Musim Kemarau Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jambi Tetap Waspada Hujan dan Cuaca Ekstrem

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Jambi pada periode 28 Juli hingga 3 Agustus 2026 didominasi kondisi cerah hingga berawan.

Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi, terutama pada sore, malam, hingga dini hari.

Dalam prospek cuaca mingguan yang dirilis BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih aktif, meskipun fenomena El Nino dengan intensitas kuat masih mendominasi pola iklim di Indonesia.

Berdasarkan analisis BMKG, Indeks Niño 3.4 masih berada di angka +2,26, sementara Southern Oscillation Index (SOI) tercatat -28,2.

Kondisi tersebut menunjukkan fenomena El Nino masih berlangsung dengan intensitas kuat dan berpotensi semakin menguat dalam beberapa waktu ke depan.

Fenomena tersebut berpengaruh terhadap berkurangnya pembentukan awan hujan sehingga curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jambi, cenderung menurun.

Meski demikian, BMKG menjelaskan peluang hujan belum sepenuhnya hilang.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mulai memasuki wilayah Indonesia, serta pengaruh Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin yang melintasi sebagian Sumatra, diperkirakan masih mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah daerah.

Dengan kondisi tersebut, cuaca kering memang diprediksi lebih dominan.

Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi secara lokal, terutama di wilayah yang dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik, serta daerah konvergensi dan konfluensi.

BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah yang mulai memasuki musim kemarau untuk menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan pelindung dari paparan sinar matahari, seperti topi, payung, atau tabir surya, dianjurkan guna mengurangi risiko paparan panas berlebih.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan, terutama bagi yang beraktivitas pada siang hari.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer masih bersifat dinamis sehingga masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Termasuk perjalanan darat, laut, maupun udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata.

Masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan informasi cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi dampak cuaca yang mungkin terjadi.(*)




Malam Ini Waspada Cuaca Ekstrem di Jambi, Simak Wilayah Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Sabtu, 29 November 2025 pukul 22:38 WIB.

Masyarakat di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang diperkirakan terjadi mulai pukul 23:08 WIB.

BMKG Jambi menyebutkan bahwa hujan lebat kemungkinan terjadi di wilayah:

  • Kabupaten Sarolangun: Mandiangin

  • Kabupaten Batanghari: Bajubang

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Tungkal Ulu, Merlung, Tebing Tinggi, Batang Asam, Renah Mendaluh, Senyerang

  • Kabupaten Tebo: Tebo Tengah, Sumay, Tengah Ilir

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga dapat meluas ke beberapa daerah lain, antara lain:

  • Kabupaten Batanghari: Mersam

  • Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Mestong, Sungai Bahar, Bahar Utara, Bahar Selatan

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Pengabuan, Betara, Muara Papalik, Bram Itam

  • Kabupaten Tebo: Tebo Ilir dan sekitarnya

Menurut prakiraan BMKG, potensi hujan lebat dan angin kencang ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 01:00 WIB, sehingga warga dihimbau untuk menjaga keselamatan diri dan harta benda.

BMKG Jambi memberikan beberapa tips antisipasi selama hujan lebat:

  1. Hindari aktivitas di luar rumah saat hujan lebat dan angin kencang.

  2. Waspadai potensi banjir di daerah rawan.

  3. Periksa dan amankan atap rumah, pohon, dan benda-benda yang mudah diterbangkan angin.

  4. Hindari perjalanan menggunakan perahu atau sungai saat hujan lebat.

Prakirawan BMKG Jambi menekankan agar masyarakat selalu memantau informasi terkini melalui nowcasting BMKG untuk mendapatkan update cuaca secara real-time.

Dengan kewaspadaan dini, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko akibat hujan lebat dan angin kencang.(*)