Kreator Indonesia Didorong Naik Level, Indosat dan Adobe Hadirkan Akses AI dan Monetisasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Transformasi digital Indonesia memasuki fase baru yang tidak hanya berfokus pada konektivitas dan keterampilan, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat membuka peluang ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Meski tingkat literasi dan akses digital terus meningkat, tantangan utama saat ini adalah mengubah kemampuan tersebut menjadi karya, inovasi, dan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterhubungan digital masyarakat.

Namun, potensi besar ini dinilai masih perlu dioptimalkan agar benar-benar berdampak pada sektor ekonomi kreatif.

Kolaborasi Tiga Pihak Dorong Ekosistem Kreator Digital

Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) resmi berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi ini dirancang sebagai program pemberdayaan terpadu yang menggabungkan jaringan nasional Indosat, teknologi kreatif dan AI dari Adobe, serta dukungan kebijakan dari Kemenekraf dalam penguatan industri kreatif Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kreativitas masyarakat dan kekayaan intelektual berbasis budaya.

Ia menekankan bahwa teknologi, termasuk AI, harus menjadi alat untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membekali generasi muda agar lebih siap bersaing di tingkat global melalui karya yang memiliki nilai ekonomi dan kekayaan intelektual.

ECHOES Jadi Jembatan Pendidikan dan Industri Kreatif

Inisiatif ini juga terhubung dengan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector), yaitu program Ekraf Goes to School and Campus yang digagas Kemenekraf.

Program ini bertujuan meningkatkan literasi ekonomi kreatif, pemahaman teknologi digital, serta adopsi AI di kalangan pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia.

Melalui ECHOES, generasi muda didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta karya yang mampu bersaing di industri kreatif nasional maupun global.

Indosat Dorong Akses Kreator Lewat GENSi

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut Indonesia memiliki potensi besar dalam talenta dan kreativitas digital.

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah akses terhadap perangkat, pelatihan, dan peluang monetisasi yang lebih luas.

Melalui platform GENSi (Generasi Terkoneksi), Indosat menargetkan 15.000 anak muda Indonesia untuk mendapatkan literasi digital dan keterampilan kreatif berbasis teknologi.

Program ini juga akan diperluas dengan penawaran akses Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri, termasuk akses gratis selama enam bulan.

Adobe Dorong Monetisasi Kreator Indonesia

President Adobe untuk Creativity & Productivity Business, David Wadhwani, menegaskan komitmen Adobe dalam mendukung kreator Indonesia.

Adobe menghadirkan Adobe Express, kurikulum pelatihan digital, serta program monetisasi kreator berbasis AI.

Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express.

Program ini memungkinkan kreator memperoleh penghasilan dari template dan karya digital yang mereka buat, sekaligus membuka peluang tampil di berbagai ajang industri kreatif seperti IDEAFEST.

Dari Belajar ke Berkarya, Lalu ke Monetisasi

Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenekraf tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem berkelanjutan yang menghubungkan pendidikan, kreativitas, dan peluang ekonomi.

Peserta program akan dibekali keterampilan seperti storytelling digital, desain visual, hingga komunikasi berbasis AI, yang dapat langsung diterapkan untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi.

Dengan pendekatan ini, Indonesia diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kreator digital yang tidak hanya aktif di ruang digital, tetapi juga mampu menjadikan kreativitas sebagai sumber penghasilan dan pertumbuhan ekonomi baru.(*)




Transformasi Digital Makin Cepat, Nokia dan Indosat Kembangkan 5G Berbasis AI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Transformasi digital Indonesia memasuki babak baru. Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi memperkuat kemitraan strategis untuk memodernisasi jaringan seluler nasional melalui pengembangan jaringan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas jaringan, tetapi juga menjadi langkah besar dalam membangun infrastruktur digital masa depan yang mengintegrasikan konektivitas dan kecerdasan buatan dalam satu ekosistem.

Dalam proyek tersebut, Nokia akan menjadi mitra teknologi utama yang mendukung implementasi 5G Radio Access Network (RAN) generasi terbaru di Indonesia, termasuk pemanfaatan spektrum frekuensi rendah dan frekuensi menengah untuk memperluas cakupan layanan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jaringan, memperkuat kualitas layanan digital, serta memberikan pengalaman internet yang lebih cepat, stabil, dan responsif bagi jutaan pelanggan Indosat di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, jaringan baru tersebut juga dirancang untuk mendukung berbagai layanan masa depan, mulai dari hiburan digital, gaming, layanan publik berbasis teknologi, hingga kebutuhan sektor industri dan korporasi yang semakin bergantung pada konektivitas berkecepatan tinggi.

AI dan 5G Disatukan dalam Satu Ekosistem

Salah satu aspek paling menarik dari kerja sama ini adalah pengembangan teknologi AI-RAN, sebuah konsep yang menggabungkan kecerdasan buatan langsung ke dalam infrastruktur jaringan telekomunikasi.

Dalam proyek ini, Nokia menggandeng NVIDIA untuk mengembangkan platform AI-RAN yang memungkinkan jaringan tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi infrastruktur komputasi AI yang mampu menjalankan berbagai layanan cerdas secara real-time.

Ketiga perusahaan telah mencatat tonggak awal melalui keberhasilan panggilan AI-RAN pertama yang diperkenalkan pada Mobile World Congress 2026.

Tahap berikutnya adalah pelaksanaan uji coba lapangan di Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026.

Melalui pengembangan tersebut, Nokia juga menyiapkan algoritma AI terbaru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan spektrum frekuensi dan optimalisasi performa jaringan.

Fondasi AI Grid untuk Indonesia

Indosat menyebut pengembangan jaringan 5G dan AI-RAN ini menjadi bagian penting dalam pembangunan AI Grid nasional, yakni infrastruktur yang menghubungkan pusat data AI dengan jaringan telekomunikasi untuk memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di berbagai sektor.

Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital pada bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, layanan publik, hingga sektor ekonomi digital.

Pengembangan tersebut juga didukung keberadaan AI-RAN Innovation Center di Surabaya dan ekosistem NVIDIA AI Technology Center yang menjadi pusat kolaborasi pengembangan teknologi AI di Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan transformasi jaringan yang sedang dibangun bertujuan menghadirkan pengalaman digital yang lebih relevan dan berkualitas bagi pelanggan.

Menurutnya, integrasi AI ke dalam jaringan telekomunikasi akan membuka peluang lahirnya inovasi digital baru sekaligus memperkuat upaya pemerataan akses teknologi di Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan Nokia dan NVIDIA, kami membangun fondasi jaringan terintegrasi AI yang mampu meningkatkan kualitas konektivitas sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Vikram.

Sementara itu, Presiden dan CEO Nokia, Justin Hotard, menilai masa depan industri telekomunikasi akan ditentukan oleh kemampuan operator dalam menggabungkan konektivitas, kecerdasan buatan, dan efisiensi operasional dalam satu platform.

Menurutnya, investasi pada jaringan berbasis AI akan membuka peluang model bisnis baru sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital.

Di sisi lain, Senior Vice President Telecoms NVIDIA, Ronnie Vasishta, menyebut Indonesia berpotensi menjadi salah satu contoh implementasi AI-RAN terbesar di kawasan.

Ia mengatakan pengembangan tersebut akan menghadirkan jaringan yang tidak hanya menyediakan layanan komunikasi, tetapi juga mampu menjalankan aplikasi berbasis AI secara langsung di dalam infrastruktur telekomunikasi.

Target 80 Persen Jaringan Terjangkau 5G Menengah

Sebagai bagian dari modernisasi jaringan, Nokia akan menerapkan perangkat radio generasi terbaru Habrok dan Pandion, baseband Levante, Centralized RAN, serta sistem otomasi jaringan berbasis AI.

Dalam rencana pengembangannya, layanan 5G frekuensi rendah akan diterapkan secara luas di seluruh jaringan Indosat.

Sementara cakupan 5G frekuensi menengah ditargetkan menjangkau sekitar 80 persen jaringan dalam tiga setengah tahun mendatang.

Selain meningkatkan kualitas layanan, teknologi tersebut juga dirancang untuk menghemat konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi operasional sehingga mendukung transformasi digital yang lebih berkelanjutan.

Kolaborasi Nokia, Indosat, dan NVIDIA menjadi salah satu proyek teknologi terbesar yang saat ini dikembangkan di Indonesia.

Proyek ini diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat adopsi AI dan memperluas akses konektivitas digital bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.(*)




Indosat Perkuat Transformasi AI, Gandeng NVIDIA dan Tebar Dividen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDIndosat Ooredoo Hutchison menegaskan arah transformasi bisnisnya menuju perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Di tengah tantangan ekonomi sepanjang 2025, perusahaan berkode saham ISAT ini tetap menunjukkan kinerja solid dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui strategi bertajuk AI North Star.

President Director & CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa percepatan implementasi AI menjadi fokus utama perusahaan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Menurutnya, transformasi ini dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi AI ke dalam seluruh lini operasional, mulai dari peningkatan pengalaman pelanggan hingga efisiensi bisnis.

Indosat kini tidak hanya berfokus pada layanan konektivitas, tetapi juga memperluas perannya menjadi perusahaan teknologi berbasis AI (AI TechCo).

Langkah ini membuka peluang baru di sektor cloud, keamanan siber, hingga pengembangan sovereign AI di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah kolaborasi dengan NVIDIA yang diumumkan dalam ajang NVIDIA GTC 2026.

Kerja sama ini menghadirkan teknologi accelerated computing dan model AI terbuka untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan di Tanah Air.

Indosat juga meluncurkan platform Sahabat-AI sebagai wadah kolaboratif yang memungkinkan individu, pelaku usaha, hingga institusi mengembangkan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan lokal.

Selain itu, perusahaan mengembangkan infrastruktur AI Grid yang terdistribusi secara nasional guna memperluas akses teknologi AI hingga ke berbagai daerah, tidak hanya terpusat di kota besar.

Dalam RUPST tersebut, Indosat juga melakukan perubahan susunan manajemen dengan mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi.

Sementara Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai Komisaris.

Di sisi lain, perusahaan juga memberhentikan dengan hormat Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pemegang saham, Indosat menyetujui pembagian dividen sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham.

Pembayaran dividen dijadwalkan paling lambat 30 hari setelah hasil resmi rapat diumumkan.

Langkah ini menegaskan posisi Indosat sebagai salah satu pemain utama dalam transformasi digital nasional sekaligus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem AI di Indonesia.()




Transformasi Digital Indonesia: AI-RAN Indosat Hadirkan Konektivitas Cerdas

BARCELONA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat Ooredoo Hutchison), bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA, menghadirkan panggilan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Asia Tenggara.

Demonstrasi ini dilakukan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, dan menjadi tonggak penting transformasi digital Indonesia.

Uji coba tersebut menunjukkan kemampuan jaringan Indosat dalam memproses instruksi, data, dan video secara instan lintas negara dengan aman.

Integrasi AI ke dalam jaringan (AI-RAN) memungkinkan layanan lebih cepat, cerdas, dan responsif, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat di kota besar maupun daerah terpencil.

 “Teknologi ini memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” papar Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Dengan platform AI-RAN, jaringan Indosat meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, dan mengoptimalkan spektrum.

Inovasi ini membuka peluang nyata: petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas, tenaga kesehatan memanfaatkan diagnostik berbasis AI, dan guru mempersonalisasi pembelajaran bagi murid-murid di mana pun.

“Kolaborasi IOH, NVIDIA, dan Nokia mempercepat ambisi digital Indonesia. Kami bangga mendukung inovasi lokal, membentuk tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI, dan memberdayakan talenta Indonesia,” Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia

“AI-RAN adalah platform untuk mendistribusikan kecerdasan ke masyarakat dan pelaku usaha,” tegas Ronnie Vasishta, Senior Vice President NVIDIA.

“Integrasi AI canggih dari Indosat, didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi NVIDIA, memperkuat ekosistem nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” tambahnya,

Ke depan, Indosat berencana membangun empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia, sebagai transisi dari tahap uji coba ke operasional nyata.

Langkah ini akan meningkatkan kualitas layanan, network intelligence, dan pertumbuhan aplikasi berbasis AI.

Selain itu, Indosat memperkuat talenta lokal melalui AI-RAN Research Center di Surabaya, bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA.

Program ini mendukung para engineer Indonesia untuk mengembangkan inovasi AI dan memastikan talenta lokal menjadi inti dari kemajuan teknologi nasional.

Dengan AI-RAN, Indosat menghadirkan inovasi inklusif untuk smart city, layanan publik, dan layanan digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil.

Platform ini tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk membangun, memimpin, dan memanfaatkan AI secara bermakna.

Indosat menegaskan komitmen jangka panjangnya: memastikan AI tidak hanya tersedia, tetapi juga memberdayakan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan digital bangsa.(*)




Indosat Catat Pendapatan Rp15,36 Triliun di Akhir 2025, Fokus Transformasi Digital Berbasis AI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) memulai 2026 dengan landasan bisnis yang semakin kokoh setelah menutup kuartal terakhir 2025 dengan pertumbuhan signifikan.

Pada kuartal IV 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp15,36 triliun, tumbuh 9% dibanding kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 53,5% secara quarter-on-quarter, atau meningkat menjadi Rp5,5 triliun, serta 12,2% secara year-on-year.

Sementara itu, EBITDA naik 12% menjadi Rp26,6 triliun, mencerminkan kinerja keuangan yang sehat dan eksekusi strategi yang disiplin.

“Kami menutup 2025 dengan momentum yang kuat dan fondasi yang solid untuk melangkah ke 2026. Pertumbuhan pendapatan yang konsisten, peningkatan profitabilitas, serta laba bersih yang positif menjadi indikasi keberhasilan strategi kami. Pemanfaatan AI dalam personalisasi layanan dan penguatan jaringan telah meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan,” kata Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Pertumbuhan ARPU juga menunjukkan tren positif, meningkat hingga Rp44 ribu, didukung oleh penerapan personalisasi berbasis AI dan inovasi layanan seperti AI-powered 360 Scam and Spam Protection, yang menjaga keamanan pelanggan di berbagai kanal digital.

Selain itu, Indosat terus memperkuat pengalaman pelanggan dengan layanan 5G dan fixed wireless access (HiFi Air).

Hingga akhir 2025, layanan Home Broadband ini telah melayani sekitar 400.000 pelanggan di 24 kota di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi integrasi AI dengan kapabilitas jaringan canggih untuk menghadirkan konektivitas digital yang adaptif dan berbasis manusia.

Dengan fokus pada pengalaman, keamanan, dan kepercayaan digital, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pertumbuhan jangka panjang dan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui investasi berkelanjutan di infrastruktur digital, operasional berbasis data, dan inovasi berbasis AI.(*)




Indosat Bersama Tanla Deteksi 2 Miliar Ancaman Scam dan Spam Lewat AI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Enam bulan sejak diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam dari Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) berhasil mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, SMS, dan tautan berisiko.

Sistem ini dikembangkan menggunakan kecerdasan buatan (AI) melalui kolaborasi strategis bersama Tanla Platforms lewat platform Wisely AI, dan mampu melindungi 100% pelanggan dari potensi penipuan digital.

Seiring meningkatnya peran ponsel dalam komunikasi, transaksi, dan aktivitas ekonomi, perlindungan ruang digital menjadi kebutuhan mendasar.

Indosat menghadirkan fitur ini tidak hanya untuk konektivitas, tetapi juga memastikan pelanggan merasa aman saat beraktivitas.

Data internal Indosat menunjukkan bahwa sebagian besar ancaman datang dari penipuan OTP, phishing, dan undian palsu, terutama melalui SMS dan panggilan suara.

Aktivitas mencurigakan meningkat pada periode tertentu, termasuk musim belanja daring, menjelang hari raya, dan pencairan bantuan sosial.

Lebih dari sekadar memblokir, fitur ini mengajak pelanggan berpartisipasi aktif.

Lebih dari 2,5 juta pelanggan telah mengaktifkan aplikasi, dan sistem mencatat 124.000 nomor yang digunakan untuk penipuan.

Dampaknya signifikan, terutama bagi UMKM, lansia, dan pelanggan di wilayah rawan, dengan potensi kerugian finansial yang berhasil dicegah mencapai US$ 500 juta.

Survei internal mencatat lebih dari 95% pelanggan merasa lebih aman.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, memberikan apresiasi atas upaya Indosat dalam memberantas scam dan spam.

Sementara itu, Vikram Sinha, CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan kolaborasi dengan Tanla sebagai bentuk perlindungan proaktif berbasis AI untuk mencegah ancaman sebelum berdampak pada pelanggan.

Tanla Platforms, mitra strategis Indosat, mengembangkan sistem deteksi adaptif dengan tingkat akurasi hingga 99% dan pembelajaran data berkelanjutan.

Menurut CEO Tanla, Uday Reddy, kolaborasi ini mencerminkan komitmen menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada keamanan digital masyarakat Indonesia.

Fitur Baru: Perlindungan Lebih Cerdas dan Mudah Diakses

Ancaman digital terus berkembang. Laporan Global Anti-Scam Alliance (GASA) 2025 menunjukkan hampir dua pertiga masyarakat Indonesia menghadapi penipuan digital, dengan lebih dari sepertiga menjadi korban dalam setahun terakhir.

Sedangkan data OJK/IASC mencatat kerugian hingga Rp9,1 triliun akibat penipuan sejak November 2024 hingga Januari 2026.

Indosat menghadirkan fitur terbaru melalui:

  • SATSPAM untuk pelanggan IM3

  • TRI AI: Anti-Spam/Scam untuk pelanggan Tri, dengan deteksi visual berbasis kode warna

Manfaat fitur:

  • Auto blokir SMS penipuan

  • Deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP

  • Pop-up notifikasi panggilan sesuai tingkat risiko

  • Ringkasan aktivitas mencurigakan via aplikasi

  • Integrasi perlindungan Plus+ di myIM3 dan bima+

Semua fitur dirancang inklusi, ringan, dan mudah diakses.

Dengan AI, kolaborasi strategis, dan partisipasi aktif pelanggan, Indosat menegaskan komitmennya membangun ekosistem digital aman, tepercaya, dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.(*)




IM3 Apresiasi Pelanggan Lewat Pesta Hadiah IMPoin 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 resmi mengumumkan para pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, sebuah program loyalitas tahunan yang digelar sebagai bentuk apresiasi kepada jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.

Program ini terbuka bagi seluruh pengguna IM3 dan IM3 Platinum, baik pelanggan lama maupun pelanggan baru.

Pesta Hadiah IMPoin 2025 berlangsung sejak 1 September hingga 31 Desember 2025.

Selama periode tersebut, setiap transaksi pelanggan mulai dari pembelian paket hingga penggunaan layanan memberikan kesempatan untuk mengumpulkan IMPoin yang dapat ditukarkan menjadi tiket undian.

Puncak program ditandai dengan proses pengundian hadiah yang dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di Kantor Pusat Indosat.

Proses pengundian dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi, disaksikan oleh VP Head of Loyalty & Engagement PT Indosat Tbk, Lucida Gloria Utami Dewi, bersama perwakilan Dinas Sosial DKI Jakarta, Kementerian Sosial RI, Kepolisian Republik Indonesia, serta notaris.

Tahun ini, IM3 menyiapkan total 2.025 hadiah dengan nilai fantastis. Deretan hadiah tersebut mencakup mobil listrik, motor listrik, smartphone flagship terbaru, smartwatch, hingga ribuan voucher belanja dan voucher menginap.

Seluruh pelanggan dapat berpartisipasi dengan mekanisme sederhana melalui transaksi layanan IM3 dan penukaran IMPoin di aplikasi myIM3.

Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah setia menggunakan layanan IM3.

“Pesta Hadiah IMPoin bukan sekadar undian, melainkan wujud terima kasih kami atas kepercayaan pelanggan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk unggulan serta memperkuat jaringan IM3 yang kuat dan aman di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menariknya, para pemenang hadiah utama berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatra, Jakarta Raya, hingga Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Hal ini menunjukkan bahwa program apresiasi IM3 menjangkau pelanggan tanpa batas geografis.

Seluruh pemenang ditentukan melalui sistem undian resmi menggunakan kode tiket unik dan telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, daftar lengkap pemenang dapat diakses melalui situs resmi IM3.

IM3 juga mengimbau pelanggan untuk selalu berhati-hati terhadap informasi palsu.

Pihak Indosat hanya menghubungi pemenang melalui saluran komunikasi resmi, seperti SMS, WhatsApp, atau kanal resmi perusahaan.

Ke depan, IM3 mengajak pelanggan untuk terus memanfaatkan layanan IM3 dan IM3 Platinum.

Setiap transaksi akan terus mengumpulkan IMPoin yang dapat ditukarkan dengan berbagai keuntungan menarik melalui aplikasi myIM3, menjadikan setiap koneksi lebih bernilai.(*)




Indosat Perkuat Jaringan AI, Trafik Data Naik Signifikan Selama Nataru 2025

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat lonjakan signifikan trafik data sepanjang tahun 2025, seiring meningkatnya konsumsi layanan digital masyarakat Indonesia. Puncak kenaikan terjadi pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yakni pada 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Selama periode tersebut, trafik data nasional meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal, serta lebih dari 20 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Lonjakan ini mencerminkan semakin meluasnya aktivitas digital masyarakat, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di wilayah wisata dan daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas.

Didukung oleh jaringan yang andal di ribuan titik strategis, Indosat memastikan lonjakan kebutuhan data tetap dapat terlayani secara stabil.

Kesiapan ini ditopang oleh perluasan infrastruktur jaringan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

Optimalisasi Jaringan Berbasis AI

Untuk menjaga kualitas layanan selama lonjakan trafik, Indosat mengoptimalkan jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real-time.

Pemanfaatan teknologi AI ini memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan secara adaptif di lokasi-lokasi dengan lonjakan trafik tertinggi.

Dengan demikian, pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap dapat menikmati koneksi yang stabil, termasuk untuk aktivitas video streaming dan gaming, bahkan di tengah tingginya konsumsi data secara serentak.

“Pertumbuhan trafik data bukan sekadar indikator teknis, tetapi gambaran nyata perkembangan ekonomi digital Indonesia. Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota besar, melainkan juga di kawasan wisata dan pusat ekonomi baru,” ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Ia menambahkan, dukungan teknologi AI di DIOC memungkinkan tim teknis Indosat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat dan presisi, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di berbagai kondisi.

Perkuat Jaringan di Titik Trafik Tertinggi

Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di berbagai wilayah yang mencatat trafik tertinggi.

Di antaranya Bogor, Sukabumi, dan Tangerang di wilayah Jabodetabek; Garut, Bandung, dan Klaten di Pulau Jawa; serta Kota Denpasar, Tabanan, dan Bandung di wilayah Bali dan Nusra.

Penguatan jaringan juga dilakukan di wilayah Sumatera seperti Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin, serta di Kalimantan dan Sulawesi, termasuk Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba.

Pada periode yang sama, lima aplikasi dengan lonjakan penggunaan tertinggi tercatat adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Saat ini, Indosat didukung oleh lebih dari 208 ribu BTS 4G serta 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah BTS 4G tersebut tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan bagi pelanggan.

Pemulihan Konektivitas di Wilayah Bencana

Selain menjaga kualitas layanan selama Nataru, Indosat juga terus mempercepat pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Provinsi Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera.

Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Aceh telah mencapai 97,5 persen.

Pemulihan ini menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk terus hadir mendampingi masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat hingga fase pemulihan, dengan memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai sarana utama koordinasi dan akses informasi.

Indosat juga menambah jumlah personel teknis di wilayah terdampak serta berkoordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan kelancaran pasokan bahan bakar serta akses ke wilayah yang sempat terisolasi.

Sebagai langkah tambahan, Indosat menempatkan tim siaga di berbagai lokasi strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, dan area pengungsian.

Selain itu, Posko Pemantauan (Command Center) tetap dioperasikan secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk mendukung seluruh tim di lapangan.(*)




Transformasi AI dan Kesejahteraan Karyawan Bawa Indosat ke Daftar Fortune 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berhasil masuk dalam daftar 2025 Fortune Best Companies to Work For Southeast Asia, menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi ini.

Prestasi ini menegaskan keberhasilan Indosat dalam mendorong transformasi digital berbasis manusia, membangun talenta AI-native, serta menciptakan lingkungan kerja inklusif dan mendukung kesejahteraan karyawan.

Dalam perjalanannya sebagai AI-Native Telco, Indosat mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) dalam proses kerja, mulai dari efisiensi energi, mendukung tim sales mengelola stok, hingga memberikan rekomendasi karir personal.

Salah satu inovasi adalah Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID), asisten virtual HR yang menyederhanakan proses administratif dan memberikan dukungan cepat.

Selain itu, Indosat meluncurkan berbagai program berskala nasional, seperti Indonesia AI Center of Excellence untuk memperkuat kemampuan AI, serta Sahabat AI, model bahasa besar (LLM) berbahasa Indonesia.

Ini agar teknologi AI lebih mudah diakses masyarakat. Perusahaan juga menerapkan solusi AI Anti-Spam dan Anti-Scam untuk melindungi jutaan pelanggan.

Budaya kerja inklusif menjadi prioritas Indosat, dengan menargetkan lebih banyak pemimpin perempuan, menyediakan layanan kesehatan dan psikologi, komunitas hobi dan olahraga, serta kegiatan sosial.

Kesejahteraan finansial karyawan diperkuat melalui kompensasi kompetitif, insentif kinerja, dan bantuan untuk momen penting.

Dalam hal pengembangan karir, Indosat menyediakan lebih dari 400 pelatihan per tahun dan 25.000 kursus online, serta program penghargaan internal untuk memastikan kontribusi karyawan diapresiasi.

“Membangun talenta AI-native bukan hanya mempersiapkan perusahaan untuk masa depan, tetapi juga setiap karyawan. Kolaborasi manusia dan AI menjadi kunci kesuksesan bisnis dan pengembangan karir,” sebut Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Saat ini, Indosat melayani hampir 100 juta pelanggan di Indonesia.

Pada kuartal ketiga 2025, pendapatan perusahaan naik 3,8% dan laba bersih meningkat 29,1% dibandingkan kuartal sebelumnya, membuktikan bahwa pemberdayaan karyawan berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis.(*)




Indosat Pastikan Pelanggan IM3-Tri Tetap Terhubung dengan Paket Khusus Bencana

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan paket khusus bencana bagi ratusan ribu pelanggan IM3 dan Tri yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Paket ini mulai berlaku secara bertahap pada 4 Desember 2025 pukul 00.00 WIB untuk memastikan konektivitas tetap terjaga selama masa tanggap darurat.

Paket khusus bencana mencakup:

  • 5GB kuota data

  • 600 menit panggilan ke semua operator

  • 600 menit panggilan ke sesama IM3 dan Tri

  • 1.000 SMS ke seluruh operator

Semua fasilitas dapat digunakan selama 7 hari masa aktif, termasuk perpanjangan masa berlaku kartu hingga 30 hari.

Paket ini bisa langsung digunakan tanpa registrasi tambahan.

Agus Sulistio, EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indosat untuk menghadirkan layanan andal, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Komunikasi menjadi salah satu kebutuhan utama saat keadaan darurat. Indosat memastikan pelanggan tetap bisa terhubung dengan keluarga, layanan darurat, dan memperoleh informasi penting,” ujar Agus.

Hingga 3 Desember 2025, layanan di sebagian besar wilayah terdampak telah berfungsi secara bertahap, termasuk 50% wilayah Aceh, 92% Sumatera Utara, dan lebih dari 97% Sumatera Barat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket khusus bencana, pelanggan dapat mengunjungi:

Tri: bima-3.co/acc

Indosat Ooredoo Hutchison terus memantau kondisi jaringan dan menyesuaikan dukungan layanan agar masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses komunikasi yang lancar.(*)