Gaji Terasa Kurang? Ini 10 Cara Menambah Penghasilan Tanpa Harus Resign

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak karyawan merasa penghasilan bulanan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Mulai dari biaya rumah tangga, cicilan, hingga target finansial seperti dana darurat dan investasi jangka panjang, semuanya membutuhkan strategi keuangan yang matang.

Namun, keluar dari pekerjaan utama bukan satu-satunya solusi untuk meningkatkan pemasukan.

Saat ini, ada banyak peluang income tambahan yang bisa dijalankan secara fleksibel tanpa mengganggu pekerjaan tetap.

Berikut 10 cara menambah penghasilan tanpa harus resign:

1. Jualan Online Tanpa Toko Fisik

Perkembangan e-commerce dan media sosial membuka peluang besar untuk berjualan secara online. Anda bisa menjual barang preloved, produk handmade, atau menjadi reseller dan dropshipper. Modalnya relatif kecil dan bisa dikerjakan dari rumah.

2. Menawarkan Jasa Freelance

Keahlian seperti menulis, desain grafis, editing video, penerjemahan, hingga manajemen media sosial sangat dibutuhkan. Banyak platform freelance yang mempertemukan klien dan pekerja lepas secara global.

3. Membuka Kursus atau Les Privat

Jika memiliki keahlian di bidang akademik, bahasa asing, musik, atau skill tertentu, membuka kelas privat bisa menjadi sumber pemasukan tambahan. Sistemnya fleksibel dan bisa dilakukan secara online.

4. Menjadi Content Creator

Platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram memberi peluang monetisasi melalui iklan, endorsement, hingga program afiliasi. Konsistensi dan niche yang jelas menjadi kunci keberhasilan.

5. Affiliate Marketing

Model bisnis ini memungkinkan Anda mendapatkan komisi dari setiap penjualan melalui link khusus. Cocok bagi yang aktif di media sosial atau memiliki blog dan komunitas online.

6. Investasi untuk Passive Income

Instrumen seperti saham, reksa dana, obligasi, atau deposito dapat memberikan penghasilan pasif dalam jangka panjang. Namun, penting untuk memahami risiko dan memiliki strategi investasi yang tepat.

7. Menyewakan Aset yang Dimiliki

Kamar kosong, kendaraan pribadi, atau peralatan tertentu bisa disewakan untuk menambah pemasukan. Model ini relatif minim usaha setelah sistem berjalan.

8. Dropshipping

Tanpa perlu menyimpan stok barang, Anda bisa menjual produk supplier dan fokus pada pemasaran. Sistem ini cocok untuk pemula dengan modal terbatas.

9. Microtask dan Survei Berbayar

Beberapa platform digital menawarkan bayaran untuk tugas sederhana seperti mengisi survei, uji coba aplikasi, atau review produk. Meski nominalnya kecil, tetap bisa menjadi tambahan.

10. Monetisasi Hobi

Hobi fotografi, memasak, menulis, hingga berkebun dapat dikembangkan menjadi bisnis kecil. Misalnya menjual foto di situs stok, membuka katering rumahan, atau menjual tanaman hias.

Kunci Sukses Menambah Penghasilan

Menambah income bukan tentang hasil instan. Dibutuhkan konsistensi, manajemen waktu yang baik, serta kemampuan mengatur energi agar pekerjaan utama tidak terganggu.

Jika dijalankan dengan strategi yang tepat, penghasilan tambahan bisa membantu mempercepat pencapaian tujuan finansial seperti membangun dana darurat, melunasi utang, membeli rumah, hingga mempersiapkan masa pensiun.

Di tengah biaya hidup yang terus meningkat, memiliki lebih dari satu sumber pemasukan kini bukan lagi pilihan, melainkan strategi finansial yang bijak.(*)




Apa Itu Investasi? Ini Bedanya Dengan Menabung Yang Harus Anda Tahu!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Investasi memiliki banyak peran dan dampak positif untuk masalah keuangan. Salah satunya yaitu, untuk mempersiapkan dan mencapai tujuan keuangan yang direncanakan seperti membeli rumah, dana pensiun dan masih banyak lagi. Selain itu, investasi juga bisa membantu keuangan kita untuk  sesuatu yang tidak direncanakan seperti inflasi.

Memahami investasi sangat penting, dikarenakan bisa membantu seseorang untuk mencapai stabilitas keuangan dan hidup makmur di masa depan. Namun sampai saat ini, masih banyak yang masih belum memahami apa itu investasi, untuk memahami apa itu investasi, simak ulasan ini sampai selesai.

Investasi merupakan kegiatan menanamkan modal pada suatu aset atau produk keuangan, dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan. Investasi juga dapat diartikan sebagai, kegiatan yang bersinggungan dengan akumulasi bentuk simpanan, dengan harapan adanya keuntungan di masa depan.

Banyak orang masih kewalahan memahami antara menabung dan berinvestasi. Dua-duanya sama-sama berfungsi sebagai menyimpan uang, akan tetapi cara kerja dan manfaatnya jauh berbeda.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Menabung merupakan menyimpan uang di tempat yang aman dan mudah diambil kapanpun dibutuhkan. Sedangkan investasi adalah menanamkan uang ke dalam aset atau instrumen keuangan agar nilainya bertumbuh sejalan waktu.

Contoh sederhananya sebagai berikut:

Yuko menabung di Bank ABC sebesar Rp1 juta, setahun kemudian jumlah tabungan Yuko tetap sama yaitu Rp1 juta. Sedangan Yuki menginvestasikan Rp1 juta dalam saham, setahun kemudian nilainya bisa naik menjadi Rp1,2 juta atau malah turun menjadi Rp900 ribu, tergantung pergerakan pasar.

Perbedaan menabung dan investasi lainnya jika dilihat dari beberapa aspek seperti tujuan, keuntungan, risiko, dan fleksibilitas yaitu sebagai berikut:

Menabung memiliki tujuan menyimpan uang untuk kebutuhan jangka pendek sedangkan investasi bertujuan mengembangkan uang untuk masa depan. Keuntungan dari berinvestasi yaitu potensi atau kemungkinan untung lebih besar sedangkan menabung memiliki keuntungan keamanan dan likuiditas tinggi.

Dari segi risiko, investasi bisa naik atau turun nilai aset yang kita miliki, tergantung keadaan pasar. Untuk menabung risikonya sangat rendah bahkan hampir tidak ada. Lalu tentang fleksibilitasnya, menabung bisa ditarik kapan saja sedangkan investasi masih banyak bentuk investasi yang butuh waktu lebih untuk dicairkan.

Setelah membaca dan memahami ulasan ini, semoga lebih bisa memahami dan dapat mempermudah kamu dalam menentukan pilihan antara berinvestasi atau menabung.