Harga Melonjak, Yogi Golkar Hadirkan Pasar Murah di Kuala Tungkal

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Syufrayogi Syaiful melalui kegiatan pasar murah yang digelar di Terminal Kota Kuala Tungkal, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini menjadi bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban ekonomi warga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

Syufrayogi Syaiful, yang juga anggota DPRD Tanjab Barat, menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pasar murah ini kami hadirkan untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peran wakil rakyat tidak hanya sebatas pada fungsi legislasi, tetapi juga harus hadir langsung memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga Kuala Tungkal. Sejak pagi, ratusan masyarakat memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama di tengah kondisi harga yang cenderung meningkat.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Harganya lebih murah dari pasar, semoga kegiatan seperti ini terus ada,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Syufrayogi menunjukkan komitmen dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi warga.(*)




TP PKK Tanjab Barat Ringankan Beban Warga Lewat Pasar Murah

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor TP PKK di wilayah Tanjung Jabung Barat, Rabu (18/03), dan mendapat sambutan antusias dari warga yang sejak pagi sudah memadati lokasi.

Pasar murah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK, Fadhilah Sadat, serta dihadiri Dinas Ketahanan Pangan dan Perum Bulog.

Harga Lebih Murah dari Pasaran

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasar, di antaranya:

  • Beras 5 kg: Rp58.000

  • Minyak goreng: Rp15.500/liter

  • Bawang merah: Rp16.000

  • Bawang putih: Rp15.000

  • Telur ayam: Rp16.000/10 butir

  • Daging ayam: Rp40.000/kg

  • Ikan lele: Rp18.000/kg

Kondisi ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pangan.

Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat

Ketua TP PKK, Fadhilah Sadat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, meningkatnya permintaan jelang Idulfitri kerap memicu kenaikan harga bahkan kelangkaan sejumlah komoditas.

Oleh karena itu, kolaborasi antara TP PKK, pemerintah daerah, dan Bulog menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan.

Ia juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan.

Antusiasme Warga Tinggi

Sejak pagi hari, warga terlihat memadati lokasi pasar murah. Banyak di antaranya memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.

Selain membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Ketua TP PKK turut menyampaikan ucapan menyambut Idulfitri kepada masyarakat, sekaligus berharap momentum Lebaran dapat mempererat kebersamaan dan silaturahmi.(*)




Sidak Jelang Lebaran, Wabup Tanjab Barat Cek Harga Pangan dan Transportasi Mudik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan transportasi mudik.

Wakil Bupati Katamso SA turun langsung melakukan peninjauan ke pasar tradisional dan sejumlah titik layanan transportasi, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, mulai dari jajaran dinas hingga perwakilan instansi seperti Bulog, BPS, serta Satgas Pangan dari kepolisian.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga,” ujar Katamso.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di wilayah Tanjung Jabung Barat secara umum masih terkendali. Ketersediaan barang juga dinilai aman meskipun sempat ditemukan keterbatasan stok telur di tingkat pengecer.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengoptimalkan pasokan dari produksi lokal, termasuk dari peternakan Berkah Madani Farms, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kandang petelur yang ada di daerah tersebut.

Tak hanya sektor pangan, Wabup juga melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal serta Layanan Sarana Dermaga Penyeberangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas gabungan dalam menghadapi arus mudik jalur laut, yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari para penyedia jasa transportasi, terutama terkait ketepatan waktu keberangkatan dan keselamatan penumpang.

“Kami berharap pelayanan transportasi berjalan optimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wabup juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Dengan langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)




Sidak Pasar Talang Banjar, Wali Kota Jambi Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), terutama Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan pada Senin (9/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan yang berada di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Dalam kegiatan ini turut hadir unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita masih mencukupi.

Harga komoditas tersebut juga terpantau tetap stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih tersedia dan harga juga masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium yang saat ini meningkat sekitar 11 persen di pasaran Kota Jambi.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan program bantuan cadangan pangan kepada masyarakat guna membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli warga.

Melalui program ini, setiap kepala keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua bulan.

“Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menyoroti ketersediaan gula yang mulai terbatas di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian karena kebutuhan gula biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurut Maulana, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan pasokan gula tetap aman.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan stok gula sebenarnya masih tersedia. Namun kami juga akan mengusulkan melalui Satgas Pangan agar distribusinya semakin lancar,” katanya.

Saat ini, ketersediaan gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong para produsen agar meningkatkan suplai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Dengan kondisi pasokan bahan pokok yang relatif aman, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Harapan kami masyarakat tetap berbelanja secara wajar sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” pungkas Maulana.(*)




Lonjakan Harga Awal Puasa, Bupati Muaro Jambi Turunkan Operasi Pasar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menggelar pasar murah sebagai langkah pengendalian harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang dikemas dalam Gebyar Ramadan ini berlangsung selama dua hari di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), mulai Minggu (1/3/2026).

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah peningkatan konsumsi saat awal Ramadan.

Menurutnya, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar umum, sehingga dapat membantu meringankan beban warga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pasar murah ini menawarkan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga di pasaran. Masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Bambang.

Bupati yang akrab disapa BBS itu menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok di awal Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi.

Lonjakan tersebut, katanya, berdampak langsung terhadap rumah tangga dengan pendapatan terbatas.

Karena itu, pemerintah daerah melakukan intervensi melalui operasi pasar murah sebagai bentuk pengendalian harga dan stabilisasi pasokan.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi warga dalam kegiatan Gebyar Ramadan menjadi indikator bahwa program tersebut menyasar kebutuhan riil masyarakat.

Pemkab Muaro Jambi, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok sepanjang Ramadan.

Evaluasi akan dilakukan jika terjadi lonjakan signifikan pada komoditas tertentu.

“Kami akan melihat dinamika harga di lapangan. Jika diperlukan langkah tambahan, tentu akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.(*)




Pemkab Tebo Gelar Operasi Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman

Muara Tebo, SEPUCUKJAMBI.ID – Mengantisipasi lonjakan harga jelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Dinas Perindagkop dan UMKM menggelar Operasi Pasar Murah di Taman Tanggo Rajo Pasar Muaro Tebo. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto (ARB), bersama Wakil Bupati Nazar Efendi dan Forkompinda Tebo meninjau langsung jalannya operasi pasar. ARB menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen Pemkab dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta menstabilkan harga di pasaran.

“Begitu harga melonjak, kita segera bergerak. Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar ARB.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Pantauan di Pasar Tanjung Bungur Muaro Tebo menunjukkan harga cabai, daging ayam, dan daging sapi masih stabil dan diperkirakan mencukupi hingga Lebaran.

“Stok daging ayam dan sapi masih aman, sehingga untuk sementara belum diperlukan operasi pasar tambahan,” tambahnya.

Operasi Pasar Murah ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, minyak goreng, telur ayam ras, tepung terigu, gula pasir, dan susu kental manis dengan harga lebih rendah dari pasaran. Untuk pembelian gas elpiji bersubsidi, warga diwajibkan melampirkan fotokopi KTP dan KK.

Dengan adanya operasi pasar ini, Pemkab Tebo berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan lonjakan harga menjelang Lebaran bisa ditekan.(*)




Pemkab Bungo Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri Tekan Harga Pangan

Foto suasana operasi pasar murah Pemkab Bungo yang dipadati warga menjelang Idul Fitri 1446 H.

MUARA BUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bungo kembali mengadakan operasi pasar murah selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini digelar di Gedung Darma Wanita Muara Bungo pada Kamis (20/3/2025) dan disambut dengan antusias oleh warga yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih ekonomis.

Upaya Pemerintah Stabilkan Harga Pangan
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Bungo, Yudi Prawira, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga pasar sekaligus memberikan akses bahan pangan murah bagi masyarakat.

“Operasi pasar murah ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan memastikan bahan pokok tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” ujar Yudi Prawira.

Sinergi Berbagai Pihak
Pelaksanaan operasi pasar murah ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bungo, TP-PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP). Selain itu, program ini turut didukung oleh Perum Bulog Bungo, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo, bekerja sama dengan sejumlah distributor lokal.

Baca juga:  Fokus di PSU Kabupaten Bungo, Bakri Sebut PAN Siap Berjuang!

Baca juga:  Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

Berbagai bahan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, di antaranya:

  • Beras SPHP: Rp60.000/5 kg
  • Minyak goreng Minyakita: Rp15.000/liter
  • Mi instan dan Pop Mie: Rp15.000/paket
  • Telur ayam ras: Rp46.000/karpet
  • Ikan gurami: Rp55.000/kg
  • Ayam potong: Rp32.000/ekor

Warga Antusias Sambut Operasi Pasar Murah
Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran membuat warga berbondong-bondong mendatangi lokasi operasi pasar sejak pagi. Salah satu warga, Siti (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.

“Harga sembako sekarang tinggi, jadi dengan adanya pasar murah ini, kami bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen untuk terus mengadakan operasi pasar murah secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, guna menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)