Jembatan SK 6 Lambur Terancam Ambruk, Warga Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi jembatan penghubung menuju jalan utama di RT SK 6, Blok D, Desa Lambur Dua, Kecamatan Muarasabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengalami kerusakan yang cukup serius dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Camat Muarasabak Timur, Anjas Asmara, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat pada Kamis (23/4/2026) terkait kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak desa bersama Dinas Perhubungan serta Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan survei dan pengecekan kondisi jembatan.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan bahwa posisi jembatan sudah mengalami penurunan dan sedikit miring.

Kondisi tersebut disebabkan oleh tiang penyangga yang sudah mengalami keropos dan patah.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah kecamatan bersama instansi terkait memutuskan untuk membatasi sementara akses penggunaan jembatan.

Kendaraan roda empat dilarang melintas, sementara kendaraan roda dua hanya diperbolehkan dengan muatan terbatas, termasuk pejalan kaki.

Pihak kecamatan juga menyampaikan bahwa masih terdapat jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat untuk sementara waktu.

Informasi terkait penutupan dan pengalihan jalur akan disosialisasikan melalui pemerintah desa dan dusun setempat.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur juga siap menurunkan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas apabila dibutuhkan oleh pemerintah desa.

Kepala Dinas Perhubungan Tanjab Timur, Taufik Hidayat, menyebut pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan daerah, termasuk Bupati Tanjung Jabung Timur.

Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses penghubung lokal menuju jalan utama, bukan jalur lintas utama.

Namun demikian, kondisinya tetap perlu segera ditangani karena berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat sekitar.

Sementara itu, Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur akan mengambil langkah lanjutan terkait penanganan dan perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan tersebut.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas dan mengikuti arahan pengalihan jalur demi keselamatan bersama.(*)




Stadion Persijam Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kota Jambi Minta Renovasi Total

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – DPRD Kota Jambi melalui Komisi IV bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jambi (Dispora) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Jambi (PUTR) melakukan peninjauan langsung ke Stadion Persijam pada Senin (20/4/2026).

Dari hasil inspeksi tersebut, ditemukan sejumlah persoalan yang cukup krusial. Mulai dari kondisi lapangan yang belum layak, kualitas rumput yang tidak merata, hingga fasilitas pendukung yang membutuhkan perhatian serius.

Kepala Dispora Kota Jambi, Erwandi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Komisi IV dan PUTR telah menyepakati perlunya pembenahan menyeluruh terhadap stadion tersebut.

Menurutnya, perbaikan kemungkinan akan diusulkan dalam anggaran tahun 2027.

Ia menjelaskan bahwa meskipun stadion masih digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga seperti kompetisi lokal, kondisi lapangan dinilai belum optimal, terutama pada bagian rumput yang menjadi elemen utama pertandingan.

Tidak hanya itu, pembenahan juga akan mencakup infrastruktur pendukung seperti akses jalan di bagian depan stadion yang saat ini dinilai rusak dan membutuhkan pengaspalan ulang.

Sementara itu, perwakilan PUTR Kota Jambi, Amriyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap berbagai kebutuhan perbaikan di kawasan stadion.

Ia menyebutkan bahwa sejumlah aspek yang menjadi prioritas meliputi lapangan utama, bangunan sekitar stadion, serta fasilitas lainnya.

Salah satu persoalan utama yang ditemukan adalah genangan air akibat belum tersedianya sistem drainase yang memadai.

Selain itu, kondisi jalan berlubang di sekitar stadion juga menjadi perhatian, termasuk rencana pelebaran jalan, pengecatan area, serta pembangunan kanopi untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Namun demikian, pelaksanaan perbaikan masih menunggu kepastian anggaran yang saat ini tengah dalam tahap perhitungan sebelum diajukan kepada Wali Kota Jambi.

Di sisi lain, anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Saiful, menilai kondisi Stadion Persijam saat ini cukup memprihatinkan.

Ia menyoroti banyaknya genangan air baik di dalam maupun di luar area stadion yang mengganggu aktivitas.

Ia juga menekankan pentingnya perawatan rutin, termasuk pembersihan area pagar yang saat ini ditumbuhi rumput liar.

Saiful meminta pihak terkait, termasuk KONI dan Dispora, untuk lebih serius dalam menjaga fasilitas olahraga tersebut.

Ia juga mendesak PUTR segera mengatasi persoalan drainase dan memperbaiki akses jalan yang rusak.

Selain itu, ia mendorong adanya peningkatan kualitas rumput lapangan serta perbaikan tribun stadion agar masyarakat dapat menikmati fasilitas olahraga yang lebih layak.

Menurutnya, kondisi stadion yang masih digunakan untuk pertandingan namun tampak tidak terawat menjadi perhatian serius, bahkan menimbulkan rasa tidak nyaman sebagai wakil rakyat.(*)




Dari TBC Hingga Pendidikan, Gubernur Al Haris Jelaskan Hasil Pembangunan Provinsi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., menyampaikan jawaban resmi Pemerintah Provinsi Jambi atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD, Rabu (08/04/2026).

Gubernur menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan sepanjang tahun 2025 merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kinerja pemerintahan di tahun mendatang.

Sektor Kesehatan

  • Angka keberhasilan pengobatan TBC mencapai 87% dari target 90%, menempatkan Jambi di peringkat 9 nasional.
  • 8 dari 11 kabupaten/kota telah dinyatakan bebas malaria (72,72%), sementara Batang Hari, Sarolangun, dan Merangin masih percepatan eliminasi.
  • Prevalensi KEK pada ibu hamil menurun dari 10,3% menjadi 9,6%, melampaui target nasional 9,7%.
  • Angka stunting meningkat menjadi 17,1%, meski masih di bawah rata-rata nasional 19,8%.
  • RSUD Raden Mattaher: Ketersediaan tempat tidur sudah normal, kewajiban keuangan Rp.122,38 miliar diselesaikan melalui cicilan Rp.5 miliar per bulan.

Sektor Pendidikan

  • Realisasi anggaran pendidikan 2025: 95,47% keuangan, 99,79% fisik. Mandatory spending 33% melebihi ketentuan minimal.
  • Tingkat penyerapan lulusan SMK meningkat menjadi 86,86%.
  • Sebanyak 446 mahasiswa dan dosen menerima beasiswa, 4.800 siswa SMA/SMK/SLB memperoleh bantuan pendidikan.
  • 40.762 anak ATS menjadi fokus intervensi afirmasi 2026.
  • Pendidikan inklusif: 71 sekolah melayani 105 siswa inklusi.
  • Akses internet 100% di SMA/SMK Provinsi Jambi.

Infrastruktur dan Ekonomi

  • Jambi diarahkan sebagai “Penyangga Bioindustri dan Ketahanan Energi di Sumatra” (RPJPN & RPJPD 2025–2045).
  • Jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo, ditangani bertahap sejak Februari 2026 melalui skema Inpres Jalan Daerah.
  • Pertambangan: dari 86 perusahaan berizin, 31 aktif produksi. DBH Minerba 100% sesuai target APBD 2025 (Rp.6,11 miliar iuran tetap, Rp.105,96 miliar iuran produksi).

Fiskal dan Tata Kelola

  • Kontribusi PAD terhadap APBD 2025: 43,03%, ditargetkan meningkat menjadi 51,76% pada 2026.
  • Belanja daerah tercapai 92,90% dengan rata-rata IKU 101,14%.
  • Optimalisasi PAD melalui digitalisasi pajak, penguatan SDM, dan pemanfaatan aset daerah (SIMBADA).
  • Predikat Reformasi Birokrasi meningkat dari B (2023) menjadi BB (2024).
  • Penerapan OSS RBA mencegah tumpang tindih regulasi, sementara tambang ilegal tetap di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Gubernur Al Haris mengapresiasi masukan konstruktif dari seluruh fraksi DPRD dan menegaskan bahwa catatan tersebut akan menjadi evaluasi kebijakan.

Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen menghadirkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan pembangunan yang berpihak pada masyarakat, demi Jambi berdaya saing, berkelanjutan, dan sejahtera.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Tinjau Rumah Warga Amblas di Sungai Putri, Ini Langkah yang Diambil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Farid Alfarely, meninjau kondisi rumah warga yang mengalami amblas di RT 20, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, pada Senin (5/4/2026).

Ini merupakan kunjungan kedua setelah insiden sebelumnya. Kemas Farid bersama OPD terkait meninjau potensi rumah lain yang berisiko amblas.

“Minggu lalu kami sudah melihat kondisi rumah yang amblas, hari ini kami datang lagi untuk mencari solusi bersama dinas terkait,” ujar Kemas Farid.

Ia menekankan bahwa kontur tanah di Sungai Putri cukup curam dan berbukit, sementara drainase yang kurang memadai meningkatkan risiko kejadian serupa.

Tidak hanya rumah, beberapa jalan di kawasan tersebut juga memerlukan perhatian.

Kemas Farid mengatakan telah meminta Dinas PU Kota Jambi melakukan kajian teknis dan menyusun rancangan penanganan darurat.

Termasuk langkah untuk menahan dinding dan pondasi agar mengurangi risiko longsor.

“Kami akan menghitung bersama Dinas PU untuk merancang penanganan darurat. Minimal untuk menahan dinding dan pondasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD menyatakan akan berkoordinasi dengan Wali Kota Jambi untuk menemukan solusi jangka panjang.

“Jangan sampai kejadian ini terulang dua kali,” tegasnya.(*)




Maulana dan Diza Turun Langsung, Soroti Sampah dan Infrastruktur Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana bersama Diza Hazra Aljosha turun langsung meninjau kondisi pintu air di kawasan perbatasan Kelurahan Telanai dan Legok, Kamis sore (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Jambi terhadap laporan masyarakat di kawasan Danau Sipin.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan turut didampingi jajaran pemerintah daerah, camat, lurah, hingga warga setempat.

Fokus utama peninjauan adalah kondisi pintu air serta rencana pengembangan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pengelolaan kawasan Danau Sipin membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Hal ini karena kewenangan pengelolaan kawasan tersebut melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga masyarakat.

“Pengelolaan tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus bersinergi agar kawasan ini bisa berkembang dan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan kebersihan yang masih menjadi tantangan utama.

Meski Pemerintah Kota Jambi telah memiliki aturan tegas terkait larangan membuang sampah ke sungai dan danau dengan denda hingga Rp5 juta, pelanggaran masih sering ditemukan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan.

Selain kebersihan, aspek keamanan juga menjadi perhatian penting. Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia mendorong pemasangan CCTV di tingkat RT sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas.

“Keamanan menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan. Tanpa rasa aman, orang enggan berkunjung,” tegasnya.

Dalam jangka panjang, Pemkot Jambi juga telah mengusulkan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana jalan layang yang menghubungkan kawasan Sungai Batanghari dengan Danau Sipin.

Proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mengurangi kemacetan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Maulana juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Pelatihan akan diberikan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan hingga komunikasi dengan wisatawan.

Terkait kondisi pintu air, ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat fasilitas penyaring sampah yang kini rusak akibat usia dan korosi. Pemerintah berencana membangun kembali fasilitas tersebut.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa solusi utama tetap terletak pada perubahan perilaku masyarakat.

“Percuma infrastruktur dibangun jika kesadaran tidak ada. Jangan buang sampah sembarangan karena dampaknya bisa luas, termasuk banjir,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Danau Sipin sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan.

Dukungan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan wisata yang bersih, aman, dan berdaya saing.(*)




Ujung Jabung Siap Jadi Kawasan Investasi, Pemerintah Jambi Fasilitasi Investor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi membuka peluang investasi bagi pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan kawasan Ujung Jabung.

Kesempatan ini muncul setelah sebuah perusahaan internasional menunjukkan minat untuk ikut serta dalam pembangunan kawasan strategis di pesisir timur Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris menyatakan bahwa rencana investasi ini menjadi langkah positif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat pembangunan lokal.

Pemerintah daerah menilai potensi besar wilayah Ujung Jabung perlu dimanfaatkan secara optimal agar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

“Silakan mereka paparkan rencana seperti apa,” ujar Gubernur Al Haris terkait keinginan perusahaan untuk menjelaskan konsep pembangunan yang akan dilakukan.

Perusahaan yang tertarik berinvestasi merupakan gabungan investor dari Amerika Serikat dan Dubai yang tergabung dalam Syarikat Indonesia.

Pemerintah Provinsi Jambi memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi pihak perusahaan untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan menilai potensi kawasan Ujung Jabung.

“Silakan mereka ke lapangan, cek seperti apa, prospeknya bagaimana, ya kita dukung penuh,” tambahnya.

Gubernur Al Haris menegaskan, pemerintah daerah sangat terbuka terhadap investasi yang dapat mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sepanjang itu untuk kemajuan kami, ya saya akan dukung penuh itu,” tutupnya.

Investasi ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan infrastruktur, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, khususnya di kawasan pesisir timur yang selama ini memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal.(*)




Wali Kota Jambi Tinjau Drainase di Cempaka Putih, Antisipasi Banjir Saat Curah Hujan Meningkat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Kota Jambi, Maulana, meninjau sejumlah saluran drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, belum lama ini.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang terjadi di Kota Jambi.

Kunjungan itu juga dimanfaatkan pemerintah kota untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur lingkungan di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga RT 21 melalui ketua RT setempat menyampaikan sejumlah keluhan kepada wali kota terkait kondisi drainase yang mengalami kerusakan dan penyumbatan di beberapa titik.

Setelah melakukan pengecekan di lapangan, Maulana menemukan adanya sedimentasi yang menutupi aliran air pada saluran drainase tersebut.

“Setelah kita cek, ada sedimen yang menutupi saluran dan langsung kita kerjakan hari ini. Namun ada juga drainase yang tertutup total sehingga membutuhkan bantuan alat berat. Nanti akan kita hitung kebutuhan pengerjaannya,” ujar Maulana.

Ia menegaskan penanganan drainase tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Selain memeriksa kondisi drainase, Maulana juga menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lokasinya tidak jauh dari saluran tersebut.

Menurutnya, persoalan sampah di kawasan itu akan ditangani melalui Program Kampung Bahagia yang direncanakan mulai berjalan tahun ini.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua RT. Program Kampung Bahagia akan berjalan tahun ini. Silakan membeli bentor untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga sehingga TPS ini bisa kita tutup secara permanen,” katanya.

Maulana menambahkan, Pemerintah Kota Jambi juga berencana menambah armada pengangkut sampah untuk meningkatkan pelayanan kebersihan di kota tersebut.

“Insya Allah pada April nanti kita tambah sekitar 20 unit armada pengangkut sampah. Kemudian sekitar Mei atau Juni akan diresmikan pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo. Kebersihan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas agar lingkungan semakin nyaman,” pungkasnya.(*)




Masjid Tertua Bungo Jadi Lokasi Safari Ramadhan, Gubernur Jambi Respon Aspirasi Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH.

Masjid Al Falah, berdiri sejak 1830 M, dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi momentum istimewa bagi warga, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengenang jasa almarhum H. Hanafi, inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris.

Salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter melintasi Sungai Batang Tebo.

Gubernur memperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar dan meminta Dinas PU Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo.

Selain itu, kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer menjadi perhatian.

Gubernur menekankan perlunya peninjauan lapangan dan perhitungan anggaran segera agar pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi memberikan Rp10 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan bagi 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Melalui program ASN Peduli Stunting, sebanyak 20 paket bantuan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, berisi beras 5 kg, telur satu karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit untuk mendukung gizi masyarakat.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan progres pembangunan di wilayahnya, termasuk jalan Batang Uleh sepanjang 32 km, pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu, dan perbaikan ruas jalan Muaro Bungo–Peninjau serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan pembangunan turap penahan tebing juga diajukan ke BNPB untuk antisipasi bencana.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jambi dan rombongan, sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, irigasi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani.

Safari Ramadhan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Gubernur dan rombongan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan berkeadilan.(*)




Tol Betung–Tempino–Jambi Ramai Saat Imlek, Hutama Karya Pastikan Lalu Lintas Lancar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lonjakan kendaraan terjadi di ruas Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi selama periode long weekend perayaan Imlek 2026.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan trafik signifikan pada 14 Februari 2026, khususnya di koridor yang menghubungkan Sumatera Selatan dan Jambi.

Pada ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino), tercatat sebanyak 9.181 kendaraan melintas dalam satu hari. Angka ini meningkat 45,25 persen dibandingkan trafik normal harian.

PT Hutama Karya menyatakan pemantauan dilakukan secara intensif guna memastikan arus kendaraan tetap aman dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Secara keseluruhan, trafik di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi mencapai 148.048 kendaraan, atau naik 41,21 persen dibandingkan hari biasa.

Namun, Tol Jambi menjadi salah satu ruas dengan kenaikan paling signifikan di wilayah Sumbagsel.

Peningkatan volume kendaraan ini didominasi oleh perjalanan antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan Jambi

Keberadaan tol ini semakin mempercepat konektivitas distribusi barang dan mobilitas masyarakat selama momen libur nasional.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi batas kecepatan, serta memanfaatkan rest area jika mengalami kelelahan.

Perusahaan juga memastikan kesiapan petugas operasional, layanan derek, ambulans, hingga fasilitas pendukung lainnya guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode lonjakan trafik.

Dengan meningkatnya mobilitas di Tol Jambi, masyarakat diharapkan tetap mengutamakan keselamatan agar perjalanan selama long weekend Imlek berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.(*)




Infrastruktur Jalan di Jambi Masih Memprihatinkan, Komisi III Minta Dukungan APBN 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi III DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Komisi V DPR RI pada Senin (10/2) terkait kondisi jalan nasional dan provinsi di Jambi yang masih menghadapi tantangan kerusakan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Jambi, Ansori Hasan, menyampaikan bahwa jalur lintas timur menjadi perhatian utama karena kondisinya cukup memprihatinkan.

Menurutnya, perbaikan jalan membutuhkan anggaran yang besar, sementara kemampuan anggaran daerah masih terbatas.

“Kita menyampaikan kondisi jalan nasional dan provinsi di Jambi yang masih menunjukkan tantangan kerusakan, terutama pada jalur lintas timur. Kondisi kerusakan cukup memprihatinkan, sedangkan anggaran yang tersedia terbatas,” ujarnya.

Usulan Peningkatan Status Jalan

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III juga menanyakan alokasi anggaran dari APBN Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan maupun perbaikan jalan di Jambi.

Selain itu, mereka mengusulkan agar beberapa ruas jalan provinsi dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

“Biaya perbaikan jalan membutuhkan anggaran yang cukup besar, sehingga kami mendorong agar beberapa titik jalan provinsi bisa dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional,” jelas Ansori.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur jalan di Jambi, mendukung konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)