Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Tekan Inflasi Melalui Operasi Pasar Murah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui pelaksanaan operasi pasar murah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Program ini menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok di awal tahun 2026.

Maulana mengatakan, menjelang hari besar keagamaan, permintaan terhadap bahan pokok biasanya meningkat secara signifikan.

Jika tidak diimbangi dengan pengendalian harga dan ketersediaan pasokan, kondisi tersebut dapat memicu inflasi dan membebani masyarakat.

“Setiap menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat pasti meningkat. Pemerintah harus hadir agar kenaikan permintaan ini tidak berujung pada lonjakan harga,” ujar Maulana saat meninjau pelaksanaan operasi pasar murah di Kecamatan Jambi Timur.

Ia menegaskan, tujuan utama dari operasi pasar murah bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjaga agar harga sembako di pasaran tetap stabil.

“Bukan harganya yang naik, justru kita tekan supaya harga sembako tetap terkendali. Dengan begitu, inflasi bisa ditekan dan masyarakat lebih tenang menyambut Ramadan,” katanya.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Jambi menargetkan sedikitnya 4.000 keluarga menerima paket sembako bersubsidi.

Pada tahap awal, sebanyak 703 paket disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Jambi Timur sebelum pendistribusian dilanjutkan ke kecamatan lainnya.

Pelaksanaan teknis operasi pasar murah ini dikoordinasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa seluruh penerima manfaat telah melalui proses pendataan dan verifikasi berlapis agar bantuan tepat sasaran.

“Data penerima bersumber dari data ekonomi nasional dan diverifikasi ulang di tingkat kecamatan. Proses ini kami lakukan dua kali untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Nella.

Setiap paket sembako mendapatkan subsidi sebesar Rp50.000 dari Pemerintah Kota Jambi.

Dengan nilai paket Rp162.000, masyarakat hanya perlu menebusnya seharga Rp112.000.

Paket tersebut berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis.

Nella menambahkan, operasi pasar murah ini dibiayai melalui APBD Kota Jambi pada Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 24 Februari 2026 dan mencakup 11 kecamatan se-Kota Jambi.

Wali Kota Jambi berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat teknis, operasi pasar murah dapat berjalan lancar serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan program ini membantu masyarakat menyambut Ramadan dengan lebih tenang dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di Kota Jambi,” pungkas Maulana.(*)




Disperindag Kota Jambi Intensifkan Operasi Pasar Murah Jelang Ramadan 1447 H

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi mengintensifkan pelaksanaan operasi pasar murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah pada Tahun Anggaran 2026.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan sebanyak 4.000 paket sembako bersubsidi yang akan disalurkan kepada masyarakat di seluruh kecamatan.

Pada tahap awal, Disperindag telah menyalurkan 703 paket kepada warga di Kecamatan Jambi Timur.

Nella menjelaskan, seluruh penerima manfaat ditetapkan berdasarkan data ekonomi nasional yang kemudian diverifikasi ulang oleh pemerintah kecamatan.

Proses verifikasi dilakukan secara berlapis guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Verifikasi kami lakukan dua kali agar penerima benar-benar sesuai dengan kriteria dan program ini berjalan efektif,” kata Nella.

Setiap paket sembako mendapatkan subsidi sebesar Rp50.000 dari Pemerintah Kota Jambi. Dengan total nilai paket Rp162.000, masyarakat hanya perlu membayar Rp112.000.

Paket tersebut berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis.

Menurut Nella, operasi pasar murah ini dibiayai melalui APBD Kota Jambi pada Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 24 Februari 2026 dan menyasar 11 kecamatan se-Kota Jambi.

“Melalui operasi pasar murah ini, Disperindag berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sekaligus menjaga ketersediaan barang di pasaran menjelang Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran Disperindag tidak hanya sebatas penyaluran paket sembako, tetapi juga melakukan pemantauan harga dan pasokan di tingkat distributor dan pedagang untuk mencegah lonjakan harga.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyatakan dukungannya terhadap langkah Disperindag dalam menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, intervensi pasar seperti ini sangat dibutuhkan menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan masyarakat cenderung meningkat.

“Operasi pasar murah yang dilaksanakan Disperindag ini sangat membantu masyarakat dan menjadi salah satu upaya efektif menekan inflasi daerah,” ujar Maulana.

Ia berharap, distribusi sembako bersubsidi dapat berjalan lancar hingga seluruh kecamatan, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap terjangkau.(*)