Batik Tanjab Barat Kian Dikenal, Bupati Anwar Sadat Dukung Pengrajin Naik Kelas

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Alun-Alun Kuala Tungkal dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan kemeriahan acara “Tanjung Jabung Barat Berbatik” pada Jumat malam (24/10/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2025 dan menjadi ajang unjuk kreativitas para pengrajin serta pecinta batik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Acara puncak diisi dengan lomba fashion show kategori dewasa yang diikuti oleh Forkopimda, staf ahli, kepala OPD, para camat, serta pimpinan perbankan. Semua peserta tampil menawan mengenakan batik khas Tanjab Barat dengan berbagai motif unik dan elegan.

Sebelumnya, sejak siang hari telah digelar lomba fashion show untuk kategori anak-anak dan remaja, yang diikuti total 42 peserta.

Selain kompetisi, acara juga dimeriahkan dengan parade batik karya desainer lokal, menampilkan beragam motif batik daerah yang memukau penonton.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Dekranasda Hj. Fadhilah Sadat, serta unsur Forkopimda, Sekda, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, kepala OPD, camat, hingga pimpinan perusahaan dan perbankan.

Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol dukungan nyata terhadap pengembangan batik lokal.

Ketua Panitia Syawaludin F. Tanjung, yang juga Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Tanjab Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para pengrajin agar terus berinovasi.

“Tanjab Barat memiliki 38 kelompok pengrajin aktif dan lebih dari 400 motif batik. Melalui kegiatan ini, kami ingin mereka semakin semangat, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai, batik Tanjab Barat kini berkembang pesat dan menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah.

“Tanjab Barat Berbatik menjadi wadah kreatif bagi pengrajin untuk berkolaborasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung agar batik kita semakin dikenal luas,” kata Bupati.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan foto bersama. Masyarakat yang hadir mengaku bangga dengan kekayaan budaya daerah mereka.

Tanjab Barat Berbatik menjadi simbol semangat pelestarian budaya dan kebanggaan lokal yang harus terus dijaga.(*)




Rumah Kito Dukung Eksistensi Batik Jambi di Hari Batik Nasional 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setiap 2 Oktober, bangsa Indonesia merayakan Hari Batik Nasional, momen penting untuk memperingati batik sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia.

Tahun ini, Rumah Kito Jambi mengambil peran aktif dalam menjaga eksistensi Batik Jambi sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Dalam memperingati Hari Batik Nasional 2025, seluruh staf dan karyawan Rumah Kito mengenakan Batik Jambi sebagai simbol cinta budaya lokal.

Tak hanya mengenakan, mereka juga turut mengunjungi langsung rumah produksi Batik Jambi Berkah dan ikut serta dalam proses membatik.

Baca juga:  Wawako Jambi Diza, Minta Calon Pimpinan BAZNAS Penuhi Kriteria Syariah dan Regulasi

Baca juga:  Yello Hotel Jambi Hadirkan Hidangan Khas Nusantara, dari Pempek hingga Coto Makassar

“Saya sangat senang Rumah Kito datang langsung ke tempat kami. Ini bentuk dukungan nyata agar Batik Jambi tetap dikenal, bahkan hingga kancah internasional,” ujar Mahmuda, pemilik Batik Jambi Berkah.

Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi komitmen nyata dari Rumah Kito dalam mendukung pelestarian batik sebagai identitas, simbol sejarah, dan kebanggaan daerah.

Para karyawan tidak hanya melihat proses membatik, namun juga belajar langsung teknik pewarnaan dan pencantingan dari para pengrajin.

“Batik bukan hanya kain, tapi karya seni yang punya nilai budaya dan sejarah. Kami ingin ikut merawatnya, terutama batik khas Jambi,” ungkap salah satu perwakilan Rumah Kito.

Baca juga:  Nikmati Menginap Seru di Rumah Kito Resort Hotel Jambi, Sekaligus Senam Sehat & Cek Kesehatan Gratis

Baca juga:  Nikmati Menginap Seru di Rumah Kito Resort Hotel Jambi, Sekaligus Senam Sehat & Cek Kesehatan Gratis

Keterlibatan aktif seperti ini diharapkan dapat mendorong kesadaran generasi muda untuk mencintai batik daerahnya dan menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar seragam acara formal.(*)