Semarak HUT Bungo ke-61, Pemkab Imbau ASN hingga Swasta Kenakan Pakaian Adat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo mengeluarkan imbauan khusus dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Bungo tahun 2026.

Seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta di Kabupaten Bungo diimbau mengenakan pakaian adat daerah selama 12-19 Oktober 2026.

Untuk laki-laki, pakaian adat yang digunakan yakni Teluk Belango, sedangkan perempuan mengenakan Baju Kurung Tekuluk.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Kabupaten Bungo yang tahun ini mengusung tema “Kreatif dan Berdaya Saing menuju Bungo Baru.”

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat mengatakan, imbauan tersebut diharapkan dapat membuat nuansa peringatan hari jadi daerah semakin terasa sekaligus memperkuat identitas budaya Bungo.

Penggunaan pakaian adat juga menjadi bagian dari upaya melibatkan berbagai unsur, tidak hanya pemerintah, dalam memeriahkan momentum hari jadi Kabupaten Bungo.

Periode penggunaan pakaian adat ditetapkan mulai 12 hingga 19 Oktober 2026.

Pemkab Bungo mengajak instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta pihak swasta ikut mengambil bagian dalam imbauan tersebut.

Dengan demikian, suasana peringatan HUT Bungo tidak hanya terlihat di lokasi kegiatan utama.

Tetapi juga di lingkungan perkantoran dan aktivitas masyarakat selama periode yang telah ditentukan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mempertahankan penggunaan pakaian adat daerah di tengah masyarakat.

Selain imbauan penggunaan pakaian adat, Pemkab Bungo telah menyiapkan berbagai agenda untuk memeriahkan HUT ke-61.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sejumlah lomba tradisional pada 13-14 Oktober 2026.

Sementara rangkaian utama akan berlangsung pada 18-24 Oktober 2026 dan dipusatkan di kawasan Ex MTQ Baru Muara Bungo.

Sejumlah kegiatan yang disiapkan meliputi pesta rakyat, pameran pembangunan, Festival Bujang Gadis, Festival Batik, bazar, pasar malam, food corner, hingga Pojok Ekonomi Kreatif.

Daya tarik lain dalam perayaan HUT ke-61 Bungo yakni penampilan grup band ibu kota Repvblik pada malam puncak hiburan.

Taufik Hidayat mengatakan, peringatan tahun ini juga direncanakan dihadiri langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif.

“Malam puncak hiburan akan dimeriahkan oleh penampilan grup band ternama ibu kota, Repvblik. Spesial pada peringatan HUT Bungo tahun ini, rencananya juga bakal dihadiri langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif,” ujar Taufik.

Pemkab Bungo mengajak masyarakat ikut menyemarakkan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-61.

Namun, sebelum pesta rakyat dan panggung hiburan berlangsung, pemerintah daerah lebih dulu mengajak berbagai unsur masyarakat menghidupkan suasana hari jadi melalui identitas budaya.

Salah satunya dengan mengenakan Teluk Belango dan Baju Kurung Tekuluk selama periode 12-19 Oktober 2026.(*)




Repvblik Bakal Tampil di HUT ke-61 Bungo, Pesta Rakyat Digelar 18-24 Oktober

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabupaten Bungo bersiap menggelar pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 tahun 2026.

Perayaan tahun ini bakal berlangsung selama sepekan, mulai 18 hingga 24 Oktober 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan Ex MTQ Baru Muara Bungo.

Yang paling ditunggu, malam puncak hiburan HUT Kabupaten Bungo ke-61 rencananya menghadirkan grup band ibu kota Repvblik.

Selain penampilan musik, Pemkab Bungo juga menyebut Menteri Ekonomi Kreatif direncanakan hadir dalam rangkaian peringatan HUT tahun ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai agenda untuk menyemarakkan perayaan dengan mengusung tema “Kreatif dan Berdaya Saing menuju Bungo Baru.”

“Malam puncak hiburan akan dimeriahkan oleh penampilan grup band ternama ibu kota, Repvblik. Spesial pada peringatan HUT Bungo tahun ini, rencananya juga bakal dihadiri langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif,” ujar Taufik Hidayat.

Rangkaian HUT ke-61 Bungo tidak hanya berisi hiburan musik.

Pemkab Bungo menyiapkan sejumlah kegiatan yang memadukan hiburan, promosi pembangunan, budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Agenda tersebut meliputi:

  • Pesta rakyat

  • Pameran pembangunan

  • Festival Bujang Gadis

  • Festival Batik

  • Bazar

  • Pasar malam

  • Food corner

  • Pojok ekonomi kreatif

Beragam agenda tersebut akan dipusatkan di kawasan Ex MTQ Baru Muara Bungo sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan dalam satu kawasan.

Konsep tersebut sekaligus memperkuat tema HUT tahun ini yang menempatkan kreativitas dan daya saing sebagai bagian dari arah pembangunan Bungo.

Kemeriahan HUT Kabupaten Bungo bahkan dimulai sebelum rangkaian utama pada 18 Oktober.

Pemkab Bungo menjadwalkan berbagai lomba tradisional pada 13-14 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut merayakan hari jadi daerah sekaligus menjaga keberadaan permainan dan tradisi lokal.

Tidak hanya masyarakat, pemerintah daerah juga mengajak instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, dan sektor swasta ikut menyemarakkan peringatan HUT.

Ada pula imbauan khusus selama rangkaian peringatan HUT Bungo.

Pemkab Bungo mengajak seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta mengenakan pakaian adat daerah pada 12-19 Oktober 2026.

Untuk laki-laki, pakaian yang digunakan yakni Teluk Belango, sedangkan perempuan mengenakan Baju Kurung Tekuluk.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menonjolkan identitas budaya lokal dalam momentum hari jadi Kabupaten Bungo.

Dengan rangkaian acara yang memadukan budaya, hiburan, promosi pembangunan, dan ekonomi kreatif, Pemkab Bungo berharap HUT ke-61 dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Bungo dan daerah sekitar pun diimbau ikut hadir dan memeriahkan seluruh rangkaian acara yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Perayaan HUT ke-61 ini diharapkan tidak hanya menjadi pesta tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebanggaan terhadap daerah serta mendorong Bungo semakin kreatif dan berdaya saing.(*)