Update TMA Sungai Batanghari: BPBD Kota Jambi Imbau Warga Waspada Fluktuasi Tinggi Muka Air Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, kembali mengingatkan warga, khususnya yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk tetap waspada terhadap kondisi air sungai Batanghari.

Berdasarkan hasil pengamatan terbaru pada Kamis, 18 Desember 2025, tinggi muka air (TMA) di Pos Duga Air BWS Sumatera VI yang tersebar di wilayah Sungai Batanghari menunjukkan kondisi sebagai berikut:

  • TMA rata-rata naik 61 cm dibandingkan hari sebelumnya (Rabu, 17 Desember 2025).

  • Dari 43 titik pantau, terdapat 1 lokasi dengan kenaikan TMA kumulatif signifikan (lebih dari 1 meter).

  • Sebagian besar titik pantau mengalami penurunan TMA, sementara 15 lokasi naik, 2 lokasi tetap stabil, dan 20 lokasi mengalami penurunan.

  • Satu lokasi, yaitu Rimbo Bujang, telah mencapai batas muka air banjir.

  • Pengamatan TMA di Pos Tanggo Rajo Sungai Batanghari – Kota Jambi menunjukkan ketinggian air 11,70 meter, masih 2,78 meter di bawah batas Siaga III (13,87 meter).

  • Terdapat 3 lokasi yang belum menyampaikan data dan 3 lokasi dengan data tidak lengkap.

Doni Sumatriadi menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama di kawasan rawan banjir.

Serta dirinya mengimbau warga, agar selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD Kota Jambi untuk mengantisipasi risiko bencana.

“Meski sebagian besar titik pantau menunjukkan penurunan, fluktuasi TMA masih terjadi. Warga dihimbau tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batanghari,” ujar Doni.

BPBD Kota Jambi terus memantau perkembangan TMA secara real-time dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan banjir.(*)




Masih di Bawah Siaga III, BPBD Kota Jambi: TMA Pos Tanggo Rajo Kota Jambi 10,82 Meter

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan hasil pengamatan Tinggi Muka Air (TMA) di 43 titik pantau sepanjang Sungai Batanghari pada Selasa (16/12/2025).

Hasil pengamatan ini dilakukan melalui Pos Duga Air (PDA) BWS Sumatera VI.

Menurut Doni, sebagian besar titik pantau menunjukkan kenaikan TMA, dengan fluktuasi yang bervariasi: 20 lokasi naik, 18 lokasi turun, dan 1 lokasi tetap.

“Terdapat 2 lokasi PDA dengan kenaikan TMA kumulatif signifikan lebih dari 1 meter, sementara 1 titik mencapai batas muka air banjir, yaitu TMA Pelompek,” jelasnya.

Di Sungai Batanghari, Kota Jambi, tepatnya di Pos Tanggo Rajo, TMA tercatat 10,82 meter, masih berada di bawah batas elevasi Siaga III yang mencapai 13,87 meter, atau selisih 3,05 meter.

Doni juga menambahkan, terdapat 1 lokasi yang belum menyampaikan data dan 3 lokasi dengan data tidak lengkap.

“Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi genangan dan banjir, meski saat ini kondisi TMA masih aman di sebagian besar titik pantau,” kata dia.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko banjir di Kota Jambi, dengan pemantauan rutin dan koordinasi antara BPBD dan pihak terkait untuk menjaga keselamatan warga.(*)