Argentina Susul Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Swiss Tumbang 3-1 di Extra Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina menjadi tim terakhir yang memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 pada laga perempat final yang berlangsung di Kansas City Stadium.

Pertandingan harus diselesaikan hingga babak tambahan waktu sebelum La Albiceleste mengunci kemenangan.

Alexis Mac Allister lebih dulu membawa Argentina unggul pada babak pertama. Swiss kemudian memaksa laga berlanjut ke extra time melalui gol Dan Ndoye.

Namun keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Argentina yang akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.

Hasil ini mempertemukan Argentina dengan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, setelah The Three Lions lebih dulu mengamankan tiket usai menyingkirkan Norwegia.

Argentina Awali Laga dengan Gol Cepat

Kedua tim langsung bermain terbuka sejak peluit pertama dibunyikan.

Argentina tampil agresif, sementara Swiss memilih tetap berani meladeni permainan cepat yang diperagakan skuad Lionel Scaloni.

Keunggulan Argentina datang saat pertandingan baru berjalan 10 menit.

Lionel Messi mengirim sepak pojok akurat yang disambut sundulan Alexis Mac Allister tanpa mampu dihalau Gregor Kobel.

Gol tersebut membuat La Albiceleste memimpin 1-0.

Swiss tidak kehilangan keberanian meski tertinggal.

Djibril Sow sempat mengancam melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Emiliano Martinez masih mampu mengamankan bola.

Setelah gol pembuka, pertandingan berubah menjadi lebih keras.

Kedua tim saling melancarkan tekel demi memutus aliran serangan lawan sehingga peluang bersih semakin jarang tercipta.

Hingga turun minum, Argentina tetap mempertahankan keunggulan tipis 1-0.

Swiss Bangkit, Embolo Diusir Wasit

Memasuki babak kedua, Swiss meningkatkan tekanan.

Dan Ndoye nyaris menyamakan kedudukan, tetapi tekel krusial Lisandro Martinez menggagalkan peluang emas tersebut.

Tak lama berselang, Breel Embolo juga hampir mencetak gol melalui sundulan, namun Emiliano Martinez kembali tampil sigap menjaga gawang Argentina.

Upaya Swiss akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67.

Dan Ndoye memanfaatkan kombinasi umpan dengan Ricardo Rodriguez sebelum melepaskan penyelesaian dari sudut sempit yang sukses menaklukkan Emiliano Martinez.

Skor berubah menjadi 1-1.

Momentum Swiss berubah drastis beberapa menit kemudian.

Breel Embolo menerima kartu kuning kedua setelah dinilai melakukan diving di dalam kotak penalti.

Kartu merah itu memaksa Swiss menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Lionel Scaloni mencoba memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan.

Messi bahkan memperoleh peluang emas pada masa injury time, tetapi tembakannya masih melebar tipis dari sasaran.

Skor imbang bertahan hingga 90 menit sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Alvarez dan Lautaro Kunci Kemenangan

Di babak extra time, Argentina terus mendominasi permainan.

Thiago Almada yang masuk sebagai pemain pengganti langsung memberi warna baru di lini depan dan sempat menggetarkan tiang gawang Swiss.

Ketika pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina akhirnya menemukan celah.

Pada menit ke-112, Julian Alvarez menyambar umpan Jose Manuel Lopez untuk membawa La Albiceleste kembali unggul 2-1.

Swiss yang mulai kehabisan tenaga kesulitan memberikan respons.

Menjelang pertandingan berakhir, Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina melalui gol ketiga yang sekaligus mengakhiri perlawanan tim asuhan Murat Yakin.

Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Argentina pun melangkah ke semifinal dan akan menghadapi Inggris dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Leandro Paredes, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Zakaria, Akanji, Elvedi, Ricardo Rodriguez; Granit Xhaka, Freuler; Djibril Sow, Fabian Rieder, Dan Ndoye; Breel Embolo.

Pelatih: Murat Yakin.(*)




Inggris Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Mimpi Buruk Norwegia

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati pertarungan sengit melawan Norwegia.

Dalam duel perempat final yang berlangsung hingga babak tambahan waktu, The Three Lions membalikkan keadaan dan menang 2-1 berkat dua gol Jude Bellingham.

Kemenangan ini mengantar skuad asuhan Thomas Tuchel menjadi tim ketiga yang mengamankan tiket semifinal.

Selanjutnya, Inggris tinggal menunggu pemenang laga Swiss kontra Argentina untuk memperebutkan satu tempat di partai puncak.

Norwegia Mengejutkan Inggris di Babak Pertama

Pertandingan di Miami Stadium langsung berlangsung dengan tempo yang hati-hati.

Inggris mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, tetapi rapatnya pertahanan Norwegia membuat Harry Kane dan kolega kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan pertama datang pada menit ke-23 ketika Nico O’Reilly mengirim umpan matang ke depan gawang.

Sayangnya, tak ada pemain Inggris yang berhasil menyambut bola tersebut.

Norwegia justru tampil lebih efektif. Erling Haaland sempat menguji Jordan Pickford melalui sundulan keras yang masih mampu diamankan sang penjaga gawang.

Tekanan Norwegia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Andreas Schjelderup melepaskan tembakan dari sisi kiri yang gagal diantisipasi Pickford.

Gol tersebut membawa Norwegia unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Beberapa peluang berikutnya juga lahir melalui Alexander Sorloth dan Martin Odegaard.

Beruntung bagi Inggris, Pickford tampil sigap menjaga peluang itu tidak berubah menjadi gol kedua.

Saat laga tampak akan ditutup dengan keunggulan Norwegia, Inggris berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum.

Anthony Gordon mengirim umpan tarik yang diselesaikan Jude Bellingham dengan kontrol tenang sebelum melepaskan tembakan mendatar ke dalam gawang.

Harry Kane sebenarnya sempat mencetak gol beberapa saat kemudian.

Namun wasit membatalkannya karena striker Bayern Munchen itu lebih dulu terjebak offside. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

VAR Gagalkan Gol Norwegia

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan dengan memasukkan Bukayo Saka dan Eberechi Eze demi meningkatkan kreativitas serangan.

Laga berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Norwegia sempat kembali unggul pada menit ke-54 melalui Heggem yang memanfaatkan bola muntah hasil sepak pojok.

Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena terjadi offside.

Tim Skandinavia tetap memberikan tekanan besar. Kristoffer Ajer nyaris membawa Norwegia memimpin setelah sundulannya menghantam mistar gawang.

Tak lama kemudian, Antonio Nusa juga memaksa Pickford melakukan penyelamatan penting.

Inggris lebih banyak bertahan menghadapi agresivitas lawan.

Hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Bellingham Pastikan Tiket Semifinal

Memasuki tambahan waktu, Inggris tampil dengan pendekatan berbeda.

Mereka langsung mengambil inisiatif menyerang dan hasilnya datang hanya tiga menit setelah extra time dimulai.

Morgan Rogers melepaskan tembakan jarak jauh yang masih mampu ditepis Orjan Nyland.

Namun bola liar langsung disambar Jude Bellingham menjadi gol keduanya pada pertandingan tersebut.

Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus membalikkan keadaan untuk Inggris.

Inggris sempat memperoleh hadiah penalti setelah Djed Spence terjatuh di kotak terlarang.

Akan tetapi, VAR kembali berperan dengan membatalkan keputusan tersebut karena dinilai terjadi aksi diving.

Pada sisa pertandingan, Norwegia berupaya keras mengejar ketertinggalan.

Serangan demi serangan dilancarkan, tetapi lini belakang Inggris mampu bertahan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-1 memastikan Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Performa impresif Jude Bellingham dengan dua gol menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.

Susunan Pemain

Norwegia (4-3-3): Nyland; Wolfe, Heggem, Ajer, Ryerson; Berg, Berge, Odegaard; Schjelderup, Haaland, Sorloth.

Pelatih: Stale Solbakken.

Inggris (4-2-3-1): Pickford; O’Reilly, Guehi, Stones, Konsa; Rice, Anderson; Gordon, Bellingham, Madueke; Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Haaland Kirim Peringatan! Usai Gusur Brasil, Kini Bidik Sepatu Emas Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Erling Haaland mengirim sinyal serius kepada para pesaingnya dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Setelah membawa Norwegia menyingkirkan Brasil, bomber Manchester City itu menegaskan belum puas dan siap terus memburu gol di sisa turnamen.

Dua gol yang dicetak Haaland saat Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar membuat koleksi golnya bertambah menjadi tujuh.

Torehan tersebut menyamai catatan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.

Meski kini bersaing di posisi teratas, Haaland menegaskan target utamanya belum selesai.

“Saya hidup untuk mencetak gol,” ujar Haaland seusai pertandingan.

Striker berusia 25 tahun itu mengaku tidak memiliki rahasia khusus di balik ketajamannya sepanjang turnamen.

Menurutnya, semua terjadi berkat naluri sebagai seorang penyerang yang selalu siap memanfaatkan setiap peluang.

“Jujur, saya tidak terlalu tahu apa yang sudah saya lakukan, karena saya hanya melakukan apa yang biasa saya lakukan,” kata Haaland.

“Kuncinya adalah tetap fokus. Ketika peluang itu datang, saya tahu apa yang harus saya perbuat,” lanjutnya.

Meski telah sejajar dengan Messi dan Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak, Haaland menegaskan dirinya belum merasa puas.

Ia ingin terus meningkatkan performa dan membantu Norwegia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

“Setiap saat selalu ada puncak baru untuk dikejar. Saya ingin terus fokus dan memberikan yang terbaik,” tegas penyerang Manchester City tersebut.

Performa Haaland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Norwegia menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di babak 16 besar.

Selain tampil tajam di depan gawang, ia juga menjadi motor serangan yang terus merepotkan lini pertahanan Selecao.

Kini fokus Norwegia beralih ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi Inggris yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat bagi Haaland dan kolega.

Selain memperebutkan tiket semifinal, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya sekaligus memperbesar peluang merebut gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)




Jude Bellingham Menggila! Inggris Singkirkan Meksiko Meski Bermain dengan 10 Orang

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga sengit babak 16 besar di Stadion Azteca.

Jude Bellingham menjadi aktor utama kemenangan The Three Lions lewat dua gol yang dicetak pada babak pertama.

Satu gol lainnya disumbangkan Harry Kane melalui titik penalti.

Sementara Meksiko hanya mampu membalas lewat Julian Quinones dan penalti Raul Jimenez.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris menghadapi Norwegia di babak perempat final. Norwegia sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Brasil.

Sejak awal pertandingan, hujan deras yang mengguyur Stadion Azteca membuat kedua tim kesulitan memainkan permainan terbaiknya.

Meksiko tampil lebih cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan sempat mengancam melalui sundulan Raul Jimenez pada menit ke-15, tetapi masih mampu diamankan Jordan Pickford.

Inggris perlahan mulai menemukan ritme permainan. Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Berawal dari umpan silang Bukayo Saka, Jude Bellingham menyambut bola dengan sundulan terbang yang gagal dihentikan kiper Raul Rangel. Inggris memimpin 1-0.

Keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit sebelum Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Kali ini gelandang Real Madrid itu menuntaskan kerja sama apik dengan Harry Kane melalui skema serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Meksiko tidak tinggal diam. Menjelang turun minum, Julian Quinones memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Jesus Gallardo untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin berlangsung terbuka.

Situasi berubah drastis ketika Inggris harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-55 setelah Jarrel Quansah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo.

Keputusan tersebut diperkuat melalui tinjauan VAR.

Meski kalah jumlah pemain, Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan tiga menit kemudian.

Anthony Gordon dijatuhkan Raul Rangel di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.

Harry Kane yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Inggris unggul 3-1.

Meksiko kembali mendapatkan harapan setelah wasit memberikan penalti usai Harry Kane melanggar Brian Gutierrez di area terlarang.

Raul Jimenez tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan memperkecil skor menjadi 3-2.

Unggul jumlah pemain membuat Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris sepanjang sisa pertandingan.

Namun, pasukan Thomas Tuchel tampil disiplin menjaga lini belakang hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 3-2 memastikan Inggris melangkah ke babak delapan besar dan menjaga asa meraih gelar juara Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Raul Rangel; Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vasquez, Jesus Gallardo; Erik Lira, Luis Romo, Gilberto Mora; Roberto Alvarado, Raul Jimenez, Julian Quinones.
Pelatih: Javier Aguirre.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Myles Lewis-Skelly O’Reilly, Marc Guehi, Ezri Konsa, Jarrel Quansah; Declan Rice, Elliot Anderson; Anthony Gordon, Jude Bellingham, Bukayo Saka; Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




RD Kongo hingga Tanjung Verde Ukir Sejarah, Ini Daftar Tim Lolos 32 Besar

SEPUCUKJAMBI.ID – Babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 semakin mendekati akhir dan peta persaingan menuju fase gugur mulai terbentuk.

Hingga Minggu 28 Juni 2026, sebanyak 32 negara dipastikan lolos ke babak 32 besar, termasuk beberapa kejutan besar dari wakil Afrika seperti RD Kongo, Tanjung Verde, Senegal, Mesir, Pantai Gading, dan Afrika Selatan.

Format baru turnamen yang meloloskan 32 tim terdiri dari juara grup, runner-up, dan delapan peringkat ketiga terbaik membuat persaingan tetap terbuka hingga laga terakhir.

RD Kongo dan Tanjung Verde Ukir Sejarah

Salah satu sorotan terbesar datang dari Afrika.

RD Kongo berhasil lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya setelah menang 3-1 atas Uzbekistan dan finis sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Sementara itu, Tanjung Verde juga mencatat sejarah debut luar biasa dengan lolos dari Grup H tanpa kekalahan.

Raksasa Dunia Lolos Mulus

Sejumlah tim unggulan juga memastikan tiket lebih cepat, di antaranya:

  • Brasil
  • Argentina
  • Prancis
  • Inggris
  • Jerman
  • Spanyol
  • Belanda
  • Belgia

Sebagian besar dari mereka bahkan lolos sebagai juara grup dengan performa dominan.

Rekap Singkat Hasil Grup

Grup A

  • Meksiko juara grup (sempurna)
  • Afrika Selatan runner-up
  • Korea Selatan tersingkir

Grup B

  • Swiss juara grup
  • Kanada runner-up
  • Bosnia & Herzegovina lolos via peringkat tiga terbaik

Grup C

  • Brasil & Maroko lolos
  • Skotlandia peringkat ketiga

Grup D

  • Amerika Serikat juara grup
  • Australia runner-up

Grup E

  • Jerman juara grup
  • Pantai Gading & Ekuador lolos

Grup F

  • Belanda juara grup
  • Jepang & Swedia lolos

Grup G

  • Belgia juara grup
  • Mesir runner-up

Grup H

  • Spanyol juara grup
  • Tanjung Verde runner-up (sejarah debut)

Grup I

  • Prancis juara grup
  • Norwegia & Senegal lolos

Grup J

  • Argentina sempurna (9 poin)
  • Austria & Aljazair lolos

Grup K

  • Kolombia juara grup
  • Portugal runner-up
  • RD Kongo lolos via peringkat tiga terbaik

Grup L

  • Inggris juara grup
  • Kroasia runner-up
  • Ghana lolos via peringkat tiga terbaik

Daftar Lengkap 32 Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

  • Meksiko
  • Afrika Selatan
  • Swiss
  • Kanada
  • Brasil
  • Maroko
  • Amerika Serikat
  • Australia
  • Jerman
  • Pantai Gading
  • Belanda
  • Jepang
  • Swedia
  • Belgia
  • Mesir
  • Spanyol
  • Tanjung Verde
  • Prancis
  • Norwegia
  • Senegal
  • Argentina
  • Austria
  • Aljazair
  • Kolombia
  • Portugal
  • Inggris
  • Kroasia
  • RD Kongo
  • Bosnia & Herzegovina
  • Ekuador
  • Ghana
  • Paraguay.(*)



Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dini Hari Nanti Belanda vs Swedia, Besok Jepang vs Tunisia

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 terus memanas seiring berjalannya pertandingan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sejumlah hasil mengejutkan mulai tercipta, sementara beberapa laga besar masih akan menentukan nasib tim di klasemen.

Salah satu laga yang paling disorot pada matchday 2 adalah duel Spanyol vs Arab Saudi di Grup H yang akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Minggu 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Spanyol datang dengan tekanan besar setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde di laga pembuka.

Performa lini serang La Roja menjadi sorotan karena gagal memaksimalkan dominasi penguasaan bola dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat uji coba sebelum turnamen.

Di sisi lain, Arab Saudi tampil lebih percaya diri usai menahan Uruguay 1-1. Hasil tersebut membuat The Green Falcons dipandang sebagai tim yang berpotensi memberi kejutan di grup ini.

HASIL SEMENTARA PIALA DUNIA 2026

Sejumlah pertandingan fase grup telah selesai dimainkan di berbagai grup, dengan beberapa tim unggulan mulai menunjukkan dominasi seperti Brasil, Jerman, dan Inggris.

Brasil sendiri tampil meyakinkan di Grup C setelah menang 3-0 atas Haiti, sementara Maroko dan Skotlandia juga bersaing ketat di papan atas grup yang sama.

HASIL & JADWAL PERTANDINGAN GRUP:

GRUP A

Hasil:

  • Meksiko 1-0 Afrika Selatan
  • Korea Selatan 1-2 Republik Ceko
  • Republik Ceko 1-1 Afrika Selatan
  • Meksiko 1-0 Korea Selatan

Jadwal Selanjutnya:

  • Republik Ceko vs Meksiko — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Afrika Selatan vs Korea Selatan — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB

GRUP B

Hasil:

  • Kanada 1-1 Bosnia & Herzegovina
  • Qatar 1-1 Swiss
  • Swiss 4-1 Bosnia & Herzegovina
  • Kanada 6-0 Qatar

Jadwal Selanjutnya:

  • Swiss vs Kanada — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Bosnia & Herzegovina vs Qatar — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP C

Hasil:

  • Brasil 1-1 Maroko
  • Haiti 0-1 Skotlandia
  • Skotlandia 0-1 Maroko
  • Brasil 3-0 Haiti

Jadwal Selanjutnya:

  • Skotlandia vs Brasil — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Maroko vs Haiti — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB

GRUP D

Hasil:

  • Amerika Serikat 4-1 Paraguay
  • Australia 2-0 Turki
  • Amerika Serikat 2-0 Australia
  • Turki 0-1 Paraguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Turki vs Amerika Serikat — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Paraguay vs Australia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP E

Hasil:

  • Jerman 7-1 Curaçao
  • Pantai Gading 1-0 Ekuador

Jadwal Selanjutnya:

  • Jerman vs Pantai Gading — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Curaçao — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Curaçao vs Pantai Gading — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Jerman — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB

GRUP F

Hasil:

  • Belanda 2-2 Jepang
  • Swedia 5-1 Tunisia

Jadwal Selanjutnya:

  • Belanda vs Swedia — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Tunisia vs Jepang — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 11.00 WIB
  • Jepang vs Swedia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Tunisia vs Belanda — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB

GRUP G

Hasil:

  • Belgia 1-1 Mesir
  • Iran 2-2 Selandia Baru

Jadwal Selanjutnya:

  • Belgia vs Iran — Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Selandia Baru vs Mesir — Senin, 22 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Mesir vs Iran — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Selandia Baru vs Belgia — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB

GRUP H

Hasil:

  • Spanyol 0-0 Tanjung Verde
  • Arab Saudi 1-1 Uruguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Spanyol vs Arab Saudi — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB
  • Uruguay vs Tanjung Verde — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Tanjung Verde vs Arab Saudi — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Uruguay vs Spanyol — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB

GRUP I

Hasil:

  • Prancis 3-1 Senegal
  • Irak 1-4 Norwegia

Jadwal Selanjutnya:

  • Prancis vs Irak — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Norwegia vs Senegal — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Norwegia vs Prancis — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Senegal vs Irak — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP J

Hasil:

  • Argentina 3-0 Aljazair
  • Austria 3-1 Yordania

Jadwal Selanjutnya:

  • Argentina vs Austria — Senin, 22 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Yordania vs Aljazair — Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Aljazair vs Austria — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Yordania vs Argentina — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP K

Hasil:

  • Portugal 1-1 Kongo
  • Uzbekistan 1-3 Kolombia

Jadwal Selanjutnya:

  • Portugal vs Uzbekistan — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB
  • Kolombia vs Kongo — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Kolombia vs Portugal — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB
  • Kongo vs Uzbekistan — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB

GRUP L

Hasil:

  • Inggris 4-2 Kroasia
  • Ghana 1-0 Panama

Jadwal Selanjutnya:

  • Inggris vs Ghana — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Panama vs Kroasia — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Kroasia vs Ghana — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Panama vs Inggris — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB

JADWAL FASE GUGUR

  • 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026.(*)



Pesta Gol di Arlington! Inggris Tundukkan Kroasia 4-2 dan Puncaki Grup L

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Grup L di AT&T Stadium, Arlington, Kamis 18 Juni 2026 dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan sarat drama, The Three Lions menunjukkan ketajaman lini depan sekaligus karakter kuat untuk bangkit setiap kali mendapat tekanan.

Harry Kane menjadi motor kemenangan Inggris lewat dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbang gol penting.

Hasil ini mengantar skuad asuhan Thomas Tuchel meraih tiga poin pertama sekaligus memimpin klasemen sementara Grup L.

Inggris sebenarnya sempat dibuat bekerja keras oleh perlawanan Kroasia yang dua kali berhasil menyamakan kedudukan.

Namun kualitas individu dan kedalaman skuad menjadi pembeda pada paruh kedua pertandingan.

The Three Lions membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui eksekusi penalti Harry Kane.

Tendangan pertama sang kapten sempat digagalkan Dominik Livakovic, tetapi wasit memerintahkan penalti diulang karena kiper Kroasia dianggap bergerak lebih cepat dari garis gawang.

Pada kesempatan kedua, Kane sukses menjalankan tugasnya.

Meski tertinggal, Kroasia tidak kehilangan kepercayaan diri. Tim yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman itu mampu menyamakan skor pada menit ke-36 melalui Martin Baturina.

Gol tersebut berawal dari kesalahan Inggris saat kehilangan bola di area tengah lapangan.

Saat laga tampak akan berakhir imbang hingga jeda, Kane kembali menunjukkan insting predatornya.

Penyerang Bayern Munchen itu menyambut sepak pojok Declan Rice dengan sundulan tajam yang membawa Inggris unggul 2-1 pada menit ke-42.

Namun keunggulan tersebut kembali sirna di masa injury time babak pertama. Petar Musa memanfaatkan umpan sundulan Ivan Perisic untuk mencetak gol penyeimbang dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Babak pertama yang berlangsung sengit menjadi bukti bahwa Kroasia belum kehilangan daya saing meski menghadapi salah satu favorit juara.

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel tampaknya berhasil memberikan instruksi yang tepat kepada para pemainnya.

Baru dua menit setelah kick-off, Jude Bellingham membawa Inggris kembali unggul.

Gelandang Real Madrid itu melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan akurat yang gagal dihentikan Livakovic.

Gol cepat tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat Inggris tampil semakin percaya diri.

Setelah memimpin 3-2, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Kroasia lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mencuri peluang.

Livakovic menjadi salah satu alasan Kroasia tetap bertahan dalam pertandingan. Kiper berusia 31 tahun itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting dari peluang Bellingham, Declan Rice, hingga O’Reilly.

Pelatih Kroasia mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Luka Modric pada menit ke-60. Namun perubahan itu belum cukup untuk meredam dominasi Inggris.

Gol penutup akhirnya hadir lima menit sebelum waktu normal berakhir. Kombinasi apik Bukayo Saka dan Djed Spence menghasilkan peluang matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Marcus Rashford.

Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris sekaligus menutup laga dengan skor 4-2.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Inggris dalam persaingan menuju fase gugur.

Selain meraih tiga poin, performa ofensif yang diperlihatkan Kane, Bellingham, dan Rashford menunjukkan bahwa The Three Lions memiliki amunisi lengkap untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Di sisi lain, Kroasia harus segera berbenah jika tidak ingin kehilangan peluang lolos dari fase grup.

Meski mampu dua kali menyamakan kedudukan, rapuhnya pertahanan saat menghadapi tekanan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pada laga berikutnya, Inggris akan menghadapi Ghana dalam pertandingan yang berpotensi mengamankan tiket ke babak selanjutnya.

Sementara Kroasia wajib meraih hasil positif saat menghadapi Panama untuk menjaga asa tetap hidup di Piala Dunia 2026.(*)