Dari Madinah, Jamaah Haji Tebo Bersiap Kembali ke Indonesia Akhir Juni

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Sebanyak 202 jamaah haji asal Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, dilaporkan dalam kondisi sehat setelah menuntaskan seluruh rangkaian puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Saat ini para jamaah yang tergabung dalam Kloter 22 dan Kloter 24 tengah berada di Madinah untuk melaksanakan berbagai ibadah sunnah sekaligus mempersiapkan diri menjelang kepulangan ke Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tebo, Darmawi, mengatakan seluruh jamaah asal Kabupaten Tebo berhasil menjalani tahapan utama ibadah haji tanpa kendala berarti.

“Sebanyak 202 jamaah haji asal Kabupaten Tebo dipastikan dalam keadaan sehat. Saat ini mereka berada di Madinah untuk melaksanakan berbagai ibadah sunnah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji,” ujar Darmawi.

Menurutnya, seluruh prosesi wajib haji telah dilaksanakan para jamaah, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina hingga tawaf ifadah di Masjidil Haram.

Dengan selesainya seluruh tahapan tersebut, para jamaah kini memasuki fase akhir perjalanan spiritual mereka sebelum kembali ke Tanah Air.

Jadwal Kepulangan Sudah Ditetapkan

Darmawi menjelaskan jamaah yang tergabung dalam Kloter 22 dijadwalkan bertolak dari Arab Saudi menuju Indonesia pada 26 Juni 2026.

Sementara itu, jamaah yang tergabung dalam Kloter 24 akan diberangkatkan kembali ke Tanah Air pada 29 Juni 2026.

“Untuk jamaah Kloter 22 direncanakan pulang ke Indonesia pada 26 Juni 2026, sedangkan Kloter 24 dijadwalkan kembali pada 29 Juni 2026,” jelasnya.

Fokus Jaga Kesehatan Jelang Kepulangan

Menjelang proses pemulangan, pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tebo terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi guna memastikan seluruh tahapan kepulangan berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Selain itu, kesehatan jamaah juga menjadi perhatian utama mengingat cuaca panas dan aktivitas ibadah yang masih cukup padat selama berada di Madinah.

Darmawi mengaku bersyukur karena hingga saat ini tidak ada laporan gangguan kesehatan serius yang dialami jamaah asal Kabupaten Tebo.

“Kami bersyukur seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Semoga mereka dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Madinah dan kembali ke Kabupaten Tebo dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Keberhasilan seluruh jamaah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan kondisi sehat menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga di kampung halaman yang kini menantikan kepulangan mereka pada akhir Juni mendatang.(*)




443 Jemaah Haji Jambi Diberangkatkan, Al Haris: Jangan Ada yang Terabaikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Hal ini disampaikannya saat melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) kloter pertama BTH 13 Provinsi Jambi tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Asrama Haji Kota Baru, Selasa (5/5/2026) malam.

Sebanyak 443 jemaah asal Kota Jambi diberangkatkan dalam kloter ini, didampingi petugas haji yang terdiri dari TPHD dan PPIH Provinsi Jambi.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan menjadi penanda kesiapan penyelenggaraan haji tahun ini.

Al Haris menegaskan bahwa seluruh petugas harus bekerja maksimal dan memastikan tidak ada jemaah yang merasa terabaikan selama menjalankan ibadah.

“Pendamping haji harus memastikan layanan berjalan optimal. Tidak boleh ada jemaah yang merasa diabaikan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kloter 13 merupakan kloter pertama dari total delapan kloter yang akan diberangkatkan dari Provinsi Jambi, dengan total kuota mencapai lebih dari 3.306 jemaah.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya sekitar 2.938 jemaah, sehingga menjadi kabar baik bagi masyarakat Jambi.

Selain itu, Al Haris mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji, mengingat rangkaian ibadah membutuhkan stamina dan kesabaran yang tinggi.

“Ibadah haji bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mental dan emosi. Jemaah harus sabar, tidak mudah mengeluh, dan fokus beribadah,” ujarnya.

Ia juga meminta jemaah untuk menjaga kekompakan serta mematuhi arahan petugas selama berada di Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi tengah mengusulkan peningkatan status Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional.

Harapannya, pada tahun 2027 mendatang, jemaah haji asal Jambi dapat langsung berangkat ke Arab Saudi tanpa transit di daerah lain.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII, Hasan Basri Agus, mengapresiasi pelayanan haji yang telah berjalan dengan baik, mulai dari proses pendaftaran hingga pemberangkatan.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

“Jaga pola makan, istirahat cukup, dan jangan lupa mendoakan daerah serta para pemimpin,” pesannya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian terkait di Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menjelaskan bahwa pemilihan kloter dari Kota Jambi bertujuan mempermudah mobilisasi jemaah.

Ia juga menyampaikan bahwa jemaah akan terlebih dahulu menuju Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Jambi sendiri memberikan dukungan besar terhadap keberangkatan haji tahun ini, termasuk bantuan anggaran transportasi dari Jambi ke Batam yang mencapai Rp40 miliar.(*)