Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Jambi Ingatkan Pentingnya Jiwa Kebangsaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, hingga berbagai elemen masyarakat.

Pada peringatan tahun ini, Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Nyamin, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Gubernur Jambi Al Haris turut mengikuti jalannya upacara bersama Wakil Gubernur Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.

Usai upacara, Al Haris menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan mempertahankan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

“Kita berharap generasi penerus bangsa terus memiliki jiwa Pancasila, semangat perjuangan, dan komitmen menjaga martabat Republik Indonesia,” ujar Al Haris.

Gubernur juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan publik, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang adil, merata, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Selain itu, Al Haris mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam membangun daerah maupun negara.

Menurutnya, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang baik serta kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita harus terus membangun kerja sama yang kuat dan menghasilkan karya terbaik demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan Kolonel Inf Nyamin, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga nilai-nilai dasar bangsa agar tetap relevan di tengah perkembangan global.

Pidato tersebut menyoroti berbagai tantangan masa kini, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan geopolitik dunia, hingga dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam kondisi tersebut, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

Selain menjadi pedoman kehidupan berbangsa, Pancasila juga disebut sebagai dasar Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Nilai musyawarah, persatuan, serta kemanusiaan dinilai relevan dalam mendukung upaya perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia selama ini telah berkontribusi dalam berbagai misi perdamaian internasional melalui pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta berbagai peran diplomasi di tingkat global.

Generasi muda pun diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebatas simbol atau hafalan semata.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Provinsi Jambi ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar nilai-nilai luhur Pancasila terus menjadi pedoman dalam membangun bangsa yang damai, maju, dan berkeadilan.(*)




Lapas Kelas IIA Jambi Berikan Remisi Waisak 2026 kepada 6 Narapidana, Ini Rinciannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI – Sebanyak enam warga binaan beragama Buddha di Lapas Kelas IIA Jambi menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026.

Pemberian remisi tersebut menjadi bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang dinilai telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.

Penyerahan remisi berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Jambi pada Minggu (31/5/2026).

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, bersama jajaran petugas pemasyarakatan.

Sebelum menerima remisi, para warga binaan terlebih dahulu mengikuti rangkaian ibadah Hari Raya Waisak yang dilaksanakan di vihara dalam lingkungan lapas.

Setelah kegiatan keagamaan selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, remisi juga menjadi bentuk apresiasi atas kesungguhan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan serta kepatuhan terhadap aturan selama menjalani hukuman.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, kemudian menyerahkan surat keputusan remisi secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Momen tersebut berlangsung penuh rasa syukur dan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan yang memperoleh pengurangan masa pidana.

Berdasarkan data Lapas Kelas IIA Jambi, terdapat enam narapidana yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak tahun ini.

Dari jumlah tersebut, tiga orang merupakan narapidana kasus narkotika, sedangkan tiga lainnya berasal dari perkara pidana umum.

Sementara itu, tidak ada narapidana kasus tindak pidana korupsi yang menerima remisi pada peringatan Hari Raya Waisak 2026.

Syahroni Ali menjelaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi juga bentuk penghargaan atas perubahan sikap dan keberhasilan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Menurutnya, pemberian remisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kesadaran hukum, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap momentum Hari Raya Waisak ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Syahroni Ali.

Ia menambahkan, pelaksanaan pemberian remisi keagamaan juga menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam menjunjung hak-hak warga binaan serta mendukung sistem pembinaan yang humanis dan berorientasi pada rehabilitasi sosial.

Kegiatan penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE di Lapas Kelas IIA Jambi berlangsung aman dan tanpa kendala hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.(*)




Pria di Paal Merah Jambi Ditangkap, Polisi Sita 8 Paket Sabu Siap Edar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya pemberantasan peredaran narkoba terus dilakukan jajaran Satresnarkoba Polresta Jambi.

Kali ini, seorang pria berinisial EK (34), warga Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Jambi Selatan, diamankan polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu malam (30/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Yuka, RT 16, Kelurahan Paal Merah, Kota Jambi.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita delapan paket sabu dengan berat bruto mencapai 7,89 gram.

Selain narkotika jenis sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Barang bukti tersebut antara lain satu bungkus plastik klip kosong, satu unit timbangan digital, alat hisap sabu atau bong, serta satu unit telepon genggam Android.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Ps Kasi Humas Polresta Jambi Iptu Edy Hariyanto menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

Setelah memastikan informasi yang diterima, petugas bergerak melakukan penindakan dan berhasil mengamankan tersangka.

“Saat dilakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku, petugas menemukan delapan paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam kamar,” ujar Iptu Edy.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang haram tersebut merupakan miliknya.

Ia mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial D yang saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Menurut pengakuan tersangka, sabu tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp3,8 juta.

Transaksi dilakukan menggunakan sistem tempel setelah pelaku menerima arahan lokasi melalui sambungan telepon.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Jambi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih memburu pemasok yang diduga menjadi sumber peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, EK terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lain yang berlaku terkait peredaran narkotika.(*)




Gladi Bersih Selesai, DPRD Siap Gelar Paripurna Puncak Hari Jadi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi memastikan seluruh persiapan untuk Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 telah selesai dilakukan.

Agenda penting tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026, di Gedung Swarna Bumi DPRD Kota Jambi.

Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah pusat dijadwalkan hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Kota Jambi, Feny Nivertity, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dituntaskan.

Bahkan, gladi bersih pelaksanaan acara telah digelar sehari sebelumnya bersama unsur Pemerintah Kota Jambi dan pimpinan DPRD.

Menurutnya, hasil gladi bersih menunjukkan kesiapan panitia telah mencapai tahap maksimal sehingga pelaksanaan rapat paripurna dapat berjalan sesuai agenda yang telah disusun.

“Seluruh persiapan sudah selesai dan berjalan lancar. Gladi bersih juga telah dilaksanakan bersama Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, serta pimpinan DPRD. Kami optimistis pelaksanaan rapat paripurna akan berlangsung dengan baik,” ujar Feny, Senin 1 Juni 2026.

Tak hanya dihadiri unsur pemerintah daerah, rapat paripurna puncak peringatan hari jadi Kota Jambi tahun ini juga diperkirakan mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir sebagai tamu kehormatan.

Beberapa nama yang disebut akan menghadiri kegiatan tersebut antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Transmigrasi, Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta sejumlah pejabat kementerian lainnya.

Kehadiran para pejabat pusat tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan dan pembangunan Kota Jambi yang terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu.

Untuk memastikan seluruh unsur masyarakat dapat terlibat dalam momentum bersejarah ini, panitia telah mendistribusikan sekitar 1.000 undangan kepada berbagai kalangan.

Mulai dari pejabat pemerintahan, anggota legislatif, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan turut diundang menghadiri acara tersebut.

Rapat Paripurna Istimewa HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah.

Selain menjadi ajang refleksi perjalanan sejarah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Jambi.(*)




Catat! Sa.Jiwa Fest 2026 Resmi Diumumkan, Promo Tiket dan Line Up Segera Dirilis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar gembira bagi pecinta musik di Provinsi Jambi. Setelah mencatat kesuksesan pada penyelenggaraan perdananya, Sa.Jiwa Fest dipastikan kembali hadir pada tahun 2026 dengan konsep yang lebih besar, meriah, dan penuh kejutan.

Pengumuman resmi penyelenggaraan Sa.Jiwa Fest 2026 disampaikan pada Jumat (30/5/2026). F

estival musik yang sukses menarik ribuan penonton pada tahun sebelumnya ini akan kembali menjadi salah satu agenda hiburan yang paling dinantikan masyarakat Jambi.

Penyelenggara memastikan berbagai pembaruan tengah dipersiapkan untuk menghadirkan pengalaman festival yang lebih berkesan.

Tidak hanya menampilkan konser musik, Sa.Jiwa Fest 2026 juga akan dikemas sebagai ruang kolaborasi seni, kreativitas, dan hiburan yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

Kesuksesan edisi sebelumnya menjadi fondasi kuat bagi penyelenggara untuk meningkatkan kualitas acara.

Pada gelaran tahun 2025, Sa.Jiwa Fest berhasil menghadirkan sejumlah musisi nasional yang tengah digandrungi anak muda, seperti Naykilla, Feast, Nadin Amizah, dan Hindia.

Kehadiran para musisi tersebut sukses menyedot perhatian publik dan menjadikan Sa.Jiwa Fest sebagai salah satu festival musik paling ramai diperbincangkan di Jambi.

Perwakilan manajemen Sa.Jiwa Fest menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kesuksesan festival tahun lalu.

Menurutnya, antusiasme yang tinggi dari masyarakat menjadi motivasi utama untuk menghadirkan gelaran yang lebih berkualitas pada tahun ini.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat Jambi. Kesuksesan tahun lalu menjadi semangat bagi kami untuk menghadirkan Sa.Jiwa Fest 2026 dengan konsep yang lebih matang, lebih besar, dan lebih berkesan bagi seluruh pengunjung,” ujarnya.

Selain menghadirkan hiburan musik, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah inovasi baru yang diklaim akan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Festival ini diharapkan mampu menjadi wadah berkumpulnya para penikmat musik sekaligus memperkuat citra Jambi sebagai daerah yang aktif menyelenggarakan event hiburan berskala nasional.

Meski telah resmi diumumkan, sejumlah informasi penting masih dirahasiakan.

Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum mengungkap lokasi pelaksanaan, daftar musisi yang akan tampil, maupun jadwal penjualan tiket.

Informasi tersebut akan diumumkan secara bertahap melalui kanal resmi Sa.Jiwa Fest dalam waktu mendatang.

Bagi masyarakat yang tidak ingin ketinggalan informasi terbaru, penyelenggara mengimbau untuk mengikuti akun media sosial resmi Sa.Jiwa Fest.

Selain pengumuman line up dan lokasi acara, pengunjung juga berpeluang mendapatkan berbagai penawaran menarik, termasuk promo tiket early bird yang akan dibuka dalam waktu dekat.

Dengan berbagai persiapan yang tengah dilakukan, Sa.Jiwa Fest 2026 diprediksi kembali menjadi salah satu festival musik terbesar dan paling ditunggu di Provinsi Jambi tahun ini.(*)




Disnaker Kota Jambi Sebut Ribuan Pekerja Rentan Sudah Diverifikasi Terima BPJS Gratis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disnakerkop UKM) Kota Jambi terus memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja informal melalui program fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja rentan pada tahun 2026.

Program tersebut resmi diluncurkan dalam agenda Launching Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Pekerja Rentan Kota Jambi yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (25/5/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Liana Andriani, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja sektor informal yang selama ini rentan terhadap risiko kerja.

Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan terbaru terdapat 13.085 pekerja rentan di Kota Jambi yang membutuhkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Untuk tahun 2026, Pemkot Jambi memfasilitasi sebanyak 3.500 peserta melalui APBD ditambah 496 peserta dari pokok pikiran DPRD Kota Jambi, sehingga total penerima manfaat mencapai 3.996 pekerja rentan,” ujar Liana.

Ia menjelaskan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi data agar program tepat sasaran.

Adapun pekerja yang masuk kategori penerima meliputi buruh harian lepas, pelaku UMKM, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, operator pengangkutan sampah berbasis masyarakat (OPBM), marbot masjid hingga penjaga rumah ibadah.

“Semua peserta yang menerima bantuan sudah diverifikasi secara resmi sehingga program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan perlindungan kerja,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui Kartu Bahagia yang bertujuan memberikan rasa aman kepada pekerja informal saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan seluruh biaya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

“Nanti semuanya dicover pemerintah. Kalau terjadi kecelakaan kerja, pengobatan dijamin sampai sembuh. Jika peserta meninggal dunia, ahli waris menerima santunan Rp42 juta,” ujar Maulana.

Ia menilai program tersebut bukan hanya bentuk perlindungan sosial, tetapi juga langkah mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kerja yang dialami kepala keluarga.

Menurut Maulana, cakupan penerima manfaat tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada tahap awal program hanya menyasar guru ngaji dan pegawai harian lepas, namun kini diperluas hingga marbot masjid dan operator OPBM di lingkungan RT.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turut mengapresiasi langkah Disnaker dan Pemkot Jambi dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.

“Program ini sangat bermanfaat karena menyentuh langsung masyarakat kecil yang selama ini menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemerintah Kota Jambi juga telah memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan gratis kepada sekitar 3.000 pekerja rentan di berbagai sektor informal.(*)




Pemkot Jambi Gratiskan BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.996 Pekerja Rentan, Ahli Waris Dapat Santunan Rp42 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menggulirkan program perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja informal.

Sebanyak 3.996 pekerja rentan resmi mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan gratis yang dibiayai penuh oleh pemerintah daerah pada tahun 2026.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi dalam agenda launching Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi Pekerja Rentan Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Senin (25/5/2026).

Program ini menjadi bagian dari kebijakan prioritas Kartu Bahagia yang difokuskan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja informal, mulai dari buruh harian lepas, pelaku UMKM, pengemudi ojek pangkalan, ojek online, hingga operator pengangkutan sampah berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan seluruh biaya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung pemerintah daerah sehingga masyarakat tidak perlu lagi memikirkan iuran bulanan.

“Kalau terjadi kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dijamin sampai sembuh. Kemudian apabila peserta meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan sebesar Rp42 juta,” ujar Maulana.

Menurutnya, perlindungan sosial bagi pekerja rentan sangat penting karena kelompok tersebut memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan roda ekonomi daerah, namun masih minim perlindungan kerja.

Ia menjelaskan, jumlah penerima manfaat tahun ini meningkat dibanding program sebelumnya.

Jika pada tahap awal hanya menyasar guru ngaji dan pegawai harian lepas, kini cakupan diperluas hingga marbot masjid, penjaga rumah ibadah, serta operator OPBM di lingkungan RT.

“Pemerintah ingin memastikan pekerja rentan memiliki rasa aman saat bekerja. Jangan sampai ketika terjadi musibah justru memunculkan kemiskinan baru bagi keluarganya,” katanya.

Saat ini, kata Maulana, sekitar 11 ribu warga Kota Jambi telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai program bantuan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkot Jambi yang dinilai konsisten menghadirkan program perlindungan sosial bagi masyarakat kecil.

Menurutnya, pekerja informal selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah sehingga sudah seharusnya memperoleh perhatian dan jaminan perlindungan kerja.

“Atas nama DPRD Kota Jambi, kami mengapresiasi program ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, khususnya pekerja rentan,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Liana Andriani, menjelaskan berdasarkan hasil pendataan terdapat lebih dari 13 ribu pekerja rentan di Kota Jambi yang membutuhkan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Pada tahun 2026, Pemkot Jambi memfasilitasi 3.500 peserta melalui APBD ditambah 496 peserta dari dana aspirasi DPRD Kota Jambi sehingga total penerima mencapai 3.996 pekerja rentan.

Seluruh peserta yang menerima bantuan, lanjutnya, telah melalui proses verifikasi data resmi sehingga bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemerintah Kota Jambi juga telah memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan gratis kepada 3.000 pekerja rentan pada awal masa kepemimpinan Maulana-Diza.(*)




Listrik di Jambi Masih Padam Bergilir, PLN Ungkap Pasokan Baru Capai 85 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemadaman listrik di sejumlah wilayah Provinsi Jambi dipastikan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Kondisi ini disebabkan pasokan listrik yang masuk ke wilayah Jambi hingga kini baru mencapai sekitar 85 persen.

Manager PLN UP3 Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, mengatakan gangguan sistem kelistrikan terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Muaro Bungo hingga Sungai Rumbai pada Jumat sore.

Menurutnya, cuaca buruk tersebut menyebabkan terganggunya jaringan transmisi 275 kV yang menjadi jalur utama pasokan listrik ke Provinsi Jambi.

“Gangguan terjadi sekitar pukul 18.34 WIB. Sistem backbone transmisi mengalami masalah sehingga berdampak pada pemadaman listrik di wilayah Jambi dan beberapa daerah di Sumatera,” ujarnya saat ditemui di kantor PLN UP3 Jambi, Sabtu (23/5/2026).

Burhanuddin menjelaskan, jaringan transmisi di Muaro Bungo memiliki peran penting sebagai tulang punggung distribusi listrik di Sumatera.

Ketika gangguan terjadi pada sistem tersebut, dampaknya langsung dirasakan di sejumlah wilayah.

Saat ini, PLN mengaku terus melakukan percepatan perbaikan agar suplai listrik kembali normal.

Namun karena kondisi sistem belum sepenuhnya pulih, pemadaman bergilir masih harus diterapkan di beberapa daerah.

“Pasokan saat ini sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami terus berupaya melakukan pemulihan secara maksimal agar kembali normal 100 persen,” katanya.

PLN juga memastikan pola pemadaman dilakukan secara bergantian untuk menghindari listrik padam terlalu lama di satu wilayah.

Di Kota Jambi sendiri, durasi pemadaman disebut berkisar antara dua hingga tiga jam.

Burhanuddin turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan kelistrikan tersebut.

Ke depan, PLN berencana memperkuat sistem kelistrikan dengan optimalisasi suplai dan penambahan kapasitas transmisi agar gangguan serupa dapat diminimalkan.

Ia juga menjelaskan alasan PLN belum sempat menyampaikan informasi resmi saat awal kejadian.

Menurutnya, skala gangguan yang cukup besar membuat pihaknya perlu memastikan sumber masalah terlebih dahulu agar informasi yang diberikan kepada masyarakat tidak keliru.(*)




KONI Jambi Mulai Digitalisasi, Siapkan Bank Data Atlet Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memulai langkah transformasi digital dalam penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan atlet daerah.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Aplikasi Data, Tata Kelola Keuangan, dan Program Kerja KONI Provinsi Jambi yang digelar di Aula KONI Jambi, Senin (18/5/2026).

Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari hingga 19 Mei 2026 ini diikuti oleh jajaran KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, serta pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Mat Sanusi menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah awal penyamaan visi dan misi seluruh struktur KONI di daerah dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Ini langkah awal untuk menyamakan visi dan misi antara KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota. Semua program harus selaras dan bergerak bersama demi meningkatkan prestasi olahraga Jambi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah Aplikasi Bank Data Atlet Provinsi Jambi, yang berfungsi sebagai sistem pendataan terintegrasi untuk memantau perkembangan, prestasi, dan pembinaan atlet secara digital.

Menurut Mat Sanusi, selama ini Jambi belum memiliki sistem data atlet yang terdokumentasi secara lengkap dan terintegrasi.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dalam memperkuat basis data olahraga daerah.

“Dengan aplikasi ini, kita bisa memantau perkembangan dan prestasi atlet secara lebih akurat dan terukur,” jelasnya.

Selain digitalisasi, KONI Jambi juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan, khususnya dana hibah yang diterima setiap cabang olahraga.

Mat Sanusi mengingatkan seluruh pengurus agar mengelola anggaran secara akuntabel dan fokus pada pembinaan atlet di lapangan.

“Dana hibah harus digunakan tepat sasaran, sepenuhnya untuk pembinaan atlet dan peningkatan prestasi. Tidak boleh keluar dari tujuan utama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, digitalisasi data, serta transparansi keuangan menjadi fondasi penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Jambi di tingkat nasional.

Dengan langkah ini, KONI Jambi berharap dapat menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih profesional, terukur, dan siap bersaing menuju PON 2028.(*)




Kasus Dugaan Kekerasan di SMPN 22 Tebo, Siswa 14 Tahun Alami Trauma Berat

MUAR TEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan kasus kekerasan yang menimpa seorang siswa SMP Negeri 22 Tebo bernama Muazzam Octa Priyansah, 14 tahun.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, ketika korban mengalami pengeroyokan oleh sembilan orang siswa yang disebut merupakan kakak kelas di lingkungan sekolah.

Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami trauma berat dan hingga kini enggan kembali bersekolah. Kondisi tersebut juga memicu kekecewaan mendalam dari pihak keluarga.

Orang tua korban menilai pihak sekolah belum memberikan tindakan tegas terhadap para siswa yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Anak kami trauma dan takut masuk sekolah lagi. Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari pihak sekolah,” ujar Lia, ibu korban.

Keluarga juga menyebut bahwa pada Sabtu, 16 Mei 2026, pihak sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BP) sempat mendatangi keluarga untuk membahas upaya perdamaian.

Namun, langkah tersebut justru dinilai belum menyentuh aspek penegakan disiplin terhadap para terduga pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena diduga terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang.

Pihak keluarga mempertanyakan lemahnya pengawasan sekolah hingga dugaan aksi kekerasan secara berkelompok tersebut dapat terjadi di dalam lingkungan pendidikan.

“Kami akan membawa kasus ini ke jalur hukum. Dalam waktu dekat kami akan melapor ke Polres untuk mendapatkan keadilan,” tegas pihak keluarga.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo melalui Kabid SD dan SMP, Rahman, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

“Secepatnya akan kami panggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Kami juga akan menelusuri apakah ada korban lain serta menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.

Pihak Dinas Pendidikan menegaskan akan segera menindaklanjuti kasus ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik di lingkungan sekolah.

Kasus dugaan kekerasan ini diharapkan menjadi perhatian serius semua pihak agar dunia pendidikan benar-benar menjadi ruang yang aman, bebas dari intimidasi, dan kekerasan antar pelajar.(*)