingkatkan,” ujar Wali Kota Maulana.

Para peserta melakukan peninjauan fasilitas utama, mulai dari sistem pretreatment, kolam aerasi, hingga unit pengolahan akhir.

Mereka juga mendapatkan pemaparan teknis terkait kapasitas layanan serta rencana pengembangan jaringan perpipaan kota.

Usai dari IPAL Sijenjang, rombongan Muskomwil II Sumbagsel melanjutkan visitasi ke Kawasan Percandian Muaro Jambi, salah satu situs peninggalan sejarah terbesar di Asia Tenggara.

Di sana, para wali kota disuguhi informasi mengenai pengelolaan kawasan, pengembangan pariwisata, serta upaya pelestarian yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Muskomwil II yang tidak hanya membahas isu pemerintahan.

Tetapi juga memperkenalkan potensi lokal Kota Jambi baik dari segi infrastruktur modern maupun kekayaan sejarah dan budaya.(*)




Muskomwil II APEKSI Digelar di Kota Jambi, 8 Kepala Daerah Dipastikan Hadir, Berikut Jadwal Lengkap Kegiatannya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI yang digelar di Kota Jambi pada 26–28 November 2025.

Pada penyelenggaraan kali ini, Kota Jambi menjadi tuan rumah dengan tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota yang Maju dan Bahagia Masyarakatnya”.

Muskomwil II APEKSI akan dihadiri delapan kepala daerah dari Palembang, Bandar Lampung, Lubuk Linggau, Metro, Prabumulih, Sungai Penuh, serta Kota Jambi sendiri. Serangkaian agenda telah disiapkan untuk menyambut para peserta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan bahwa kedatangan para kepala daerah beserta pendamping dijadwalkan tiba pada Rabu siang di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi untuk proses registrasi.

Pada malam harinya, kegiatan akan dibuka dengan opening ceremony dan gala dinner yang menampilkan berbagai pertunjukan seni.

Menurutnya, Muskomwil II APEKSI secara resmi akan dibuka oleh Gubernur Jambi, Al Haris, pada hari kedua.

“Pada hari kedua, peserta akan melakukan kunjungan ke IPAL Terpusat Sijenjang dan tur ke Candi Muaro Jambi sebelum mengikuti pembukaan resmi,” ujarnya.

Agenda Muskomwil II juga mencakup pembahasan sejumlah isu strategis, antara lain penentuan tuan rumah Raker Komwil II 2026, penyusunan Rencana Kerja Komwil II 2025–2028, rekomendasi untuk Rakernas APEKSI di Medan, serta pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI.

Sebagai rangkaian penyemarak, Pemkot Jambi juga menggelar Festival Tugu Keris Siginjai sekaligus Peresmian Banjuran Budayo Kota Jambi atau yang kini dikenal sebagai Taman Remaja Kota Jambi.

Hari terakhir akan diisi dengan senam bersama dan penanaman pohon Banjuran Budayo di kawasan Taman Remaja.

Saleh Ridha menegaskan pentingnya peran masyarakat untuk ikut menyukseskan agenda nasional ini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi. Terlebih Wali Kota Jambi juga menjabat sebagai Ketua Komwil II APEKSI,” tutupnya.

Adapun dalam Muskomwil II tahun ini, akan turut dibahas isu-isu penting seperti efisiensi anggaran, serta kebijakan pusat termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

JADWAL LENGKAP MUSKOMWIL II APEKSI 2025

Hari Pertama – 26 November 2025

12.00–16.00 Kedatangan Peserta & Registrasi
18.30–19.00 Transit
19.30–22.00 Gala Dinner & Opening Ceremony

Hari Kedua – 27 November 2025

07.00–08.00 Kunjungan ke IPAL Terpusat Sijenjang
08.00–11.00 Tur ke Candi Muaro Jambi
11.00–14.00 ISHOMA
14.00–17.00 Pembukaan Muskomwil II APEKSI
– Penentuan Tuan Rumah Raker Komwil II 2026
– Rencana Kerja Komwil II 2025–2028
– Rekomendasi ke Rakernas Medan
– Pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI

13.30–16.30 Ladies Program
– Kunjungan ke Batik Berkah Jambi
– Kunjungan ke Pasar Sitimang

19.00 Festival Tugu Keris Siginjai & Peresmian Banjuran Budayo / Taman Remaja Kota Jambi

Hari Ketiga – 28 November 2025

07.00–08.00 Senam Bersama – Lapangan Kantor Wali Kota
08.00–09.00 Sarapan Bersama
09.00–10.00 Penanaman Pohon Banjuran Budayo.(*)